*KITAB TAUHID**oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab At Tamimi*

Alhamdulillah

*BAB 4* : *TAKUT KEPADA SYIRIK*

*_Wahai Kaum Muslimin yang dirahmati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Syirik ada dua macam : pertama : syirik akbar (besar) yaitu memperlakukan sesuatu selain Allah sama dengan Allah, dalam hal hal yang merupakan hak khusus bagiNya. Kedua : syirik ashghor (kecil), yaitu : perbuatan yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Al hadits sebagai suatu syirik, tetapi belum sampai ke tingkat syirik akbar. Adapun perbedaan diantara keduanya :_*

  1. *Syirik akbar menghapuskan seluruh amal, sedang syirik kecil hanya menghapuskan amal yang disertainya saja.*
  2. *Syirik akbar mengakibatkan pelakunya kekal di dalam neraka, sedang syirik kecil tidak sampai demikian.*
  3. *Syirik akbar menjadikan pelakunya keluar dari Islam, sedang syirik kecil tidak menyebabkan keluar dari Islam*

*Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab At-Tauhid oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr*

*Penerjemah: Ustadz Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.*

Takutlah Kepada Syirik

*PEMBAHASAN DALAM REKAMAN .KAJIAN KITAB AT-TAUHID INI: .TAKUT KEPADA SYIRIK*

Firman Allah Ta’ala :

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠّﻪَ ﻻَ ﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺃَﻥ ﻳُﺸْﺮَﻙَ ﺑِﻪِ

ﻭَﻳَﻐْﻔِﺮُ ﻣَﺎ ﺩُﻭﻥَ ﺫَﻟِﻚَ ﻟِﻤَﻦ ﻳَﺸَﺎﺀُ

*_“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik , dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendakiNya.”_* (QS An-Nisa [4]: 48)

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam berkata:

ﻭَﺍﺟْﻨُﺒْﻨِﻲ ﻭَﺑَﻨِﻲَّ ﺃَﻥ ﻧَّﻌْﺒُﺪَ ﺍﻷَﺻْﻨَﺎﻡَ

*_“Jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.”_* (QS Ibrahim [14]: 35)

Diriwayatkan dalam suatu hadits, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﺃﺧﻮﻑ ﻣﺎ ﺃﺧﺎﻑ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﺍﻟﺸﺮﻙ ﺍﻷﺻﻐﺮ، ﻓﺴﺌﻞ ﻋﻨﻪ ؟ ﻓﻘﺎﻝ : ﺍﻟﺮﻳﺎﺀ

*_“Sesuatu yang paling aku khawatirkan dari kamu kalian adalah perbuatan syirik kecil, kemudian beliau ditanya tentang itu, dan beliaupun menjawab : yaitu riya’ . ”_* (HR Ahmad, Ath-Thabrani, dan Abu Dawud).

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﻣﻦ ﻣﺎﺕ ﻭﻫﻮ ﻳﺪﻋﻮ ﻣﻦ ﺩﻭﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻧﺪﺍ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﻨﺎﺭ

*_“Barang siapa yang mati dalam keadaan menyembah sesembahan selain Allah, maka masuklah ia ke dalam neraka.”_*(HR. Al- Bukhari)

*Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai “Takut kepada Syirik ” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad Al- Badr ini. Semoga bermanfaat.*

*download audio mp3 10MB*

*Ceramah · Muhammad Abduh Tuasikal · Syarh Kitab Tauhid*

*05 Syarh Kitab Tauhid, Takut Terhadap Syirik dan Dakwah Tauhid*

download 13Mb

*Kajian Kitab Tauhid ini adalah kajian dari Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc (pengasuh Rumaysho.Com) di Masjid Al Ikhlas Karangbendo selama kurang lebih 8 bulan (akhir 2013 – September 2014) dan secara lengkap terdiri dari 50 audio rekaman.*

*Kitab Tauhid ini disusun oleh Syaikh Muhammad binnAbdul Wahhab rahimahullah yang berisi pembahasan tauhid dan syirik secara rinci dan setiap penuntut ilmu mestinya sudah mengkhatamkan kitab ini bahkan sampai beberapa kali.*

Ustadz Mizan Qudsiyah- Takutlah Kepada Syirik

Bagaimana Cara Meniadakan Syirik

Apa Manfaat Tauhid

Kenapa Harus Perhatian Dengan Tauhid

syarat dan makna laa illaha illallah


*Silakan mengambil manfaat dari kajian akidah yang ada*

 *BAB 4* : *TAKUT KEPADA SYIRIK*

Firman Allah Subhanahu wata’ala :

]إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء[

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa saja yang dikehendakiNya”. (QS. An Nisa, 48)

Nabi Ibrahim berkata :

]واجنبني وبني أن نعبد الأصنام[

*_Dan jauhkanlah aku dan anak cucuku dari perbuatan (menyembah) berhala._* (QS. Ibrahim, 35)

 

          Diriwayatkan dalam suatu hadits, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر، فسئل عنه ؟ فقال : الرياء”

*_Sesuatu yang paling aku khawatirkan dari kamu kalian adalah perbuatan syirik kecil, kemudian beliau ditanya tentang itu, dan beliaupun menjawab : yaitu riya’._* (HR. Ahmad, Thobroni dan Abi Dawud).

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“من مات وهو يدعو من دون الله ندا دخل النار”

*_”Barang siapa yang mati dalam keadaan menyembah sesembahan selain Allah,.maka masuklah ia kedalam neraka.”_*(HR. Bukhori)

 

Diriwayatkan oleh Muslim dari Jabir Radhiallahu’anhu bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

“من لقي الله لا يشرك به شيئا دخل الجنة ومن لقيه يشرك به شيئا دخل النا”

*_”Barang siapa yang menemui Allah (mati) dalam keadaan tidak berbuat syirik kepadaNya, pasti  ia masuk surga, dan barang siapa yang menemuiNya (mati) dalam keadaan berbuat kemusyrikan maka pasti ia masuk neraka.”_*

*Kandungan bab ini :*

1. *Syirik adalah perbuatan dosa yang harus ditakuti dan dijauhi.*

2. *Riya termasuk perbuatan syirik.*

3. *Riya termasuk syirik kecil ([1]).*

4. *Riya adalah dosa yang paling ditakuti oleh Rasulullah terhadap orang orang sholeh.*

5. *Dekatnya sorga dan neraka.*

6. *Dekatnya sorga dan neraka telah sama-sama disebutkan dalam satu hadits.*

7. *Barang siapa yang mati tidak dalam kemusyrikan maka pasti ia masuk sorga, dan barang siapa yang mati dalam kemusyrikan maka pasti ia masuk neraka, meskipun ia termasuk orang yang banyak ibadahnya.*

8. *Hal yang sangat penting adalah permohonan Nabi Ibrahim untuk dirinya dan anak cucunya agar dijauhkan dari perbuatan menyembah berhala.*

9. *Nabi Ibrahim mengambil ibrah (pelajaran) dari keadaan sebagian besar manusia, bahwa mereka itu adalah sebagaimana  perkataan beliau :*

]رب إنهن أضللن كثيرا من الناس[

*Ya Rabb, sesungguhnya berhala berhala itu telah menyesatkan banyak orang*(QS. Ibrahim, 36).

 

*Dalam bab ini mengandung penjelasan tentang maknaلا إله إلا الله  sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam Bukhori, yaitu : membersihkan diri dari syirik dan pemurnian ibadah kepada Allah.*

*Keutamaan orang yang dirinya bersih dari kemusyrikan.*

 

([1])   *Syirik ada dua macam : pertama : syirik akbar (besar) yaitu memperlakukan sesuatu selain Allah sama dengan Allah, dalam hal hal yang merupakan hak khusus bagiNya. Kedua : syirik ashghor (kecil), yaitu : perbuatan yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Al hadits sebagai suatu syirik, tetapi belum sampai ke tingkat syirik akbar. Adapun perbedaan diantara keduanya :*

*Syirik akbar menghapuskan seluruh amal, sedang syirik kecil hanya menghapuskan amal yang disertainya saja.*

*Syirik akbar mengakibatkan pelakunya kekal di dalam neraka, sedang syirik kecil tidak sampai demikian.*

*Syirik akbar menjadikan pelakunya keluar dari Islam, sedang syirik kecil tidak menyebabkan keluar dari Islam*

(Lanjut halaman 2)