Penambahan Lafal “Sayyidina Dalam Bacaan Shalawat Pada Zikir Ma’tsur(Sesuai Dalil) Tidak Boleh Karena Shalawat yang terbaik adalah shalawat yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Alhamdulilah

Menambahkan lafal “sayyidina” dalam bacaan salawat ketika shalat bisa membatalkan shalat. Semua baca’an dalam shalat harus sesuai dalil.

40 Keajaiban Shalawat – Ustadz vZainal Abidin.Lc

40 Faedah Bersholawat kepada Nabiﷺ – Ust. Abdullah Sholeh Hadrami

Ceramah Singkat: Keutamaan Shalawat – Ustadz Mizan Qusiyah, Lc.

Sholawat dan 40 Keajaibannya –

Ustadz Zainal Abidin, Lc.

https://youtu.be/Yx-TO1ec1IE

Keajaiban Shalawat Zainal Abidin Syamsuddin, Lc 

Sholawat dan 40 Keajaibannya Zainal Abidin Syamsuddin, Lc 

ebook Keutamaan Shalawat Kepada Nabi ﺻﻠﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪﻭﺳﻠﻢ chm download 

Nama eBook: Keutamaan Membaca Shalawat Penulis: Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA

PDF imnasution.files.wordpress.com/2014/03/keutamaan-membaca-shalawat.pdf

FREE BULETIN : 40 FAIDAH SHOLAWAT

PDF:

Al-Imâm Ibnul Qoyyim rahimahullâhu menyebutkan di dalam buku beliau yang berjudul Jalâ`ul Afhâm fî Fadhli ash-Sholâh was Salâm ‘ala Khayril Anâm ﷺ ada sekurang-kurangnya 40 manfaat dan faidah bersholawat kepada Nabi ﷺ , yaitu :

1. Mengikuti Perintah Allah

2. Mencocoki apa yang dilakukan Allah, yaitu bershalawat kepada Nabi -shallallahu ‘alaihw wa sallam-

3. Mencocoki apa yang dilakukan para Malaikat, yaitu bershalawat kepada Nabi – shallallahu ‘alaihi wa sallam-

4. Mendapatkan 10 shalawat dari Allah

5. Ditinggikan 10 Derajat dari setiap shalawat yang kita baca.

6. Dituliskan 10 kebaikan

7. Dihapuskan 10 Keburukan

8. Sebab dikabulkannya do’a

9. Sebab mendapatkan Syafa’at Nabi – shallallahu ‘alaihi wa sallam- [Beberapa Jenis Syafa’at Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- : Syafa’at Uzhma, Syafa’at untuk pelaku dosa besar]

10. Sebab diampuninya dosa-dosa

11. Sebab yang menjadikan Allah mencukupi apa yang dibutuhkan oleh hamba

12. Mendekatkan posisi kita dengan Nabi – shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada hari kiamat

13. Shalawat kedudukannya sama dengan bershadaqah kepada orang yang kesulitan

14. Sebab dipenuhinya hajat-hajat seorang hamba

15. Menjadi sebab Allah dan para Malaikat mencurahkan shalawat kepada orang yang membacanya

16. Menjadi sebab dibersihkan & disucikannya orang yang bershalawat

17. Menjadi sebab seorang hamba diberi kabar gembira dengan surga menjelang wafatnya

18. Sebab keselamatan dari huru-hara hari kiamat yang begitu dahsyat

19. Menjadi sebab seorang hamba teringat akan apa yang ia lupa, karena shalawat termasuk dzikir

20. Menjadi sebab dijawabnya salam kita ketika kita bershalawat dan salam kepada Nabi

21. Menjadi sebab agar majelis tidak menjadi penyesalan dihari kiamat.

22. Sebab dihilangkannya kefakiran.

23. Sebab dihilangkannya kekikiran (bakhil) dari seorang hamba.

24. Sebab selamatnya seseorang dari do’a keburukan yang dibaca oleh malaikat atas orang yang enggan bershalawat.

25. Sebab dimudahkannya jalan seseorang menuju surga

26. Sebab diselamatkan dari majelis yang busuk, yang tidak disebut di dalamnya nama Allah dan shalawat.

27. Sebab sempurnanya khutbah dan pembicaraan.

28. Menjadi sebab banyaknya cahaya bagi seorang hamba ketika melintas di atas Ash-Shirath pada hari kiamat.

29. Menjadi sebab keluarnya seorang hamba dari sikap kasar dan kaku

30. Menjadi sebab terus menerusnya pujian yang baik dari Allah dihadapan penduduk langit dan bumi bagi orang yang bershalawat kepada nabi

31. Menjadi sebab diberkahinya orang yangbbershalawat

32. Menjadi sebab untuk mendapatkan rahmat Allah

33. Menjadi sebab terus menerusnya cinta kita kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam-

34. Menjadi sebab terus menerusnya cinta Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- kepada kita

35. Menjadi sebab seorang hamba mendapatkan hidayah dan hatinya menjadi hidup.

36. Menjadi sebab dihadapkannya nama kita kepada Nabi Muhammad, karena ada malaikat yang ditugaskan menyampaikan shalawat dan salam kita kepada Nabi.

37. Menjadi sebab kokohnya kaki kita ketika berada di atas Ash-Shirath dan tidak tergelincir darinya.

38. Menjadi sebab untuk menunaikan sebagian hak Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam-

39. Shalawat termasuk dzikir dan syukur kepada Allah.

40. Shalawat merupakan do’a. Ketika kita bershalawat berarti kita berdo’a meminta kepada Allah agar Allah memuji-muji kekasihNya -shallallahu ‘alaihi wa sallam-.

________

Penambahan Lafal “Sayyidina Dalam Bacaan Shalawat

Lafadz “sayyidina”

Apa hukum mengucapkan kata “sayyidina” untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan al-Khulafa ar-Rasyidin?

Jawaban:

Di luar bacaan zikir yang ma’tsur dari Nabi, diperbolehkan kita mengucapkan “sayyidina” kepada Nabi Muhammad atau al-Khulafa’ ar-Rasyidin. Adapun pada zikir yang ma’tsur, tidak boleh.

PENAMBAHAN KATA SAYYIDINA DALAM SHALAWAT

NABI MUHAMMAD ADALAH SAYYID

Kita sepakat bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia terbaik, kekasih Tuhan semesta alam, yang akan menempati maqam mahmud, nabi yang menebarkan rahmah, rasul hidayah, junjungan kita, penghulu kita. Kita sepakat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah “Sayyiduna” (pemimpin kita)..Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri menegaskan bahwa beliau adalah sayyid seluruh.manusia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺃَﻧَﺎ ﺳَﻴِّﺪُ ﻭَﻟَﺪِ ﺁﺩَﻡَ ﻳَﻮﻡَ ﺍﻟﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻭَﺃَﻭَّﻝُ ﻣَﻦ ﻳَﻨﺸَﻖُّ ﻋَﻨﻪُ ﺍﻟﻘَﺒﺮُ

Saya adalah sayyid keturunan adam pada hari kiamat. Sayalah orang yang pertama kali terbelah.kuburnya.” (HR. Muslim 2278).

Oleh Karena itu, kita wajib mengimani bahwa beliau adalah sayyiduna (pemimpin kita), sebagai wujud kita memuliakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa.sallam.

UNTUK SIAPA SAJA GELAR SAYYID ?

Gelar ‘sayyid’ tidak hanya dikhususkan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kata sayyid bisa diberikan kepada para tokoh agama, diantaranya adalah para sahabat. Karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyebut beberapa sahabatnya dengan ‘sayyid’.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang Hasan bin Ali bin Abi Thalib,

ﺇِﻥَّ ﺍﺑﻨِﻲ ﻫَﺬَﺍ ﺳَﻴِّﺪٌ

Sesungguhnya anakku ini adalah seorang sayyid (pemimpin).” (HR. Bukhari 2704).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah menyuruh kepada orang Anshar untuk menghormati pemimpinnya,.Sa’ad bin Muadz radhiyallahu ‘anhu. Ketika Sa’ad datang, beliau menyuruh orang Anshar,

ﻗُﻮﻣُﻮﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺳَﻴِّﺪِﻛُﻢ

Sambutlah pemimpin (sayyid) kalian”. (HR. Bukhari 3073 & Muslim 1768).

PARA SAHABAT BIASA MEMANGGIL SAYYID KEPADA SAHABAT YANG LAINNYA

Para sahabat juga suka menyebut sahabat lainnya dengan sayyid. Umar bin Khatab pernah mengatakan tentang Abu Bakar dan Bilal,

ﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜﺮٍ ﺳَﻴِّﺪُﻧَﺎ ﻭَﺃَﻋﺘَﻖَ ﺳَﻴِّﺪَﻧَﺎ : ﻳﻌﻨﻲ ﺑﻼﻝ ﺑﻦ ﺭﺑﺎﺡ

Abu Bakr sayyiduna, dan telah memerdekakan sayyidana, maksud beliau adalah Bilal bin Rabah.” (HR. Bukhari 3754).

Maka jika demikian, sangat layak bagi kita untukmenyebut manusia yang paling mulia dengan‘sayyiduna’.

(lanjut ke halaman..2)