Bentuk Bakti kepada Orangtua yang Benar & Doa Untuk OrangTua Yang Meninggal

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

Berbakti Kepada Orang Tua (Yazid bin Abdul Qadir Jawas)

Berbakti Kepada Orang Tua (Ahmad Zainuddin, Lc)

Ahmad Zainuddin-Berbaktilah Sebelum Terlambat(Sebelum OrangTua Meninggal)

Selagi Mereka (Orang Tua) Masih Ada – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA

Bukti Nyata Berbakti Kepada Orang Tua-Ust. Ahmad Zainuddin

Bagaimana Cara Berbakti Kepada Orang Tua (Ahmad Zainuddin, Lc)

Orang Tua Penipu Anaknya (Ahmad Zainuddin, Lc)

Bakti Kepada Kedua Orang Tua bukan Dalam Kemaksiatan-Ust. Ahmad Zainuddin, Lc

Ust. Syafiq Basalamah- Firman Allah tentang Kewajiban Berbakti kepada Kedua Orang Tua dan Bab Berbakti kepada Ibu

Ust. Syafiq Basalamah- Bab Berbakti kepada Bapak, Bab Berbakti kepada Kedua Orang Tua walau Zalim, dan Bab Berkata Lembut kepada Kedua Orang Tua

Ust. Syafiq Basalamah- Bab Balasan untuk Kedua Orang Tua dan Bab Durhaka kepada Kedua Orang Tua (Hadits 10-16)

Ust. Syafiq Basalamah- Bab Allah Melaknat Siapa yang Melaknat Kedua Orang Tuanya dan Bab Berbakti kepada Kedua Orang Tua selama Tidak Memerintahkan kepadaMaksiat

Ust. Syafiq Basalamah- Bab Barangsiapa yang Mendapati Kedua Orang Tuanya Masih Hidup tapi Dia Tidak Bisa Masuk Surga dengannya, Bab Barangsiapa yang Berbakti kepada Kedua Orang Tua maka AllahTambahkan Umurnya, dan Seterusnya

Baktiku untuk Ayah dan Ibu – Ustadz Muhammad Afifuddin Sesi 1

Sesi 2:

Ebook Berbakti Kepada Orang Tua PDF 2Mb 

Jangan Katakan Ah! Sebuah Nasehat Islami yang Sangat Menyentuh Hati

Adab Terhadap Orang Tua (Sesuai Sunnah Nabi)

Bakti Kepada Orang Tua – Ustadz Sa’id, Lc

Bakti Para.Nabi Kepada Orang Tua – Ustadz Sufyan Bafin Zen

Tauhid dan Berbakti Kepada Orang Tua – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc.

Bagaimana Cara.Berbakti Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal – Ustadz Subhan Bawazier.

——

Apa hukum berbakti kepada kedua orang tua? Apa dalilnya?

Jawab:

Berbakti kepada kedua orang tua adalah wajib.
 Seorang anak wajib mendengar dan mamatuhi apa sajanyang diperintahkan kedua orangtuanya, asalkan bukan maksiat.  Begitu pula seorang anak tidak boleh durhaka  kepada kedua orang tuanya, dan wajib berbuat baik kepada keduanya.  Berbakti kepada kedua orang tua merupakan bagianndari amalan yang besar pahalanya, dan bentuk mendekatkan diri kepada Allah yang paling mulia. A
llah berfirman: 

ﻭَﻭَﺻَّﻴْﻨَﺎ ﺍﻟْﺈِﻧْﺴَﺎﻥَ ﺑِﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻪِ ﺣُﺴْﻨًﺎ ۖ

Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya.” (Qs. Al-Ankabut: 8)

Disebutkan dalam kitab shahih Al-Bukhari, bahwa Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkisah,Seseorang datang bertanya kepada Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wasallam, 

ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻣَﻦْ ﺃَﺣَﻖُّ ﺑِﺤُﺴْﻦِ ﺻَﺤَﺎﺑَﺘِﻲ؟

Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?”

Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab,

ﺃُﻣُّﻚَ

Ibumu.”

Orang tersebut kembali bertanya,

ﺛُﻢَّ ﻣَﻦْ؟

Kemudian siapa lagi?”

Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab,

ﺃُﻣُّﻚَ

Ibumu.”

Orang tersebut bertanya kembali,

ﺛُﻢَّ ﻣَﻦْ؟

Kemudian siapa lagi?”

Beliau menjawab ,

ﺃُﻣُّﻚَ

Ibumu.”

Orang tersebut bertanya kembali,

ﺛُﻢَّ ﻣَﻦْ؟

Kemudian siapa lagi?”

Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab,

ﺛُﻢَّ ﺃَﺑُﻮﻙَ

Kemudian ayahmu.”

Sumber: Channel Telegram Asy Syaikh Arafat Al
 Muhammadi hafizhahullah Diterjemahkan oleh: Al-Ustadz Abdul Wahid at-Tamimi 

DOA UNTUK KEDUA ORANG TUA YANG SUDAH  MENINGGAL LEBIH AFDHAL DARIPADA BERHAJI DAN BERUMRAH UNTUK KEDUANYA 

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaiminnrahimahullah

Pertanyaan:

Seseorang ayah atau ibunya meninggal, sehingga dia.ingin mengirim pahala amal saleh untuk mereka, namun pertama kali yang muncul dalam pikirannya adalah berhaji untuk keduanya sedangkan dia telah melakukan haji yang wajib. Mana yang lebih afdhal (utama) pada kondisi ini, mendoakan kedua orang tua dan memperbanyak doa di tempat yang
 
baik dan waktu yang baik ataukah berhaji dan berumrah untuk keduanya? 

Jawaban:

Yang lebih afdhal adalah mendoakan kedua orang tua, sedangkan haji dan umrah dia jadikan untuk dirinya. Dalilnya yaitu bahwasannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa
 
Sallam bersabda: 

ﺇِﺫَﺍ ﻣَﺎﺕَ ﺍﻹِﻧْﺴَﺎﻥُ ﺍﻧْﻘَﻄَﻊَ ﻋَﻤَﻠُﻪُ ﺇِﻻَّ ﻣِﻦْ ﺛَﻼَﺛَﺔٍ ﺻَﺪَﻗَﺔٍ ﺟَﺎﺭِﻳَﺔٍ ﺃَﻭْ ﻋِﻠْﻢٍﻳُﻨْﺘَﻔَﻊُ ﺑِﻪِ ﺃَﻭْ ﻭَﻟَﺪٍ ﺻَﺎﻟِﺢٍ ﻳَﺪْﻋُﻮ ﻟَﻪُ

Apabila seseorang meninggal, terputus seluruhamalannya kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, atau ilmu yang diambil manfaatnya, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Abu Dawud no. 2880, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Sunan Abi Dawud)

Dalam hadits ini Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak bersabda: berhaji untuknya atau berumrah untuknya, sedangkan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tentunya tidak akan mungkin meninggalkan penyebutan perkara yang lebih utama lalu menyebutkan perkara yang kurang utama. Bahkan tidaklah Beliaunmenyebutkan kepada umatnya melainkan perkara yang lebih afdhal. Sedangkan kita tahu bahwa Beliau itu orang yang paling menasehati kepada manusia. Jadi, Anda sendiri nantinya butuh kepada amal saleh. Karena akan datang suatu hari yang Anda berharap ada satu kebaikan dalam mizanmu (timbanganmu).”  

Liqa’ al Bab al Maftuh 226

http://binothaimeen.net/content/6384

http://t.me/ukhwh

_____
Renungan dan Motivasi untuk Berbakti kepada Orang Tua dari al-Quran

Sebelum kita membahas tiga doa untuk Ibu dan Bapak, yuk kita merenungkan firman Allah Taala berikut ini:

Allah Taala berfirman,

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا
أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. Al-Isra’: 23)

Pada ayat selanjutnya, Allah berfirman,

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (QS. Al-Isra’: 24)

Lihatlah kedua ayat al-Quran yang saya bacakan tadi. Betapa istimewa dan pentingnya berbuat baik kepada kedua orang tua; kepada ibu dan bapak kita. Sampai-sampai Allah abadikan perintah berbuat baik kepada orang tua ini pada beberapa ayat di dalam al-Quran.

Berbuat baik kepada orang tua adalah adalah amalan yang dicintai Allah

Berbakti dan berbuat baik kepada orang tua adalah salah satu amalan yang paling dicintai oleh Allah. Kita dapat melihat buktinya pada Hadis dari sahabat Nabi ‘Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu. Beliau mengatakan,

سَأَلْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ « الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا » . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ « ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ » .قَالَ ثُمَّ أَىّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قَالَ حَدَّثَنِى بِهِنَّ وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِى

“Aku bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah ‘azza wa jalla?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Shalat pada waktunya’. Lalu aku bertanya, ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Kemudian berbakti kepada kedua orang tua.’ Lalu aku mengatakan, ‘Kemudian apa lagi?’ Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Berjihad di jalan Allah’.”

Lalu Abdullah bin Mas’ud mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan hal-hal tadi kepadaku. Seandainya aku bertanya lagi, pasti beliau akan menambahkan (jawabannya).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Doa untuk orang tua dalam al-Quran

Diantara bentuk bakti seorang anak yang shaleh kepada orang tuanya adalah dengan mendoakan keduanya. Baik itu selama kedua orang tua kita masih hidup, maupun setelah keduanya meninggal dunia. Jadi, doa untuk ibu dan bapak ini adalah doa untuk kedua orang tua yang sudah meninggal ataupun terlebih-lebih lagi kita panjatkan kepada Allah untuk kedua orang tua kita yang masih hidup. (lanjut ke hal.2)