Bom Bunuh Diri, Jihadkah? (Meluruskan Pemahaman Syariat Jihad Kepada Kaum Muslimin) dan Menyikapi Tragedi Bom Di Surabaya

Alhamdulilllah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

1.Kapolri: Pelaku Bom.Bunuh Diri Di 3 Gereja Surabaya Merupakan Satu Keluarga

2. Benarkah Bom Bunuh Diri Mati Syahid?

3. Syubhat Ulama Ahlussunnah Membolehkan Bom Bunuh Diri

4. Bom Bunuh Diri, Jihadkah?

5. Bom Syahid Atau Bom Bunuh Diri

6. Mencela Pemimpin, Ciri Khas Kelompok Khawarij

Hukum Bom Bunuh Diri-Ust Syafiq Basalamah
Bom Gereja,Bom Bunuh Diri, bagaimana Pandangan Islam Mengenai Hal Itu-Ust Syafiq Basalamah mp4
Benarkah Islam Mengajarkan Bom Bunuh Diri-Ust Yazid Jawas
Bom Bunuh Diri-RadioRodja mp4
Bom Bunuh Diri Bukan Jihad-Abdul Hakim Amir Abdat
Ust Badrusalam · Hukum Bom Bunuh Diri

Abu Zubeir al-Hawaary · Baca Tempatmu Sebelum Engkau Meledakkan 01

Baca Tempatmu Sebelum Engkau Meledakkan 02

Ustadz Mahful Safaruddin- Bom Bunuh Diri, Jihadkah? 01

Ustadz Mahful Safaruddin- Bom Bunuh Diri, Jihadkah? 02

TERORISME BUKAN JIHAD: Meluruskan Salah
Kaprah tentang Jihad” 01-Ust Abu Haidar

TERORISME BUKAN JIHAD: Meluruskan Salah
Kaprah tentang Jihad” 02

Al Ustadz Al Fadhil Zainal Abidin, Lc- JIHAD ALA TERORIS, SALAH KAPRAH MEMAHAMI JIHAD (Disertai Bantahan Terhadap Al Ustadz Abu
Bakar Ba’asyir)

Membongkar Akar Kesesatan Kaum Teroris Khowarij(1) (Ust. Abdurrahman Thayyib, Lc.)

Membongkar Akar Kesesatan Kaum Teroris Khowarij (2)

Mengapa Teroris Dikecam? (DR. Ali Musri Semjan Putra, MA)

Menangkal Pemikiran Terorisme (Abu Yahya Badrussalam, Lc)

Menangkal Paham Radikal Terorisme (Abu Yahya Badrussalam, Lc)

Kajian Kitab Al-Intishar – Penjelasan Tentang Jihad (Abu Yahya Badrussalam, Lc)

EBOOK ULASAN SINGKAT TENTANG KHAWARIJ ISIS: ASAL SEJARAH, IDEOLOGI, DAN PENYIMPANGAN-PENYIMPANGANNYA
SECARA SYAR’I01Mb

Ebook Mengapa Islam Mengecam Terorisme Penulis : Dr. Ali Musri Semjan Putra, MA 7Mb

Nama eBook: Para Ulama Sunnah Mengecam
Aksi Terorisme Penyusun: Ustadz Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi

Hukum Bom Bunuh Diri – Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A

Jangan katakan bom bunuh diri tapi Istisyhad-Ust Abdul Somad

(Awas Syubhat!!! Ana Berlepas Diri Jika ada yg Terkena Syubhatnya)

***

Kapolri: Semua pelaku serangan bom tiga gereja adalah keluarga

Para pembom bunuh diri itu terdiri dari suami yang disebut Ketua JAD JAtim, isteri, dua remaja lelaki, dan dua anak perempuan di bawah umur yang dibawa paksa. “Kepala keluarganya bernama Dita (ayah), yang merupakan Ketua Jemaah Ansyarut Daulah Jawa Timur,” jelas Tito. “Dita bersama dengan anaknya mengendarai mobil Avanza (untuk meledakkan Gereja Pantekosta) GPPS Arjuno. Sebelumnya, Dita sudah terlebih dahulu menurunkan istri dan dua anaknya di GKI Wonokromo Diponegoro.” “Istrinya ini diduga bernama Puji Kuswanti (membawa dua) anak perempuan (mereka) bernama Fadila Sari umur
 12 tahun dan Pamela Rizkita umur 9 tahun.” 

Ini yang oleh berbagai saksi disebut perempuan yang memaksa masuk kawasan gereja lalu meledakkan diri. Ada pun serangan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela, pelakunya adalah Yusuf, 18 tahun, dan Alif, 16 tahun, yang mrupakan dua anak laki-laki pasangan Dita
 dan Pujiati
. Yusuf dan Ali inilah yang terekam di sebuah kamera pengawas, mengendarai sepeda motor sambil memangku bom yang kemudian masuk gereja dan meledak. 

Kombes Pol M. Sabilul Alif, SH, SIk, MSi

***

BOM BUNUH DIRI MERUSAK KEINDAHAN ISLAM

✅ [1]- Syaikh ‘Abdus Salam As-Suhaimi -hafizhahullaah- berkata: “Dan yang perlu diperhatikan bahwa: 

kelompok-kelompok bersenjata pada zaman sekarang,

– yang mengkafirkan orang-orang menyelisihi mereka,

– dan yang berkeyakinan untuk memberontak melawan.penguasa kaum muslimin,

– serta menyimpang dari jalannya jama’ah kaum
 
muslimin dan umumnya kaum muslimin, 

– mereka menghalalkan darah yang terjaga dengannnama jihad,

– dan mereka menempuh jalan-jalan pengeboman dan pengrusakkan untuk mewujudkan hal tersebut,

– yang mana HAL-HAL TERSEBUT MERUSAK
 GAMBARAN (KEINDAHAN) ISLAM.” [“Al-Jihaad Fil Islaam” (hlm. 50)] 

✅ [2]- Dan hal-hal semcam itu hanya akan “MEMBUAT MANUSIA LARI DARI AGAMA ISLAM DAN.MENGHALANGI MEREKA DARI JALAN ALLAH, serta menjadikan ahli agama sebagai fitnah (bahan celaan) bagi orang-orang kafir.

Dan permusuhan pun terus berlanjut sampai orang- orang bodoh mencela dan mencaci Rasulullah – shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Padahal Allah telah mengajari kaum muslimin dalam kitab-Nya: sebuah kaidah yang besar:

{ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺴُﺒُّﻮﺍ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺪْﻋُﻮﻥَ ﻣِﻦْ ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓَﻴَﺴُﺒُّﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋَﺪْﻭًﺍ ﺑِﻐَﻴْﺮِﻋِﻠْﻢٍ ۗ …}

Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan…” (QS. Al-An’aam: 108)

Ini (larangan untuk) mencela saja, bagaimana kalau yang dilakukan adalah pembunuhan dan pengemboman (terhadap orang-orang kafir)?!”[“Tamyiiz Dzawil Fithan” (hlm. 164), karya Syaikh ‘AbdulnMalik Ramadhani -hafizhahullaah-] -Ahmad Hendrix-  

***

PENGEBOMAN DALAM PANDANGAN ISLAM

Tragedi pengeboman di Gereja Surabaya pagi ini menambah catatan hitam dan kenangan pahit bagi bangsa Indonesia. Berbagai media massa tak ketinggalan untuk gencar menampilkan komentar dan berita tentangnya. Namun kitapun bertanya-tanya: Bagaimana sebenarnya hukum pengeboman dalam  pandangan agama Islam?nSeorang yang ingin mengetahui suatu hukum apakah boleh ataukah haram, maka hendaknya dia melihat kepada buah dan hasil yang ditimbulkannya 

Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama melihat hukum pengeboman secara adil, apakah yang kita dapati bersama?!! Kita akan mendapati dampak negatif dan kerusakan-kerusakan yang banyak akibat pengeboman di Negara Islam, di antaranya:

✅ 1. Hilangnya keamanan Negara dan munculnya kekacauan 

Tidak ragu lagi bahwa keamanan merupakan kenikmatan besar dan kebutuhan primer bagi pribadi, masyarakat dan negara, bahkan keamanan bagi manusia lebih penting daripada kebutuhan pangan. Olehnkarenanya, Nabi Ibrahim dalam do’anya lebih mendahulukan keamanan daripada pangan. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, Jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan  berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. (QS. Al-Baqarah: 126) 

Perhatikanlah, bagaimana keamanan lebih didahulukan daripada kebutuhan pangan, sebab mungkinkah seorang akan merasakan lezatnya makanana bila dia diselimuti oleh ketakutan dan kecemasan?!!.

✅ 2. Terbunuhnya Nyawa 

Lihatlah, betapa banyak nyawa yang terbang karena aksi ini?! Bukankah terkadang yang menjadi korban adalah manusia-manusia yang tidak bersalah?! Bila mereka adalah muslim, maka ingatlah sabda Nabi: 

ﻟَﺰَﻭَﺍﻝُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻴْﻬَﺎ ﺃَﻫْﻮَﻥُ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﻗَﺘْﻞِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﺣَﻖٍّ

Hilangnya dunia beserta isinya sungguh lebih ringan di sisi Allah daripada terbunuhnya seorang muslim dengan tidak benar.”(HR. Nasai.3987, Turmudzi 1455, dan dishahihkan al-Albani) 

Dan bila mereka adalah non muslim, maka ingatlah sabda Nabi: 

ﻣَﻦْ ﻗَﺘَﻞَ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﻣُﻌَﺎﻫَﺪًﺍ ﻟَﻢْ ﻳَﺮَﺡْ ﺭَﺍﺋِﺤَﺔَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ، ﻭَﺇِﻥَّ ﺭِﻳﺤَﻬَﺎ ﻳُﻮﺟَﺪُlﻣِﻦْ ﻣَﺴِﻴﺮَﺓِ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﻋَﺎﻣًﺎ

Barangsiapa yang membunuh jiwa yang mu’ahad (orang kafir yang ada perjanjian damai), maka dia tidak akan mencium bau surga, padahal baunya dapat dicium dari perjalanan selama empat puluh tahun. (HR. Bukhori 6914)

✅ 3. Menghilangkan Wibawa Pemimpin

Rasulullah telah menekankan kepada kita untuk menghormati pemimpin.

ﺍﻟﺴُّﻠْﻄَﺎﻥُ ﻇِﻞُّ ﺍﻟﻠﻪِ ﻓِﻲْ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﻓََﻤَﻦْ ﺃَﻛْﺮَﻣَﻪُ ﺃَﻛْﺮَﻡَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﻫَﺎﻧَﻪُﺃَﻫَﺎﻧَﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ

Para penguasa adalah naungan Alloh di muka bumi. Barangsiapa yang memuliakan penguasa, Alloh akan memuliakannya. Barangsiapa yang menghina penguasa, Alloh akan menghinakannya.(Lihat Shahih Sunan Tirmdzi: 1812 oleh Al-Albani).

Bila pemimpin tidak dipercaya lagi, maka jangantanyakan lagi dampak yang timbul akibatnya!! Demikian juga, para pemimpin telah dipercaya untuk memberikan keamanan kepada orang non muslim yang datang berziarah ke Negara Islam, maka hendaknya kita tunjukkan akhlak Islam yang sebenarnya, berupa kejujuran, perdamaian, dan dakwah kepada kebaikan, bukan malah kecurangan dan kedhaliman yang sangat jauh dari akhlak Islam.

✅ 4. Mencemarkan Agama Islam

Adanya aksi pengeboman ini sangat dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam untuk mencemarkan nama Islam dan menuduh bahwa seperti inilah ajaran Islam. Kemudian setelah itu mereka menggelari orang-orang yang berpegang kepada agama dengan julukan teroris!!!

Tak cukup sampai di situ, mereka juga akhirnya menekan kaum muslimin dari bantuan-bantuan dan aktivitas Islam dengan alasan terorisme!!

Dari keterangan singkat di atas, dapat kita petik sebuah kesimpulan bahwa pengeboman bukanlah jihad syar’i yang diinginkan dalam Islam, bahkan bertentangan dengan ajaran Islam yang kasih sayang bagi semesta, akal dan fithrah. Sesungguhnya aksi-aksi ini hanyalah disebabkan karena kebodohan dan kesalahan dalam memahami agama. Oleh karenanya sudah semestinya kita kembali kepada agama Islam dengan pemahaman yang lurus dan bahu- membahu memerangi penyimpangan dengan menyebarkan ilmu agama ini kepada manusia karena ilmu adalah obat yang dapat menyembuhkan penyakit- penyakit tersebut.

– Abu Ubaidah As Sidawi

***

Orang yang bunuh diri akan diadzab dengan cara dia bunuh diri

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ﻣﻦ ﻗﺘﻞ ﻧﻔﺴﻪ ﺑﺸﻲﺀ ﻋﺬﺏ ﺑﻪ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ

Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, ia akan di adzab dengan itu di hari kiamat” (HR. Bukhari no. 6105, Muslim no. 110).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

ﻣﻦ ﻗﺘﻞ ﻧﻔﺴﻪ ﺑﺤﺪﻳﺪﺓ ﻓﺤﺪﻳﺪﺗﻪ ﻓﻲ ﻳﺪﻩ ﻳﺘﻮﺟﺄ ﺑﻬﺎ ﻓﻲ ﺑﻄﻨﻪﻓﻲ ﻧﺎﺭ ﺟﻬﻨﻢ ﺧﺎﻟﺪﺍ ﻣﺨﻠﺪﺍ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺑﺪﺍ . ﻭﻣﻦ ﺷﺮﺏ ﺳﻤﺎ ﻓﻘﺘﻞﻧﻔﺴﻪ ﻓﻬﻮ ﻳﺘﺤﺴّﺎﻩ ﻓﻲ ﻧﺎﺭ ﺟﻬﻨﻢ ﺧﺎﻟﺪﺍ ﻣﺨﻠﺪﺍ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺑﺪﺍ . ﻭﻣﻦﺗﺮﺩﻯ ﻣﻦ ﺟﺒﻞ ﻓﻘﺘﻞ ﻧﻔﺴﻪ ﻓﻬﻮ ﻳﺘﺮﺩﻯ ﻓﻲ ﻧﺎﺭ ﺟﻬﻨﻢ ﺧﺎﻟﺪﺍﻣﺨﻠﺪﺍ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﺑﺪﺍ

Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu kelak akan berada di tangannya dan akan dia gunakan untuk menikam perutnya sendiri di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya.

Barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka kelak ia akan meminumnya sedikit-demi sedikit di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, maka dia akan dijatuhkan dari tempat yang tinggi di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-selamanya” (HR. Bukhari no.5778, Muslim no.109).

-Yulian Purnama

catatan: Orang yang Merokok Maka Hukumnya adalah dia Membunuh Dirinya Sendiri dan dia akan diazab dengan Racun Tersebut Di Neraka

Baca: https://assunahsalafushshalih.wordpress.com/2018/03/15/08-membunuh-dirinya-dengan-rokok-akan-di-azab-di-neraka/

***

Da’i Sesat Penyesat Umat Akan Menanggung Dosa yg Terkena Syubhatnya

Bom Bundir di Surabaya merupakan salah satu ladang dosa Jariyyah Ngustadz Syubhat yang Viral, Lucu, dan akan tampil di stasiun TV yang doyan beritakan politik demokrasi.

Semoga sang Ngustadz di ramadhan kelak berhenti ngasih fatwa sesat dan menyesatkan dan bersegera bertaubat,, kasihan muqollid mu yang jahil termakan syubhat mu..

Firman Allah Ta’ala :

ﻟِﻴَﺤْﻤِﻠُﻮﺍ ﺃَﻭْﺯَﺍﺭَﻫُﻢْ ﻛَﺎﻣِﻠَﺔً ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻭَﻣِﻦْ ﺃَﻭْﺯَﺍﺭِ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﻀِﻠُّﻮﻧَﻬُﻢْﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﺃَﻟَﺎ ﺳَﺎﺀَ ﻣَﺎ ﻳَﺰِﺭُﻭﻥَ

Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat, dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan)” [QS. an-Nahl: 25]

Imam Mujahid rahimahullah mengatakan:

ﻳﺤﻤﻠﻮﻥ ﺃﺛﻘﺎﻟﻬﻢ : ﺫﻧﻮﺑﻬﻢ ﻭﺫﻧﻮﺏ ﻣﻦ ﺃﻃﺎﻋﻬﻢ، ﻭﻻ ﻳﺨﻔﻒ ﻋﻤﻦﺃﻃﺎﻋﻬﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﻌﺬﺍﺏ ﺷﻴﺌًﺎ

Mereka menanggung dosa mereka sendiri dan dosa orang lain yang mengikutinya. Dan mereka sama sekali tidak diberi keringanan adzab karena dosa orang yang mengikutinya.” [Tafsir Ibn Katsir, 4/566]

Ayat ini, semakna dengan hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﺩَﻋَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺿَﻠَﺎﻟَﺔٍ، ﻛَﺎﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺈِﺛْﻢِ ﻣِﺜْﻞُ ﺁﺛَﺎﻡِ ﻣَﻦْ ﺗَﺒِﻌَﻪُ، ﻟَﺎﻳَﻨْﻘُﺺُ ﺫَﻟِﻚَ ﻣِﻦْ ﺁﺛَﺎﻣِﻬِﻢْ ﺷَﻴْﺌًﺎ

Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” [HR. Ahmad 9398, Muslim 6980, dan yang lainnya].

ﻭَﺃَﺧْﺒَﺮَﻧِﻲ ﻳُﻮﺳُﻒُ ﺑْﻦُ ﻣُﻮﺳَﻰ، ﺃَﻥَّ ﺃَﺑَﺎ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ، ﻗِﻴﻞَ ﻟَﻪُ : ” ﺃَﻛَﻔَﺮَﺍﻟْﺨَﻮَﺍﺭِﺝُ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﻫُﻢْ ﻣَﺎﺭِﻗَﺔٌ، ﻗِﻴﻞَ : ﺃَﻛُﻔَّﺎﺭٌ ﻫُﻢْ؟ ﻗَﺎﻝَ : ﻫُﻢْ ﻣَﺎﺭِﻗَﺔٌﻣَﺮَﻗُﻮﺍ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ ”

Telah mengkhabarkan kepadaku Yuusuf bin Muusaa, bahwasannya Abu ‘Abdillah (Ahmad bin Hanbal) pernah ditanya : “Apakah Khawaarij itu kafir ?”. Ia menjawab : Mereka adalah Al-Maariqah”. Dikatakan kepadanya : “Apakah mereka itu kafir ?”. Ia menjawab : “Mereka adalah maariqah, keluar dari agama” [Diriwayatkan oleh Al-Khallaal dalam As-Sunnah, 1/145 no. 111; hasan].

Allaahu ‘Alam

-Abu Isa Al Hanbali

***(lanjut ke halaman 2)

Iklan