Sirah Nabi 22: Dakwah Sembunyi-Sembunyi dan Orang Orang Pertama Kali Masuk Islam

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Pengajian Sembunyi – Sembunyi , Tanda Kesesatan

Dakwah Secara Sembunyi Dan Terang-Terangan

3.Yang Pertama Kali Masuk Islam –

4.Faedah Sirah Nabi: Gelombang Pertama yang Masuk

5.Bagaimana Cara Masuk Islam |

6.Faedah Sirah Nabi: Tahapan Nabi dalam Berdakwah dan Kiatnya

7.Faedah Sirah Nabi: Gelombang Pertama yang Masuk Islam

8.Perintah Untuk Sholat

9. Mengenal As-Sabiqun al- Awwalun |

10.As-Sabiqun al- Awwalun |

Fase Dakwah Sembunyi Sembunyi-Ust Abdullah Zaen

Pelaksanaan Dakwah-Ust Sofyan Bafin Zen

Orang-Orang yang Pertama Masuk Islam – Faedah Sirah Nabawiyah (Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Bagian ke-1:

Bagian ke-2:

Dakwah Sembunyi-Sembunyi-Ust Khalid Basalamah

Bag1:

Bag2:

Mengenal As Sabiqun Awwalun(Generasi Pertama Masuk Islam)-Konsultasi Syariah

Ebook

Shahih Sirah Nabawiyah-DR.Akram Dhiya’ Al- Umuri

Shafiyurrahman al-Mubarakfury – SirahNabawiyah

Sejarah Hidup dan Perjuangan Rasulullah

Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam (lengkap) terjemahan bahasa indonesia

Sisi Dakwah Dari Sejarah Nabi Muhammad

==

  • Sirah Nabi 22: Dakwah Sembunyi-Sembunyi dan Orang Orang Pertama Kali Masuk Islam

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang Sirah Nabawiyah, semoga Allah
menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin .

  • DAKWAH SIRRIYAH DAN ORANG-ORANG YANG PERTAMA KALI MASUK ISLAM

Setelah wahyu sempat terputus, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian mendapatkan perintah untuk berdakwah kepada manusia, mengajak mereka untuk mentauhidkan Allah subhanahu wata’ala dan meninggalkan segala bentuk kesyirikan kepada-Nya. Mulai lah beliau mendakwahi manusia untuk masuk ke dalam Islam. Dakwah beliau ini dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi, sehingga dikenal dengan nama dakwah sirriyyah.

  • MENAWARKAN ISLAM KEPADA ORANG-ORANG TERDEKAT

Yang pertama-tama dilakukan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah menawarkan Islam kepada orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan beliau. Keluarga terdekat dan sahabat-sahabat yang sudah beliau kenal dengan baik berusaha beliau dakwahi sehingga mereka pun menerima Islam sebagai ajaran agama yang benar.

Di antara orang yang pertama masuk islam tentunya adalah:

1. Isteri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid.

2. Maula (mantan budak) beliau, Zaid bin Haritsah bin Syarahil alKalbi.

3. Keponakan beliau ‘Ali bin Abi Thalib

4. Sahabat beliau yang paling dekat yaitu Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu.

Mereka semua memeluk Islam pada permulaan dakwah.

✅ Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan,

Abu Bakr adalah laki-laki pertama yang memeluk Islam. Ada pun Ali, maka beliau adalah orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan anak kecil. Sedangkan Khadijah, beliau adalah orang yang pertama masuk Islam dari kalangan wanita.Dan Zaid bin Haritsah, beliau adalah orang yang pertama masuk Islam dari kalangan maula (mantan budak). Dan ini adalah pendapat Al Imam Abu Hanifah rahimahullah.” [1]

  • DAKWAH ABU BAKR RADHIYALLAHU ANHU

Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu adalah sahabat Rasulullah yang memiliki keutamaan yang besar. Ketika banyak orang mendustakan apa yang beliau bawa, Abu Bakr adalah orang yang paling kuat pembenaran dan dukungannya kepada beliau.

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺑَﻌَﺜَﻨِﻲ ﺇِﻟَﻴْﻜُﻢْ ﻓَﻘُﻠْﺘُﻢْ ﻛَﺬَﺑْﺖَ، ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜْﺮٍ ﺻَﺪَﻕَ، ﻭَﻭَﺍﺳَﺎﻧِﻲ ﺑِﻨَﻔْﺴِﻪِﻭَﻣَﺎﻟِﻪِ

Sesungguhnya mengutusku kepada kalian. Kalian mengatakan, ‘Engkau dusta!’. Adapun Abu Bakr mengatakan, ‘Dia benar’. Ia telah mengorbankan jiwa dan hartanya demi aku.” (HR. Al Bukhari)

Abu Bakr pun sangat bersemangat dalam dakwah. Beliau adalah sosok laki-laki yang luwes dalam bergaul, disenangi, berakhlak mulia dan dikenal kebaikannya. Para tokoh kaumnya selalu mengunjunginya dan sudah tidak asing dengan kepribadiannya karena wawasan, kesuksesan dalam perdagangan dan pergaulannya yang baik. Abu Bakr pun berusaha berdakwah kepada orang-orang dari kaumnya yang sering berinteraksi dengan beliau.

Dengan keutamaan dari Allah dan kerja keras Abu Bakr dalam berdakwah, maka masuk Islamlah para sahabat yang mulia yaitu:

1. Utsman bin Affan Al Umawi

2. Az Zubair bin Awam Al Asadi

3. Abdurrahman bin ‘Auf

4. Sa’ad bin Abi Waqqash

5. Thalhah bin ‘Ubaidillah [2]

Kelima orang yang masuk Islam melalui tangan Abu Bakr ini, bersama Abu Bakr sendiri termasuk ke dalam sepuluh sahabat yang diberikan janji surga oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdurrahman bin ‘Auf ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜْﺮٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﻋُﻤَﺮُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﻋُﺜْﻤَﺎﻥُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﻋَﻠِﻲٌّ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِﻭَﻃَﻠْﺤَﺔُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﺍﻟﺰُّﺑَﻴْﺮُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﻋَﺒْﺪُ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺑْﻦُ ﻋَﻮْﻑٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِﻭَﺳَﻌْﺪٌ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﺳَﻌِﻴﺪٌ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻭَﺃَﺑُﻮ ﻋُﺒَﻴْﺪَﺓَ ﺑْﻦُ ﺍﻟْﺠَﺮَّﺍﺡِ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ

Abu Bakr di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’ad di surga, Sa’id di surga, Abu ‘Ubaidah bin Jarrah di surga”. (HR. At Tirmidzi)

Semoga Allah meridhai Abu Bakr Ash Shiddiq dan para sahabat Rasulullah lainnya.

  • BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM

Kemudian setelah itu masuk Islamlah para sahabat yang mulia lainnya, di antaranya

1. Abu ‘Ubaidah; ‘Amir bin Al Jarrah

2. Abu Salamah bin ‘Abdul Asad

3. Al Arqam bin Abil Arqam

4. Utsman bin Mazh’un

5. Qudamah bin Mazh’un

6. Abdullah bin Mazh’un

7. Ubaidah bin Al Harits bin Al Muththalib bin ‘Abdu Manaf

8. Sa’id bin Zaid Al ‘Adawy

9. Fathimah binti Al Khaththab Al ‘Adawiyyah (saudara perempuan Umar bin Al Khaththab dan istri dari Said bin Zaid)

10. Khabbab bin Al Arts

11. Ja’far bin Abi Thalib

12. Asma’ bin Umais

13. Khalid bin Sa’id Al Umawi

14. Aminah binti Khalaf

15. Amr bin Sa’id Al Umawi

16. Hathib bin Al Harits Al Jumahi

17. Fathimah bin Al Mujallil

18. Al Khattab bin Al Harits

19. Fukaihah binti Yasar

20. Ma’mar bin Al Harits

21. Al Muthallib bin Azhar Az Zuhri

22. Ramlah binti Abu Auf

23. Nu’aim bin Abdullah Al Adawi

Mereka semua berasal dari semua suku Quraisy.

Adapun yang berasal dari selain Quraisy, di antaranya:

1. Abdullah bin Mas’ud Al Hudzali

2. Mas’ud bin Rabi’ah Al Qari

3. Abdullah bin Jahsy Al Asadi

4. Abu Ahmad bin Jahsy

5. Bilal bin Rabah Al Habasy

6. Suhaib bin Sinaan Ar Ruumi

7. Ammar bin Yasir Al Anasi

8. Yasir Al Anasi

9. Sumayyah (istri Yasir, ibu dari Ammar)

10. Amir bin Fuhairah

Selain itu dari kalangan wanita terdapatlah nama-nama:

1. Ummu Ayman Barakah Al Habasyiyah

2. Ummu Fadhl, istri dari Abbas (paman Rasulullah)

3. Asma’ binti Abu Bakr [3]

Kalau kita perhatikan banyak juga dari mereka yang berasal dari kalangan budak atau mantan budak. Di antaranya sebagaimana yang kita sebutkan sebelumnya yaitu Zaid bin Haritsah. Adapun budak-budak lainnya adalah Bilal bin Rabah Al Habasyi, Aamir bin Fuhairah, Abu Fakihah, dan Yasir.

✅ Ammar radhiyallahu ‘anhu berkata,

ﺭَﺃَﻳْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻭَﻣَﺎ ﻣَﻌَﻪُ، ﺇِﻟَّﺎ ﺧَﻤْﺴَﺔُ ﺃَﻋْﺒُﺪٍ، ﻭَﺍﻣْﺮَﺃَﺗَﺎﻥِﻭَﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜْﺮٍ

Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan tidak ada orang yang bersama beliau kecuali lima orang budak, dua orang wanita, dan Abu Bakr”. (HR. Al Bukhari)

Disebutkan oleh Al Hafizh Ibnu Hajar bahwa kelima budak itu adalah:

1. Bilal bin Rabah

2. Zaid bin Haritsah

3. Aamir bin Fahiirah, budaknya Abu Bakr.

4. Abu Fakihah, budaknya Shofwan bin Umayyah.

5. Yasir, ayah dari Ammar, suami Sumayyah

Sedangkan dua orang wanita adalah Khadiijah dan Sumayyah.

Atau bisa jadi Khadijah dan Ummu Aiman. [4]

Para sahabat yang mulia inilah yang disebut sebagai assabiqunal awwalun, yaitu orang-orang yang pertama masuk islam sebagaimana yang dipuji oleh Allah di dalam Al Qur’an…

ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺑِﻘُﻮﻥَ ﺍﻟْﺄَﻭَّﻟُﻮﻥَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﻬَﺎﺟِﺮِﻳﻦَ ﻭَﺍﻟْﺄَﻧْﺼَﺎﺭِ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺍﺗَّﺒَﻌُﻮﻫُﻢْ ﺑِﺈِﺣْﺴَﺎﻥٍ ﺭَﺿِﻲَﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺭَﺿُﻮﺍ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺃَﻋَﺪَّ ﻟَﻬُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﺗَﺠْﺮِﻱ ﺗَﺤْﺘَﻬَﺎ ﺍﻟْﺄَﻧْﻬَﺎﺭُ ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦَ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺃَﺑَﺪﺍًﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻔَﻮْﺯُ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢُ

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari (kalangan) orang-orang muhajirin dan anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada-Nya, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai- sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (At Taubah: 100). Wallahu a’lam bisshawab.

CATATAN KAKI

[1] Ibrahim Al ‘Ali, Shahih As Sirah An Nabawiyyah, (Amman:Daarun Nafaais, 2010), hlm. 74.

[2] Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri, Ar Rahiqul Makhtum, (Riyadh: Dar Ibnil Jauzi, 1435 H), hlm. 91-92.

[3] Ibid., hlm. 92

[4] Ibnu Hajar Al Asqalani, Fathul Bari, (Beirut: Darul Ma’rifah, 1379 H), Jil. 1, hlm. 300.

Ust Wira Bachrun

==[[Lanjut Ke Halaman 2]]