*12 Doa Iftitah yang diajarkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam*

Alhamdulilah…

1. *Membaca Do’a Iftitah*

2. *Kesalahan bacaan sholat terkait membaca do’a iftitah*

*Sifat Wudhu & Shalat
Nabi shalallahu’alaihi wa.sallam*.

*Penulis, : Syaikh
Muhammad Fadh &Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.*

Buku Sifat Wudhu dan Sholat Nabi PDF

*Sifat shalat Nabi Albani

Sifat Sholat Nabi Karya Syaikh Al-Albani*

Buku Sifat Sholat Nabi PDF

Sifat Shalat Nabi صلي الله عليه وسلم*

*Penulis: Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin*

download Format CHM

buka dgn aplikasi CMM Reader X

Sifat Sholat Nabi CHM

*Memahami makna Bacaan Sholat*

*Sebuah Upaya menikmati indahnya dialog Suci Dengan Illahi, karya Ustadz ABU UTSMAN KHARISMAN*

*JML HALAMAN : 348*

Buku Memahami Makna Bacaan Sholat

CaraSholat.com*

*Video Panduan Belajar Tata Cara Shalat Lengkap dari A – Z*

*www.carasholat.com adalah sebuah website yang dibawahi oleh YUFID Network, yang khusus membahasbtentang shalat. Dimulai dari bagaimana cara berwudhunyang dituntukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mencari kiblat, tata cara ke masjid, bagaimana cara menentukan posisi shalat ketika memasuki masjid, bagaimana menyikapi seseorang yang lewat di depan orang yang shalat, sampai tata cara shalat itu sendirindari takbiratul ihram hingga salam.*

*Nama eBook: Sifat Sholat Nabi Full Gambar*

*Penyusun: Tim Majelis Ilmu Publiser*

*Gambar dalam eBook tersebut berdasarkan karya dan pemeriksaan
al-Ustadz Arif Fathul Ulum L.c -semoga Allah menjaganya-*.*

sifat sholat nabi bergambar

*Nama eBook: Sifat Wudhu’ Nabi*ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ

*Penulis: Syaikh ‘Abdullah bin‘Abdurrahman al-Jibrin* ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ

*Sifat Wudhu’ Nabi Bergambar*

sifat wudhu nabi bergambar

*Aplikasi Apa Doanya, versi 2.13.0*

*Memuat 400+ doa, dzikir, adab dan keutamaan! Semuanya bersumber dari Al-Quran dan Hadits Shahih/Hasan (insyaAllah, sesuai penelitian ahli hadits), anda bisa dengan tenang mengamalkannya!*

*Lengkap dengan Dzikir Pagi Sore dan ,Bacaaan Iftitah,Tasyahud,Shalawat,doa sujud,ruku,I’tidal,ZikirSetelah Shalat Fardhu!,dll Sangat cocok dijadikan aplikasi wirid harian anda!*

UNDUH:

Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.rahmadid.apadoanya

Ustadz Abdullah Zaen- Doa Iftitah

Membaca Doa Iftitah
Jika tidak Bisa Download Buka Link di Tab Baru


*12 Doa Iftitah yang diajarkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam*

Alhamdulilah…

1. *Membaca Do’a Iftitah*

2. *Kesalahan bacaan sholat terkait membaca do’a iftitah*

*Membaca Do’a Iftitah*

*Do’a iftitah disebut juga istiftah adalah do’a yang dibaca setelah takbiratul ihram. Ada beberapa macam do’a yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.*

*Untuk itu, setiap muslim dianjurkan untuk membaca do’a-do’a tersebut secara bergantian*

*Misalnya, shalat subuh membaca do’a iftitah tertentu kemudian shalat dluhur membaca do’a iftitah yang lain. Dengan demikian semua sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan lestari dan terjaga.*

*Do’a iftitah dibaca pelan, baik makmum, imam, maupun orang yang shalat sendirian.*

*Untuk makmum masbuq (ketinggalan) tidak perlu membaca do’a iftitah.*

*Hukum membacanya adalah sunnah.*

Diantaranya dalilnya adalah hadist dari Abu Hurairah:

كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره

*“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:…*(beliau menyebutkan doa istiftah)” (Muttafaqun ‘alaih)

Setelah menyebut beberapa doa istiftah dalam kitab Al Adzkar, Imam An Nawawi berkata: “Ketahuilah bahwa semua doa-doa ini hukumnya mustahabbah (sunnah) dalam shalat wajib maupun shalat sunnah” (Al Adzkar, 1/107).

*Macam-macam Doa Istiftah*

Ada beberapa macam jenis doa istiftah yang dibaca oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan sahabatnya, berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih.

Berikut ini macam-macam doa istiftah yang shahih, berdasarkan penelitian Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani rahimahullah terhadap dalil-dalil doa istiftah, yang tercantum dalam kitab beliau Sifatu Shalatin Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

*Macam-macam do’a iftitah:*

*Do’a pertama*

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ ، اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

*Allaah-humma baa-‘id bai-nii wa bai-na kha-thaa-yaa-ya kamaa baa-‘ad-ta bai-nal masy-riqi wal magh-rib. Allaah-humma naqqi-nii min khathaa-yaa-kamaa yunaq-qats-tsaubul ab-ya-dlu minad danas. Allaah-hummagh-sil-khathaa-yaa-ya bil maa-i wats-tsalji wal barad.* (HR.Bukhari 2/182, Muslim 2/98)

Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin”

Do’a kedua*

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ

Subhaana-kallaah-humma wa biham-dika wa tabaa-rakas-muka wa ta-‘aa-laa jadduka wa laa-ilaaha ghai-ruk.* (HR. Abu Daud dan dishahihkan Al Albani).

Maha suci Engkau, ya Allah. Ku sucikan nama-Mu dengan memuji-Mu. Nama-Mu penuh berkah. Maha tinggi Engkau. Tidak ilah yang berhak disembah selain Engkau” (HR.Abu Daud 1/124, An Nasa-i, 1/143, At Tirmidzi 2/9-10, Ad Darimi 1/282, Ibnu Maajah 1/268. Dari sahabat Abu Sa’id Al Khudri, dihasankan oleh Al Albani dalam Sifatu Shalatin Nabi 1/252)

Doa ini juga diriwayatkan dari sahabat lain secara marfu’, yaitu dari ‘Aisyah, Anas bin Malik dan Jabir Radhiallahu’anhum. Bahkan Imam Muslim membawakan riwayat :

أن عمر بن الخطاب كان يجهر بهؤلاء الكلمات ي: سبحانك اللهم وبحمدك . تبارك اسمك وتعالى جدك . ولا إله غيرك

Umar bin Khattab pernah menjahrkan doa ini (ketika shalat) : (lalu menyebut doa di atas)” (HR. Muslim no.399)

Demikianlah, doa ini banyak diamalkan oleh para sahabat Nabi, sehingga para ulama pun banyak yang lebih menyukai untuk mengamalkan doa ini dalam shalat. Selain itu doa ini cukup singkat dan sangat tepat bagi imam yang mengimami banyak orang yang kondisinya lemah, semisal anak-anak dan orang tua.

*Do’a ketiga*

seperti do’a iftitah di atas, tetapi dengan tambahan bacaan berikut:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ، وَتَعَالَى جَدُّكَ، وَلَا إِلَهَ غَيْرَكَ

3x لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ

3x اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا

*_Subhaanakallaahumma wa bihamdika, wa tabaarokasmuka, wa ta’aalaa jadduka, wa laa ilaaha ghairuka. Laa ilaaha illallaah (3x). Allaahu akbar kabiiroo (3x)._*

*“Maha suci Engkau, ya Allah. Ku sucikan nama-Mu dengan memuji-Mu. Nama-Mu penuh berkah. Maha tinggi Engkau. Tidak ilah yang berhak disembah selain Engkau, Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah (3x), Allah Maha Besar (3x)”* (HR.Abu Daud 1/124, dihasankan oleh Al Albani dalam Sifatu Shalatin Nabi 1/252)

Keterangan: *Do’a iftitah ini dibaca Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat shalat malam.* (HR. Abu Dauddan dishahihkan Al Albani).

*Do’a keempat*

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً

*_Allaahu akbar kabiiraa wal hamdu lillaahi katsiiraa wa subhaa-nallaa-hi buk-rataw wa ashii-laa._* (HR. Muslim)

*Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang”* (HR. Muslim 2/99)

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Umar Radhiallahu’anhu, ia berkata:

بينما نحن نصلي مع رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؛ إذ قال رجل من القوم: … فذكره. فقال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” عجبت لها! فتحت لها أبواب السماء “. قال ابن عمر: فما تركتهن منذ سمعت رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يقول ذلك

*“Ketika kami shalat bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, ada seorang lelaki yang berdoa istiftah: (lalu disebutkan doa di atas). Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam lalu bersabda: ‘Aku heran, dibukakan baginya pintu-pintu langit‘. Ibnu Umar pun berkata:’Aku tidak pernah meninggalkan doa ini sejak beliau berkata demikian’”.*(HR Muslim)

Keterangan: Do’a iftitah ini dibaca oleh salah seorang sahabat ketika shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau bersabda: *“Aku kagum dengan do’a ini. Pintu-pintu langit telah dibuka karena do’a ini.” Kata Ibn Umar: “Sejak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda demikian Saya tidak pernah meninggalkan do’a ini.”* (HR. Muslim) Lanjut di Halaman 2

Iklan