Amalan-Amalan Penghapus Dosa

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

1. Dosa Sebanyak Buih Di Lautan Bisa Dihapus Dzikir 1-3Menit

https://muslimafiyah.com/dosa-sebanyak-buih-di-lautan-bisa-dihapus-dalam-hitungan-1-3-menit.html

2.10 Amalan Penghapus dosa(3)

https://rumaysho.com/2430-10-pelebur-dosa-3.html

3.10 Amalan Penghapus dosa(1)

https://rumaysho.com/1356-10-pelebur-dosa-1.html

4.10 Amalan Penghapus dosa(4)

https://rumaysho.com/2436-10-pelebur-dosa-4.html

5.10 Amalan Penghapus dosa(2)

https://rumaysho.com/1518-10-pelebur-dosa-2.html

Ayat-Ayat Pemberi Harapan Pelaku Dosa-Ust. DR. Firanda Andirja

Download Kajian “Amalan-amalan Penghapus Dosa” Oleh Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah MA

Amalan Amalan Penghapus Dosa – Ustadz Abu Yasir Wildan

Ustadz Umar Fanani Lc Hafidzahullah (Pengajar Ma’had Ibnu Abbas, Sragen) dengan tema : “Amalan Penghapus Dosa”

Ustadz Nafi’ Zainuddin Lc Hafidzahullah (Pengajar di Ponpes Al Irsyad Tengarang) dengan tema :”Amal – Amal Penghapus Dosa”

Buku “Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat.”Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

Amalan-amalan Penghapus Dosa” Oleh Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah MA

Ayat-Ayat Pemberi Harapan Pelaku Dosa-Ust. DR. Firanda Andirja

=====================

AMALAN-AMALAN PENGHAPUS DOSA

Istighfar adalah permohonan ampunan Allah. P
ermohonan tersebut bisa dalam bentuk doa langsung dengan lafadz istighfar, atau dengan mengerjakan amalan-amalan yang mendatangkan ampunan Allah dan menghapus dosa.

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah menuju ampunan Tuhan kalian, dan surga yang lebarnya selebar langit dan bumi yang disediakan bagi orang yang bertakwa (Q.S Ali Imran:133)

Berikut ini adalah beberapa amal sholeh atau dzikir yang bisa mendatangkan ampunan Allah atau menghapuskan dosa-dosa:

➡1. Tauhid.

Seseorang yang mentauhidkan Allah, sekalipun datang dengan membawa sepenuh bumi dosa, akan dibawakan sepenuh bumi pula ampunan (sebagaimana hadits riwayat atTirmidzi)

➡2. Taqwa

Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian bertaqwa kepada Allah, Allah akan jadikan untuk kalian pembeda (antara alhaq dengan kebatilan), dan Allah akan menghapus keburukan kalian serta mengampuni kalian. Dan Allah adalah Yang memiliki Keutamaan yang Agung (Q.S al-Anfaal:29).

➡3. Menjalankan Sunnah Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah (Wahai Muhammad): Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S Ali Imran:31)

➡4. Sabar ketika menghadapi perasaan capek, sakit, dan musibah

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

Tidaklah menimpa seorang muslim: rasa capek, sakit, cemas, sedih, ataupun suatu gangguan, maupun gundah gulana, sekalipun duri, kecuali Allah akan hapuskan dosa-dosanya dengan sebab itu (H.R alBukhari)

➡5. Berwudhu

إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ أَوْ الْمُؤْمِنُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ فَإِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِنْ يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ فَإِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيًّا مِنْ الذُّنُوبِ

Jika seorang muslim atau mukmin berwudhu’ kemudian mencuci wajahnya, keluarlah dari wajahnya seluruh dosa penglihatan dengan kedua matanya bersamaan dengan air atau akhir tetesan air. Jika ia mencuci kedua tangannya, keluarlah dari kedua tangannya seluruh dosa yang dilakukan tangannya bersamaa dengan air atau akhir tetesan air. Jika mencuci kedua kakinya, keluarlah seluruh dosa akibat langkah kakinya bersamaan dengan air atau tetesan akhir air. Sehingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa (kecil)(H.R Muslim)

➡6. Sholat

مَا مِنْ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَحْضُرُهُ صَلَاةٌ مَكْتُوبَةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا وَخُشُوعَهَا وَرُكُوعَهَا إِلَّا كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا قَبْلَهَا مِنْ الذُّنُوبِ مَا لَمْ يُؤْتِ كَبِيرَةً وَذَلِكَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

Tidaklah seorang muslim ketika datang sholat wajib, ia sempurnakan wudhu’, khusyu’, dan ruku’nya, kecuali hal itu akan menjadi penghapus dosa sebelumnya, selama ia tidak melakukan dosa besar. Demikian itu berlangsung sepanjang masa (H.R Muslim)

➡7. Sholat berjamaah di masjid

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوْءَ ثُمَّ مَشَى إِلَى صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ فَصَلاَهَا مَعَ اْلإِمَامِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ

Barangsiapa yang berwudhu’, menyempurnakan wudhu’nya, kemudian berjalan menuju sholat wajib (masjid) sehingga sholat bersama Imam, akan diampuni dosanya (H.R Ibnu Khuzaimah) 

Barangsiapa yang datang ke masjid untuk sholat berjamaah, akan diampuni dosanya meski ia datang terlambat dan sebagian atau seluruh jamaah sudah bubar (selesai sholat). Jika keterlambatan tersebut karena udzur.

إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الصَّلَاةِ لَمْ يَرْفَعْ قَدَمَهُ الْيُمْنَى إِلَّا كَتَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ حَسَنَةً وَلَمْ يَضَعْ قَدَمَهُ الْيُسْرَى إِلَّا حَطَّ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهُ سَيِّئَةً فَلْيُقَرِّبْ أَحَدُكُمْ أَوْ لِيُبَعِّدْ فَإِنْ أَتَى الْمَسْجِدَ فَصَلَّى فِي جَمَاعَةٍ غُفِرَ لَهُ فَإِنْ أَتَى الْمَسْجِدَ وَقَدْ صَلَّوْا بَعْضًا وَبَقِيَ بَعْضٌ صَلَّى مَا أَدْرَكَ وَأَتَمَّ مَا بَقِيَ كَانَ كَذَلِكَ فَإِنْ أَتَى الْمَسْجِدَ وَقَدْ صَلَّوْا فَأَتَمَّ الصَّلَاةَ كَانَ كَذَلِكَ

Jika seseorang berwudhu’, menyempurnakan wudhu’nya, kemudian keluar menuju sholat (di masjid), tidaklah mengangkat kaki kanannya kecuali Allah akan catat baginya satu kebaikan dan tidaklah meletakkan kakinya yang kiri kecuali Allah akan hapus baginya satu kesalahan. Maka silakan menempuh jarak yang dekat atau jauh. Jika ia mendatangi masjid kemudian sholat berjamaah, akan diampuni dosanya. Jika ia mendatangi masjid sedangkan jamaah telah sholat sebagian dan tersisa sebagian, ia sholat apa yang didapati dan menyempurnakan sebagian, ia akan mendapat demikian juga (diampuni dosanya). Jika ia mendatangi masjid dan para jamaah telah selesai sholat (semua), kemudian ia sempurnakan sholat, maka ia akan mendapat yang demikian juga (diampuni dosanya)(H.R Abu Dawud dan Abu Ya’la, alBushiri menyatakan bahwa para perawi dalam sanadnya tsiqoh semua)

➡8. Langkah kaki menuju sholat

Setiap satu langkah kaki kanan menyebabkan tercatat satu kebaikan, dan satu kaki kiri yang diletakkan menyebabkan 1 dosa diampuni (sebagaimana hadits pada poin 6 sebelum ini).

➡9. Zakat dan shodaqoh

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا…

Ambillah zakat itu dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka… (Q.S atTaubah:103)

➡10. Sholat Jumat

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

Barangsiapa yang berwudhu’ menyempurnakan wudhu’nya, kemudian mendatangi sholat Jumat, menyimak dengan baik dan diam, akan diampuni dosa di antara Jumat lalu dengan Jumat yang sedang dikerjakan dengan tambahan 3 hari. Barangsiapa yang menyentuh (memain-mainkan) kerikil maka sungguh ia telah sia-sia (H.R Muslim)

➡11. Bacaan Amiinnya dalam sholat berjamaah bersamaan dengan bacaan Malaikat

إِذَا أَمَّنَ الْإِمَامُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِينُهُ تَأْمِينَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Jika Imam sampai pada bacaan yang memerlukan amiin (akhir alFatihah), maka ucapkanlah amiin. Barangsiapa yang bacaan aminnya bertepatan dengan bacaan amin Malaikat, diampuni dosanya yang telah lalu (H.R alBukhari dan Muslim)

➡12. Bacaan Allahumma Robbanaa wa lakal hamdu dalam sholat berjamaah bertepatan dengan bacaan Malaikat

إِذَا قَالَ الْإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Jika Imam mengucapkan: Sami’allaahu liman hamidah, maka ucapkanlah: Allahumma Robbanaa walakal hamdu. Barangsiapa yang ucapan tersebut bertepatan dengan ucapannya Malaikat, akan diampuni dosanya yang telah lalu (H.R alBukhari)

Intinya adalah bacaan yang dibaca setelah Imam mengucapkan : Sami’allaahu liman hamidah. Bisa mengucapkan:

a)  Allahumma robbanaa wa lakal hamdu

b)  Allahumma robbanaa lakal hamdu

c)  Robbanaa walakal hamdu

d)  Robbanaa lakal hamdu

➡13. Amalan di bulan Ramadhan (puasa dan qiyaamul lail)

Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (H.R alBukhari)

Barangsiapa yang qiyaamul lail pada bulan Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (H.R alBukhari)

Barangsiapa yang qiyaamul lail bertepatan dengan Lailatul Qodar dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (H.R alBukhari)

(Lanjut ke hal..2)

Iklan