*12 Macam Bacaan Sujud*

Ada beberapa doa dan bacaan yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sujud. Sikap yang tepat adalah mengamalkannya secara bergantian. Misalnya pada saat shalat subuh kita membaca doansujud 1, ketika shalat dzuhur membaca doa sujud 2,ndst. Sehingga semua sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kita amalkan dan ajaran beliau menjadi lestari.

Ustadz Abdullah Zaen- Cara Sujud


Ustadz Abdullah Zaen- Bacaan Sujud 1

Ustadz Abdullah Zaen- Bacaan Sujud 2

Bacaan Ketika Sujud
Kesalahan Dan Larangan Ketika Sujud
Tata Cara Sujud
Tumaninah Ketika Sujud

Jika tidak Bisa Download, Buka Di Tab Baru

Berikut beberapa doa sujud yang sesuai sunah:

*doa kesatu*

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

*Subhaana robbiyal a’la*(3x)

Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi. HR. Muslim No: 203/ HR. Muslim no. 772 dan Abu Daud no. 871).

*doa kedua*

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
*Subbuuhun qudduusun robbul malaa-ikati warruuh*(3x)

Maha Suci Maha Suci, Tuhan yang disembah malaikat dan malaikat Jibril. HR. Muslim No: 223HR. Muslim 1/533, lihat no. 35.

doa ketiga*

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

*Subhaanakalloohumma robbanaa wa bihamdika alloohummagfir lii*(3x)

Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami, Segala puji bagi Engkau. Ya Allah, ampunilah aku. HR. Bukhori No: 794 HR. Bukhari no. 817 dan Muslim no. 484.

*doa keempat*

اللهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

*Alloohumma laka sajadtu wa bika aamantu, wa laka aslamtu, sajada wajhii lilladzii kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu wa bashorohu, tabaarokalloou ahsanul khooliqiin*

Ya Allah, kepada-Mu aku bersujud, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Telah sujud wajahku kepada Dia yang telah menciptakannya, membentuknya, memisahkan pendengaran dan penglihatannya, Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik. HR. Muslim No: 201

atau

اَللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، (وَأَنْتَ رَبِّي)، سَجَدَ وَجْهِيْ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَ صَوَّرَهُ، (فَأَحْسَنَ صُوَرَهُ)، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِيْنَ

Allaahumma laka sajadtu, wa bika aamantu, wa laka aslamtu, (wa anta robbii), sajada wajhii lilladzii kholaqohu wa showwarohu, (fa-ahsana shuwarohu), wa syaqqo sam’ahu wa bashorohu, tabaarokallaahu ahsanul khooliqiin.

Ya Allah, hanya kepada-Mu aku bersujud, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku berserah diri. (Engkau Rabbku). Bersujud wajahku kepada Dzat yang menciptakan dan membentuknya, (lalu Dia baguskan rupanya), yang membelah pendengaran dan penglihatannya. Mahasuci Allah sebaik-baik Pencipta.

Dari hadits Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Tambahan yang pertama yaitu lafal ‘wa anta robbii’ dikeluarkan oleh ath-Thahawi (137/1) dan at-Tirmidzi no. 3423 serta ad-Daraquthni (30). Al-Imam Albani rahimahullah dalam Shahih Sunan at-Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan sahih. Tambahan kedua dari salah satu riwayat Muslim.

*doa kelima*

سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

*Subhaanaka wa bihamdika laa ilaaha illaa anta*

Maha Suci Engkau, segala puji bagi Engkau. Tidak ada Tuhan selain Engkau. HR. Muslim No: 221

atau

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Subhaanakallaahumma wa bihamdika, laa ilaaha illaa anta.

Mahasuci Engkau ya Allah, dan dengan pujian untuk-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. HR. Muslim no. 1089.

Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan, tatkala ia kehilangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam di suatu malam dari tempat tidurnya, dia menyangka beliau pergi keluar. Mulailah Aisyah meraba-raba dalam kegelapan, ternyata didapatinya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sedang ruku atau sujud dan membaca: (dzikir di atas). Lanjut di Halaman 2

Iklan