Apa Ucapan Yang Sunnah Ketika Memulai Chatting di Media Sosial
Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Sebab yang Membolehkan untuk Menjamak Shalat (Bag. 1)

2.[Booklet] Perhiasan Wanita

3.Syarhus Sunnah: Beriman kepada Malaikat #01

4.Syarhus Sunnah: Memahami Takdir #06

5.Dosa Besar #01: Berbuat Syirik kepada Allah

6.Penuntut Ilmu Tidak Boleh Futur, Putus Asa Dan Bosan Dalam Menuntut Ilmu

7.Jenggot adalah Fitrah dan Perhiasan Laki-laki

8.Hukum Guru Mewajibkan Denda Uang Kepada MuridYang Teledor

9.Bernadzar Untuk Tidak Bertegur Sapa DenganSaudari-saudarinya

10..Hukum Menulis Sholawat dengan.Singkatan “SAW”

11.Jenis-jenis Walimah dalam Islam

••

Aku Ingin Jadi – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah 5Mb
https://app.box.com/
s/0bsxzj6ywjotamotge20a5sagv99sm14

Ceraikan Daku – Syafiq Riza Basalamah 15Mb
https://app.box.com/s/
k3e7p48bceadn2wtzxwca0tlm829xxuc

Hikmah Dibalik Musibah-Ust Syafiq Basalamah 3Mb
https://app.box.com/s/ykpg6h2vi4qh785elqykwyia4il7vdec

Kitab Shahih Bukhari_ Kehendak Allah yang Terbaik-Ust Mizan Qudsiyah 7Mb
https://app.box.com/
s/81ieb3m2bu63r9ttzlrorqzk5yv676mg

Melindungi Buah Hati Dari LGBT – Ustadz Zainal Abidin Syamsudin 20Mb
https://app.box.com/s/
bv3bkwdpkyq7gbpaa145uth6bpvufd2i

Shalat Sunnah Qobliah Jum_at Tidak Ada Dasarnya Dari Nabi Ini Penjelasannya-Ust Mizan Qudsiyah 10Mb
https://app.box.com/s/
cwm1894v9cy5pa7gwbumvfxa6nv37omd

Ustadz Zainal Abidin Syamsuddin – Menangkal Ideologi Radikal 17Mb
https://app.box.com/
s/5hgsn4wxhmf9hzcaz4gowt4amws53z19 

••

Tidak Ada Hak Sama Sekali Bagi Keringat Yang Dzalim-Ustadz Musyaffa Ad-Dariny

Menyebutkan Sebagian Seperti Menyebutkan Semuanya-Ustadz Musyaffa Ad-Dariny

Kejujuran dalam Mengikuti Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam-Ust Abu Yala Kurnaedi

Kaifa Nafhamul Quran (Makna Permulaan Surat Al-Quran)-Ust Abdurrahman Thayyib

••

Ebook

Perhiasan Wanita (Tadabbur Surat An-Nuur ayat 30 dan 31) 58Hlm

Hukum Meninggalkan Syariat Islam

===

  • APA YANG DIUCAPKAN KETIKA MEMULAI CHATTING?

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

  • APA YANG DIUCAPKAN KETIKA MEMULAI CHATTING?

بسم الله الرحم الرحيم

Diantara masalah kekinian dalam dunia Maya yang sering ditanyakan adalah masalah: apakah ucapan yang disunnahkan ketika memulai chatting di media sosial?

Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa memulai Basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) dalam penulisan suatu buku, surat, dokumen, surat perjanjian, dan semisalnya adalah perkara yang disyariatkan. Dalil disyariatkannya hal ini adalah Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Ijma (kesepatan) Ulama.

➡ 1-Al-Qur’an, sebagaimana Al-Qur’an dimulai dengan basmalah dan setiap surat dalam Al-Qur’an juga dimulai dengan basmalah kecuali surat At-Taubah.

✅ Dan Allah mengabarkan tentang Nabi Sulaiman alaihissalam dalam suratnya kepada Ratu Saba’:

إنه من سليمان وإنه بسم الله الرحمن الرحيم

Sesungguhnya surat itu dari SuIaiman dan sesungguhnya isinya: “Bismillāhirrahmānirrahîm“.

(QS.An-Naml:30)

➡ 2-Sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagaimana beliau memulai surat-surat beliau kepada para Raja untuk mengajak mereka masuk ke dalam islam. Diantaranya adalah surat beliau kepada Raja Hiraql (Heraklius):

بسم الله الرحمن الرحيم من محمد عبد الله ورسوله إلى هرقل عظيم الروم…

Bismillāhirrahmānirrahîm, dari Muhammad hamba Allah dan RasulNya kepada Hiraql raja Romawi…”.

(HR.Al-Bukhari dan Muslim, dari Abu Sufyān radhiyallahu anhu)

➡ 3-Ijma (kesepakatan) Ulama tentang bolehnya memulai Basmalah di awal kitab dan tulisan,

✅ Berkata Al-Mufassir Al-Qurthubi rahimahullah:

اﺗﻔﻘﺖ اﻷﻣﺔ ﻋﻠﻰ ﺟﻮاﺯ ﻛﺘﺒﻬﺎ ﻓﻲ ﺃﻭﻝ ﻛﻞ ﻛﺘﺎﺏ ﻣﻦ ﻛﺘﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﻭاﻟﺮﺳﺎﺋﻞ

Ummat telah sepakat tentang bolehnya menulis (Basmalah) di awal setiap kitab dari kitab-kitab ilmu dan tulisan-tulisan.

(Tafsir Al-Qurthubi:1/97)

✅ Dan juga hal ini termasuk Sunnah para Ulama,

Berkata Al-Hāfidz Ibnu Hajar rahimahullah:

ﻭﻗﺪ اﺳﺘﻘﺮ ﻋﻤﻞ اﻷﺋﻤﺔ اﻟﻤﺼﻨﻔﻴﻦ ﻋﻠﻰ اﻓﺘﺘﺎﺡ ﻛﺘﺐ اﻟﻌﻠﻢ ﺑﺎﻟﺒﺴﻤﻞﺓ ﻭﻛﺬا ﻣﻌﻈﻢ ﻛﺘﺐ اﻟﺮﺳﺎﺋﻞ

Dan telah tetap amalan para ulama dalam memulai kitab-kitab ilmu dengan basmalah, demikian juga dalam kebanyakan risalah-risalah (kitab kecil, surat dan semisalnya)“.(Fathul-Bāri:1/9)

Jika engkau telah ketahui hal ini, maka apakah hukum memulai chatting sama dengan hukum memulai penulisan kitab, surat, dokumen, dan semisalnya yang diawali dengan basmalah?

Jika kita melihat hakikat chatting itu sendiri maka kita dapatkan bahwa asalnya chatting itu adalah seperti obrolan langsung secara tatap muka, seorang menyapa saudaranya dan saudaranya menjawab, melalui tulisan elektronik. Dan bahkan motif dan tujuan chatting itu berbeda-beda sesuai dengan maksud penggunanya.

Dengan demikian, maka ucapan yang dimulai ketika memulai chatting itu tidaklah sama persis ketika kita memulai menulis Surat dan semisalnya, namun berbeda-beda sesuai dengan keadaan, motif dan tujuan chatting tersebut.

Pertama, karena chatting itu asalnya adalah sapaan dan obrolan, maka sudah tentunya dalam islam kita diajarkan untuk menebar salam dan saling menyapa dengan memulai Salam,

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

َ لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ

Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan kalian pada sesuatu apabila kalian mengerjakannya niscaya kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR.Muslim)

✅ Dan Rasululullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ قِيلَ مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ….

Hak seorang muslim terhadap seorang muslim ada enam perkara.” Lalu beliau ditanya: ‘Apa yang enam perkara itu, ya Rasulullah? Jawab beliau: “Jika engkau bertemu dengannya, ucapkankanlah salam kepadanya…”.

(HR.Muslim)

✅ Dan juga beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda:

إِذَا لَقِيَ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُسَلِّمْ عَلَيْهِ فَإِنْ حَالَتْ بَيْنَهُمَا شَجَرَةٌ أَوْ جِدَارٌ أَوْ حَجَرٌ ثُمَّ لَقِيَهُ فَلْيُسَلِّمْ عَلَيْهِ أَيْضًا

Jika salah seorang dari kalian bertemu dengan saudaranya hendaklah ia mengucapkan salam, jika kemudian keduanya terhalang oleh pohon, atau tembok, atau batu, lalu bertemu kembali, hendaklah ia ucapkan salam lagi kepadanya.”

(HR.Abu Dawud no.5200, shahih)

Jadi, asalnya chatting itu dimulai dengan saling memberi salam, bukan mengucapkan Basmalah. Karena chatting adalah ibarat obrolan dan percakapan langsung melalui media sosial.

Kedua, jika chattingnya adalah perkara yang baik dan bahkan penting; baik dalam masalah agama atau dunia, maka seperti inilah yang dianjurkan untuk memulai Basmalah.

✅ Berkata Ashab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah:

اﺗﻔﻖ ﺃﻛﺜﺮ اﻟﻔﻘﻬﺎء ﻋﻠﻰ ﺃﻥ اﻟﺘﺴﻤﻴﺔ ﻣﺸﺮﻭﻋﺔ ﻟﻜﻞ ﺃﻣﺮ ﺫﻱ ﺑﺎﻝ، ﻋﺒﺎﺩﺓ ﺃﻭ ﻏﻴﺮﻫﺎ

Mayoritas Ulama telah sepakat bahwa Tasmiyah (ucapan Bismalah) disyariatkan pada setiap perkara yang penting baik itu (berkaitan dengan) ibadah atau selainnya (dari perkara dunia).(Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah:8/92)

Maka seorang yang ingin menyampaikan sesuatu yang penting, atau bertanya masalah agama, dan selainnya dari hal yang bermanfaat, baginya untuk memulai Basmalah, dan jika disertai salam maka ini lebih baik. Hal ini sebagaimana surat-surat Nabi shallahu alaihi wasallam yang dimulai dengan Basmalah lalu Salam. Bahkan Salam tanpa Basmalah pun tidak mengapa sebagaimana hal itu telah shahih dari sebagian Salaf mereka menulis Surat tanpa memulai dengan Basmalah.

Diantaranya apa yang ditulis oleh Zaid ibn Tsabit radhiyallahu anhu kepada Amirul-Mu’minin Mu’awiyah radhiyallahu anhu:

لعبد الله معاوية أمير المؤمنين، من زيد بن ثابت: سلام عليك أمير المؤمنين ورحمة الله….

Kepada hamba Allah Mu’awiyah Amirul-Mu’minin, dari Zaid ibn Tsabit:

Salam Alaik wa rahmatullah wahai Amirul-mu’minin…

(Dikeluarkan oleh Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad no.1127, dengan sanad hasan)

Ketiga, chatting yang dimulai dengan mengomentari status/postingan orang lain maka seperti ini tidak mengapa tanpa salam dan tanpa Basmalah sebagaimana seorang dalam dunia nyata tidak selamanya memberikan salam setiap mengomentari ucapan orang-orang yang ada disekitarnya, apalagi mengucapkan Basmalah. Namun, jika memulai dengan salam dengan maksud menyapa dan mengobrol dengannya maka ini adalah hal yang baik berdasarkan keumuman perintah menebar salam.

Dari sini kita lihat hal yang lucu ketika seorang sekedar komentar hal yang sepele lalu memulai dengan Basmalah, misalnya:

Bismillah, mantap akhi. Dan yang semisalnya…

Keempat, jika chattingnya adalah perkara yang haram maka sudah tentu lebih tidak boleh memulainya dengan Basmalah, begitu juga pada perkara yang makruh dan hal yang tidak ada manfaatnya.

✅ Berkata Syaikh Ad-Dimyati Asy-Syafi’i rahimahullah:

البسملة مطلوبة في كل أمر ذي بال أي حال يهتم به شرعا بحيث لا يكون محرما لذاته ولا مكروها كذلك، ولا من سفاسف الأمور أي محقراتها.

Basmalah itu dituntut pada setiap perkara yang penting yaitu hal yang dianggap penting secara syariat, yang mana tidak haram secara zatnya dan tidak juga makruh, serta bukan pada perkara yang rendah maksudnya perkara yang kecil (tidak penting).(I’anatuth-Thãlibin:1/9)

✅ Berkata Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah:

كل محرم أو مكروه، من قول أو عمل، لا يجوز افتتاحه بشيء من ذكر الله تعالى؛ لما فيه من الامتهان ، وافتتاح المعصية بالطاعة . وذلك مثل : كتابة البسملة ، أمام الشعر غير الحسن،…

Setiap perkara yang haram atau makruh berupa ucapan atau perbuatan tidak boleh memulainya dengan sesuatu dari Dzikullah, karena padanya terdapat bentuk perendahan dan memulai maksiat dengan ketaatan, hal ini seperti penulisan Basmalah diawal sya’ir yang tidak baik…(Tashihihud-Du’a:49)

Sehingga chatting yang sekedar obrolan kosong tanpa kebaikan baik dunia ataupun akhirat, melainkan sekedar pembicaraan biasa adalah tidak pantas memulainya dengan basmalah. Karena ucapan Basmalah terdapat di dalamnya pemuliaan terhadap nama-nama Allah yang dengannya kita mengharapkan berkah dariNya pada perbuatan yang kita lakukan, sehingga tidak pantas memulainya pada perkara yang tidak penting seperti itu.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

والله أعلم.

14 Jumadal-Ula 1440

@Muhammad Abu Muhammad Pattawe,

= Lanjut Ke Halaman 2

Iklan