Pondasi Keislaman Seorang Muslim (Bag.4) 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Hukum Mengeluarkan Air Mani diMalam Hari Pada Bulan Puasa

2.Tertinggal Shalat Berjamaah Di Masjid Bolehkah Berjamaah Di Rumah?

3.Setan Bisa Bermalam di Rongga Hidung

4.Lebih Utama Mengambil Rukhshah Saat Safar

5.Hukum Berdzikir Dengan Kedua Tangan

6.Larangan Memakai Alas Kaki SambilBerdiri

7.Apakah “Ridhwan” Adalah Nama Dari Malaikat Penjaga Surga ?.

8.Dzikir Pagi danPetang

=

Pengertian Iman-Ust Abdullah Taslim

Makna dan Hak Hak Islam Bag.1-Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Makna dan Hak Hak Islam Bag.2-Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Dibalik Rukun Islam-Ust Syafiq Basalamah

Rukun Islam-Ust Mizan Qudsiyah

Bengkel Iman-Ust Mizan Qudsiyah

Makna Iman-Ust Mizan Qudsiyah

Waspada Banyak Aliran Sesat Begini Cara Mengenalinya-Ust Mizan

https://mir.cr/U0242TZG

Ejekan Kepada Pengikut Para Nabi-Ust Mizan Qudsiyah

https://mir.cr/0AXYH04O

Al I’thisam Bil Kitab Wa Sunnah 04-Ust Abdul Hakim Amir Abdat

https://mir.cr/XH18YE3L

Al I’thisam Bil Kitab Wa Sunnah 07-Ust Abdul Hakim Amir Abdat

https://mir.cr/MAFXNNH6

Antum Bertanya Ustadz Menjawab-Ust Firanda Andirja

https://mir.cr/O4BRH2TR

Inilah 7Nasehat Rasulullah Yang Bikin Adem-Ust Mizan Qudsiyah

https://mir.cr/UBSPKS9R

 

Kumpulan Ebook

Makna Islam dan Iman

Prinsip Prinsip Dasar Keimanan

Tauhid dan Keimanan

Rukun Iman-Universitas Islam Madinah

Pengertian Iman dan Islam

Fathul Baari(Syarah Hadits Bukhari) Bab Kitab Tntang Iman

77 Cabang Iman-Syeikh Muhammad Nawawi

==

  • Pondasi Keislaman Seorang Muslim (Bag.4)

 

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang Pondasi Keimanan Bagi Muslim, semoga Allahmenjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin .

 

  • 16. *MAKNA ISLAM*

Soal:Apa makna Islam?

Jawab:

Islam yaitu sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah:

ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻫﻮ ﺍﻻﺳﺘﺴﻼﻡ ﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻨﻘﻴﺎﺩ ﻟﻪ ﻇﺎﻫﺮ ﻭﺑﺎﻃﻨﺎ. ﻓﻬﺬﺍ ﻫﻮ ﺩﻳﻦ ﺍﻹﺳﻼﻡﺍﻟﺬﻱ ﺍﺭﺗﻀﺎﻩ ﺍﻟﻠﻪ

Islam adalah berserah diri kepada Allah dan tunduk kepadaNya secara zhahir dan batin. Inilah islam yang diridhoi oleh Allah. (Majmu Al-Fatawa:7/362)

Inilah hakikat islam yaitu penyerahan diri seorang hamba dan ketundukkannya hanya kepada Allah dengan menjalankan syariatNya. Dan inilah Islam agama yang hak dan diridhoi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

✅ Allah Azza wa Jalla berfirman:

ﻭَﺭَﺿِﻴﺖُ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻟْﺈِﺳْﻠَﺎﻡَ ﺩِﻳﻨًﺎ

Dan Aku telah ridhoi Islam itu sebagai agama bagi kalian. (QS.Al-Maidah:3)

✅ Berkata Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahullah:

ﻳﻌﻨﻲ ﺑﺬﻟﻚ ﺟﻞ ﺛﻨﺎﺅﻩ : ﻭﺭﺿﻴﺖ ﻟﻜﻢ ﺍﻻﺳﺘﺴﻼﻡ ﻷﻣﺮﻱ، ﻭﺍﻻﻧﻘﻴﺎﺩ ﻟﻄﺎﻋﺘﻲ، ﻋﻠﻰﻣﺎ ﺷﺮﻋﺖ ﻟﻜﻢ ﻣﻦ ﺣﺪﻭﺩﻩ ﻭﻓﺮﺍﺋﻀﻪ ﻭﻣﻌﺎﻟﻤﻪ

Maksud Allah Jalla Tsanãuh dari ayat ini: Aku telah ridho bagi kalian penyerahan diri kepadaKu, dan tunduk taat kepadaKu atasnapa yang Aku syariatkan kepada kalian berupa batasan-batasan, kewajiban-kewajiban, dan rambu-rambu syariat.(Tafsir Ath-Thabari:9/522)

  • 17. *ISLAM KAUNI & ISLAM SYAR’I*

Soal:Apa yang dimaksud dengan Islam Kauni dan Islam Syar’i?

Jawab:

Perlu diketahui bahwa islam (berserah diri) kepada Allah ada dua macam: Islam Kauni dan Islam Syar’i.

pertama: Islam Kauni, yaitu berserah diri kepada hukum Allah yang kauni (yaitu hukum umum yang berlaku kepada semua makhluk berupa taqdir dan ketetapanNya). Ini umum mencakup semua yang ada di langit dan di bumi, mu’min atau kafir, baik atau jahat, semuanya tunduk pada hukum dan ketetapan Allah Subhãnahu wa Ta’ala.

✅ Allah Azza wa Jalla berfirman:

ﻭَﻟَﻪُ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﻣَﻦ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻃَﻮْﻋًﺎ ﻭَﻛَﺮْﻫًﺎ ﻭَﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻳُﺮْﺟَﻌُﻮﻥ

َ

Hanya kepadaNya-lah segala apa yang di langit dan di bumi berislam (berserah diri), baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.(QS.Ali Imran:83)

Makna ayat ini bahwa semua yang ada di langit dan di bumi tunduk kepada hukum Allah yang kauni, dalam artian mereka tunduk kepada apa yang Allah jalankan dan tetapkan kepada mereka baik itu mereka suka atau enggan. Inilah islam kauni.

Kedua: Islam Syar’i, yaitu berserah diri dan tunduk kepada hukum Allah yang syar’i. Ini khusus mereka yang taat kepadaNya dengan menjalankan hukum-hukum syariatNya. Inilah islam yang dimaksud yang mana orangnya dipuji dan mendapatkan balasan di sisi Allah.

Allah Ta’ala berfirman:

ﺑَﻠَﻰٰ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﻭَﺟْﻬَﻪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﻭَﻫُﻮَ ﻣُﺤْﺴِﻦٌ ﻓَﻠَﻪُ ﺃَﺟْﺮُﻩُ ﻋِﻨﺪَ ﺭَﺑِّﻪِ ﻭَﻟَﺎ ﺧَﻮْﻑٌ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎﻫُﻢْ ﻳَﺤْﺰَﻧُﻮﻥَ

(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang berislam (menyerahkan dirinya) kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala pada sisi Rabbnya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.(QS.Al-Baqarah:112)

(Lihat Syarh Tsalãtsatil-Ushûl:61, Hushûlul-Ma’mûl:91-92)

  • 18. RUKUN ISLAM

Soal:Apa yang dimaksud dengan rukun Islam dan apa saja rukun Islam tersebut?

Jawab:

Rukun secara bahasa adalah tiang/penyangga sesuatu yang paling kuat. Seperti dikatakan: tiang bangunan. Sebagian tiang ada yang tidak sempurna suatu bangunan kecuali dengannya, dan sebagian tiang ada yang tidak bisa berdiri suatu bagunan kecuali dengannya.(Ma’arijul-Qabul:2/619)

Sehingga rukun Islam adalah pokok islam yang mana tidak tegak keislaman seorang kecuali dengannya; baik itu tidak tegak sempurna atau sama sekali tidak bisa tegak kecuali dengannya.

Dan rukun Islam ada lima, yaitu: 2 kalimat Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat dan Haji.

➡Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

الْإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُقِيمَ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَصُومَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنْ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

Islam itu engkau bersaksi bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasululullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan puasa Ramadhan, serta haji ke Baitullah jika engaku mampu bepergian kepadanya.”

(HR.Muslim, dari Umar radhiyallahu anhu)

➡Dan juga beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda:

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Islam dibangun diatas lima (perkara): Syahadat Lã ilãha Illallah dan Syahadat Muhammad Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan”.

(HR.Al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Umar)

Berkata Al-Hafidz Ibnu Rajab rahimahullah:

“Makna sabda beliau shallallahu alaihi wasallam “Islam itu dibangun di atas lima (perkara)” bahwa Islam itu seperti bangunan, dan lima perkara ini adalah pilar-pilar bangunan dan tiang-tiangnya yang mana bagunan tersebut kokoh dia atasnya.”

✅ Beliau berkata:

Adapun lima rukun ini, jika hilang semuanya maka bangunan tersebut (yaitu islam) akan roboh dan tidak tegak lagi setelah hilangnya, demikian juga jika hilang darinya rukun yang paling agung yaitu dua kalimat syahadat, dan hilangnya adalah dengan melakukan lawannya, karena tidak akan (mungkin) bersatu.”(Fathul-Bãri:1/20)

Telah berlalu pembahasan masalah syahadat. Adapun masalah Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji, maka pembahasannya pada pembahasan fiqih.

  • ➡ 19. MAKNA IMAN*

Soal:Apa yang dimaksud dengan iman?

Jawab:

Iman secara bahasa adalah Tasdiq (pembenaran). Dan telah dinukil ijma pakar bahasa akan hal ini.

✅ Berkata Al-Azhari rahimahullah:

ﻭﺍﺗﻔﻖ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻐﻮﻳﻴﻦ ﻭﻏﻴﺮﻫﻢ ﺃﻥ ” ﺍﻹﻳﻤﺎﻥ” ﻣﻌﻨﺎﻩ: ﺍﻟﺘﺼﺪﻳﻖ

Para ahli ilmu dari kalangan pakar bahasa dan selain mereka telah sepakat bahwa Iman maknanya Tasdiq (pembenaran).(Tahdzibul-Lughah:15/513)

✅ Adapun secara istilah maka Iman adalah:

ﻗﻮﻝ ﺑﺎﻟﻠﺴﺎﻥ، ﻭﻋﻤﻞ ﺑﺎﻷﺭﻛﺎﻥ، ﻭﻋﻘﺪ ﺑﺎﻟﺠﻨﺎﻥ، ﻳﺰﻳﺪ ﺑﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﻳﻨﻘﺺ ﺑﺎﻟﻌﺼﻴﺎﻥ

Ucapan dengan lisan, amalan dengan anggota badan, dan keyakinan dengan hati, bertambah dengan ketaatan dan berkurangdengan maksiat.”(Lum’atul-I’tiqãd)

Atau lebih ringkasnya iman adalah:

“Ucapan dan amalan.” Ucapan disini mencakup ucapan hati yaitu dengan keyakinan, dannucapan lisan yaitu dengan pengikraran. Sehingga tidak ada perbedaan dengan pengertian pertama di atas. Ini adalah pengertian Iman menurut Ahlussunnah wal-Jama’ah, tidak ada perberbedaan pendapat di kalangan mereka.

✅ Berkata Al-Hafidz Ibnu Rajab:

ﻭﻫﺬﺍ ﻛﻠﻪ ﺇﺟﻤﺎﻉ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﻭﻋﻠﻤﺎﺀ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ

Semua ini adalah Ijma (kesepatan) para Salaf dan para ulama Ahli hadits.”

Di antara yang menukil ijma (kesepakatan) adalah Al-Imam Asy- Syafi’i, Abu Tsaur, dan selain mereka berdua rahimahumullah.(Lihat At-Tamhid Libni Abdil-Barr:9/243, Fathul Bãri Libni Rajab:1/5)

in syaa Allah akan datang penjelasan tentang pengertian Iman beserta dalil-dalilnya pada pembahasan selanjutnya.

  • ➡ 20. *PENJELASAN MAKNA IMAN*

Soal:Tolong berikan penjelasan makna iman.!

Jawab:

Telah berlalu makna iman menurut Ahlussunnah, yaitu:

ﻗﻮﻝ ﺑﺎﻟﻠﺴﺎﻥ، ﻭﻋﻤﻞ ﺑﺎﻷﺭﻛﺎﻥ، ﻭﻋﻘﺪ ﺑﺎﻟﺠﻨﺎﻥ، ﻳﺰﻳﺪ ﺑﺎﻟﻄﺎﻋﺔ ﻭﻳﻨﻘﺺ ﺑﺎﻟﻌﺼﻴﺎﻥ

Ucapan dengan lisan, amalan dengan anggota badan, dan keyakinan dengan hati, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan maksiat.” (Lum’atul-I’tiqãd)

Yang dimaksud dengan “ucapan dengan lisan” yaitu mengucapkan dua kalimat syahadat dan membenarkan semua tuntutannya (syarat-syarat & rukun-rukunnya).Allah berfirman:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺭَﺑُّﻨَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﺍﺳْﺘَﻘَﺎﻣُﻮﺍ ﻓَﻠَﺎ ﺧَﻮْﻑٌ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻫُﻢْ ﻳَﺤْﺰَﻧُﻮﻥَ

Sesungguhnya orang yang berkata: “Rabb kami adalah Allah”, kemudian mereka tetap istiqomah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.

(QS.Al-Ahqaf:13)

✅ Dan Rasulullah ﷺ bersabda:

ﺃُﻣِﺮْﺕُ ﺃَﻥْ ﺃُﻗَﺎﺗِﻞَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻘُﻮﻟُﻮﺍ ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ …

Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan Lã Ilãha illallãh.

(HR.Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu) yang dimaksud dengan “amalan anggota badan” yaitu mencakup amalan hati, amalan lisan dan amalan anggota tubuh lainnya.

✅ Allah berfirman Tentang amalan hati:

{ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﺗَﻄْﻤَﺌِﻦُّ ﻗُﻠُﻮﺑُﻬُﻢ ﺑِﺬِﻛْﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۗ ﺃَﻟَﺎ ﺑِﺬِﻛْﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻄْﻤَﺌِﻦُّ ﺍﻟْﻘُﻠُﻮﺏُ }

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS:Ar-Ra’d:28)

Muhammad Abu Muhamad Pattawe

=(lanjut Ke Halaman 2)