*Bagian keenam*

1. *MEMAHAMI BID’AH*

Alhamdulillah…

*_wahai kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, bid’ah yang Rasululloh sallallahu ‘alaihi wa sallam peringatkan kepada umatnya,* sebagaimana dalam sebuah hadist :

ﻭَﺇِﻳَّﺎﻛُﻢْ ﻭَﻣُﺤْﺪَﺛَﺎﺕِ ﺍﻷُﻣُﻮﺭِ ﻓَﺈِﻥَّ ﻛُﻞَّ ﻣُﺤْﺪَﺛَﺔٍ ﺑِﺪْﻋَﺔٌ ﻭَﻛُﻞَّ ﺑِﺪْﻋَﺔٍﺿَﻼَﻟَﺔ

_*“. . Hati-hatilah dengan perkara yang diada-adakan karena setiap perkara yang diada-adakan adalah.bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.”_*(HR. Abu.Daud no. 4607).

*Yang dimaksud Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam, peringatkan kepada umatnya untuk hati-hati terhadap bid’ah, adalah bid’ah dlm urusan AGAMA atau IBADAH.*

*Maksud bid’ah yang Nabi peringatkan kepada umatnya adalah bid’ah dalam urusan AGAMA atau IBADAH bukan bid’ah dalam urusan DUNIA*

*Bid’ah menurut syari’at adalah, semua perkara baru dalam urusan ibadah (agama). Dan semua bid’ah (perkara baru) dalam urusan ibadah adalah tercela.atau sesat.*

*Perlu di ketahui, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di utus, bukan untuk membimbing dan memberikan petunjuk terhadap umatnya terhadap perkara-perkara dunia, seperti bagaimana cara.bertani, membuat senjata perang cara membangun rumah dll. Tapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di utus, untuk mengurus perkara-perkara
agama (urusan ibadah) seperti, cara shalat, berdo’a,nzakat, shalawat, mengurus jenzah dll.*

*Urusan IBADAH ataupun urusan DUNIA, para Ulama membuat kaidahnya yang berbeda.*.

Berikut.penjelasannya,

*Qa’idah urusan ibadah :*

ﺍﻻﺻﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﻩ ﺑﻄﻼﻥ ﺣﺘﻲ ﻳﻘﻮﻡ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻋﻠﻲ ﺍﻻﻣﺮ

Artinya : *“Asalnya urusan Ibadah batal / tidak sah kecuali ada dalil yng memerintahkannya”*

*Adapun qa’idah urusan duniawi :*

ﺍﻻﺻﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﻌﺎﺩﻩ ﺣﻼﻝ ﺣﺘﻲ ﻳﻘﻮﻡ ﺍﻟﺪﻟﻴﻞ ﻋﻠﻲ ﺍﻟﻨﻬﻲ

Artinya : *“Asalnya urusan dunia halal (boleh) kecuali ada dalil yng melarangnya”*

*Setelah kita mengetahui urusan Ibadah dan urusan.Duniawi dan kaidahnya masing-masing. Maka sangat keliru apabila ada orang yang berkata : ”Berarti.pesawat terbang, facebook, televisi, hp, radio,.pengeras suara, membangun sekolah, mobil berarti bidah, karena tidak ada di zaman Nabi ?*

Perkata’an orang tersebut akibat tidak faham maksud.bid’ah yang Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam.peringatkan kepada umatnya.

*Rekaman kajian Ilmu Ushul Bida’ karya Syaikh Ali bin Hasan Al- Halabi yang diasuh oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam.*

Sumber: radiorodja.com

*Ilmu Ushul Bida’ 003, Apa Itu Bid’ah 03*

download audio mp3 8MB https://kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Badrusalam/Ilmu%20Ushul%20Bida’/Ilmu%20Ushul%20Bida’%20003%2C%20Apa%20Itu%20Bid’ah%2003.mp3

apa itu bidah mp3

1. *MEMAHAMI BID’AH*

Bid’ah secara bahasa adalah :

ﻣﺎﺍﺧﺘﺮﻉ ﻋﻠﻲ ﻏﻴﺮﻣﺜﺎﻝ ﺛﺎﺑﻖ

*“Apa-apa yang baru tanpa ada contoh sebelumnya”.*

(Lihat : Al-Mu’jam Al-Wasith, 1/43,Majma’ Al-Lugah Al-‘Arabiyah, Darud Dakwah, Syamilah).

*Ibnu Sikkiet* berkata :

ﺍَﻟْﺒِﺪْﻋَﺔُ : ﻛُﻞُّ ﻣُﺤْﺪَﺛَﺔٍ .

*“Bid’ah itu segala sesuatu yang baru*”.- (Lihat Tahdziebul Lughah, pada kata [ﺑﺪﻉ]).

*Al-Khalil bin Ahmad Al-Farahidy*berkata :

ﺍﻟﺒَﺪْﻉُ : ﺇِﺣْﺪَﺍﺙُ ﺷَﺊْ ٍﻟَﻢْ ﻳَﻜُﻦْ ﻟَﻪُ ﻣِﻦْ ﻗَﺒْﻞُ ﺧَﻠْﻖٌ ﻭَﻻَ ﺫِﻛْﺮٌ ﻭَﻻَ

ﻣَﻌْﺮِﻓَﺔ

*“Al-Bad’u (bid’ah) ialah mengadakan sesuatu yang tidak pernah diciptakan, atau disebut, atau dikenal sebelumnya”.* (Lihat Kitaabul ‘Ain, 2/54). lanjut di halaman 2