Antara Maaher At Thuwailibi,Kematian Ahli Sunnah,Kutukan Alam, Ahlul Ahwa dan Tauhid

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••==

1.Mendoakan Kebaikan Pada Orang Yang akan Meninggal

2.Kematian Ulama itu Istimewa |

3.Ilmu Dicabut dengan Wafatnya Ulama

4.Sekilas Tentang Standar Pengeluaran Fatwa Di Dunia Islam

5.Merasakan Bahagia Ketika Ber-khalwat Bersama Allah

6.Bolehkah Mengambil Hadiah Dari Bank?

7.Faedah Sirah Nabi: Umar bin Al-Khaththab Masuk Islam#03

8.Khutbah Jumat: Pelanggaran Saat Ada yang MeninggalDunia

9.Jangan Memberi Fatwa Kecuali Berdasarkan Ilmu

10.Hukum Makan Ikan Hiu

11.Bulughul Maram – Adab: Adab Bersin dan Hukum MinumSambil Berdiri

12.Menyoal Konsekuensi Penerjemahan Istiwa` (Bag.1)

13. Pelajaran Dari Kematian Para Ulama

l••

Ustadz Muflih Safitra – Bisa Masuk Syurga Meskipun Tidak Sholat 4Mb20mnit

Ustadz Muflih Safitra – Kaum Muslimin Kalimantan Aman Dari Gempa 4Mb20mnit

Ini Hikmah di Balik Gempa Palu – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MA 2Mb9Mnit

Ustadz Muflih Safitra -Penghapus Penghapus Pahala 4Mb20Mnit

Membongkar kesesatan Maulid Bag1-Ust Dahrul Falihin 8Mb45Mnit

Membongkar kesesatan Maulid Bag2-Ust Dahrul Falihin 3Mb16Mnit

UNTUKMU PEMUDA ZAMAN NOW-Ust Dahrul Falihin 8Mb46Mnit 

Mendoakan Kebaikan Pada Mayit Setelah Dimakamkan-Ust M. Abduh Tuasikal

Banyak Mengumbar Pandangan Bisa Meracuni Hati-Ustadz Amir As Soronji, Lc. M.Pdi

INIKAH JALAN TAKDIRKU?-Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc.

Dosa-Dosa Yang Tersembunyi – UstadzNuruddin Abu Faynan Al-Makky

Tingkatan dan Pintu Neraka – Ustadz Abu Haidar as-Sundawy

••

Ebook

Buku Tata Cara Pengurusan JenazahSesuai Sunnah

Hukum Membaca Al-Qur’an Untuk Mayit

Hukum Jenazah

Hukum Diam Sesaat Untuk Menghormati Yang Meninggal Dunia

Hukum Berkabung Atas Kematian Raja Dan Pemimpin

Adab Jenazah dan Ta’ziah

••

Antara Maaher At Thuwailibi,Kematian Ahli Sunnah,Kutukan Alam, Ahlul Ahwa dan Tauhid .

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga

hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang Tahdzir, semoga Allahmenjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

••

  • Ahli Sunnah vs Ahli Bid’ah Tentang Kematian Ahli Sunnah

Oleh; Abu Ubaidah As Sidawi

✅ Imam al Lalikai meriwayatkan dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahli Sunnah wal Jama’ah no: 25, 31 ucapan seorang ulama sunnah, Ayyub as Sihtiyani:

أخبر بموت الرجل من أهل السنة وكأني أفقد بعض أعضائي

Aku dikabari kematian seorang ahli sunnah, seakan saya kehilangan sebagian anggota tubuhku”.

✅ Dan ucapan beliau juga:

إن الذين يتمنون موت أهل السنة يريدون أن يطفئوا نور الله بأفواههم ، والله متم نوره ولو كره الكافرون

Sesungguhnya orang2 yang mengharapkan kematian ahli sunnah pada hakekatnya mereka ingin memadamkan cahaya Allah dg mulut2 mereka. Allah pasti akan menyempurnakan cahaya Allah walaupun orang2 kafir membencinya”.

Perhatikanlah perbedaan sikap ini ketika menghadapi kematian Ahli Sunnah:

Ahlu Sunnah sedih atas kematian seorang ahli sunnah, sedangkan ahli bid’ah mereka senang bahkan berharap akan kematian ahli sunnah.

Pilihlan jalan yg terbaik untukmu wahai saudaraku

  • Turut berduka cita atas wafatnya al Ustadz Abdurrahman Ayyub.

ﺇﻧﺎ ﻟﻠﻪ ﻭﺇﻧﺎ ﺇﻟﻴﻪ ﺭﺍﺟﻌﻮﻥ

Semoga Allah mengampuni seluruh dosanya & memasukkan nya ke dalam surga. Amin.

Beliau adalah ustadz sunnah yang mendapat hidayah setelah terombang ambing dalam pemikiran khowarij, kemudian setelah itu berdakwah kepada tauhid dan sunnah serta membongkar kedok kaum khowarij. Nahsabuhu kadzalika wa laa nuzakki alallahi ahadan.

Berita Duka,

Innalillahi wa innaillaihi rooji’un.

Telah meninggal dunia guru qt al Ustadz Abu Salman Abdurrahman Ayyub 55 thn (5-3-63) pada hari ini Jum’at, 7 Des 2018 jam 21.35 di Rs. Fatmawati, krn sakit. Alamat duka: Pd.Kacang Timur, sblah TK/SD Budi Luhur.

CP/WA: Ummi Masnah (istri) 0853 1964 1931

Asaddurrahman (anak) 0856 9304 7481

Ust. Abdurrahim Ayyub (Adik/Kembaran beliau) 0812 1283 7394.

Mohon dima’afkan atas segala kesalahan beliau Alloh yarham

==

  • Kenangan Ust Abdurrahman Ayub

Satu tahun yg lalu waktu Dauroh Syekh Ibrahim Ar Ruhaili di solo, saya menyapa seorang yg mirip dengan ustadz Abdurrahman Ayub.

Assalamualaikum Ustadz, kef haalukum Ustadz, Ustadz Abdurrahman Ayub..ya?”

Bukan.. sy Abdurahim adik Ustadz Abdurahman.. kami saudara kembar.. Doakan ya akh, Ustadz Abdurahman sedang terbaring sakit…”

“Insyaallah Ustadz…”

Dan hari ini kaum muslimin Indonesia berduka, dengan kepergian seorang da’i yg gigih mendakwahkan Akidah ahlussunah dan membentengi umat dari pemahaman khawarij di tanah air. Beliau adalah : Ustadz Abdurrahman Ayub (yg juga merupakan staf ahli BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme).

Melihat para ulama dan para da’i satu persatu meninggalkan kita.. menyadarkan kita utk bertanya kpd diri, “Apa yg telah engkau korban kan utk Islam..?!”

Semoga Allah merahmati Ustadz Abdurahman Ayyub, dan menerima kebaikan2 beliau, mengampuni dosa2 beliau.

إن لله ما أخذ وله ما أعطى وكل شيء عنده بأجل مسمى، ولا نقول إلا ما يرضى ربنا عز وجل: إنا لله وإنا إليه راجعون. رحمه الله رحمة واسعة وغفر له وأسكنه فسيح جناته إنه ولي ذلك والقادر عليه..

@Ahmad Anshori

==

  • Ghibah Kepada Orang Mati


✅ Seorang ustadz telah wafat. Rahimahullah. Amalannya telah terputus kecuali ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah dan anak saleh. Selain itu, jika ada kesalahan, kita mohonkan ampunan dan rahmat Allah Ta’ala kepada beliau. Sisanya, jika kita pernah membicarakan negatif terhadap beliau. Jika bicara kita benar, maka boleh jadi ghibah (kecuali penyimpangan yang disiarkan). Jika bicara kita salah, maka itulah fitnah.

Sekarang, mana sempat kita minta maaf pada orang mati dan mana mungkin dijawab. Sekarang, tinggal kita bersiap mempertanggung jawabkan buah lisan dan jemari. Beristighfarlah.

Sekarang, kita ambil pelajaran. Jika mentahdzir seorang dai atau thalib, maka sewajarnya. Jangan berlebihan. Jangan petantang petenteng kebablasan. Hingga ramai jagat maya kajian. Bumbu demi bumbu diracik banyak orang. Saking banyaknya godokan, melampaui batas. Urusan pribadi diangkat. Sampai hancur kehormatannya. Nanti jika korban ini mati, tinggal kita dan dosa kita. Boleh jadi yang telah wafat, Allah ampuni karena tangisannya setelah kita bully. Dan sampai detik ini, ya salaaam, kita masih anteng. Menunggu tema bullying berikutnya.

✅ Saya melihat kebengisan beberapa nama di jagat maya. Sangat tidak yakin lisannya sebengis jemarinya jika di podium. Mengingatkan kesalahan dai itu penting. Tapi kebengisan dan liarnya kalimat, itu terjemahan hati. Dinyana bahwa kebengisan berbuah hidayah buat banyak insan. Dinyana bahwa dengan bengis, pahala bertambah. Dinyana bahwa dengan bengis, tetibanya muncul pahlawan baru. Tapi tak pernah menyana bahwa boleh jadi letih kita berucap sekuat daya, semua itu sia-sia.

Jernihkan hati dan stabilkan emosi sebelum memperingatkan manusia akan kesalahan manusia. Karena, Anda adalah manusia. Dan Anda tahu betul dari dalil atau tradisi, manusia tu seperti apa. Selama Anda masih manusia.

@Hasan al Jaizy

==

  • TAHDZIR untuk MAAHER aka SONI aka AHAT, DARI PARA USTADZ:

dari ust Abu Salma Muhammad Rachdi akhirnya keluar ijin untuk menyebarkan ini.

Tahdzir Untuk AHAT dari Asatidzah MENYOROT SOSOK AHAT

✅ 1. Ust Arief Budiman :

ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻣﻔﺘﻮﻥ ﻭﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﻔﺘﻦ ﻧﺴﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺴﻼﻣﺔ ﻭﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ

orang yg terfitnah dan penyebar fitnah. Kami mohon kpd Allâh keselamatan dan kesehatan.”

✅ 2. Ust Ali Saman :

Perlu difahamkan kepada orang tentang hakekat orang ini yaitu Ahat”.

✅ 3. Ust Abu Umar Basyir:

Bismillah. Dia beberapa kali memasukkan ana ke beberapa situs yg enggak jelas sambil memberi banyak pujian. Saat ana keluar, dimasukkan lagi ke group lain yg ternyata kembaran group sebelum: intinya menyerang syiah dg bahasa kotor dan menjijikkan sambil pelan pelan melecehkan dakwah salafiyyah dg cara terselubung”.

✅ 4. Ust Abu Ghazi as-Sundawi :

Awalnya mungkin untuk dalam rangka mengcounter syi’ah tapi rupanya dia sendiri khawarij akhirnya syi’ah dan khawarij sama-sama seperti buah simalakama”.

✅ 5. Ust Musyaffa ad-Darini:

Kalau lihat kata-katanya yg sangat kasar, ana curiga dia syi’i yg disusupkan utk membenturkan salafi dan syiah, dan biar syiah punya alasan utk menghakimi salafi, Wallohua’lam. Orang ini memang harus diwaspadai”.

✅ 6. Ust Fadhlan Fahamsyah :

Sangat bahaya dia,.dikalangan aswaja dia dikenal ulama muda wahabi yg keras,sehingga dikhawatirkan membentuk opini bahwa semua salafy seperti dia”.

✅ 7. Ust Jefry Marzuki:

Di madinah ada facebook suara madinah itu yg punya fauzi anak sintang, masya Allah anaknya mumtaz dan rajin menulis ( ﻻ ﺃﺯﻛﻲ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﺣﺪﺍ ( dia kemaren sedikit memberikan masukan, trus dicaci aki oleh org yang sama itu! dikirimin screen shoot nya ke ane, wallah perkataan yg tidak layak untuk ane tampilkan disini”.

✅ 8. Ust Zainal Abidin :

Kesimpulan AHAT bukan hanya bisa menjadi BU MERANG dakwah bahkan bisa menjadi PAK MERANG dakwah”.

✅ 9. Ust Agus Hasan Bashori :

Saya selalu memberi nasehat supaya bijak, lembut, sabar Tapi agak susah merubah wataknya”.

✅ 10. Ust Zaki Rachmawan:

Kayaknya ustadz ustadz senior harus memperingatkan bahaya fulan itu”.

✅ 11. Ust Abu Islama:

iya ya…kata2nya sangat2 tdk pantas, berjubah gitu…ama santri kita aj jauuh banget…bahasanya kotor…”

✅ 12. Ust Datyadikara Abu Syakir :

Naudzubillaah…ya rabbii..buruk sekali ucapannya…”

✅ 13. Abu Salma Muhammad:

Rojul ini RUWAIBIDHOH Muta’âli = sok merasa tinggi Muta’âlim = sok tahu/sok berilmu Mutakâbir = merasa besar diri /sombong Hubbuzh zhuhur = cinta popularitas Dan AHAT ini adalah mujâhir (org yg menjahrkan/menampakkan kejelekannya) sehingga halal dighibah“.

✅ 14. Prof DR Andy Bangkit:

Jangan korbankan nama baik dakwah ini hanya karena satu orang bejat seperti itu, dengan membuat dia jadi ketua ketuaan itulah dia jadi besar kepala, sekarang sudah menempatkan diri jadi ustadz beneran dia, mengisi seminar tentang perbankan syariah kemarin, siapa yang akan bertanggungjawab tentang isinya? siapa yang akan bertanggungjawab dia tidak berbicara yang salah diforum itu. siapa yang tanggungjawab kapasitas ilmunya?”.

✅ 15. Ust Fachry Abu Umaina :

Tinggalkan! Tahdzir! Dari ucapannya di media sosial tidak menggambarkan akhlak penuntut ilmu, apalagi da’i. Belum lagi dilihat kadar kafa’ah ilmiyyahnya”.

✅ 16. ust Fuad Hamzah Baraba:

Dia itu seperti Ya’juj wa Ma’juj, tidaklah masuk ke suatu tempat, kecuali akan membuat kerusakan di tempat itu. ﻧﺴﺄﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺴﻼﻣﺔ ﻭﺍﻟﻌﺎﻓﻴﺔ

✅ 17. Ust. Hanif Muslim:

Dahulu sekitar tahun 2010 AHAT pernah nyantri di Mahad Syaikh Jamilurrahman Jogja namun dikeluarkan karena masalah akhlaq dan muamalah. dan masih lagi banyak jarh atas perilaku, akhlak dan adab serta tingkah AHAT yang merusak di masyarakat”.

••

  • Ust Gadungan Maher At Thuwailibi

Tidak pantas mengambil ilmu dari orang yang di-ustadzkan semisal ini.nKalau dia beriman tentu akan mendoakan orang sudah meninggal dunia, bukan malah mencelanya. Semoga Allah memberikannya hidayah..

  • ✅ *SIAPA MAHER AT THUWAILIBI ??*

Nama aslinya Sony, anak muda jebolan Al Huda bogor. Pernah mondok di Jamilurrahman Jogja, kemudian dikeluarkan karena ada kasus. Awal mula terkenal lewat FB, dia sering bikin tulisan2 yg sensasional… dulu sering muji2 ustad Abdul Hakim Abdat dan Radio Rodja… kemudian berbalik tulisannya banyak memojokkan Rodja dan Ustad Badru, awalnya dia mengklaim hanya bentuk nasehat dan meluruskan opini salah… kemudian sekarang menjuluki radio Rodja dan asatidzah salafiyiin dg sebutann”TALAFI”, “Murjiah”, “Mulukiyah”, dsb…

Belakangan terbongkar, bahwa hampir rata2 tulisan2nya di fb itu adalah plagiat atau daur ulang tulisan2 da’i harokah yg sedang membantah salafi. Jadi kalau antum dapat tulisannya lebih baik abaikan saja.nSemoga dia diberikan hidayah karena kekasaran lisan maupun tulisannya.

Sumber: Aminullah Yasin

=

  • Yang Di “Salafiykan Garis Lurus” oleh Ahlul Ahwaa’ Ternyata Bodoh Dalam Fiqh Janaiz

Adalah Adab dalam Islam ketika ada Orang yang beriman yang mendahului kita,kita mintakan ampunan Allah kepada nya,sebagaimana Firman Allah Ta’ala :

وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Dan orang-orang yang datang setelah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdo’a: ‘Ya Rabb kami, beri AMPUNILAH KAMI dan SAUDARA-SAUDARA KAMI yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan JANGANLAH Engkau MEMBIARKAN KEDENGKIAN dalamnya HATI KAMI terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

[Q.S Al-Hasyr: 10]

✅ Dalam hadits disebutkan

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُوسَى الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَحِيرٍ عَنْ هَانِئٍ مَوْلَى عُثْمَانَ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ فَقَالَ اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Musa Ar Razi, telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Abdullah bin Bahir dari Hani` mantan budak Utsman, dari Utsman bin ‘Affan, ia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila telah selesai dari menguburkan mayit beliau berkata:

Mintakanlah ampunan untuk saudara kalian, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya.”

[Diriwayatkan oleh Abu Dawud no.3221, Al-Hakim no.1372,An-Nasaa’iy no.2014,Al-Baghawiy dalam Syarhus Sunah no. 1523;shahih]

Ini lha Islam dengan adab-adab yang indah dalam islam,bukan MENCELA DARI PENGHARAPAN KEBURUKAN yang TIDAK IA LAKUKAN,MENUDUH dan BERPRASANGKA ini itu,dan sepatutnya kita sebagai mukmin membela kehormatan seorang mukmin dari kaum munafik yang menisbatkan diri “Salafiy Garis Lurus” tapi bermental Kharijiy

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ بْنِ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ يَحْيَى الْمُعَافِرِيِّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ

عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَمَى مُؤْمِنًا مِنْ مُنَافِقٍ أُرَاهُ قَالَ بَعَثَ اللَّهُ مَلَكًا يَحْمِي لَحْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ وَمَنْ رَمَى مُسْلِمًا بِشَيْءٍ يُرِيدُ شَيْنَهُ بِهِ حَبَسَهُ اللَّهُ عَلَى جِسْرِ جَهَنَّمَ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad bin Asma bin Ubaid berkata, telah menceritakan kepada kami Ibnul Mubarak dari Yahya bin Ayyub dari Abdullah bin Sulaiman dari Isma’il bin Yahya Al Mu’arifi dari Sahl bin Mu’adz bin Anas Al Juhani dari Bapaknya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

BARANGSIAPA melindungi seorang mukmin dari orang munafik, -menurutku beliau mengatakan-,

“Maka Allah akan mengutus seorang malaikat untuk menjaga dagingnya dari api neraka pada hari kiamat.

Dan BARANGSIAPA MENUDUH SEORANG MUSLIM DENGAN SESUATU YANG ia BERHARAP KEBURUKKANNYA, maka Allah akan MENAHANNYA di JEMBATAN NERAKA JAHANAM hingga ia keluar dari keburukan perkataannya (hingga ia bersih dari dosanya baik karena pemberian maaf saudaranya muslim tersebut atau karena syafa’at atau setelah ia dibersihkan dengan adzab sesuai kadar dosa yang ia perbuat).”

[Diriwayatkan oleh Abu Daawud no.4239 dan Ahmad no.15095;hasan]

✅ Dan bahasa lisan itu sangat berbahaya apalagi mencela dengan kerusakan Tauhid didalamnya semisal “Kutukan Alam”

حَدَّثَنَا أَبُو يُوسُفَ بْنُ الصَّيْدَلَانِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ابْنِ إِسْحَقَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سُخْطِ اللَّهِ لَا يَرَى بِهَا بَأْسًا فَيَهْوِي بِهَا فِي نَارِ جَهَنَّمَ سَبْعِينَ خَرِيفًا

Telah menceritakan kepada kami Abu Yusuf bin As Shaidalani Muhammad bi Ahmad Ar Raqqi telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salamah dari Ibnu Ishaq dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah dari Abu Hurairah dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Sungguh, salah seorang dari kalian mengucapkan suatu ucapan yang DIMURKAI oleh Allah, namun ia tidak MENGANGGAPNYA SEBAGAI DOSA, hingga DENGANNYA UCAPAN TERSEBUT ia jatuh ke DALAM neraka Jahannam selama TUJUH PULUH TAHUN.”

[Diriwayatkan oleh Ibnu Maajah no.3960;shahih]

Allaahul Musta’an

@Faisal Yuniko

=

  • USTADZ KOK TIDAK PAHAM DAN MENGERTI TAUHID ???

 

Kenapa anda mengaku atau yang diaku sebagai Ustadz TAPI tidak mengerti dan paham Tauhid ?????? Sungguh tidak pantas dan layak disebut Ustadz

Ketahuilah ! Tidak ada yang namanya KUTUKAN ALAM KARENA SEGALA PENYAKIT dan kesembuhannya datangnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan atas kehendak-Nya BUKAN DARI ALAM DAN JUGA BUKAN KUTUKAN ALAM !!!

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna : telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad Az Zubairi : telah menceritakan kepada kami ‘Umar bin Sa’id bin Abu Husain, dia berkata : telah menceritakan kepadaku ‘Atha` bin Abu Rabah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda,”ALLAH TIDAK AKAN MENURUNKAN PENYAKIT melainkan menurunkan obatnya juga.” HR. Bukhari no. 5246 | Fathul Bari no. 5678, Abu Dawud no. 3357 | no. 3855 dan Ibnu Majah no. 3430 | no. 3439. Lafazh dan sanad di atas milik Bukhari

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il : telah menceritakan kepada kami Abu ‘Awanah dari Manshur dari Ibrahim dari Masruq dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjenguk orang sakit atau ada orang yang sakit datang kepada beliau, beliau berdo’a,

“ADZHIBIL BA`SA RABBAN NAASI ISYFII WA ANTA SYAAFI LAA SYIFAA`A ILLA SYIFAA`UKA SYIFAA`A LAA YUGHAADIRU SAQAMA

(Hilangkanlah penyakit wahai Rab sekalian manusia, sembuhkanlah wahai dzat Yang Maha Menyembuhkan, TIDAK ADA YANG DAPAT MENYEMBUHKAN MELAINKAN KESEMBUHAN DARI-MU, yaitu kesembuhan yang tidak membawa rasa sakit.– HR. Bukhari no. 5243 | Fathul Bari no. 5675

[ Lanjut Ke Halaman 2 ]

Iklan