Doa-doa Ketika Galau, Gundah, Gulana, Dan Dilanda Kesedihan 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.APAKAH ADA KHILAF DALAM PERAYAAN MAULID/

2.SUDAH LAMA *NGAJI TAPI AKHLAKTIDAK BAIK

3.Takut Kepada Allah

4.Orang-orang yangdipersilahkan masuk surga darisemua pintu

5.Membongkar kedok munafik dari sholatnya

6. Yang Membedakan Ahli Haq dan Ahli Batil

7.Seseorang itu akan bersama temannya

Tanda Baiknya Seorang Muslim

9.Dosa Itu Musibah Besar

10.Obat Dzikir

11.Prasangka Buruk 

.Doa Menghilangkan Kesedihan-Ust Firanda Andirja

Doa Untuk Kesedihan Yang Mendalam-Sa’ad al Ghomidi

Manfaat Dzikir dalam Menghilangkan.Kesedihan-DR Abdur Rozzaq Al Badr

Bag1:Bag2

Kelembutan Salaf Terhadap Ahlul Bid’ah?-Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc.

(Mendidik Generasi Muda Islam, Ustadz Umar Baladraf, M.Pd.I), Sa

Bagaimana Cara Menjalani Kehidupan Didunia YangBaik-Ust Yazid Jawas

(Audio) KajianDauroh Risalah Ushulussittah Syaikh.Muhammad At-Tamimi

Sesi 1 bersama Ustadz Adi Abdul Jabar

Bag1Bag2

Sesi 2 Bersama Ust Muhammad Alif

Bag1:Bag2

Ebook

Salahkah Aku Minta Ruqyah

Kalender Puasa Tahun 1440H

Ushulussittah Syaikh.Muhammad At-Tamimi (B.Arab)

==

➡ Doa-doa Ketika Galau, Gundah, Gulana, Dan Dilanda Kesedihan

 

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga

hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang Doa dan Dzikir,semoga Allah

menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin .

  • Doa-doa Ketika Galau, Gundah, Gulana, Dan Dilanda Kesedihan

➡ Pertanyaan:

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮ ﺣﻴﻢ

ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ

Ustadz, apakah doa di bawah ini shahih?

Dzikir Penenang Hati:

Hasbi Rabbi Jallallah, Ma fii qalbi ghairullah, Nur Muhammad Rasulullah, La ila ha illallah, Tiada Ilah selain Allah.

ﺟَﺰَﺍﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﺧَﻴْﺮًﺍ

ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ

➡ Jawaban:

ﻭَﻋَﻠَﻴْﻜُﻢُ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺑَﺮَﻛَﺎﺗُﻪُ

ﺑِﺴْـﻢِ ﺍﻟﻠﻪ

Alhamdulillāh

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi waman tabi’ahum bi ihsānin ilā yaumil qiyamah, Amma ba’du

Wajazākallāh khairan katsiran atas pertanyaan dan do’a yang antum sampaikan,

Kita selalu memohon kepada Allah agar senantiasa mendapatkan taufiq dan petunjukNya.

Kaum muslimin wal muslimat yang semoga dirahmati Allāh subhānahu wa ta’āla, tidak ada petunjuk yang lebih baik dari pada petunjuk Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam. Dan sesuatu yang dibuat oleh manusiaadalah rendah dan penuh kekurangan walaupun orang-orang menghias-hiasinya.

Doa yang ditanyakan tersebut belum pernah kami mendengarnya, mungkin itu dibuat-buat oleh seseorang.Dan sebaiknya kita memilih doa-doa yang diajarkan Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam karena kita percaya bahwa Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam lebih pandai,lebih tahu dari pada orang tersebut.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan banyak doa. Seorang yang sedih bisa bahagia, seorang yang galau bisa tenang, seorang yang sedang terhimpit masalah bisa mendapat jalan keluar.

✅ Beliau shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﻣَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻋَﺒْﺪٌ ﻗَﻂُّ ﺇِﺫَﺍ ﺃَﺻَﺎﺑَﻪُ ﻫَﻢٌّ ﻭَﺣَﺰَﻥٌ

Tidak ada seorang pun yang sedang dilanda kegundahan dan kesedihan, lalu mengucapkan doa ini;

ﺍﻟﻠﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﻋَﺒْﺪُﻙَ، ﻭَﺍﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِﻙَ، ﺍﺑْﻦُ ﺃَﻣَﺘِﻚَ،ﻧَﺎﺻِﻴَﺘِﻲ ﺑِﻴَﺪِﻙَ، ﻣَﺎﺽٍ ﻓِﻲَّ ﺣُﻜْﻤُﻚَ، ﻋَﺪْﻝٌ ﻓِﻲَّﻗَﻀَﺎﺅُﻙَ، ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺑِﻜُﻞِّ ﺍﺳْﻢٍ ﻫُﻮَ ﻟَﻚَ، ﺳَﻤَّﻴْﺖَﺑِﻪِ ﻧَﻔْﺴَﻚَ، ﺃَﻭْ ﺃَﻧْﺰَﻟْﺘَﻪُ ﻓِﻲ ﻛِﺘَﺎﺑِﻚَ، ﺃَﻭْ ﻋَﻠَّﻤْﺘَﻪُﺃَﺣَﺪًﺍ ﻣِﻦْ ﺧَﻠْﻘِﻚَ، ﺃَﻭِ ﺍﺳْﺘَﺄْﺛَﺮْﺕَ ﺑِﻪِ ﻓِﻲ ﻋِﻠْﻢِﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻋِﻨْﺪَﻙَ، ﺃَﻥْ ﺗَﺠْﻌَﻞَ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﺭَﺑِﻴﻊَ ﻗَﻠْﺒِﻲ،ﻭَﻧُﻮﺭَ ﺻَﺪْﺭِﻱ، ﻭَﺟِﻠَﺎﺀَ ﺣُﺰْﻧِﻲ، ﻭَﺫَﻫَﺎﺏَ ﻫَﻤِّﻲ

Allaahumma innii ‘abduka, wabnu ‘abdika, wabnu amatika, naashiyatii biyadika, maadhin fiyya hukmuka, ‘adlun fiyya qodhoo-uka, as-aluka bikullismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au anzaltahu fii kitaabika, au ‘allamtahu ahadan min kholqika, awista’tsarta bihi fii ‘ilmil ghoibi ‘indaka, an taj’alal qur-aana robii’a qolbii, wa nuuro shodrii, wa jalaa-a huznii, wa dzahaaba hammii.

”Ya Allāh , sesungguhnya diri ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba laki-laki Mu, dan anak dari hamba perempuan-Mu, Ubun-ubunku berada dalam genggaman-Mu, Hukum-Mu telah berjalan, dan keputusan-Mu merupakan keputusan yang adil, Aku memohon dengan seluruh nama-nama-Mu, yang engkau namai diri-Mu, atau nama yang engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau telah engkau ajarkan kepada seseorang dari hamba-Mu, atau nama yang masih engkau simpan disisi-Mu, jadikan Al-Qur’an sebagi penentram jiwaku, cahaya hatiku, pelenyap duka dan lara ku.”

ﺇِﻟَّﺎ ﺃَﺫْﻫَﺐَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ ﻫَﻤَّﻪُ، ﻭَﺃَﺑْﺪَﻟَﻪُ ﻣَﻜَﺎﻥَﺣُﺰْﻧِﻪِ ﻓَﺮَﺣًﺎ

Tidaklah seorang mengucapkan do’a tersebut, melainkan Allāh akan hilangkan kesedihannya, dan akan jadikan kebahagiaan untuknya

Para sahabat berkata :

ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻳَﻨْﺒَﻐِﻲ ﻟَﻨَﺎ ﺃَﻥْ ﻧَﺘَﻌَﻠَّﻢَ ﻫَﺆُﻟَﺎﺀِﺍﻟْﻜَﻠِﻤَﺎﺕِ

Wahai Rasūlullāh , seharusnya kita mempelajari dan menghafal doa tersebut

Beliau Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam menjawab :

ﺃَﺟَﻞْ، ﻳَﻨْﺒَﻐِﻲ ﻟِﻤَﻦْ ﺳَﻤِﻌَﻬُﻦَّ ﺃَﻥْ ﻳَﺘَﻌَﻠَّﻤَﻬُﻦَّ

Betul sekali, hendaknya seorang yang mendengar do’a ini untuk mempelajarinya

[Hadits riwayat imam Ahmad No.4318 dan dishahihkan oleh.syaikh Al-Albani dalam Takhrij Al-Kalam Ath-ThayyibNo.124]

atau dengan membaca do’a yang sering beliau baca sebagaimana dalam [Shahih Al-Bukhari No.6363] :

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻲ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻬَﻢِّ ﻭَﺍﻟﺤَﺰَﻥِ،ﻭَﺍﻟﻌَﺠْﺰِ ﻭَﺍﻟﻜَﺴَﻞِ، ﻭَﺍﻟﺒُﺨْﻞِ، ﻭَﺍﻟﺠُﺒْﻦِ، ﻭَﺿَﻠَﻊِﺍﻟﺪَّﻳْﻦِ، ﻭَﻏَﻠَﺒَﺔِ ﺍﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ

Allaahumma innii a’uudzu bika minal hammi wal hazani, wal ‘ajzi wal kasali, wal bukhli wal jubni, wa dhola’id-daini wa gholabatir-rijaal.

Ya Allāh aku berlindung kepada-Mu dari gundah gulana dan kesedihan, begitu juga dari kelemahan dan kemalasan, kekikiran, sifat penakut, lilitan hutang dan penindasan

✅ Atau do’a Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam ketika ditimpa kesusahan yang sangat, sebagaimana dalam shahih Al-Bukhari No.6346 :

ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟﻌَﻈِﻴﻢُ ﺍﻟﺤَﻠِﻴﻢُ، ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُﺭَﺏُّ ﺍﻟﻌَﺮْﺵِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴﻢِ، ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺭَﺏُّﺍﻟﺴَّﻤَﻮَﺍﺕِ ﻭَﺭَﺏُّ ﺍﻷَﺭْﺽِ، ﻭَﺭَﺏُّ ﺍﻟﻌَﺮْﺵِﺍﻟﻜَﺮِﻳﻢِ

Laa ilaaha illallaahul ‘azhiimul haliim, laa ilaaha illallaahu robbul ‘arsyil ‘azhim, laa ilaaha illallaahu robbus-samaawaati wa robbul ardhi wa robbul ‘arsyil kariim.

Tidak ada Rabb yang berhak disembah selain Allāh , Yang Maha Agung, Maha Penyantun, Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allāh , Penguasa ‘Arsy Yang Agung, Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allāh , Rabb langit dan bumi serta Rabb ‘Arsy Yang Mulia

Atau do’a orang-orang yang sedang tertimpa berbagaimasalah, gundah gulana, kesedihan, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dalam Sunannya No.5090 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahīmahullāhu dalam Shahih Adab Al-Mufrad No.701 :

ﺍﻟﻠﻬُﻢَّ ﺭﺣْﻤﺘَﻚ ﺃﺭﺟُﻮ، ﻓﻼ ﺗﻜﻠْﻨِﻲ ﺇﻟﻰ ﻧَﻔْﺴﻲﻃﺮْﻓَﺔَ ﻋَﻴﻦٍ، ﻭﺃﺻﻠﺢْ ﻟﻲ ﺷﺄﻧﻴﻜُﻠَّﻪُ، ﻻ ﺇﻟﻪَ ﺇﻻﺃﻧﺖَ

Allaahumma rohmataka arjuu, falaa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain, wa ashlih lii sya’nii kullah, laa ilaaha illaa anta.

Ya Allāh ya Rabbku, aku berharap Rahmat-Mu, janganlah Engkau serahkan urusanku kepada diriku sendiri, janganlah Engkau berpaling dari ku walaupun hanya sekejap mata, perbaikilah semua urusanku, tidak ada Rabb yang berhak disembah melainkan Engkau semata.

Atau Do’a Ketika Mengalami Kesulitan Yang Diriwayatkan HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya no. 2427 (Mawaarid), Ibnus Sunni no. 351. Al-Hafizh berkata: Hadits di atas sahih, dan dinyatakan shahih pula oleh Abdul Qadir Al-Arnauth dalam Takhrij Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi, h. 106.

اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan, wa anta taj’alul hazna idzaa syi’ta sahlan.

Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya.

Atau berdo’a dengan doa yang Nabi Yunus

‘alaihissalam panjatkan, Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ﺃَﻟَﺎ ﺃُﺧْﺒِﺮُﻛُﻢْ ﺑِﺸَﻲْﺀٍ ﺇِﺫَﺍ ﻧَﺰَﻝَ ﺑِﺮَﺟُﻞٍ ﻣِﻨْﻜُﻢْﻛَﺮِﺏٌ، ﺃَﻭْ ﺑَﻠَﺎﺀٌ ﻣِﻦْ ﺑَﻠَﺎﻳَﺎ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺩَﻋَﺎ ﺑِﻪِ ﻳُﻔَﺮَّﺝُﻋَﻨْﻪُ؟‏» ﻓَﻘِﻴﻞَ ﻟَﻪُ : ﺑَﻠَﻰ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ” ﺩُﻋَﺎﺀُ ﺫِﻱﺍﻟﻨُّﻮﻥِ : ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺃَﻧْﺖَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺇِﻧِّﻲ ﻛُﻨْﺖُ ﻣِﻦَﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ

Maukah kalian aku kabarkan kepada kalian tentang suatu do’a, yang jika seorang membacanya saat dia susah, sempit penuh kesusahan pasti akan Allāh berikan kepadanya jalan keluar ? Para sahabat menjawab : tentu. Nabi bersabda : Do’a Nabi Yunus ‘ alaihissalam

ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺃَﻧْﺖَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺇِﻧِّﻲ ﻛُﻨْﺖُ ﻣِﻦَﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ

Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minazh-zhoolimiin.

Tidak ada illāh yang berhak disembah melainkan Engkau, Maha Suci Engkau (ya Allāh ) sesungguhnya aku ini termasuk orang yang berbuat aniaya. [Diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim No.1864 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah As-Shahihah No.1744]

Atau do’a yang lainnya, yang Rasūlullāh shallallāhu ‘alaihiwa sallam ajarkan :

ﺃﻻ ﺃﻋﻠِّﻤُﻚِ ﻛﻠﻤﺎﺕٍ ﺗﻘﻮﻟﻴﻨَﻬُﻦَّ ﻋﻨﺪَ ﺍﻟﻜَﺮﺏِ –ﺃﻭ ﻓﻲ ﺍﻟﻜَﺮﺏِ – ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺭﺑﻲ ﻻ ﺃﺷﺮِﻙُ ﺑﻪﺷﻴﺌﺎً

Maukah aku ajarkan kepada kalian do’a yang bisa kalian panjatkan ketika kesusahan menimpamu ? yaitu

ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟﻠﻪُ ﺭﺑﻲ ﻻ ﺃﺷﺮِﻙُ ﺑﻪ ﺷﻴﺌﺎً

Allaah allaah robbii, laa usyriku bihi syai-an.

Allāh , Allāh rabbku, dan aku tidak menyekutukannya dengan apapun.

[Hadits riwayat Abu Dawud No. 1525 dan dishahihkan oleh syaikh Al-Albani]

Silahkan dipilih manakah yang lebih cocok dan lebih mudah bagi anda, dan tidak perlu memakai dzikir yang dibuat-buat oleh orang lain.

Wallāhu a’lam Wabillahittaufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh: BimbinganIslam.com

==

  • Mutiara Hikmah:

Jika Anda LELAH dalam kebaikan, maka hiburlah diri Anda, karena kebaikan itu akan menetap, sedang lelahnya akan pergi. Sebaliknya, meskipun Anda sangat menikmati DOSA, maka kenikmatan itu pasti akan pergi, sedang dosanya akan terus bersama Anda.

✅ Ingatlah sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam-:

ﺣُﻔَّﺖِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔُ ﺑِﺎﻟْﻤَﻜَﺎﺭِﻩِ، ﻭَﺣُﻔَّﺖِ ﺍﻟﻨَّﺎﺭُ ﺑِﺎﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ

SURGA itu diselimuti dengan hal-hal yang tidak disukai, sedang NERAKA diselimuti oleh hal-hal yang menyenangkan”. [HR.Muslim: 2822].

==(lanjut ke Halaman 2)

Iklan