*9 MACAM BACAAN RUKU’
DALAM SHOLAT*

Alhamdulillah…

1. *Ada banyak model bacaan rukuk yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sikap yang tepatdalam hal ini adalah berusaha menghafal semua doaitu dan dibaca secara bergantian. Misalnya ketika rukuk shalat subuh baca lafal A, rukuk shalat dzuhur baca lafal B, dst.*

2. *Orang yang shalat , hanya boleh membaca bacaan rukuk setelah dia melakukan rukuk sempurna.*

3. *Dibolehkan mengulang-ulang bacaan rukuk,
meskipun lebih dari 3 kali, sesuai dengan panjangnya rukuk.*

4. *Orang yang shalat harus membaca bacaan rukuk,meskipun hanya sekali. Karena sebagian ulama menilaibahwa bacaan rukuk hukumnya wajib.*

Ustadz Abdullah Zaen- Ruku


Ustadz Abdullah Zaen- Bacaan Ruku 01

Ustadz Abdullah Zaen- Bacaan Ruku 02

Bacaan Ketika Rukuk Dalam
Shalat – Tuntunan Cara Shalat
Sesuai Nabi

Tata Cara Ruku
Sikap Sebelum Rukuk
Tumaninah Dalam Ruku
Bangkit Dari Rukuk
Jika Tidak Bisa Download, Buka Link Di Tab Baru
5. *Berikut macam-macam bacaan rukuk*

*_Dzikir-Dzikir Yang Dibaca Ketika Ruku’_*

*_Bacaan doa dan dzikir yang berasal dari hadits-hadits yang shahih ada beberapa macam, yang ini merupakan khilaf tanawwu (variasi)._* *_Diantaranya :_*

✅ *_Pertama, membaca :_*

سُبحانَ ربِّيَ العَظيمِ (ثلاثاً)

*_Subhaana robbiy al ‘azhim 3x_*

*_“Maha suci Allah yang Maha Agung”_* _(HR. Abu Daud 874, An Nasa’i 1144, dishahihkan Al Albani dalam Ashl Shifat Shalat Nabi, 1/268)._

✅ *_Kedua, membaca :_*

سبحان ربي العظيم وبحمده (ثلاثاً)

*_Subhaana robbiy al ‘azhimi wa bi hamdihi 3x_*

*_“Maha suci Allah yang Maha Agung dan segala puji bagiMu”_* _(HR. Abu Daud 870, Al Bazzar 7/322, dishahihkan Al Albani dalam Shifat Shalat Nabi, 133)._

✅ *_Ketiga, membaca :_*

سبوحٌ قدوسٌ ربُّ الملائكةِ والروحِ

*_Subbuhun qudduus, rabbul malaa-ikati war ruuh_*

*_“Maha Suci Allah Rabb para Malaikat dan Ar Ruuh (Jibril)”_* _(HR. Muslim 487)._

✅ *_Keempat, membaca :_*

سُبحانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنا وبِحَمدِكَ، اللَّهُمَّ اغفِر لي

*_Subhaanakallahumma rabbanaa wa bihamdika, allahummaghfirli_*

*_“Maha Suci Allah, Rabb kami, segala puji bagiMu._* *_Ya Allah ampuni dosaku”_* _(HR. Al Bukhari 817 Muslim no. 484.)

Dari ‘Aisyah, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memperbanyak membaca ketika ruku’ dan sujud bacaan: (bacaan di atas). Beliau menerangkan maksud dari ayat Al Qur’an dengan bacaan tersebut.”

Yang dimaksud dengan ayat Al Qur’an dalam hadits di atas diterangkan dalam hadits ‘Uqbah bin ‘Amir, “Ketika turun ayat “fasabbih bismirobbikal ‘azhim”, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Jadikan bacaan tersebut pada ruku’ kalian.” Lalu ketika turun ayat “sabbihisma robbikal a’laa”, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan, “Jadikanlah pada sujud kalian.” (HR. Abu Daud no. 869 dan Ibnu Majah no. 887. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih

✅ *_Kelima, membaca :_*

اللهمَّ ! لك ركعتُ . وبك آمنتُ . ولك أسلمتُ . خشع لك سمعي وبصَري . ومُخِّي وعظْمي وعصَبي

*_Allahumma laka raka’tu, wabika aamantu, walaka aslamtu, khosya’a laka sam’i wa bashari, wa mukhkhi wa ‘azhami wa ‘ashabi_*

*_“Ya Allah, untukMu lah aku rukuk, kepadaMu lah aku beriman, untukMu lah aku berserah diri, kutundukkan kepadaMu pendengaranku dan penglihatanku, serta pikiranku, tulang-tulangku dan urat syarafku”_* _(HR. Muslim 771)._

✅ *_Keenam, membaca :_*

اللَّهمَّ لَك رَكعتُ ، وبِك آمنتُ ، ولَك أسلمتُ وعليكَ توَكلتُ أنتَ ربِّي خشعَ سمعي وبصري ودمي ولحمي وعظمي وعصبي للَّهِ ربِّ العالمينَ

*_Allahumma laka raka’tu, wabika aamantu, walaka aslamtu, wa ‘alaika raka’tu, wa anta rabbi, khasya’a laka sam’i wa bashari wa dammi wa lahmi wa ‘azhami wa ‘ashabi, lillahi rabbil ‘alamin_*

*_“Ya Allah, untukMu lah aku ruku’, kepadaMu lah aku beriman, untukMu lah aku berserah diri, kepadaMu lah aku bergantung, Engkau adalah Rabb-ku, kutundukkan kepadaMu pendengaranku dan penglihatanku, serta darahku, dagingku, tulang-tulangku dan urat syarafku, semua untuk Allah Rabb semesta alam”_* _(📓HR. An Nasa’i 1050, dishahihkan Al Albani dalam Shifatu Shalatin Nabi, 133)._

✅ *_Ketujuh, pada shalat malam membaca :_*

سبحانَ ذي الجَبَروتِ والمَلَكوتِ والكِبْرياءِ والعَظَمةِ

*_Subhaana dzil jabaruut wal malakuut wal kibriyaa’ wa ‘azhamah_*

*_“Maha Suci Dzat yang memiliki Jabarut dan Malakut dan memiliki kedigjayaan dan keagungan”_* _(HR. An Nasa’i 1131, dishahihkan Al Albani dalam Shahih An Nasa’i 1131)._

Kedelapan

اللَّهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، أَنْتَ رَبِّي، خَشَعَ سَمْعِي، وَبَصَرِي، وَمُخِّي، وَعَظَمِي، وَعَصَبِي، وَمَا اسْتَقَلَّتْ بِهِ قَدَمِيْ، لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allaahumma laka roka’tu, wa bika aamantu, wa laka aslamtu, anta robbii, khosya’a sam’ii, wa bashorii, wa mukh-khii, wa ‘azhomii, wa ‘ashobii, wa mastaqollat bihi qodamii, lillaahi robbil ‘aalamiin.

Ya Allah, untuk-Mu aku ruku’, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Engkau Rabbku. Menunduk pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku, urat sarafku, dan apa yang diangkat oleh telapak kakiku, kepada Allah Rabb semesta alam.

HR. ath-Thahawi, ad-Daraquthni, al-Baihaqi dan Ahmad (1/119).

Dzikir di atas adalah potongan hadits Ali. Sanadnya sahih di atas syarat Muslim (al-Ashl, 2/664). Lanjut di Halaman 2

Iklan