Pahala Kebaikan yang Luar Biasa…Memintakan Maghfirah (Ampunan Dosa) Untuk Kaum Mukminin & Kaum mukminat

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

1.. Do’a Para Malaikat Bagi Orang Yang memintakan maghfirah (ampunan dosa) untuk kaum mukminin dan kaum mukminat

2. Doa Meminta Ampunan Allah

3. Doa Akan dan Bangun Tidur

4. Mendoakan Diri Sendiri Sebelum Orang Lain

5. Sebab Seba Terkabulnya Doa

6. Mari Memasyarakatkan Doa-doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

7. Doa Setelah Tasyahhud SebelumSalam Dalam Hadist Shahih

8.. Kita Butuh Allah, Konsentrasi &.Pantang Menyerah Dalam Berdo’a..Harus Yakin & Taubat Sebelum Berdo’a

===

Ustadz Abdul Mu’thi Al Maidani Hafidzahullah “Pokok Doa Meminta Ampunan”

Ustad Mizan · Doa yang Dicintai Allah

Sa’ad Al Ghomidi · Doa Hisnul Muslim

Ust. Afifi Abdul Wadud Wasiat.Nabi – Doa, Janganlah Kau Tinggalkan 01

Wasiat.Nabi – Doa, Janganlah Kau Tinggalkan 02

Doa Ampunan Untuk Kaum Muslimin – Ustadz Abdullah Zaen, MA

Ebook Kumpulan Doa-doa Dalam Al Quran dan Hadits

===

 ➡Pahala kebaikan yang luar biasa…

=====o

Nabi -shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

ﻣﻦ ﺍﺳﺘﻐﻔﺮ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻭﺍﻟﻤﺆﻣﻨﺎﺕ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺑﻜﻞ ﻣﺆﻣﻦﻭﻣﺆﻣﻨﺔ ﺣﺴﻨﺔ

Barangsiapa memintakan maghfirah (ampunan dosa) untuk kaum mukminin dan kaum mukminat; niscaya Allah catat baginya satu kebaikan untuk setiap mukmin.dan mukminatnya“. [HR. At-Thabaroni dalam Musnadusy Syamiyyin: 2155, dihasankan oleh Syaikh Albani].

—–

Renungkanlah hadits ini, betapa banyaknya pahala yang akan kita raih bila kita mengamalkan hadits ini. Jika kita mengatakan:

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻠْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﺍﻟْﺄَﺣْﻴَﺎﺀِﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺍﻟْﺄَﻣْﻮَﺍﺕ

Allahummaghfir lil muslimina wal muslimat, wal mu’minina mal mu’minat, al ahyaa’i minhum wal amwat

“Ya Allah, ampunilah seluruh kaum muslimin dan kaum muslimat, kaum mukminin dan kaum mukminat, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal”.

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲ ﻭَﻟِﻮَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻲﻥَ ﻳَﻮْﻡَ ﻳَﻘُﻮﻡُ ﺍﻟْﺤِﺴَﺎﺏُ

Robbanagh-fir lii wa liwaalidayya wa lil mu’miniina yauma yaquumul hisaab.”

Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim: 41).

ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﻟِﺈِﺧْﻮَﺍﻧِﻨَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺳَﺒَﻘُﻮﻧَﺎ ﺑِﺎﻟْﺈِﻳﻤَﺎﻥِ ﻭَﻟَﺎﺗَﺠْﻌَﻞْ ﻓِﻲ ﻗُﻠُﻮﺑِﻨَﺎ ﻏِﻠًّﺎ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺇِﻧَّﻚَ ﺭَﺀُﻭﻑٌﺭَﺣِﻴﻢٌ

Robbanagh-fir lanaa wa li-ikhwaanina-lladziina sabaquunaa bil-iimaan, wa laa taj’al fii quluubinaa ghillan lilladziina aamanuu, robbanaa innaka ro-uufun rohiim.

Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang ” (QS. Al Hasyr: 10).

ﺭَﺏِّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲ ﻭَﻟِﻮَﺍﻟِﺪَﻱَّ ﻭَﻟِﻤَﻦْ ﺩَﺧَﻞَ ﺑَﻴْﺘِﻲَ ﻣُﺆْﻣِﻨًﺎ ﻭَﻟِﻠْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨَﺎﺕِ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺰِﺩِ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﺇِﻟَّﺎ ﺗَﺒَﺎﺭًﺍ

Robbigh-fir lii wa liwaalidayya wa liman dakhola baitiya mu’minan wa lil mu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh-zhoolimiina illaa tabaaroo.”

Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan Janganlah Engkau tambahkan bagi orang- orang yang zalim itu selain kebinasaan ” (QS. Nuh: 28).

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Robbanaa zholamnaa anfusanaa, wa in lam tagh-fir lanaa wa tarhamnaa, lanakuunanna minal khoosiriin.

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (Al A’raf [7]: 23).

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Robbanaa innanaa aamannaa, fagh-fir lanaa dzunuubanaa, wa qinaa ‘adzaaban-naar.

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Ali Imran [3]: 16).

رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ

Robbanaa, aamannaa, fagh-fir lanaa warhamnaa, wa anta khoirur-roohimiin.

Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik. (Al Mu’minun [23]: 109).

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Robbanaa zholamnaa anfusanaa, wa in lam tagh-fir lanaa wa tarhamnaa, lanakuunanna minal khoosiriin.

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. (Al A’raf [7]: 23).

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Robbanaa innanaa sami’naa munaadiyan yunaadii lil iimaani an aaminuu birobbikum, fa-aamannaa, robbanaa fagh-fir lanaa dzunuubanaa, wa kaffir ‘annaa sayyi-aatinaa, wa tawaffanaa ma’al abroor, robbanaa wa aatinaa maa wa ‘adtanaa ‘alaa rusulika, wa laa tukh-zinaa yaumal qiyaamah, innaka laa tukh-liful mii’aad.

Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami, dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji. (Ali Imran [3]: 193-194).

Maka kita akan mendapatkan pahala kebaikan sebanyak jumlah mereka, tentunya ini kebaikan yang tidak terhitung banyaknya.. bisakah kita menghitung jumlah kaum mukminin dan mukminat dari zaman Nabi Adam hingga sekarang?! Sebanyak itulah pahalanya. Kemudian bila kita menyebarkan pesan ini, sehingga ada yang mengamalkan isinya, kita juga akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala dia.. sungguh pahala yang luar biasa!

Silahkan dishare… semoga bermanfaat.

Keutamaan doa untuk kaum muslimin dengan tanpa sepengetahuan dan kehadiran mereka.”

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda dalam.hadits dari shahabiyah Ummud Darda’:

ﺩَﻋْﻮَﺓُ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﻟِﺄَﺧِﻴﻪِ ﺑِﻈَﻬْﺮِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻣُﺴْﺘَﺠَﺎﺑَﺔٌ ﻋِﻨْﺪَ ﺭَﺃْﺳِﻪِﻣَﻠَﻚٌ ﻣُﻮَﻛَّﻞٌ ﻛُﻠَّﻤَﺎ ﺩَﻋَﺎ ﻟِﺄَﺧِﻴﻪِ ﺑِﺨَﻴْﺮٍ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟْﻤَﻠَﻚُ ﺍﻟْﻤُﻮَﻛَّﻞُ ﺑِﻪِ ﺁﻣِﻴﻦَﻭَﻟَﻚَ ﺑِﻤِﺜْﻞٍ

Doa seorang muslim kepada saudaranya secara rahasia.dan tidak hadir di hadapannya adalah sangat dikabulkan. Di sisinya ada seorang malaikat yang.ditunjuk oleh Allah. Setiap kali ia berdoa untuk.saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut berkata (kepadanya): “Ya Allah, kabulkanlah, dan (semoga) bagimu juga (mendapatkan balasan) yang semisalnya.” (HR. Muslim)

Al-Imam An-Nawawi menjelaskan hadits diatas dalam kitabnya, Al-Minhaj, dengan mengatakan, “Makna BIDLOHRIL GHOIB ( ﺑِﻈَﻬْﺮِ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ )adalah tanpa kehadiran orang yang didoakan di hadapannya dan tanpa sepengetahuannya. Amalan yang seperti ini benar-benar menunjukkan di dalam keikhlasannya.

Sejalan dengan ayat diatas bahwa mendoakan saudara muslim tanpa kehadirannya, baik ketidak hadiran secara fisik karena berlainan tempat didunia maupun yang didoakan telah meninggal dunia, memiliki keutamaan.yang sangat besar. Diantara keutamaan mendoakan saudara muslim lainnya adalah

(Lanjut di hal…2)

Iklan