*Kitab “Riyadhush Shalihin” oleh Imam Abu Zakariya Yahya bin Syaraf an-Nawawy ad-Dimasyqy (Imam Nawawy) (631-676 H)*

`

Bab 0: Muqodimmah

`

*Kumpulan kajian Syarah Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi Rahimahullah*

`

*Syaikh Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafidzohumallah*

*Beliau adalah salah satu tim pengajar dan guru besar bidang Aqidah diUniversitas Islam Madinah, Saudi Arabia.Beliau juga menjadi pengisi tetap pengajian diMasjidil Nabawi*

`

*Baca Artikel Lainnya di FansPage & Tolong bantuan like nya, :* https://mobile.facebook.com/Dakwah-Sunnah-66901762330559

*Syarah Riyadhus Shalihin Bab 0 Muqoddimah download audio 10MB)

bab 0 muqodimah 10Mb

*Ustadz Adil Harahap* *001.KitabRiyaadush Sholihin, Biografi Imam Nawawi download audio 15MB*

biografi imam nawawi 15Mb

*Biografi Ringkas Imam Nawawi*

`

*Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Beliau dilahirkan pada bulan Muharram tahun 631 H di Nawa, sebuah kampung di daerah Dimasyq (Damascus) yang sekarang.merupakan ibukota Suriah.*

`

*Beliau dididik oleh ayah beliau yang terkenal dengan kesalehan dan ketakwaan. Beliau mulai belajar di katatib (tempat belajar baca tulis untuk anak-anak) dan hafal Al-Quran sebelum menginjak usia baligh. Ketika berumur sepuluh tahun, Syaikh Yasin bin Yusuf Az-Zarkasyi melihatnya dipaksa bermain oleh teman-teman sebayanya, namun ia menghindar, menolak dan menangis karena paksaan tersebut. Syaikh ini berkata bahwa anak ini diharapkan akan menjadi orang.paling pintar dan paling zuhud pada.masanya dan bisa memberikan manfaat yang besar kepada umat Islam.*

`

*Perhatianayah dan guru beliaupun menjadi semakin besar.An-Nawawi tinggal di Nawa hingga berusia 18 tahun. Kemudian pada tahun 649 H ia memulai rihlah thalabul ilmi -nya ke Dimasyq dengan menghadiri halaqah-halaqah ilmiah yang diadakan oleh para ulama kota tersebut. Ia tinggal di madrasah Ar-rawahiyyah di dekat Al-Jami’ Al-Umawiy. Jadilah thalabul ilmi sebagai kesibukannya yang utama.*

`

Disebutkan bahwa ia menghadiri dua
belas halaqah dalam sehari. Ia rajin
sekali dan menghafal banyak hal. Ia pun
mengungguli teman-temannya yang lain.
ia berkata: *“Dan aku menulis segala yang berhubungan dengannya, baik penjelasan kalimat yang sulit maupun pemberian harakat pada kata-kata. Dan Allah telah memberikan barakah dalamwaktuku.”*[Syadzaratudz Dzahab 5/355].

`

*Diantara syaikh beliau: Abul Baqa’ An-Nablusiy, Abdul Aziz bin Muhammad Al-Ausiy, Abu Ishaq Al-Muradiy, Abul FarajIbnu Qudamah Al Maqdisiy, Ishaq binAhmad Al-Maghribiy dan Ibnul Firkah. Dan diantara murid beliau: IbnulAththar Asy-Syafi’iy, Abul Hajjaj Al-Mizziy, Ibnun Naqib Asy-Syafi’iy, AbulAbbas Al-Isybiliy dan Ibnu ‘Abdil Hadi.*

`

*Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah
haji bersama ayahnya, kemudian ia pergi
ke Madinah dan menetap disana selama
satu setengah bulan lalu kembali ke
Dimasyq. Pada tahun 665 H ia mengajar
di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq)
dan menolak untuk mengambil gaji.*

`

*Beliau digelari Muhyiddin (yang
menghidupkan agama) dan membenci
gelar ini karena tawadhu’ beliau.
Disamping itu, agama islam adalah
agama yang hidup dan kokoh, tidakmemerlukan orang yangmenghidupkannya sehingga menjadihujjah atas orang-orang yangmeremehkannya atau meninggalkannya.
lanjut di halaman 2

`