12 Macam BACAAN I’TIDAL (BERDIRI SETELAH RUKU’)* 

*Ada beberapa wirid yang pernah dibaca oleh Rasulullah  saat berdiri i’tidal ini. Suatu saat Rasulullah  membaca satu zikir, di saat lain membaca zikir yang lain pula.*

Alhamdulillah…

*Bacaan I’tidal dalam Sholat*

1. *Ada banyak model bacaan i’tidal yang diajarkan dalam islam. Sikap yang tepat dalam hal ini adalah berusaha menghafal semua doa itu dan dibaca secara bergantian. Misalnya ketika i’tidal shalat asar baca lafal A, i’tidal shalat maghrib baca lafal B, dst.*

2. *Orang yang shalat, hanya boleh membaca doa i’tidal setelah dia berdiri sempurna.*

3. *Dibolehkan mengulang-ulang bacaan i’tidal, meskipun lebih dari 3 kali, sesuai dengan panjangnya i’tidal.*

4. *Orang yang shalat harus membaca bacaan i’tidal, meskipun hanya sekali. Karena para ulama menilai bahwa bacaan i’tidal hukumnya wajib.*

5. *Berikut macam-macam bacaan I’tidal:*

Bacaan bangkit ruku’ ini, atau yang dikenal dengan bacaan I’tidal, dibaca setelah kita membaca sami’alloohu liman hamidah.

Ustadz Abdullah Zaen- I’tidal

Ustadz Abdullah Zaen- Bacaan I’tidal 01

Ustadz Abdullah Zaen- Takbir Perpindahan

Bacaan I’Tidal

jika tidak Bisa download, coba buka di Tab Baru
Doa Bangun Dari Ruku’

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Sami’allaahu liman hamidah.

Semoga Allah mendengar pujian orang yang memujiNya.

HR. Al-Bukhari 

*Doa I’tidal 1*

رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ

*Robbanaa lakal hamdu*

*Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.*

(HR. al-Bukhari no. 722)

*Doa I’tidal 2*

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ

*Allaahumma robbanaa lakal hamdu*

*Ya Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.*

(HR. Bukhori No: 796 Muslim no. 902 dari Abu Musa al-Asy’ari)

*Doa I’tidal 3*

رَبَّنَا وَلَكَ الحَمْدُ

*Robbanaa walakal hamdu*

*Ya Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji.*

(HR. al-Bukhari no.732 no.689 dan Muslim no.866 dari Abu Hurairah)

*Doa I’tidal 4*

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا وَلَكَ الحَمْدُ

*Allaahumma robbanaa wa lakal hamdu*

*Ya Allah, ya Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji.* (HR. Bukhori No: 795)

*Doa I’tidal 5*

رَبَّنَا وَلَكَ الحَمْدُ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

*Robbanaa walakal hamdu hamdan katsiiron toyyiban mubaarokan fiih*

*Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji, dengan pujian yang banyak, yang baik, yang diberkahi di dalamnya.* HR. Bukhori No: 799 dari hadits Rifa’ah ibnu Rafi’.

*Pernah seseorang yang shalat di belakang Rasulullah membaca: (doa di atas) saat bangkit dari ruku’ setelah ucapan “Sami’allaahu liman hamidah”. Selesai dari shalat, Rasulullah bertanya, “Siapa yang mengucapkannya tadi?” Orang itu berkata, “Saya, wahai Rasulullah.” Rasulullah bersabda, “Sungguh aku melihat lebih dari 30 malaikat berlomba-lomba, siapa di antara mereka yang paling dahulu mencatatnya*

*Doa I’tidal 6*

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ، مِلْءُ السَّمَاوَاتِ، وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

*Allaahumma robbanaa lakal hamdu, mil-us samaawaati, wa mil-ul ardli, wa mil-u maa syi’ta min syai-in ba’du*

*Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu.* HR. Muslim No: 476(HR. Muslim no. 1067 dari hadits Abdullah ibnu Abi Aufa

*Doa I’tidal 7*

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَاوَاتِ، وَمِلْءَ الْأَرْضِ، وَمِلْءَ مَا بَيْنَهُمَا، وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

*Allaahumma robbanaa lakal hamdu, mil-us samaawaati, wa mil-ul ardli, wa mil-u maa bainahumaa, wa mil-u maa syi’ta min syai-in ba’du*

Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apa yang ada di antara keduanya, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu. – HR. Muslim No: 771

*Doa I’tidal 8*

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ، مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ، وَمَا بَيْنَهُمَا، وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ، أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ، لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

*Allaahumma robbanaa lakal hamdu, mil-us samaawaati, wa mil-ul ardli, wa maa bainahumaa, wa mil-u maa syi’ta min syai-in ba’du, ahlats tsanaa-i wal majdi, laa maani’a limaa a’toita, wa laa mu’tiya limaa mana’ta, wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu*

*Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu. Yang berhak disanjung dan dimuliakan. Tidak ada yang dapat menghalangi apa yang akan Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan, dan tidak bermanfaat suatu kekayaan, terhadap orang yang memiliki kekayaan, dari keputusan-Mu*

(HR. Muslim No 478 & no 1072 dari Ibnu Abbas) Lanjut di Halaman 2

Iklan