Bencana Melanda Negeriku, Peringatan Ilahi Kepada Penduduknya Agar Mereka Kembali Kepada-Nya

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Doa agar Terhindar dari Hilangnya Nikmat & Bencana

2.Apa Penyebab Terjadinya Bencana ?

3.Hukum Penjarahan Saat Bencana |

4.Sebab Musibah Menimpa

5.Hikmah Ilahi dibalik Musibah Gempa Bumi dan Tsunami

6.Musibah Membawa Berkah

7.Sikap Muslim dalam MenghadapiMusibah

08.Pelipur Lara Saat Musibah dan Bencana

••

Jauhilah 5 Hal Pengundang Bencana-Ust Afifi Abdul Wadud

Bag.1,Bag2

Renungan Bencana-Ust Ali Musri Semjan Putra

Sabar Dalam Menghadapi Bencana-Ust Firanda Andirja

Wapada Gara-Gara Politik Fatwa Bisa Berubah. Ust Mizan Qudsiyah

MUSIBAH DAN TAKDIR – Ustadz Zainal Abidin_Lc 9Mb

Ceramah Agama_ Hakikat Qiyas dalam Al Quran dan Sunnah-Ust Mizan Qudsiyah 10Mb

Kepemimpinan Yang Benar Dalam Islam-Ust Mizan Qudsiyah 9Mb

Tauhid Jalan Keluar Dari Berbagai Macam Bencana Oleh Al Ustadz Khidir

•••

Faedah Bencana

Banyak Orang Shalat Tapi Kenapa Masih Ada Bencana

Renungan Dikala Bencana

Buku Pedoman Latihan Kesiapsiagaan Bencana 

Buku Saku Siaga Bencana

Ujian

l

===

Bencana Melanda Negeriku, Peringatan Ilahi Kepada Penduduknya Agar Mereka Kembali Kepada-Nya

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

بسم الله الرحمن الرحيم

Negeriku, negeri Indonesia. Negeri yang membentang dari Barat (Sabang) ke Timur (Merauke) dengan gugusan Pulau-pulau indah nan mempesona, gunung-gunung dan buki-bukit yang menjulang tinggi menampakkan keindahan negerinya, pantai-pantai yang dihiasi dengan pasir putih yang membuat hati terpesona, pohon-pohon dan bunga-bunga indah yang menyejukkan mata yang memandangnya, lautan yang jernih dengan berbagai jenis ikan dan berbagai hewan laut yang unik. Sungai-sungai, danau-danau, air terjun, dan berbagai macam keindahan alam yang susah digambarkan dengan tulisan.

Semua keindahan ini sungguh tidak bisa diciptakan oleh seorang makhluk pun, bahkan sekalipun semua makhluk bersatu untuk menciptakannya mereka tidak akan mampu.

Saudaraku, tidakkah engkau memperhatikan dan merenungi tentang keindahan dan pesona alam tersebut? Semua itu menunjukkan adanya Sang Pencipta yang Maha Berkuasa, Pemilik segala sesuatu.

✅ Allah berfirman:

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh, merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti.

(QS.Al-Baqarah:164

✅ Dan berfirman:

وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَٰذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا

Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.

(QS.Al-Furqan:53)

✅ Dan berfirman:

(أَمَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنْبَتْنَا بِهِ حَدَائِقَ ذَاتَ بَهْجَةٍ مَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُنْبِتُوا شَجَرَهَا ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ يَعْدِلُونَ * أَمَّنْ جَعَلَ الْأَرْضَ قَرَارًا وَجَعَلَ خِلَالَهَا أَنْهَارًا وَجَعَلَ لَهَا رَوَاسِيَ وَجَعَلَ بَيْنَ الْبَحْرَيْنِ حَاجِزًا ۗ أَإِلَٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ)

Bukankah Dia (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air dari langit untukmu, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah? Kamu tidak akan mampu menumbuhkan pohon-pohonnya. Apakah di samping Allah ada tuhan (selainNya)? Sebenarnya mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).

Bukankah Dia (Allah) yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkan)nya dan yang menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan (selainNya)? Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui.

(QS.An-Naml:60-61)

Dialah Allah yang menciptakan semua itu, makhluk-makhluk indah dan cantik mempesona, agar kalian hanya beribadah kepadaNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun.

Namun sayang, keindahan dan pesona tersebut dihancurkan para makhluk yang tidak mengenal Rabbnya dan jauh dari petunjukNya, bahkan sebagian mereka jelas-jelas menampakkan penentangan terhadapNya, sehingga hancurlah sedikit demi sedikit keindahan dan pesona tersebut akibat ulah mereka.

Allah Subhanahu mengabarkan bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh ulah perbuatan manusia.

✅ Allah berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

(QS.Ar-Rum:41)

✅ Berkata Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah:

ﺑﻴﻦ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﺃﻥ اﻟﺸﺮﻙ ﻭاﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﺳﺒﺐ ﻟﻈﻬﻮﺭ اﻟﻔﺴﺎﺩ ﻓﻲ اﻟﻌﺎﻟﻢ

Allah Subhanah menjelaskan bahwa syirik dan maksiat-maksiat adalah sebab munculnya kerusakan di alam ini.(Fathul-Qadir:4/263)

Dari sini kita ketahui dua sebab utama kehancuran dan kebinasaan suatu umat dan suatu kaum, yaitu tersebarnya kesyirikan dan tersebarnya maksiat.

  • Tersebarnya Kesyirikan Sebab Terbesar Kebinasaan Orang-Orang Terdahulu

Allah Azza wa Jalla memerintahkan untuk mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian orang terdahulu yang dibinasakan karena sebab kesyirikan mereka,

✅ Allah berfirman:

قُلْ سِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ ۚ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَ

Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di muka bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berbuat kesyirikan kepada (Allah).”

(QS.Ar-Rum:42)

✅ Berkata Al-Allamah Ibnul-Jauzi rahimahullah:

ﻭاﻟﻤﻌﻨﻰ: اﻧﻈﺮﻭا ﺇﻟﻰ ﻣﺴﺎﻛﻨﻬﻢ ﻭﺁﺛﺎﺭﻫﻢ، ﻛﺎﻥ ﺃﻛﺜﺮﻫﻢ ﻣﺸﺮﻛﻴﻦ اﻟﻤﻌﻨﻰ: ﻓﺄﻫﻠﻜﻮا ﺑﺸﺮﻛﻬﻢ.

Maknanya: perhatikanlah tempat-tempat tinggal mereka dan jejak-jejak mereka (yang telah dihancurkan), kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berbuat kesyirikan, maknanya: mereka dibinasakan karena sebab kesyirikan mereka.(Zadul-Masir:3/425)

✅ Dan berkata Al-Allamah Shiddiq Hasan Khan rahimahullah:

(ﻛﺎﻥ ﺃﻛﺜﺮﻫﻢ ﻣﺸﺮﻛﻴﻦ) ﻣﺴﺘﺄﻧﻔﺔ ﻟﺒﻴﺎﻥ اﻟﺤﺎﻟﺔ اﻟﺘﻲ ﻛﺎﻧﻮا ﻋﻠﻴﻬﺎ، ﻭﺇﻳﻀﺎﺡ اﻟﺴﺒﺐ اﻟﺬﻱ ﺻﺎﺭﺕ ﻋﺎﻗﺒﺘﻬﻢ ﺑﻪ ﺇﻟﻰ ﻣﺎ ﺻﺎﺭﺕ ﺇﻟﻴﻪ، ﻭﻫﻮ ﻓﺸﻮ اﻟﺸﺮﻙ ﻭاﻟﻌﺼﻴﺎﻥ ﻓﻴﻤﺎ ﺑﻴﻨﻬﻢ، ﺃﻭ ﻛﺎﻥ اﻟﺸﺮﻙ ﻓﻲ ﺃﻛﺜﺮﻫﻢ ﻭﻣﺎ ﺩﻭﻧﻪ ﻣﻦ اﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﻓﻲ ﻗﻠﻴﻞ ﻣﻨﻬﻢ.

FirmanNya “kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berbuat kesyirikan” adalah kalimat baru (dari ayat) sebagai penjelasan keadaan mereka yang dahulu (sebelum dibinasakan) dan penjelasan sebab yang dengannya menjadi akibat kesudahan (kebinasaan) mereka, YAITU TERSEBARNYA KESYIRIKAN DAN MAKSIAT DI TENGAH-TENGAH MEREKA, ATAU TERSEBARNYA SYIRIK PADA KEBANYAKAN MEREKA DAN YANG LEBIH KECIL DARINYA BERUPA MAKSIAT YANG TERSEBAR PADA SEBAGIAN KECIL DARI MEREKA.(Fathul-Bayãn:10/257)

  •  ✅Tersebarnya Maksiat Diantara Sebab Terbesar Kebinasaan Umat

✅ Allah Jalla sya’nuh berfirman:

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Dan musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).

(QS.Asy-Syura:30)

✅ Berkata Al-Mufassir Ibnu Juzay rahimahullah:

اﻟﻤﻌﻨﻰ ﺃﻥ اﻟﻤﺼﺎﺋﺐ اﻟﺘﻲ ﺗﺼﻴﺐ اﻟﻨﺎﺱ ﻓﻲ ﺃﻧﻔﺴﻬﻢ ﻭﺃﻣﻮاﻟﻬﻢ ﺇﻧﻤﺎ ﻫﻲ ﺑﺴﺒﺐ اﻟﺬنوب

Maknanya: “bahwasanya musibah-musibah yang menimpa manusia pada diri mereka dan harta mereka hanyalah disebabkan karena dosa-dosa (mereka).“(At-Tashil Li Ulûmit-Tanzîl:2/249)

✅ Berkata Al-Allamah Ibnul-Qayyim rahimahullah:

ﻭﻣﻦ ﺗﺄﺛﻴﺮ ﻣﻌﺎﺻﻲ اﻟﻠﻪ ﻓﻲ اﻷﺭﺽ ﻣﺎ ﻳﺤﻞ ﺑﻬﺎ ﻣﻦ اﻟﺨﺴﻒ ﻭاﻟﺰﻻﺯﻝ، ﻭﻳﻤﺤﻖ ﺑﺮﻛﺘﻬﺎ

Diantara pengaruh maksiat kepada Allah di muka bumi adalah apa yang menimpa padanya berupa tenggelamnya (daratan), gempa, dan hilangnya berkahnya.(Ad-Dã wad-Dawã’:100)

Saudaraku, tidakkah engkau melihat musibah dan bencana silih berganti menimpa dan menerpa daerah-daerah Negri Indonesia; Tsunami yang meneggelamkan, gempa yang menggoyang dan memporak-porandakan, tanah yang menelan, banjir bandang yang menghanyutkan, dan berbagai bencana lainnya yang menimpa negeri ini?? Bencana silih berganti menimpa beberapa daerah di Negeri Indonesia, hilangnya nyawa dan harta, hancurnya tempat tinggal, serta hilangnya keamanan melanda penduduknya.?

Sangat disayangkan, kebanyakan mereka tenggelam dalam kubangan kesyirikan dan maksiat dalam keadaan mereka lalai dari hal itu dan tertipu dengan kesenangan dunia yang mereka dapatkan, mereka mengira bahwa tidak ada Zat yang melihat dan mengawasi mereka?!

Padahal Allah Tabaraka wa Ta’ala telah memperingatkan:

(أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ * أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَىٰ أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ * أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ ۚ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ)

Maka apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang malam hari ketika mereka sedang tidur?

Atau apakah penduduk negeri itu merasa aman dari siksaan Kami yang datang pada pagi hari ketika mereka sedang bersenang-senang?

Atau apakah mereka merasa aman dari siksaan Allah (yang tidak terduga-duga)? Tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah selain orang-orang yang rugi.

(QS.Al-A’raf:97-99)

✅ Allah Jalla Jalãluh berfirman:

فَكُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Maka masing-masing (mereka itu) Kami azab karena dosa-dosanya, di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu, ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan ada pula yang Kami tenggelamkan. Allah sama sekali tidak hendak menzhalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzhalimi diri mereka sendiri.

(QS.Al-Ankabut:40)

Duhai sekiranya kaum muslimin mengambil pelajaran. Mereka mengira bahwa kebinasaan yang menimpa umat terdahulu hanyalah sekedar kisah dan dongeng belaka tanpa makna. Sungguh keadilan Allah dan hikmahNya berlaku di setiap tempat dan zaman.

✅ Berkata Al-Allamah Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah:

ﻓﺎﺣﺬﺭﻭا ﺃﻥ ﺗﻔﻌﻠﻮا ﻓﻌﺎﻟﻬﻢ ﻳﺤﺬﻯ ﺑﻜﻢ ﺣﺬﻭﻫﻢ ﻓﺈﻥ ﻋﺪﻝ اﻟﻠﻪ ﻭﺣﻜﻤﺘﻪ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺯﻣﺎﻥ ﻭﻣﻜﺎﻥ.

Maka berhati-hatilah dari melakukan seperti perbuatan mereka sehingga kalian terikuti jejak mereka (dalam kebinasaan), sungguh keadilan Allah dan hikmahNya berlaku di setiap zaman dan tempat.(Tafsir As-Sa’di: Ar-Rum ayat 42)

🏻Saudaraku, jika engkau telah ketahui bahwa sebab tersebar penyebab turunnya bencana adalah tersebarnya kesyirikan dan maksiat, maka tinggalkan kesyirikan! Jangan lakukan sesajen-sesajen kepada jin, wali, penunggu sungai, laut, gunung, dengan mengatasnamakan adat. Tinggalkan maksiat-maksiat berupa tersebarnya zina, LGBT, musik, riba, dan berbagai maksiat lainnya yang banyak tersebar.

Saudaraku, janganlah engkau termasuk orang-orang yang setelah Allah timpakan bencana dan Allah selamatkan mereka, justru kembali berbuat syirik kepada Allah dengan mengadakan pesta sesajen dan persembahan kepala sapi dan semisalnya kepada makhluk yang mereka anggap sebagai penunggu laut, penunggu sungai dan semisalnya.

Sungguh mirip dengan perbuatan orang-orang musyrik dahulu sebagaimana Allah kabarkan tentang mereka:

فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ

Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan penuh keikhlasan kepada-Nya, tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, malah mereka (kembali) mempersekutukan (Allah).

(QS.Al-Ankabut:65)

✅ Dan firmanNya:

(وَإِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فِي الْبَحْرِ ضَلَّ مَنْ تَدْعُونَ إِلَّا إِيَّاهُ ۖ فَلَمَّا نَجَّاكُمْ إِلَى الْبَرِّ أَعْرَضْتُمْ ۚ وَكَانَ الْإِنْسَانُ كَفُورًا)

Dan apabila kalian ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilang semua yang kalian seru (selain Allah), kecuali Dia (yaitu Allah). Tetapi ketika Dia menyelamatkan kalian ke daratan, kalian berpaling (dari-Nya). Dan manusia memang selalu ingkar (tidak bersyukur).

(QS.Al-Isra:67)

➡ Saudaraku, Sesungguhnya Allah melihat dan mengawasi kalian.

✅ Allah berfirman:

إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِ

Sungguh, Rabbmu benar-benar mengawasi.

(QS.Al-Fajr:14)

Jangan tertipu dengan kesenangan dunia dan perhiasannya yang sementara. Takutlah dengan adzab Allah yang datang tiba-tiba tanpa engkau ketahui dan tanpa meminta izin, sebelum engkau menjadi orang-orang yang menyesal.

✅ Allah berfirman:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka. Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa.

(QS.Al-An’am:44)

✅ Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَيُمْلِي لِلظَّالِمِ حَتَّى إِذَا أَخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala (kadang) menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya. (HR.Al-Bukhari dan Muslim)

Wahai para ustadz, para kiyai dan para tokoh agama, jadilah kalian para da’i yang menyeru kepada Tauhid dan Sunnah, jangan justru kalianlah yang mengajak manusia kepada kesyirikan dan kebid’ahan dan menjauhi Tauhid dan Sunnah.!!

Sungguh adzab Allah tidak hanya menimpa orang-orang zhalim lagi bermaksiat, tapi menimpa juga orang-orang yang yang ada di sekitar mereka.

✅ Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak hanya menimpa orang-orang yang zhalim saja di antara kalian. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya.

(QS.Al-Anfal:25)

✅ Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَتَأْمُرُنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلَتَنْهَوُنَّ عَنْ الْمُنْكَرِ أَوْ لَيُوشِكَنَّ اللَّهُ أَنْ يَبْعَثَ عَلَيْكُمْ عِقَابًا مِنْ عِنْدِهِ ثُمَّ لَتَدْعُنَّهُ فَلَا يَسْتَجِيبُ لَكُمْ”

Demi Dzat yang jiwaku berada ditanganNya, hendaklah kalian memerintahkan kebaikan dan mencegah kemungkaran atau hampir Allah mengirim adzab atas kalian dari sisiNya lalu kalian berdoa padaNya dan Dia tidak mengabulkannya untuk kalian.”

(HR.Ahmad dan At-Tirmidzi, hasan lighairih)

Saudaraku, kembalilah mengadakan perbaikan dengan menjalankan agama yang lurus, hanyalah mereka yang mengadakan perbaikan yang diselamatkan oleh Allah,

✅ Allah berfirman:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ وَأَخَذْنَا الَّذِينَ ظَلَمُوا بِعَذَابٍ بَئِيسٍ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ

Maka setelah mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang orang berbuat jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zhalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik.

(QS.Al-A’raf:165)

✅ Dan berfirman:

وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ

Dan Rabbmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zhalim, selama penduduknya orang-orang yang mengadakan perbaikan.

(QS.Hud:117)

Wahai saudaraku, kembalilah dengan bertaubat kepada Allah dan beristghfar kepadaNya niscaya kalian akan mendapatkan keberuntungan dan dijauhkan dari adzab.

✅ Allah berfirman:

(وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ)

Dan bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang beriman niscaya kalian akan beruntung.

(QS An-Nur:31)

✅ Dan berfirman:

وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Dan tidaklah Allah akan menghukum mereka, sedang mereka (masih) memohon ampunan.

(QS.Al-Anfal:33)

Wahai saudaraku, kembalilah kepada Allah dengan memurnikan keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kepadaNya, niscaya Allah akan memperbaiki keadaan kalian dan memakmurkan negeri kalian.

✅ Allah berfirman:

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.

(QS.Al-A’raf:96)

Semoga Allah memperbaiki keadaan negeri kita Indonesia dan penduduknya, dan semua kaum muslimin di negeri-negeri mereka.

نسأل الله العلي القدير أن يوفقنا مسلمين

ويصلح أحوال المسلمين أجمعين

الحمد لله رب العالمين.

@Muhammad Abu Muhammad Pattawe,

🕌Darul-Hadits Ma’bar-Yaman.

== ××× Lanjut Ke Halaman 2 ×××