Huru-Hara Hari Kiamat 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1. Berita Tentang Hari Kiamat

2. Kiamat Telah Dekat

3. Tanda Tanda Kedatangan Hari Kiamat

4.Gambaran Kengerian Hari Kiamat

5. Qishash Pada Hari Kiamat

6. Tanda Kiamat

7.Bertemu Allah Pada Hari Kiamat

8.Dajjal, Dabbah, Dan Ya’juj Dan Ma’juj

9.TAKUT HILANG AMAL SALEHNYA DI HARI KIAMAT

1. Syarah Aqidah Salaf-Ust Abdul Hakim Amir Amdat.m4a

 2.Pesimis Yang Syirik-Ust Mizan Qudsiyah 

3.Sembalun Mengaji Meraih Ridho Allah-Ust Mizan Qudsiyah 

4 Mengenal Kebaikan dan Keburukan-Ust Abdul Hakim Amir Amdat.m4a 

5.Sikap Kepada Bid’ah dan Pelakunya-Ust Mizan Qudsiyah 

Sebab-Sebab Adzab Kubur-Ust Zainal Abidin Syamsudin

Perjalanan Ruh Setelah Kematian-Ust Zainal Abidin Syamsudin

Rekaman Safari Dakwah Ustadz Ahmad Zainuddin Lc

Hari itu Yang Ada Hanya Hisab

Nasibmu di Alam Kubur

Indahnya Surga Pedihnya Neraka –

Indahnya Syafaat Rosulullah – Sesi 1

Indahnya Syafaat Rosulullah – Sesi 2 –

Cahaya diatas Shirath

Pendidikan Tauhid Terhadap Anak Oleh Ustadz Ahmad Zaainuddin Lc

Bertahan Dalam Keterasingan Ustadz Subhan Bawazier

Sesi1Sesi2

 

Huru-Hara Hari Kiamat-Ust Abdurrahman Thayyib

Hari Kiamat-Mizan Qudsiyah

Dahsyatnya Kehidupan Hari Kiamat-Mizan Qudsiyah

Mizan dan hisab Di Hari Kiamat-Firanda Andirja

Huru Hara Kiamat-Abu Qatadah

Huru Hara Menjelang Kiamat-Abu Ubaidah

Huru Hara Kiamat-Yazid Jawas


Kumpulan Ebook

Hura Hara Kiamat

Kiamat Diambang Pintu

Ada Apa Di Hari Kiamat

Merenungi Kedahsyatan Hari Kiamat

Kondisi Orang Celaka Dunia dan Akhirat

Siapa Ingin Cahaya Sempurna Di Hari Kiamat

Kiamat Kian Dekat

Beriman Kepada Hari Kiamat Dalam Hati Setiap Muslim

Tanda-Tanda Hari Kiamat: Keluarnya Dajjal

Tanda-TandaHari Kiamat : Turunnya Nabi Isa

Tanda Hari Kiamat: Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj

Jangan Pandang Masa Lalunya (Langkah Untuk Hijrah)-M. Abduh Tuasikal 76hlm

36 Faidah Seputar Pernikahan dan Etikanya-Muhammad Shalih Al Munajid

==

Huru-Hara Hari Kiamat

بسم الله الرحمن الرحيم

  • Huru-Hara Hari Kiamat

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari Kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan huru-hara hari Kiamat sebagaimana yang diterangkan Ahli Ilmu yang mereka simpulkan dari Al Qur’an dan As Sunnah, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin.

  • Pengantar

Imam Syathibi rahimahullah berkata, “Berbahagialah orang yang meninggal dunia dalam keadaan dosa-dosanya ikut wafat meninggalkannya,  dan kesengsaraan yang panjang bagi orang yang meninggal dunia, sedangkan dosa-dosanya masih tetap menemaninya. Oleh karena itu selama seratus atau dua ratus tahun dia disiksa di kubur dan terus diminta pertanggungjawaban hingga habis dosa-dosanya. Allah Ta’ala berfirman,

وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ

Kami catat apa yang mereka kerjakan dan sisa-sisa peninggalan mereka.” (Terj. Qs.  Yasin : 12)

Maksudnya Kami catat pula sisa-sisa peninggalan amal mereka sebagaimana Kami catat semua yang mereka kerjakan.” (Al Muwafaqat 1/361)

Sebagian kaum salaf (generasi pertama Islam) berkata, “Kalau bukan karena musibah, tentu kita akan mendatangi hari Kiamat dalam keadaan bangkrut.” (Uddatush Shabirin karya Ibnul Qayyim hal. 147

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Seorang hamba tidak masuk ke dalam surga kecuali setelah dibersihkan dari dosa. Pembersihan dirinya ini jika di dunia terdiri dari empat perkara, yaitu: (1) taubat, (2) istighfar, (3) kebaikan yang dapat menghapuskan dosa, (4) musibah yang memang menghilangkan kesalahan. Jika keempat ini tidak membuatnya bersih dari dosa, maka ia dibersihkan di alam barzakh dengan tiga perkara ini, yaitu: (1) shalat kaum mukmin untuknya, permintaan ampunan dari mereka, serta syafaat mereka, (2) fitnah kubur, (3) hadiah amal dari kaum muslimin. Jika ketiga hal ini tidak juga membersihkannya dari dosa, maka ia dibersihkan di mauqif (tempat pemberhentian di padang mahsyar) dengan tiga hal, yaitu: (1) peristiwa menegangkan dan mengerikan pada hari Kiamat, (2) syafaat dari orang-orang yang dizinkan memberikan syafaat, (3) mendapatkan maaf dari Allah Azza wa Jalla. Jika ketiga hal ini juga tidak membersihannya dari dosa, maka neraka akan menjadi pembersihnya dari dosa dan kesalahannya. Dan tinggalnya dia di neraka sesuai banyaknya dosa dan sedikitnya, besar dan kecilnya, serta berdasarkan akumulasi(rata-rata)nya. Jika kesalahannya telah dibersihkan, maka ia pun menjadi bersih dan baik, lalu dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.” (Madarijus Salikin 1/463-467).

  • ➡ Kebenaran hari kebangkitan

Kebenaran hari kiamat atau hari kebangkitan didukung oleh dalil naqli (wahyu) maupun aqli (akal).

Dalil naqli yang menerangkan adanya hari Kiamat sangat banyak, bahkan seluruh kitab-kitab samawi (yang diturunkan Allah Azza wa Jalla) menyatakan adanya hari kebangkitan.

Allah Azza wa Jalla berfirman,

زَعَمَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنْ لَنْ يُبْعَثُوا قُلْ بَلَى وَرَبِّي لَتُبْعَثُنَّ ثُمَّ لَتُنَبَّؤُنَّ بِمَا عَمِلْتُمْ وَذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah, “Bahkan, demi Tuhanku, kamu benar-benar akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Qs. At Taghabun: 7)

Ayat ini menunjukkan, bahwa orang yang mengingkari hari kebangkitan adalah orang yang kafir.

✅ Allah Azza wa Jalla juga berfirman,

إِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.” (Qs. Ghaafir: 59)

وَهُوَ الَّذِي يَبْدأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ

Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya.” (Qs. Ar Ruum: 27)

Jika Allah sanggup menciptakan manusia pertama kali, sedangkan sebelumnya mereka tidak ada, tentu menghidupkan lagi setelah mereka mati lebih mudah bagi-Nya, karena sebelumnya mereka sudah ada.

✅ Dia juga berfirman,

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنَّكَ تَرَى الْأَرْضَ خَاشِعَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ إِنَّ الَّذِي أَحْيَاهَا لَمُحْيِي الْمَوْتَى إِنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dan di antara tanda-tanda-(kekuasaan)-Nya (adalah) bahwa engkau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan yang menghidupkannya, pasti dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Qs. Fushshilat: 39

Kita dapat menyaksikan, bagaimana sebutir biji yang kering dan telah mati, kemudian kita lempar ke tanah yang subur, maka lama-kelamaan biji itu hidup kembali, mengeluarkan tunas dan berkembang. Ini menunjukkan, bahwa kebangkitan itu sejalan dengan akal sehat dan bukan sesuatu yang mustahil.

✅ Allah Azza wa Jalla juga berfirman,

لَخَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَكْبَرُ مِنْ خَلْقِ النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Qs. Ghaafir: 57)

Jika Allah sanggup menciptakan langit dan bumi yang sangat besar, apalagi menciptakan manusia..

Di samping itu, kebijaksanaan dan keadilan Allah menghendaki untuk megadakan hari Kiamat, agar diputuskan permasalahan yang diperselisihkan manusia, agar orang-orang yang zalim dan menganiaya manusia diberikan balasan, agar orang yang terzalimi mengambil haknya, agar orang-orang yang beriman dan beramal saleh diberi pahala, dsb. Jika tidak ada hari Kiamat atau hari pembalasan, sungguh kasihan sekali mereka yang terzalimi, dan sungguh nyaman sekali orang yang menzalimi, seperi Fir’aun dan pengikutnya yang tega menindas rakyatnya, bahkan sampai menyembelih anak-anak laki-laki Bani Israil

  • Urutan Peristiwa Yang Terjadi Pada Hari Kiamat

✅ Syaikh Shalih Alusy Syaikh hafizhahullah menjelaskan, bahwa urutan peristiwa yang akan terjadi pada hari Kiamat yang ditetapkan Ahli Ilmu adalah sebagai berikut:

✅ 1. Apabila manusia dibangkitkan dari kubur, maka mereka mendatangi padang mahsyar dan berdiri di sana dalam waktu yang lama; dimana mereka merasakan penderitaan dan kahausan yang sangat, di samping hati mereka penuh ketakutan karena lamanya mereka di tempat itu dan mereka yakin akan dihisab, serta meyakini bahwa amal mereka akan segera diberikan pembalasan oleh Allah Azza wa Jalla.

✅ 2. Saat manusia berdiri lama di padang mahsyar, maka Allah Azza wa Jalla menampakkan kepada Nabi-Nya Muhammad shallallahu alaihi wa sallam telaganya yang akan didatangi manusia. Ketika itu, telaganya berada di tempat dihisabnya manusia saat mereka berdiri menghadap Allah Rabbul alamin dalam sehari yang lamanya 50.000 tahun.

Barang siapa yang meninggal dunia di atas sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam; tidak mengubahnya dan tidak mengada-ada, maka dia dapat mendatangi telaga Beliau dan diberi minum daripadanya, sehingga awal ia memperoleh keamanan adalah saat dirinya diberi minum dari telaga Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Setelah itu, telaga miliki masing-masing para nabi ditampakkan, lalu orang-orang yang saleh dari kalangan umatnya meminum airnya.

(Lanjut Ke Halaman 2)

Iklan