Larangan Pakaian yang Bergambar Saat Shalat, Hukum Shalat dengan Membawa Gambar

Alhamdulillah…

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

 

1.Shalat Dengan Pakaian Bergambar

2. Hukum Memakai Baju Bergambar Makhluk Bernyawa

3. Hukum Kaos Bergambar Tengkorak

4.Makmum Qunut DiBelakang Imam yang Qunut

5. Hukum Menggambar Makhluk Bernyawa

6. Gambar Makhluk Bernyawa

*Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary M.A**kitab “Al-Qaulul Mubin fi Akhtha’il Mushallin(Koreksi Total Ritual Sholat)” karya Syaikh Masyhur Hasan Salman (murid Syaikh Al Albani)**Pakaian Bergambar dalam sholat 9Mb*

Ust. Mizan Qudsiyah-Ancaman Bagi Pembuat Gambar

Adab Berpakaian Dalam Islam-Ust Firanda Andirja

*Sifat Wudhu & Shalat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam**Penulis SyaikhMuhammad Fadh &Syaikh AbdulAziz Bin Baz.*

*Sifat shalat Nabi shallallahu’alaihi wa sallam Karya Syaikh Al-Albani*

File Name: Koreksi Atas Kekeliruan Ibadah Sholat( : al-Qaulul Mubin fi Akhtha il Mushallin)Penulis : Mansyur bin Hasan bin Mahmud binSalman PDF 615 Halaman

Ceramah Singkat, Bolehkah ShalatMemakai Baju Bergambar Tapi Tertutup? – Ustadz Sofyan Bafin Zen

➡ *Singkirkan Pakaian Bergambar*

 _Diantara kesalahan-kesalahan saat sholat yang biasa kita jumpai di masyarakat, *adanya kebiasaan sebagian orang yang memakai pakaian-pakaian yang bergambar, entah gambar makhluk yang memiliki ruh alias nyawa (seperti, manusia, dan hewan), ataukah gambar yang tak memiliki ruh (seperti, gambar pemandangan, mobil, angka, huruf, dan lainnya) yang menarik perhatian.*_

Terkadang kita sholat, di depan kita ada seorang *yang memakai baju atau celana bergambar ular naga, tengkorak, salib, mobil, dan lainnya. Ada yang memakai sarung yang memiliki merek dan cap yang nampak dari belakang, sebelah bawah sarung dekat tumit bertuliskan Wadimor, Cap Mangga, Shappire, Cap Gajah Duduk, dan lainnya* sehingga hal ini mengingatkan kita dengan promosi-promosi yang dipajang di pinggir jalan.

_*Ada yang memakai baju sepak bola dalam sholat yang dihiasi dengan sejumlah nama-nama tenar bintang sepak bola beserta nomor punggung mereka yang terkenal, sehingga dalam sholat terpaksa sebagian orang mengingat Maradona, Ronaldo, Roberto Baggio, Zinedane Zidane, dan lainnya.*_

Ada yang mengenakan *pakaian yang berlogo, dan bergambar grup-grup musik beserta musisinya, seperti Nirvana, Iron Maiden, Guns ‘N Roses, Rolling Stone, Padi, Ungu, dan lainnya sehingga memalingkan kita dari mengingat Allah,* oh malah mengingat orang-orang fasiq seperti mereka !! Wal’iyadzu billah min dzalik…

_Lebih parah lagi, saat kita melihat pada dinding masjid bagian dalam terdapat gambar, dan foto sebagian tokoh-tokoh. *Pada sebagian masjid milik Muhammadiyah –misalnya-, kita akan temukan gambar KH. Ahmad Dahlan, dan tokoh-tokoh mereka. Orang-orang NU juga tak mau kalah; mereka juga memasang gambar KH. Hasyim Asy’ari, atau tokoh NU lainnya.* Tragisnya lagi, ada pemuda yang melantik dirinya sebagai “aktivis dan da’i Islam” juga turut mengenakan pakaian yang bergambar seorang teroris, yaitu Usamah bin Laden. Semua ini mengganggu ke-khusyu’-an kita dalam sholat. *Jadi, hendaknya seseorang sebelum masuk dalam sholatnya betul-betul memperhatikan pakaiannya; hendaknya membeli, dan memakai pakaian-pakaian yang tak bergambar, sebab ia akan menjadi faktor hilangnya khusyu’, bahkan boleh jadi faktor batalnya sholat !!!*_

➡ *1. Larangan Pakaian yang Bergambar*

_Ketika seorang hendak sholat hendaknya ia menyingkirkan pakaian yang memiliki gambar agar ia bisa meraih khusyu’ dalam sholat. *Perhatikan manusia yang paling bertqwa, dan bersih hatinya, yaitu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Beliau merasa terganggu sholatnya saat ia melihat gambar yang memiliki tanda atau simbol.*_

A’isyah –radhiyallahu ‘anha– berkata, *”Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- berdiri melakukan shalat dengan pakaian khamisah yang memiliki tanda, lalu beliau melihat kepada tanda itu.* Tatkala beliau telah menyelesaikan shalatnya, beliau bersabda,

اِذْهَبُوْا بِهَذِهِ الْخَمِيْصَةِ إِلَى أَبِيْ جَهْمِ بْنِ حُذَيْفَةَ وَائْتُوْنِيْ بِأَنْبِجَانِيَّةَ فَإِنَّهَا أَلْهَتْنِيْ آنِفًا فِيْ صَلاَتِيْ

_*”Pergilah kalian dengan membawa pakaian khamisah ini ke Abu Jahm bin Khudzaifah dan ambillah pakaian ambijaniyyah untukku. Sesungguhnya pakaian khamisah tadi telah melalaikan aku dalam shalatku.“* [HR.Bukhariy (373), dan Muslim (556)]_

*Pakaian anbijaniyyah yang diminta Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- adalah pakaian kasar yang tidak memiliki tanda (semacam, cap, logo, simbol, dan lainnya).*;Berbeda dengan pakaian al-khamishah yang dikembalikan oleh beliau, pakaian ini bertanda. Nampaknya kata *”tanda” lebih dalam maknanya daripada kata “gambar”. Sebab bila tanda dan cap saja dilarang untuk dipakai, dan dinampakkan di depan orang yang sholat, maka tentunya gambar makhluk bernyawa lebih layak dilarang, karena menjadi sebab terhalanginya malaikat untuk masuk ke tempat atau masjid yang di dalamnya terdapat gambar makhluk bernyawa!!*

✅ _*Ath-Thibiy-rahimahullah*- telah berkata, *”Dalam hadits ambijaniyyah: di dalamnya terdapat penjelasan bahwa gambar dan sesuatu yang nampak (mencolok) memiliki pengaruh terhadap hati yang bersih dan jiwa yang suci, terlebih lagi hati yang tak suci”.* [Lihat Umdatul Qori (4/94), dan Fathul Bari (1/483)]_

*Jadi, gambar dan simbol amatlah memberikan pengaruh bagi orang yang memiliki hati yang bersih.* Adapun hati yang kotor lagi keras, maka ia tak akan merasakan pengaruh apapun, baik ada gambar atau tidak !!

✅ Anas-radhiyallahu ‘anhu- dia berkata,

كَانَ قِرَامٌ لِعَائِشَةَ سَتَرَتْ بِهِ جَانِبَ بَيْتِهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَمِيْطِيْ عَنَّيْ قِرَامَكِ هَذَا فَإِنَّهُ لاَ تَزَالُ تَصَاوِيْرُهُ تَعْرِضُ فِيْ صَلاَتِيْ

_*”Dahulu ‘Aisyah memiliki kain gorden, yang dia gunakan untuk menutupi sisi rumahnya.* Maka Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- berkata kepadanya, *”Jauhkanlah kain itu dariku, sesungguhnya senantiasa gambar-gambarnya telah mengganggu shalatku.”*;[HR. Bukhariy (374), dan (5959)]_

Hadits Anas menunjukkan tentang *dibencinya shalat dengan pakaian yang bergambar.* Sisi penunjukannya, sebagaimana yang telah dikatakan oleh *Al-Qasthalaniy-rahimahullah*-, *”Apabila gambar itu melalaikan orang yang shalat dalam keadaan gambar itu ada di hadapannya, maka terlebih lagi jika orang yang shalat itu memakainya”.* [Lihat Irsyad As-Sariy (8/484)]

_Perhatian : *Namun jangan dipahami bahwa boleh memakai pakaian yang bergambar manusia atau hewan selama tidak terlihat oleh orang yang sholat atau makmun yang lainnya. Ini tetap haram, sebab memakai atau membuat gambar itu sendiri adalah perbuatan haram sebagaimana akan kami bahas dalam edisi-edisi berikutnya.*_

✅ Al-Imam Al-Bukhoriy membuatkan judul bab bagi hadits A’isyah dengan berkata, *”Dibencinya Sholat dalam gambar”.* [Lihat Shohih Al-Bukhoriy (10/391)

✅ _*Al-Imam Al-‘Ainiy* memberikan komentar atas bab yang ditetapkan oleh Al-Bukhari, dia berkata, *”Maksudnya: Ini adalah bab yang menjelaskan tentang dibencinya shalat di rumah yang di dalamnya terdapat pakaian yang bergambar. Jika seperti ini saja (yakni sholat di rumah yang ada gambarnya, -pent.) dibenci, maka dibencinya seorang sholat, sedang ia memakai gambar itu adalah lebih kuat dan lebih keras.*.[Lihat Umdah Al-Qori (4/74)]_

Al-Bukhariy memberikan bab pada hadits Anas yang lalu seraya berkata, *”Jika seorang shalat dengan pakaian yang bersalib atau bergambar, apakah shalatnya rusak?, dan sesuatu yang terlarang”.* [Lihat Shohih Al-Bukhoriy (1/484)- Fathul Bari]

(Lanjut ke halaman 2)