Konsekuensi Kalimat Syahadat MuhammadRasulullah MENGUTAMAKAN Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, DIATAS pendapat-pendapat dan perkataan Semua Orang Sebab Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri.”

Alhamdulillah

Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat · Wajib
Mengikuti Sunnah 

Ustadz Ahmad Zainuddin · Kewajiban
Mengikuti Sunnah 

Ustadz Abdullah Taslim · Kewajiban
Mengikuti Sunnah 

Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat · Kewajiban
Mengikuti Sunnah 

Ustadz Mahfudz Umri · Al Bahrur Raiq; Mengikuti Sunnah 

Kedudukan As Sunnah Dalam Islam Dan Penjelasan Sesatnya Ingkarus Sunnah.pdf

Perinsip Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah.pdf

Sayyid Sabiq] Fiqh Sunnah Vol I.pdf 

KonsekuensiKalimat Syahadat Muhammad

Rasulullah MENGUTAMAKAN Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, DIATAS pendapat-pendapat dan perkataan orang awam, tokoh, pemimpin, petinggi, pembesar, dan imam mazhabnya masing-masing atau siapa pun

orangnya dan apapun jabatannya, kedudukannya, titelnya serta gelar pendidikan akademisnya di muka bumi ini. . Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman . “Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri.” . – QS Al-Ahzab [33] : 6



Ceramah Agama: Keutamaan Mengikuti Sunnah Bagian10 – Ustadz Mizan Qudsiyah, Lc. 

Makna Sunnah : https://youtu.be/UeQR_XVBIVg

Mengikuti Sunnah Bagian 1 : https://youtu.be/GkwhBT3tV40

Mengikuti Sunnah Bagian 2 : https://youtu.be/6JFhKlhgEOE

Mengikuti Sunnah Bagian 3 : https://youtu.be/cqSPGQD2Sx0

Kedudukan As Sunnah Dalam Islam Dan Penjelasan Sesatnya Ingkarus Sunnah.pdf http://www.islamdownload.net/files/123910/pdf-campuran/Kedudukan%20As%20Sunnah%20Dalam%20Islam%20Dan%20Penjelasan%20Sesatnya%20Ingkarus%20Sunnah.pdf

Perinsip Aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah.pdf http://www.islamdownload.net/files/123910/pdf-islamhouse/Perinsip%20Aqidah%20Ahlus%20Sunnah%20wal%20Jamaah.pdf

[Sayyid Sabiq] Fiqh Sunnah Vol I.pdf ebooks-islam.fuwafuwa.info/%5BSayyid%20Sabiq%5D%20Fiqh%20Sunnah%20Vol%20I.pdf

Ebook Buku Syarah Ushul As- Sunnah Imam Ahmad bin Muhammad bin Hanbal Imam Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (164-241 H)

Download PDF 220 Halaman 

Buku Syarah Ushul Assunnah, berisi kaidah-kaidah dasar akidah salafiyah penting untuk menuntun jalan hidayah, keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat, merupakan penjelasan dari kitab Ushul Assunnah karya Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah.

MENGUTAMAKAN RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM DAN ANCAMANNYA(1)

Mengutamakan Rasulullah Shalallahu’Alaihi Wa Sallam dan Ancamannya(1)

.

Bismillah wa shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du. Dibaca hingga selesai untuk dipahami dengan baik

.

PERTAMA, Seharusnya yang harus dimengerti secara Dharuri (mendasar) bagi setiap orang yang mengucapkan Kalimat Syahadat Muhammad Rasulullah, BAIK IA SEORANG YANG AWAM ATAUPUN BERILMU adalah wajibnya menunaikan, menegakkan dan melaksanakan konsekuensi dan hak dari kalimat tersebut yang salah satunya adalah LEBIH MENGUTAMAKAN Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lebih mengutamakan segala yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan lebih mengutamakan Sunnah beliau -shallallahu ‘alaihi wa.sallam- DIATAS pendapat-pendapat dan perkataan orang awam, tokoh, pemimpin, petinggi, pembesar, dan imam mazhabnya masing-masing atau siapa pun orangnya dan apapun jabatannya, kedudukannya, titelnya serta gelar pendidikan akademisnya di muka bumi ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman “Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri.”– QS Al-Ahzab [33] : 6

Tafsir Muyassar

.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih berhak diutamakan terhadap orang-orang Mukmin dan lebih dekat kepada mereka daripada diri mereka sendiri dalam perkara dunia dan agama. Yakni Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih berhak terhadap mereka (orang Mukmin) dalam setiap urusan dunia dan agama. Maka sebagai konsekuensinya, wajib atas mereka (orang Mukmin) untuk mendahulukan beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, lebih mencintai beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, dan lebih mengedepankan keputusan hukum beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam- (Sunnah) dari keinginan mereka.” – Tafsir Muyassar, II/351

.

Ibnu Katsir asy-Syafi’i rahimahullah (wafat 774 H) mengatakan, “Sesungguhnya Allah Ta’ala telah mengetahui tentang kasih sayang dan nasehat Rasulullah shallallahu ‘alaihimwa sallam kepada umatnya, maka beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam- lebih diutamakan oleh orang-orang beriman daripada diri mereka sendiri. serta keputusan beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap mereka lebih didahulukan atas pilihan mereka untuk diri mereka sendiri.”

Tafsir al-Qur’an al-Azhim, VI/448

.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di (wafat 1376 H) mengatakan “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu lebih utama bagi setiap orang Mukmin daripada dirinya sendiri. Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengerahkan untuk mereka (orang Mukmin) nasihat dengan penuh ketulusan, rasa kasih dan sayang yang dengannya ia menjadi manusia yang paling pengasih dan paling menyayangi.

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia yang paling banyak jasanya kepada mereka dibandingkan siapa saja, karena sesungguhnya tidaklah suatu kebaikan sebesar biji sawi mencapai mereka dan tidak pula keburukan sebesar biji sawi terhindar dari mereka melainkan pasti melalui beliau dan disebabkan beliau -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.

Oleh karena itu, wajib mendahulukan kehendak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak melawan perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa.sallam apabila kehendak dirinya atau kehendak siapa pun dari manusia berlawanan dengan kehendak (maksud) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan wajib membelanya dengan jiwa, harta dan anak-anak mereka, dan mendahulukan kecintaan kepada beliau – shallallahu ‘alaihi wa sallam- daripada kecintaan kepada manusia semuanya.

(Lanjut ke hal.. 2)

.