Bid’ah & Kemusyrikan di Indonesia (Bag.2) 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

•••

1.Taklid Dapat Menghambat Hidayah

2.Muslimah Safar dengan Pesawat Tanpa Mahram

3.Mengenal Pribadi Nabi Ibrahim Alaihissalam Dalam Al-Qur’an Dan Hadits

4. Apa Itu Takhayul dan Khurafat

5.Usaha Ulama Nusantara Dalam Membantah Ajaran Sufi

Ustadz Hasan Al Jaizy, Lc. -Apa Itu Aqidah

Memahami Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah -Ust Abdul Mut’hi Al Maidani

Meraih Cinta-Nya-Ustadz Dr.Syafiq Riza Basalamah MA

Perjalanan Menuju Akhirat.Oleh Ustadz Abdullah Taslim.MA

Sabar Dalam Menerima Ujian.Allah Oleh Ustadz Najmi.Umar Bakkar

Mungkinkah Islam Jaya Sementara Syirik dan Maksiat Merajalela” Oleh Ustadz Muhtarom

Kenali Duniamu niscaya Engkau Selamat.Dunia Akhirat” Oleh Ustadz Djazuli Ruhan Basyir L

Prioritas Tauhid-Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin Lc

Fitnah Akhir Zaman dan Solusinya”-Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin Lc

Pengaruh Media Sosial Dalam Beragama”-Ustadz Farhan Abu Furaihan

Kajian Berpegang Teguh di.atas Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah Oleh Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Al Halabi Penerjemah : Ustadz AbuYa’la Kurnaedi Lc]

Agar Amalan tidak Sia -Sia” Oleh Ustadz Askar Wardhana Lc,M.PD

Kumpulan Ebook

Buku Ritual Bid’ah Dalam Setahun penulis Abdullah bin Abdul Aziz At-Tuwaijiry,

Jilid1 : Jilid 2: Jilid 3: Jilid 4

Macam Macam Syirik

Waspadalah Syirik Niat

Syirik dan Bahayanya

Contoh Kemusyrikan Yang Membudaya

Musyrik Menurut Imam Syafi’i

Takut Syirik

Perilaku Syirik Masyarakat Indonesia

==

Bid’ah & Kemusyrikan di Indonesia (Bag.2)

 

SYIRIK MENYEKUTUKAN ALLAH DENGAN SESUATU SYIRIK

  • 1. Perkara Yang Diharamkan
  • 2. Pelakunya Tidak Akan Diampunkan
  • 3. Segala Amalannya Dibatalkan

Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ تَعَالَوْا اَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ اَ لَّا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْئًـــا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا ۚ وَلَا تَقْتُلُوْۤا اَوْلَادَكُمْ مِّنْ اِمْلَاقٍ ۗ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَاِيَّاهُمْ ۚ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۚ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَـقِّ ۗ ذٰ لِكُمْ وَصّٰٮكُمْ بِهٖ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

Katakanlah (Muhammad), Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Jangan mempersekutukan-Nya dengan apa pun, berbuat baik kepada ibu bapak, janganlah membunuh anak-anakmu karena miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka; janganlah kamu mendekati perbuatan yang keji, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 151)

✅ Allah Ta’ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰ لِكَ لِمَنْ يَّشَآءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَـرٰۤى اِثْمًا عَظِيْمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.”

(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 48)

BAGIAN SYIRIK

  • ✅ 1. SYIRIK JALI (syirik yang nyata)

mempercayai adanya sesuatu yang setara dan? setanding dengan Allah Ta’ala, kepadanya dipohon doa, kepadanya diadakan upacara penyembahan, dan ditakuti bala bencana daripadanya.

  • ✅ 2. SYIRIK KHAFI (syirik yang tersembunyi).

Sesuatu kepercayaan, perkataan atau perbuatan yang menggambarkan wujud kekuasaan atau sebagainya selain Allah Ta’ala.

SENARAI AMALAN SYIRIK YANG TERSEMBUNYI

  • 1. Mempercayai sesuatu yang menjadi sebab baik atau buruk.
  • 2. Menaruh perasaan takut dan gerun kepada kekuatan sesuatu selain daripada Allah.
  • 3. Menumpukan harapan kepada sesuatu yang lain daripada Allah.
  • 4. Melakukan pemujaan
  • 5. Bersumpah dengan sebarang sebutan yang lain daripada Allah.
  • 6. Mengatakan: “Kalau tidak kerana pertolongan Allah dan pertolongan si polan dan si polan, tentulah tidak akan berjaya
  • 7. Melakukan sesuatu ibadat atau daya usaha pengorbanan atau perjuangan bukan kerana perintah Allah semata-mata tetapi juga untuk kepentingan yang lain.

SYIRIK BAHAYA DAN KESANNYA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

1. Rosak Akidah

2. Penghinaan Terhadap Kemanusiaan

3. Sarang Tahyul

4. Kezaliman Terhadap Kebenaran Dan Diri Sendiri

5. Sumber Ketakutan

✅ Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ اِنَّمَاۤ اَنَاۡ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰٓى اِلَيَّ اَنَّمَاۤ اِلٰهُكُمْ اِلٰـهٌ وَّاحِدٌ ۚ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْالِقَآءَ رَبِّهٖ فَلْيَـعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًـاوَّلَايُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا

Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia menyekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.” (QS. Al-Kahf 18: Ayat 110)

SEMOGA KITA SEMUA AKAN DILINDUNGI ALLAH DARI MALAPETAKA DAN KENISTAAN API NERAKA; MEMPEROLEHI KEBERUNTUNGAN DUNIA DAN AKHIRAT DAN MASUK SYURGA

➡ BID’AH DAN KHURAFAT DI INDONESIA

Diantara bid’ah dan khurafat yang terjadi di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • ➡ 1. Kualat Karena Melanggar Adat

Sebagian orang menganggap bahwa upacara adat lah yang bisa menjaga keamanan dan kesejahteraan mereka. Meninggalkannya berarti, siap menuai petaka. Jika ditanya mengapa adat atau ritual itu diberlakukan, biasanya jawabannya setandar. Kadang dalam rangka tasyakuran atau tolak balak. Tapi kenapa cara seperti itu yang dipilih bukan cara yang ditunjukkan oleh islam? Jawabannya hampir bisa dipastikan, “adatnya sejak dulu ya seperti ini!” persis dengan kaum musyrik tempo dulu.

✅ Allah Ta’ala berfirman:

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اتَّبِعُوْا مَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ قَالُوْا بَلْ نَـتَّبِعُ مَآ اَلْفَيْنَا عَلَيْهِ اٰبَآءَنَا ۗ اَوَلَوْ كَانَ اٰبَآؤُهُمْ لَا يَعْقِلُوْنَ شَيْئًـا وَّلَا يَهْتَدُوْنَ

Dan apabila dikatakan kepada mereka, Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah, mereka menjawab, (Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya). Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun dan tidak mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 170)

  • ➡ 2. Cegah Bencana Dengan Ritual Tolak Balak

Ritual yang dimaksud adalah sesaji untuk taqarrub kepada jin yang mereka anggap berkuasa di tempat itu. Seakan jin-jin itu mampu mengendalikan alam, mampu mendatangkan banjir, mampu menjadikan gempa bumi dan tanah longsor. Ini adalah keyakinan syirik paling berat yang bahkan tidak dilakukan oleh orang-orang musyrik. Orang-orang musyrik dahulu menyekutukan Allah dalam beribadah, tapi mereka tetap meyakini, bahwa yang mengendalikan semua urusan adalah Allah.

✅ Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ مَنْ يَّرْزُقُكُمْ مِّنَ السَّمَآءِ وَالْاَرْضِ اَمَّنْ يَّمْلِكُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَ مَنْ يُّخْرِجُ الْحَـيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَـيِّ وَمَنْ يُّدَبِّرُ الْاَمْرَ ۗ فَسَيَـقُوْلُوْنَ اللّٰهُ ۚ فَقُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

Katakanlah (Muhammad), Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan? Maka mereka akan menjawab, Allah. Maka katakanlah, Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?” (QS. Yunus 10: Ayat 31)

  • ➡ 3. Hilangkan Mimpi Buruk Dengan Membalik Bantal

Mereka meyakini dengan membalik bantalnya, maka arah mimpi menjadi berubah atau ‘epesode’nya berganti. Ada pula yang berkeyakinan, dengan membalik bantal, maka apa yang dialami dalam mimpi tidak menjelma di alam nyata. Bagaimana islam menjelaskan kejadian seperti ini, lalu bagaimana solusinya?

Nabi telah menjelaskan bahwa mimpi baik itu adalah dari Allah, sedang mimpi buruk itu dari setan.

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻗَﺘَﺎﺩَﺓَ، ﻗَﺎﻝَ : ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳَﻘُﻮْﻝُ “ ﺍَﻟﺮُّﺅْﻳَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠﻪِ. ﻭَﺍﻟْﺤُﻠْﻢُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ . ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺣَﻠَﻢَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺣُﻠْﻤًﺎ ﻳَﻜْﺮَﻫُﻪُ ﻓَﻠْﻴَﻨْﻔُﺚْ ﻋَﻦْ ﻳَﺴَﺎﺭِﻩِ ﺛَﻼَﺛًﺎ. ﻭَﻟْﻴَﺘَﻌَﻮَّﺫْ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّﻫَﺎ. ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﻟَﻦْ ﺗَﻀُﺮَّﻩُ -1.” ‏( 2261 )

Hadits riwayat Abu Qatadah Radhiyallahu’anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Mimpi baik (rukya) itu datang dari Allah dan mimpi buruk (hilm) datang dari setan. Maka apabila salah seorang di antara kalian bermimpi yang tidak menyenangkan hendaklah dia menyemburkan ludahnya ke samping kiri sebanyak tiga kali dan memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatannya sehingga mimpi itu tidak akan membahayakannya. (Shahih Muslim 2261:1)

  • ➡ 4. Menanam Kepala Kerbau

Mereka meyakini bahwa tradisi menanam kepala kerbau seolah suatu keharusan yang mengiringi momen-momen penting. Seperti peletakan batu pertama suatu bangunan, pembangunan jembatan, ritual sedekah bumi maupun tradisi larung untuk sedekah laut, kepala kerbau hampir menjadi inti dari sesaji. Dalam hal ini Rasulullah bersabda,

وَلَعَنَ الله مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ الله

Dan Allah melaknat orang yang menyembelih (binatang) untuk selain Allah.” (HR. Muslim)

  • ➡ 6. Sial Karena Terkena Hukum Karma

Dalam bahasa sansekerta, karma berarti perbuatan. Dalam arti umum, meliputi semua kehendak (baik dan buruk, lahir dan batin, pikiran, kata-kata atau tindakan). Karma dikenal juga dengan hukum sebab-akibat. Mereka yang percaya karma yakin bahwa di masa yang akan datang orang akan memperoleh konsekuensi dari apa yang telah diperbuat di masa lalu.

Sepintas ajaran ini mirip dengan Islam, yang mengenal istilah ‘al-jaza’ min jinsil amal’, bahwa hasil itu sepadan dengan usaha yang dilakukan. Padahal ada perbedaan menyolok antara karma dan kaidah islam tersebut. Karma adalah bagian dari kepercayaan Hindu-Budha. Karma tidak terpisahkan dengan ajaran reinkarnasi, yang menyatakan bahwa setelah seseorang meninggal akan kembali ke bumi dalam tubuh yang berbeda. Jadi, mereka meyakini hidup berulang kali di dunia, mesklipun dengan wujud yang berbeda. Tentang nasib, tergantung karma yang diperbuatnya dikehidupan sebelumnya.

Dalam Islam musibah yang menimpa, memang kadang bisa diartikan dengan balasan, tapi kadang pula berarti pembersih dosa dan terkadang berarti ujian. Orang yang terlanjur berbuat dosapun tidak menutup kemungkinan untuk bertaubat, sehingga efek dosa bisa tercegah, baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu a’lam

  • ➡ 7. Musibah Karena Mendahului Kakaknya Menikah

Mereka meyakini bahwa hal ini akan menjadikan kakaknya tidak laku, dan sang adik juga akan menerima akibatnya karena lancang melangkahi kakaknya menikah. Sebagian yang merasa terpaksa ‘melanggar’ adat itu mengharuskan sang adik untuk mengadakan ritual plangkahan. Adapun islam mengajarkan untuk menyegerakan jika dirasa sudah mampu. Tidak menjadi soal apakah ketika menikah kakaknya telah menikah atau belum.

  • ➡ 8. Selamatan  Tujuh Bulan Dalam Kandungan

Orang jawa menyebutnya dengan mitoni. Menurut para pelakunya, ritual ini merupakan bentuk syukur kepada sang Pencipta yang telah menyelamatkan ibu dan calon bayi hingga berumur tujuh bulan. Harinya pun dipilih hari ‘baik’ bukan sembarang hari. Bentuk ritualnya bermacam-macam, dari ritual siraman, calon ibu berganti pakaian dengan 7 motif, lalu para tamu diminta untuk memilih motif mana yang paling cocok.

Tujuan untuk bersyukur tidaklah menjadikan ritual itu layak diikuti. Karena tujuan yang benar harus ditempuh dengan cara yang benar pula. Lalu bagaimana cara mensyukuri yang benar? Tak ada ritual khusus, waktu khusus atau tempat khusus. Hendaknya memperbanyak tahmid dalam segala kondisi, dan jika suatu kali mendapatkan suatu perkara yang tidak disukai hendaknya membaca Alhamdulillah ‘ala kulli haal, segala puji bagi Allah dalam segala keadaan.

  • ➡ 9. Kokok Ayam Ditengah Malam, Isyarat Wanita Hamil Di Luar Nikah

Kepercayaan seperti ini biasanya terjadi karena hasil utak-atik orang terhadap perkara yang dianggap ganjil. Misalnya secara kebetulan ada kejadian yang berbarengan. Keyakinan seperti ini tidaklah dibenarkan karena tidak berlandaskan dalil.

  • ➡ 10. Sesaji Untuk Bersyukur

Diantaranya adalah sesaji sebagian para nelayan untuk “Dewi Roro Kidul”, penguasa pantai selatan dan juga sesajinya para petani untuk “Dewi Sri”, yang diyakini telah menguningkan padi mereka. Sesajian ini adalah termasuk dari kesyirikan.

  • ➡ 11. Nyadran Dan Padusan-Jawa/Balimau-Minang  Di Penghujung Sya’ban

Yadran – Jawa

Balimau atau Padusan

Sebagian warga di Magelang misalnya, mereka melakukan ritual sadranan di puncak Gunung Tidar. Konon di sana terdapat petilasan Syekh Subakir.

Selain nyadran ada juga ritual yang di sebut dengan “padusan” / mandi sebelum memasuki bulan ramadhan.  Di Sumatra Barat hal ini dikenal dengan Balimau, Padahal ritual ini tidak pernah diajarkan Islam.

  • ➡ 12. Sial Karena Kejatuhan Cicak

Mereka meyakini, ketika kejatuhan cicak, maka bertanda mereka akan mendapatkan musibah. Sebagai penangkal mereka segera memburu cicak tersebut dan menyobek mulutnya, supaya musibah tidak jadi menimpanya. Hal ini disebut juga dengan tathayur yang dilarang dalam Islam.

Nabi bersabda barang siapa mengurungkan keperluannya karena thiyarah, maka dia telah berbuat kesyirikan,” lalu para sahabat bertanya. “lalu apa tebusannya wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “hendaknya engkau membaca,

اللَّهُمَّ لاَ خَيْرَ إِلاَّ خَيْرُكَ، وَلاَ طَيْرَ إِلاَّ طَيْرُكَ، وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ

Ya Allah, tiada nasib baik kecuali nasib baik (dari)Mu, tiada thiyarah kecuali thiyarah-Mu dan tidak ada ilah yang berhak disembah selain Engkau.” (HR. Ahmad)

(Lanjut Ke Halaman 2)

Iklan