Shalat Rawatib serta Shalat Sunnah Antara Azan dan IqamahMuhammad Abduh Tuasikal, MSc

 

Alhamdulillah

1.Tuntunan Shalat Sunnah Rawatib

2.Shalat Sunnah Rawatib

3. Merutinkan Shalat Sunnah Rawatib

4. Jumlah Rakaat Shalat Sunnah Rawatib Sehari

5.Orang yang Shalat Tapi Berkepala Keledai 

Ust. Mizan Qudsiyah-Shalat Sunnah

Ust. Firanda Andirja-Fikih Shalat-Shalat Sunnah

Ust. Muhammad Abduh Tuasikal-Shalat Sunnah Rawatib

Ust. Muhammad Abduh Tuasikal-Shalat Sunnah(Matan Abi Syuja)

Sholat-Sholat Sunnah – Ustadz Abduh Tuasikal 

Shalat Sunnah Rawatib

Ayo kita pelajari lagi mengenai shalat sunnah rawatib, juga shalat sunnah antara azan dan iqamah.

Hadits #1097

وَعَنْ أُمِّ المُؤْمِنِينَ أُمِّ حَبِيبَةَ رَمْلَةَ بِنْتِ أَبِي سُفْيَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا ، قَالَتْ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، يَقُوْلُ : (( مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي للهِ تَعَالى كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَيْ عَشرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعاً غَيرَ الفَرِيضَةِ ، إلاَّ بَنَى الله لَهُ بَيْتاً فِي الجَنَّةِ ، أَوْ إِلاَّ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الجَنَّةِ )) رَوَاهُ مُسلِمٌ

Ummul Mukminun Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidaklah seorang hamba yang muslim yang shalat karena Allah seitap hari dua belas rakaat shalat sunnah selain shalat wajib, melainkan Allah pasti membangunkan untuknya sebuah rumah di surga, atau melainkan dibangunkan untuknya sebuah rumah di surga.’” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 728]

Hadits #1098

وَعَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنهُمَا ، قَالَ : صَلَّيْتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتْينِ بَعْدَهَا، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الجُمُعَةِ ، وَرَكْعَتَينِ بَعدَ المَغْرِبِ ، وَرَكْعَتَينِ بَعدَ العِشَاءِ . مُتَّفَقٌ عَلَيهِ .

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Aku melaksanakan shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dua rakaat sebelum Zhuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah Jum’at, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 1172 dan Muslim, no. 729]

Hadits #1099

وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مُغَفَّلٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( بَيْنَ كُلِّ أذَانَيْنِ صَلاَةٌ ، بَيْنَ كُلِّ أذَانَيْنِ صَلاَةٌ ، بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ )) قَالَ فِي الثَّالِثةِ : (( لِمَنْ شَاءَ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .المُرَادُ بِالأَذَانيْنِ : الأذَانُ وَالإقَامَةُ .

Dari ‘Abdullah bin Mughaffal radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Di antara setiap dua azan terdapat shalat, di antara setiap dua azan terdapat shalat, di antara setiap dua azan terdapat shalat.” Beliau berkata pada yang ketiga kalinya, “Bagi siapa yang ingin.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 627 dan Muslim, no. 838]. Yang dimaksud dua azan adalah azan dan iqamah

Faedah Hadits

1. Inilah hadits-hadits yang menunjukkan keutamaan shalat nafilah (shalat sunnah).

2. Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang mengiringi shalat wajib, baik qabliyyah maupun ba’diyah.

3. Allah menghisab hamba atas amal yang ia kerjakan, bukan sekedar ilmu atau pengetahuannya saja.

4. Surga disediakan bagi para hamba Allah sesuai dengan kadar amalnya.

5. Disunnahkan menjaga shalat sunnah rawatib karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Shalat sunnah ba’diyah Jumat bisa dua atau empat raka’at.

6. Shalat sunnah di rumah lebih afdal daripada di masjid.

7. Iqamah bisa disebut juga dengan azan.

8. Selama belum ditegakkan iqamah untuk shalat wajib, boleh mengerjakan shalat sunnah.

9. Hukum asal perintah adalah wajib selama tidak ada pemaling yang mengalihkan ke hukum sunnah.

 

Jumlah Rakaat Shalat Rawatib dalam Sehari

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rawatib dalam Sehari

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Barangsiapa merutinkan shalat sunnah dua belas rakaat dalam sehari, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga. Dua belas rakaat tersebut adalah empat rakaat sebelum Zhuhur, dua rakaat sesudah Zhuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah ‘Isya, dan dua rakaat sebelum Shubuh.” (HR. Tirmidzi, no. 414. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

(Lanjut ke halaman 2)