Ustadz Ahmad Zainuddin Lc· Mari Bershalawat Atas Nabi Tercinta 20 MB

Bershalawat Atas Nabi Tercinta 20 MB

Abdullah Zaen MA Lc · Sholat Lahir Batin

Makna Bacaan Shalawat 27 MB

Makna Bacaan Sholawat 27 Mb mp3

Inilah Bacaan Shalawat Yang Paling Mulia – Ust SyafiqRiza Basalamah

Inilah Bacaan Shalawat yang Paling Mulia

_Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,_

مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ

_*“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)*”_

_(HR an-Nasa’i (no. 1297), Ahmad (3/102 dan 261), Ibnu Hibban (no. 904) dan al-Hakim (no. 2018), *dishahihkan* oleh Ibnu Hibban, al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi, juga oleh Ibnu hajar dalam “Fathul Baari” (11/167) dan al-Albani dalam “Shahihul adabil mufrad” (no. 643)._

_Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan,**”Sesungguhnya apabila suatu amalan sudah dilakukan dengan ikhlas, namun tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah maka amalan tersebut tidak diterima**. Dan *apabila amalan tersebut sudah sesuai dengan tuntunan Rasulullah, namun tidak ikhlas, maka amalan tersebut juga tidak diterima, sampai amalan tersebut ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”* _(Jaami’ul ulum Wal Hikam, Ibnu Rojab Al Hambali, Darul Muayyid, Cetakan pertama 1424H)_

*Beberapa faidah penting yang terkandung dalamhadits ini :*

1. *Banyak bershalawat kepada Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam merupakan tanda cinta seorang muslim kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam [Lihat kitab “Mahabbatur Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bainal ittibaa’ walibtidaa’” (hal.77).], karena para ulama mengatakan: *“Barangsiapa yang mencintai sesuatu maka dia akan sering menyebutnya”* [Lihat kitab “Minhaajus sunnatin nabawiyyah” (5/393) dan “Raudhatul.muhibbiin” (hal. 264).].

_*2. Yang dimaksud dengan shalawat di sini adalahshalawat yang diajarkan oleh Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam dalam hadits-hadits beliauShallallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih (yang biasa dibaca oleh kaum muslimin dalam shalat mereka ketika tasyahhud)*_

_*bukan shalawat-shalawat bid’ah yang diada-adakan oleh orang-orang yang datang belakangan, seperti shalawatnariyah, badriyah, barzanji dan shalawat-shalawatbid’ah lainnya.*_

*Karena shalawat adalah ibadah,maka syarat diterimanya harus ikhlas karena AllahTa’ala semata dan sesuai dengan tuntunan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam*[Lihat kitab “Fadha.ilush shalaati wassalaam” (hal.3-4), tulisan syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.]._

_Juga karena ketika para sahabat radhiyallahu ‘anhuma bertanya kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:_

*“(Ya Rasulullah), sungguh kami telah mengetahui cara mengucapkan salam kepadamu, maka bagaimana cara kami mengucapkan shalawatkepadamu?”*_

_Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:.*“Ucapkanlah: Ya Allah bershalawatlah kepada (Nabi) Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan keluarga beliau…dst seperti shalawat dalam tasyahhud* [SHAHIH. Riwayat Bukhari (no. 5996) dan Muslim (no. 406)]._

*3. Makna shalawat kepada nabi Shallallahu ‘alaihi.wa sallam adalah meminta kepada Allah Ta’ala agar.Dia memuji dan mengagungkan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam di dunia dan akhirat, di dunia dengan memuliakan peneyebutan (nama) beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, memenangkan agama dan mengokohkan syariat Islam yang beliau bawa*._

_*Dan di akhirat dengan melipatgandakan pahala
kebaikan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, memudahkan syafa’at beliau kepada umatnya dan menampakkan keutamaan beliau pada hari kiamat.di hadapan seluruh makhluk*.[Lihat kitab “Fathul Baari” (11/156)]._

_*4.Makna shalawat dari Allah Ta’ala kepada hamba-Nya adalah “limpahan rahmat, pengampunan, pujian, kemualian dan keberkahan dari-Nya”* [Lihat kitab “Zaadul masiir” (6/398).]. *Ada juga yang.mengartikannya dengan taufik dari Allah Ta’ala untuk mengeluarkan hamba-Nya dari kegelapan (kesesatan) menuju cahaya (petunjuk-Nya),* sebagaimana dalam firman-Nya:_

{ ﻫُﻮَ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﺼَﻠِّﻲ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﻣَﻼﺋِﻜَﺘُﻪُ ﻟِﻴُﺨْﺮِﺟَﻜُﻢْ ﻣِﻦَ

ﺍﻟﻈُّﻠُﻤَﺎﺕِ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻨُّﻮﺭِ ﻭَﻛَﺎﻥَ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺣِﻴﻤًﺎ }

*_“Dialah yang bershalawat kepadamu (wahai manusia) dan malaikat-Nya (dengan memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamudari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orangyang beriman” (QS al-Ahzaab:43).*

_*Sedangkan ucapan sholawat dan salam atas Rasulullah adalah merupakan pendekatan diri kepada Allah yang paling baik, dan merupakan perbuatan yang baik,* sebagaimana firman Allah dalam Al Qur’an :_

] إن الله وملائكته يصلون على النبي يا أيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما [

_*“Sesungguhnya Allah dan Malaikat malaikatNya bersholawat kepada Nabi, hai orang orang yang beriman, bersholawatlah kalian atas Nabi dan ucapkanlah salam dengan penghormatan kepadanya”* ( QS. Al Ahzab, 56 )._

Dan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

” من صلى علي واحدة صلى الله عليه بها عشرا “.

_*“Barang siapa yang mengucapkan sholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat (memberi rahmat ) kepadanya sepuluh kali lipat”*_

_*Sholawat itu disyariatkan pada setiap waktu, dan hukumnya Muakkad jika diamalkan pada ahir setiap sholat, bahkan sebagian para ulama mewajibkannya pada tasyahud ahir di setiap sholat, dan sunnah muakkadah pada tempat lainnya, diantaranya setelah adzan, ketika disebut nama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, pada hari Jum’at dan malamnya,* sebagaimana hal itu diterangkan oleh hadits hadits yang cukup banyak jumlahnya._

*Lafadz- lafadz bacaan Sholawat yang Shahih yang diajarkan Nabi shalallahu’alaihi wa sallam*

*Lafazh bacaan sholawat yang paling ringkas yang sesuai dalil2 yang shahih adalah :*

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠَﻰ ﻧَﺒِﻴِّﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ

*_Allahumma shallii wa sallim ‘alaa nabiyyinaa
Muhammad._*

*“Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepadaNabi kami Muhammad)*

_[SHAHIH. HR. At-Thabrani melalui dua isnad, keduanya baik. Lihat Majma’ Az-Zawaid 10/120 dan Shahih At- Targhib wat Tarhib 1/273]._

*Kemudian terdapat riwayat-riwayat yang shahih dalam delapan riwayat lain,* yaitu:

*sholawat 1*

*Dari Ka’ab bin ‘Ujrah Radhiyallahu ‘Anhu*

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، اَللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

*_Allaahumma sholli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa shollaita ‘alaa ibroohiim, wa ‘alaa aali ibroohiim, innaka hamiidun majiid. Allaahumma baarik ‘alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad, kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim, wa ‘alaa aali ibroohiim, innaka hamiidun majiid._*

_”Ya Allah, bersholawatlah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah bersholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia. Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad (termasuk anak dan istri atau umatnya), sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia.” (HR. Al-Bukhari dalam Fathul Baari 6/408 dan Muslim.)_ Lanjut di Halaman 2