Panduan Puasa Ramadhan(4) Hadits-Hadits Dhaif (lemah), Maudhu’ (palsu), dan Mungkar Yang Mashur di Bulan Ramadhan dan Pernik Semarak Ramadhan Di Indonesia

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

1. Saudariku Jangan Upload Fotomu

2. Sunnah Membantu Istri di Rumah

3. Utang Untuk Beli Baju Baru ketika Lebaran

Air Mata Ramadhan( DR. Syafiq Riza Basalamah, M.A. ﺣﻔﻈﻪﺍﻟﻠﻪ (Doktor Ilmu Dakwah), DR. Firanda Andirja, M.A. ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ (Doktor Aqidah), DR. Sufyan Baswedan, M.A. ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ (Doktor Ilmu Hadits)54Mb 3 jm 37mnit

Beberapa Kekeliruan di Bulan Ramadhan-Ust Hilal Abu Naufal

Menyambut Bulan Penuh Berkah oleh Ustadz Abdullah Taslim, MA.

Meraih Kesuksesan Ibadah Pada Bulan Ramadhan-Ust Yazid Abdul Qadir Jawas 8mb
Hadist-Hadist Dhaif Seputar Ramadhan (Mizan Qudsiyah, Lc)

Marhaban Yaa Ramadhan 01 oleh Syaikh Prof DR Abdur Rozzaq Al Badr

Marhaban Yaa Ramadhan 02 oleh Syaikh Prof DR Abdur Rozzaq Al Badr

Koreksi Beberapa Kekeliruan Di Bulan Ramadhan-Al Ustadz Hilal Abu Naufal

Sehat dan Sunnah di Bulan Ramadhan – dr Raehanul Bahraen Hafizhahullah

Menyambut Tamu Agung(Bulan Ramadhan) – Ustadz Abu Haidar As Sundawy

Bab shiyam dari mulakhos fiqh karya syaikh al-Fauzan Diambil dari kajian ust Aris Munandar

Pertemuan 30: 

Pertemuan 31: 

Pertemuan 32:

Pertemuan 33: 

Ebook Karya Muhammad Nashiruddin Al- Albani

Shahih At-targhib wa Tarhib djvu 54Mb

Silsilah Hadits Dhaif dan Maudhu I 4Mb

Silsilah Hadits Dhaif dan Maudhu II 18Mb

Nashiruddin Al-Albani dalam Kenangan 16Mb

****

Materi Kesepuluh

Hadits-Hadits Dhaif (lemah), Maudhu’ (palsu), dan Mungkar Yang Mashur di Bulan Ramadhan.

Oleh : Abu Fadhel Majalengka

 

Pertama

Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda :

ﺷَﻬْﺮٌ ﺃَﻭَّﻟُﻪُ ﺭَﺣْﻤَﺔٌ ﻭَﺃَﻭْﺳَﻄُﻪُ ﻣَﻐْﻔِﺮَﺓٌ ﻭَﺁﺧِﺮُﻩُ ﻋِﺘْﻖٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ‏(ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﺧﺰﻳﻤﺔ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﻣﻨﻜﺮ ).

Awal bulan (Ramadhân itu) adalah rahmat, tengahnya adalah maghfirah (ampunan) dan akhirnya merupakan pembebasan dari api neraka“. ( HR. Ibnu Khuzaimah dari Salman radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Mungkar di Dhoif Targhib

✅  Kedua

Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda :

ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢُ ﻓِﻲ ﻋِﺒَﺎﺩَﺓٍ ﻭَﺇِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻧَﺎﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻓِﺮَﺍﺷِﻪِ ‏( ﺻﺤﻴﺢ ﻭ ﺿﻌﻴﻒﺍﻟﺠﺎﻣﻊ ﺍﻟﺼﻐﻴﺮ . ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺗﻤﺎﻡ -ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Orang yang berpuasa itu tetap dalam ibadah meskipun dia tidur di atas kasurnya”. (HR Tamam. Berkata Syekh.Al Albani : Hadits Dhoif (lemah) dalam Shahih wa Dhaif Ashshahih wa Shshaghir 17/116.).

Ketiga

Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

ﺍﻟﺼَّﻮْﻡُ ﻧِﺼْﻒُ ﺍﻟﺼَّﺒْﺮِ ﻭَﺍﻟﻄُّﻬُﻮﺭُ ﻧِﺼْﻒُ ﺍﻹِﻳﻤَﺎﻥِ . ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ .ﻗﺎﻝﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ )..

Puasa itu setengah kesabaran dan kebersihan itu setengahnya iman“. (HR. At-Tirmidzi dari Jurai Annahdiyyi radhiyallahu ‘anhu dari laki-laki Bani Sulaim.

Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Shahih wa Dhaif Ashshahih wa Shshaghir. 14/130).

Keempat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻟِﻜُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﺯَﻛَﺎﺓٌ ، ﻭَﺯَﻛَﺎﺓُ ﺍﻟْﺠَﺴَﺪِ ﺍﻟﺼَّﻮْﻡُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻧِﺼْﻒُ ﺍﻟﺼَّﺒْﺮِ.‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Segala sesuatu itu ada zakatnya. Zakat badan adalah puasa. Puasa itu separuh kesabaran.” ( HR. Ibnu Majah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Shahih wa Dhaif Al Jami’wa Shshaghir 4/76).

Kelima

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻧَﻮْﻡُ ﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢِ ﻋِﺒَﺎﺩَﺓٌ، ﻭَﺻَﻤْﺘُﻪُ ﺗَﺴْﺒِﻴﺢٌ، ﻭَﻋَﻤَﻠُﻪُ ﻣُﻀَﺎﻋَﻒٌ، ﻭَﺩُﻋَﺎﺅُﻩُﻣُﺴْﺘَﺠَﺎﺏٌ، ﻭَﺫَﻧْﺒُﻪُ ﻣَﻐْﻔُﻮﺭٌ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺑﻮ ﻣﺤﻤﺪ ﺑﻦ ﺻﺎﻋﺪ ﻓﻲ ” ﻣﺴﻨﺪﺍﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺃﻭﻓﻰ ” ﻭﺍﻟﺪﻳﻠﻤﻲ ﻭﺍﻟﻮﺍﺣﺪﻱ ﻓﻲ “ﺍﻟﻮﺳﻴﻂ -” ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Tidurnya orang yang sedang berpuasa itu ibadah, diamnya merupakan tasbih, amal perbuatannya (akan.dibalas) dengan berlipatganda, doa’nya mustajab dan dosanya diampuni”. (HR. Abu Muhammad bin Sho’id,

Dailami dan al Wahidi dari Abdullah bin Abu Aufa radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani: Hadits Dhaif (lemah) di Shahih wa Dhaif Ashshahih wa Shshaghir 26/384).

Keenam

Berkata Muadz Bin Zuhroh radhiyallahu anhu :

ﻛَﺎﻥَ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﻓْﻄَﺮَ ﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺻُﻤْﺖُ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺭِﺯْﻗِﻚَ ﺃَﻓْﻄَﺮْﺕُ ‏« ‏( ﺭﻭﺍﻩﺍﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Bahwasannya nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila hendak berbuka, beliau mengucapkan :

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺻُﻤْﺖُ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺭِﺯْﻗِﻚَ ﺃَﻓْﻄَﺮْﺕُ .

Wahai Allah! UntukMu aku berpuasa dan dengan rizki dari Mu aku berbuka. (HR. Abu Daud dari Muadz bin Zuhrah radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Dhaif Abu Daud 1/234).

ﻭ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﺍﻟﺼﺤﻴﺢ : ﺫَﻫَﺐَ ﺍﻟﻈَّﻤَﺄُ ﻭَﺍﺑْﺘَﻠَّﺖِ ﺍﻟْﻌُﺮُﻭﻕُ ﻭَﺛَﺒَﺖَ ﺍﻷَﺟْﺮُ ﺇِﻥْﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ‏(ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﻭﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ . ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺣﺴﻦ ).

Dan doa yang shahih :

ﺫَﻫَﺐَ ﺍﻟﻈَّﻤَﺄُ ﻭَﺍﺑْﺘَﻠَّﺖِ ﺍﻟْﻌُﺮُﻭﻕُ ﻭَﺛَﺒَﺖَ ﺍﻷَﺟْﺮُ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠﻪُ .

Telah hilang rasa haus dan telah basah tenggorokan dan telah tetap pahala, insya Allah. (HR. Abu Daud danmTirmidzi dari Ibun Salim. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Hasan di Shahih Abu Daud 7/124).

Ketujuh

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻣَﻦِ ﺍﻋْﺘَﻜَﻒَ ﻋَﺸْﺮًﺍ ﻓِﻲ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻛَﺎﻥَ ﻛَﺤَﺠَّﺘَﻴْﻦِ ﻭَﻋُﻤْﺮَﺗَﻴْﻦِ . ‏( ﺭﻭﺍﻩﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﻣﻮﺿﻮﻉ )

.

Barangsiapa yang beri’tikaf pada sepuluh hari (terakhir) bulan Ramadhân, maka dia seperti telah menunaikan haji dan umrah dua kali. (HR. Al Baihaqi dari Ali bin Husen.dari Bapaknya. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Maudhu’(palsu) di Shahih wa Dhaif Ashshahih wa Shshaghir 25/229)

Kedelapan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻟَﻮْ ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩُ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺷَﻬْﺮِ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻟَﺘَﻤَﻨَّﻰ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩُ ﺃَﻥْ ﻳَﻜُﻮﻥَ ﺷَﻬْﺮُﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺳَﻨَﺔً ‏(ﺭﻭﺍﻩ ﺍﺑﻦ ﺧﺰﻳﻤﺔ ﻭ ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻲ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ :ﻣﻮﺿﻮﻉ ).

Sekiranya manusia mengetahui apa yang ada pada buan Ramadhân, niscaya semua umatku berharap agar Ramadhân itu sepanjang tahun” (HR. Ibnu Khuzaimah.dan Ath-thobroni dari Abu Mas’ud al Ghifari radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Maudhu’ (palsu) di Dhoif Targhib wa Tarhib 1/149)

Kesembilan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻣَﺎ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ ﺷَﻬْﺮٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَﻬُﻢْ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ، ﻭَﻻَ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻰﺍﻟْﻤُﻨَﺎﻓِﻘِﻴﻦَ ﺷَﻬْﺮٌ ﺷَﺮٌّ ﻟَﻬُﻢْ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦﺷﻌﻴﺐ ﺍﻷﺭﻧﺆﻭﻁ : ﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﺿﻌﻴﻒ )..

Tidak ada bulan yang datang kepada kaum Muslimin yang lebih baik daripada Ramadhân. Dan tidak datang kepada kaum Munafiqin bulan yang lebih buruk daripada bulan Ramadhân”. (HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Syu’aeb al Arnuth : Hadits Isnad Dhoif (lemah) di Al Musnad Ahmad bin Hanbal 2/330).

Kesepuluh

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺻَﻮْﻡُ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻓَﻠْﻴَﺴْﺮُﺩْﻩُ ﻭَﻻَ ﻳَﻘْﻄَﻌْﻪُ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ -ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﻠﻲ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺑﻦ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺿﻌﻴﻒ ).

Barangsiapa yang memiliki tanggungan puasa Ramadhân, maka hendaknya dia mengqadha’nya dengan cara berturut-turut dan tidak diputus-putus (selang-seling)”. (HR. Albaihaqi dari Abu Hurairah. Berkata Syekh Ali Abdurrahman bin Ibrohi : Hadits Dhoif di Sunan AlBaihaqi Al Kubro 4/259).

Kesebelas

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺭَﺟَﺐٍ ﻭَﺷَﻌْﺒَﺎﻥَ ﻭَﺑَﻠِّﻐْﻨَﺎ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ‏( ﺭﻭﺍﻩ

ﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻧﻲ ‏). ﺍﻟﻞَّﻫُﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺭَﺟَﺐٍ ﻭَﺷَﻌْﺒَﺎﻥَ ، ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻲﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺷﻌﻴﺐ ﺍﻷﺭﻧﺆﻭﻁ : ﺇﺳﻨﺎﺩﻩﺿﻌﻴﻒ).

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan. Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan. (HR. Imam Ahmad dan Thobroni dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu.

Berkata Syekh Syuaeb Al Arnut Isnad Dhoif (lemah) di Al Musnad Ahmad bin Hanbal).

Keduabelas

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﻣَﻦْ ﺃَﻓْﻄَﺮَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﻣِﻦْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﺭُﺧْﺼَﺔٍ ﻭَﻻَ ﻣَﺮَﺽٍ، ﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺾِﻋَﻨْﻪُ ﺻَﻮْﻡُ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮِ ﻛُﻠِّﻪِ ﻭَﺇِﻥْ ﺻَﺎﻣَﻪُ . ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Barangsiapa berbuka sehari di bulan Ramadhan tanpa rukhshah (udzur yang dibenanarkan syariat) dan tidak pula karena sakit, tidak bisa menggantinya walaupun dia berpuasa setahun penuh. (HR. Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Shahih wa Dhaif Sunan Turmudzi 2/223).

Ketigabelas

Dari ‘Amir Bin Robi’ radhiyallahu anhu dari bapaknya, dia berkata :

ﺭَﺃَﻳْﺖُ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰَّ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻣَﺎ ﻻَ ﺃُﺣْﺼِﻰ ﻳَﺘَﺴَﻮَّﻙُ ﻭَﻫُﻮَﺻَﺎﺋِﻢٌ. ‏(ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺍﻟﺘﺮﻣﺬﻱ ﻭﺍﻟﺪﺍﻭ ﻗﻄﻨﻲ . ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺷﻌﻴﺐﺍﻷﺭﻧﺆﻭﻁ : ﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﺿﻌﻴﻒ ﻭ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Aku melihat Nabi shallallohu alaihi wasallam bersiwak dalam jumlah yang tidak mampu saya hitung padahal beliau sementara berpuasa. (HR. Imam Ahmad, Tirmidzi dan Ad Darul Qutni dari Amir bin Rabi’ah radhiayllahu ‘anhu. Berkata Syekh Syu’aeb Al Arnut dalam Al Musnad 3/445 dan Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) dalam dalam Shahih wa Dhaif Sunan Tirmidzi 2/225).

Keempatbelas

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺍﻏْﺰُﻭﺍ ﺗَﻐْﻨَﻤُﻮﺍ، ﻭَﺻُﻮﻣُﻮﺍ ﺗَﺼِﺤُّﻮﺍ، ﻭَﺳَﺎﻓِﺮُﻭﺍ ﺗَﺴْﺘَﻐْﻨُﻮﺍ ‏( ﺭﻭﺍﻩﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻥ – ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Berperanglah niscaya kalian akan mendapatkan ghonimah, puasalah niscaya kalian akan sehat dan bersafarlah niscaya kalian akan berkecukupan. (HR. Aththabrani dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif di Shahih wa Dhaif Al Jami’ Wa Shshaghir 17/91)

Kelimabelas

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺇِﻥَ ﺷَﻬْﺮَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻣُﻌَﻠَّﻖٌ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﻭَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻟَﺎ ﻳَﺮْﻓَﻊُ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺰَﻛَﺎﺓِﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ. ‏(ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﻤﻨﺬﺭﻱ . ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ : ﺿﻌﻴﻒ ).

Bulan Ramadhan bergantung diantara langit dan bumi. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali zakat fitrah. (HR. Al Mundziri di At Targhib wa Tarhib. Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Dhaif At Targhib wa Tarhib 1/167).

✅ Keenambelas

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺭَﺟَﺐٌ ﺷَﻬْﺮُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَ ﺷَﻌْﺒَﺎﻥُ ﺷَﻬْﺮِﻱْ ﻭَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ ﺷَﻬْﺮُ ﺃُﻣَّﺘِﻲْ ‏) ﺭﻭﺍﻩﺍَﻟْﺄَﺻْﺒَﻬَﺎﻥِﻱْ ﻓِﻲْ ” ﺍﻟﺘَّﺮْﻏِﻴْﺐِ ﻭَ ﺍﺑْﻦُ ﻋَﺴَﺎﻛَﺮٍ -ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ :ﺿﻌﻴﻒ).

Rajab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan bulan umatku. (HR. Al Ashbuhani di At Targhib dan Ibnu Asakir di Al Mujam – Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Shahih wa Dhaif Al Jami AlShoghir 3/364).

Ketujuhbelas

Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻓَﻄَّﺮَ ﺻَﺎﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻃَﻌَﺎﻡٍ، ﻭَﺷَﺮَﺍﺏٍ ﻣِﻦْ ﺣَﻼﻝٍ، ﺻَﻠَّﺖْ ﻋَﻠَﻴْﻪِﺍﻟْﻤَﻼﺋِﻜَﺔُ ﻓِﻲ ﺳَﺎﻋَﺎﺕِ ﺷَﻬْﺮِ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ، ﻭَﺻَﻠَّﻰ ﺟِﺒْﺮِﻳﻞُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﻼﻡُﻓِﻲ ﻟَﻴْﻠَﺔِ ﺍﻟْﻘَﺪْﺭِ. ‏( ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺒﺰﺍﺭ ﻭﺍﻟﻄﺒﺮﺍﻥ -ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ :ﺿﻌﻴﻒ).

Barangsiapa memberi bukaan berupa makanan dan minuman yang halal kepada orang yang berpuasa, para malaikat bershalawat kepadanya selama bulan Ramadhan dan Jibril bershalawat kepadanya di malam lailatul qadar. (Hadits ini diriwayatkan oleh Al Bazar dan At Thabrani.

Berkata Syekh Al Albani : Hadits Dhaif (lemah) di Dhaif di Targhib wa Tarhib).

**(lanjut ke hal….2)