Serial “Cambuk Hati Sahabat Nabi” (Bag. 1

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Tauhid sebagai Sebab Penggugur Dosa (Bag.5).

2.Istiqâmah Di Atas Sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

3.Mengganggu Shalat Adalah Perbuatan Setan

4.Sepenggal Catatan Di Bulan Sya’ban

5..Fatwa Imam Abdul Aziz Bin Baz Tentang Bolehnya Memandikan Mayit Dengan Air Hangat

6.Shalat Sunnah Wudhu Dengan Shalat Sunnah Tahiyatul Masjid Bolehkah Digabung?

7.Mengambil Ilmu Dari Orang Yang Mengaku Mengetahui Hal Ghaib

8.Kapan Dan Siapa Yang mengawali Sunnah Khitan?

9.Adakah Dalil Ketika Rasulullahﷺ Sakaratul MautMerasakan Sakit?

10.Bagaimana Hukum Berjualan Barang Black Market? 

•••

Saling Tolong Menolong Dalam Kebaikan & Ketaqwaan – Dr.Syafiq Riza Basalamah, MA.webm
https://app.box.com/s/t4wik7qktxgr3aq9c3mtvvmf0qexzntt

SOAL JAWAB SEBAIK-BAIKNYA AMALAN ADALAH SHALAT USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm
https://app.box.com/s/s0m5m86kr9fxn3vh17z5ck1dm6bj5byv

TUDUHAN KEJI WAHABI USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm
https://app.box.com/s/h9kxxbktuptb8876hqu2dc7973doh3nz

Cambuk Hati Sahabat Nabi – Al Ustadz Abu Ubaidah Yusuf Sidawy
https://app.box.com/s/bwzwk5duku79uobrdjnwch8e0r39ykui  

•••
Bertaubatlah Sehingga Kalian Beruntung-Ustadz Syariful Mahya.webm
https://app.box.com/s/1e6ihly23bmjdlmxvcdgbqv2ni3mrfs5

Hakekat Makna Kalimat Tauhid – Ustadz Mizan Qudsiah, Lc. MA.webm
https://app.box.com/s/pfvl14bynfv40zg5nsfxhzorjzmt32zd

Harus Siap Menghadapi Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA.webm
https://app.box.com/s/t7wuj9avepwoyfdeuhqkjxzdh4zajmuw

Jihad dan Muhajadah-Ustadz Syariful Mahya.webm
https://app.box.com/s/hwwrq6flgmxiargs139ry010okhkob0r

Kajian Muslimah Cara Menjaga Kehormatan Wanita – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc..webm
https://app.box.com/s/qtgx688jioh16yybgsbb6ahcztfy1r0k

Kisah Taubat Vice President Bank Konvesional Ust. Dr. Erwandi Tarmizi, MA.webm
https://app.box.com/s/w5g9zuym6bpa0jnpimk6dz2atb7sp87q

Kobarkan Semangat Menyambut Ramadhan Dr. Firanda Andirja, MA.webm
https://app.box.com/s/ibp09f2hufuk7ujrnlbtnz9tuz69ja4i

ORANG PINTAR YANG SELALU INGAT MATI USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm
https://app.box.com/s/gyoo65355bys70r4dzhtwysvn2bmtt27 
••

➡ Serial “Cambuk Hati Sahabat Nabi” (Bag. 1)

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

  • SEMANGAT MENGEJAR ILMU

تَفَقَّهُوْا قَبْلَ أَنْ تُسَوَّدُوْا

Belajarlah sebelum kalian tua”. (Shahih Bukhori 1/25)

✅ Sebuah kata mutiara berharga yang meluncur dari lisan seorang Khalifah yang mulia, Umar bin Khothob ini menghasung kita semua agar bersemangat dalam menggali ilmu agama serta menggunakan detik-detik usia muda untuk mendalami ilmu agama yang bersumber dari Al-Qur’an dan As Sunnah, sebelum tiba usia senja yang memiliki banyak keterbatasan dan kesibukan yang menyita.

Oleh karena itu, selama nyawa masih di kandung badan, ayo kita bersemangat menuntut ilmu agama, baik secara langsung dengan tamasya ke taman-taman surga, atau secara tidak langsung dengan membaca buku atau mendengarkan kajian lewat TV sunnah.

Jika manusia di dunia membutuhkan petunjuk jalan dan cahaya dalam perjalanan dunia, lantas bagaimana untuk perjalanan menuju surga?

Rute tercepat yang mampu mengantarkan ke surga adalah lewat jalur ilmu agama. Jangan sampai anda termasuk orang yang begitu piawai soal dunia tetapi nol besar soal agama

  • KEDAHSYATAN AL-QUR’AN

لَوْ طَهُرَتْ قُلُوبُكُمْ مَا شَبِعَتْ مِنْ كَلَامِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Seandainya hati kalian bersih, niscaya kalian tidak akan pernah merasa kenyang dari firman Allah”. (Az-Zuhd karya Imam Ahmad bin Hanbal hlm. 106)

✅ Sebuah nasehat mendalam dari seorang sahabat sekaligus menantu Nabi yang menggambarkan bahwa hati yang bersih adalah hati yang tidak pernah merasa kenyang dengan Al-Qur’an, dia selalu merasa lapar untuk membaca, mendengar, mempelajari dan merenungi Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah sumber ilmu yang sangat dahsyat, penggugah kelalaian, dan pengokoh keimanan.

Nasehat ini direaliasasikan oleh pelontarnya dengan praktek nyata. Beliau pernah mengatakan: “Saya tidak ingin jika ada satu haripun terlewatkan tanpa membaca Al-Qur’an”. (Fadhoil Utsman bin Affan hlm. 115 oleh Abdullah bin Ahmad)

Subhanallah, beliau mengatakan demikian padahal beliau adalah seorang khalifah yang sibuk, lantas bagaimana dengan kita?! Bukankah kita sering sibuk dan cinta dengan medsos daripada Al-Qur’an?! Bukankah kita sering khotam koran bukan Al-Qur’an?!

Ya Allah Beningkanlah hati kami dari noda-noda dosa

  • DUNIA DI TANGANKU, AKHERAT DI HATIKU

ارْتَحَلَتِ الدُّنْيَا مُدْبِرَةً وَارْتَحَلَتِ الْآخِرَةُ مُقْبِلَةً، وَلِكُلِّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا بَنُونَ، فَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الْآخِرَةِ وَلَا تَكُونُوا مِنْ أَبْنَاءِ الدُّنْيَا، فَإِنَّ الْيَوْمَ عَمَلٌ وَلَا حِسَابَ وَغَدًا حِسَابٌ وَلَا عَمَلٌ

Dunia akan meninggalkan kita dan akhirat akan menghampiri kita. Masing-masing memiliki anak-anak. Jadilah kalian anak-anak akhirat, jangan menjadi anak-anak dunia. Hari ini di dunia hanya ada amal tanpa hisab tetapi esok di akhirat kelak yang ada adalah hisab tanpa amal.” (Shohih Bukhari)

✅ Kalimat mutiara yang sangat menyentuh dari sahabat Ali bin Abi Thalib ini mengingatkan kita agar menjadi hamba yang cerdas dalam menyikapi panggung dunia dan fokus untuk meraih surga.

Dunia adalah hina dan fana. Tidak sepantasnya seorang mukmin tertipu olehnya. Mengejar dunia tidak ada garis finisnya. Jadikan dunia hanya di tangan saja, dan akhirat di hati kita.

Orang yang cerdas adalah orang yang tidak tertipu dengan gemerlapnya dunia dan dia menyibukkan diri untuk mengumpulkan bekal setelah kematiannya guna meraih kebahagian sesungguhnya yaitu SURGA

  • KUNCI KESELAMATAN

لِيَسَعْكَ بَيْتُكَ، وَابْكِ مِنْ ذِكْرِ خَطِيئَتِكَ، وَكُفَّ لِسَانَكَ

Menetaplah di rumahmu, tangisilah dosa-dosamu dan tahanlah lisanmu”. (Az-Zuhd hlm. 42 karya Nuaim bin Hammad)

✅ Sebuah wasiat yang sangat agung dari sahabat Abdullah bin Mas’ud kepada seseorang yang meminta wasiat kepada beliau.

Tiga wasiat emas yang singkat namun padat isinya. Jika seorang mempraktekkanya maka dia akan selamat dari berbagai ujian dan cobaan yang menerpa dirinya di dunia.

Tiga wasiat tersebut adalah:

✅ 1. Menetap di rumah, terutama saat zaman fitnah, tidak perlu ikut berpartisipasi dan berkecimpung terjun menceburkan diri padanya, karena fitnah itu harus dijauhi bukan malah didekati.

✅ 2. Menangisi dosa, karena isak tangis taubat hamba bisa meredam bencana yang melanda, sebab dosa adalah biang kerok segala petaka di dunia. Tidak ada obat penawar yang lebih baik dari isak tangis taubat manusia.

✅ 3. Menahan lisan, karana lidah adalah sumber dosa dan kerap menjadi pemantik fitnah yang membara. Mengerem lidah berati membendung derasnya fitnah.

Lentera Da’wah:

  • ➡ *Ibadah Tanpa Ilmu*_

✅ _Umar bin Abdul Aziz mengatakan:_

*من عمل بغير علم كان يفسد أكثر مما يصلح*

_”Barangsiapa beribadah kepada Allah tanpa ilmu, niscaya akan merusak lebih banyak daripada memperbaiki”._

_(Az Zuhud 1/301 karya Imam Ahmad)_

_Yuk, semangat ngaji ilmu agama agar kita tidak terjermus dalam kebida’ahan, karena hanya semangat ibadah tapi tanpa dasar ilmu. Ingat ucapan Imam Al-Bukhori_

_”Bab ilmu sebelum ucapan dan perbuatan”._

_Maka pastikan saudaraku, setiap ibadah yang kamu lakukan atas dasar ilmu agar tidak sia-sia._

=

  • Akibat Gadget

• Gadget adalah alat kecil dan canggih yang mempunyai fungsi tertentu, seperti handphone, kamera, GPS, jam tangan, dan lain-lain.

• Sejak dulu gadget selalu menjadi barang yang melekat ke pemiliknya, disebabkan gadget ini berlaku seperti mainan bagi.penggunanya, lebih dari sekedar fungsi utamanya sebagai alat komunikasi atau yang lainnya.

• Hingga kini, gadget semakin berkembang sehingga penggunaannya semakin praktis dan luas, sehingga semakin lekat pula ia dalam kehidupan sehari-hari penggunanya, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi.

• Keterikatan manusia pada gadget telah sampai pada level dimana ketika gadgetnya mati, maka dia seperti orang yang “mati gaya”, tidak tahu mau berbuat apa. Ini adalah efek yang tentunya tidak baik.

• Pada dasarnya kalau melihat awal mula dibuatnya gadget, seharusnya ia adalah barang yg banyak memberi manfaat. Tapi ternyata, perilaku manusia itu sendiri yang membuat gadget menjadi banyak madharatnya, karena mereka tidak bijak dalam penggunaannya.

Di antara contoh akibat dari tidak bijak menggunakan gadget:

  • ➡ 1. Mengurangi waktu produktif, padahal penggunaan waktu.kita akan dipertanggung jawabkan.

✅ Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

ﻻَ ﺗَﺰُﻭﻝُ ﻗَﺪَﻡُ ﺍﺑْﻦِ ﺁﺩَﻡَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻣِﻦْ ﻋِﻨْﺪِ ﺭَﺑِّﻪِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﺴْﺄَﻝَ ﻋَﻦْ ﺧَﻤْﺲٍ : ﻋَﻦْﻋُﻤُﺮِﻩِ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺃَﻓْﻨَﺎﻩُ

Tidaklah bergeser kaki seorang manusia di hari kiamat di sisi.Allah, hingga ia ditanya mengenai 5 hal, salah satunya: Tentang umurnya, untuk apa ia habiskan”

Maka kalau ada waktu luang, manfaatkan sebaik-baiknya..

✅ Sebagaimana sabda Nabi -shallallahu ‘alaihi wasallam- :

ﺍﻏﺘﻨﻢ ﺧﻤﺴﺎ ﻗﺒﻞ ﺧﻤﺲ :ﻓَﺮَﺍﻏَﻚَ ﻗَﺒْﻞَ ﺷُﻐُﻠِﻚَ

“Manfaatkan lima hal sebelum datang lima hal.. Waktu luangmu sebelum waktu sempitmu”

Misalnya untuk berjualan, bekerja, menulis, atau baca buku maupun Al Quran..

✅ Di masa terdahulu, yang membuat orang tidak baca Al Quran adalah kesibukan berjihad. Khalid ibnul Walid mengatakan:

ﺷَﻐَﻠَﻨَﺎ ﺍﻟْﺠِﻬَﺎﺩُ ، ﻋَﻦ ﺗَﻌْﻠِﻴﻢِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ .

“Jihad telah menyibukkan kami dari belajar Al Quran”

  • ➡ 2. Terlalu sering bermain gadget menjadikan kecanduan. 

Kita.dapati sebagian orang bangun tidur langsung buka.gadget, setiap saat rutin cek notifikasi facebook, grup WA, dan lain-lain, bahkan boleh jadi kepikiran ketika shalat.

Na’udzubillah.

  • ➡ 3. Mengganggu sosialisasi. 

Saat ini yang sering terjadi ketika ada kumpul bersama teman, bukannya ngobrol malah asyik dengan gadget masing-masing.

  • ➡ 4. Sarana tersebarnya hoax dan permusuhan. 

Karena ada fitur share, dan karena kapan saja bisa dishare maka hoax bisa cepat tersebar.

  • ➡ 5. Masalah kesehatan. 

Tak dipungkiri bahwa terlalu banyak mengggunakan gadget dapat mengganggu kesehatan mata, punggung. bahkan kesehatan mental.

➡ Solusi yang bisa dilakukan:

➡ 1. Sibukkan diri dengan membaca buku. Ingat, banyak buku yang belum dibaca. Dan ketika kita sudah sibuk dengan membaca, otomatis kesibukan kita beralih ke hal yang lebih bermanfaat. Ibnul Qayyim mengatakan:

ﻭَﻧَﻔْﺴُﻚَ ﺇِﻥْ ﺃَﺷْﻐَﻠَﺘْﻬَﺎ ﺑِﺎﻟﺤَﻖِّ ﻭَﺇِﻻَّ ﺍﺷْﺘَﻐَﻠَﺘْﻚَ ﺑِﺎﻟﺒَﺎﻃِﻞِ

Jiwamu, jika tidak kau disibukkan dengan kebenaran, akan menyibukkanmu dengan kebatilan.”

➡ 2. Disiplin menggunakan gadget. Buat aturan sendiri untuk ditaati, mengenai jadwal dan yang lainnya.

➡ 3. Isilah gadget dengan hal-hal bermanfaat. Jadi kalaupun melihat gadget, tetap bermanfaat menambah ilmu dan pahala. Isilah timeline Facebook, grup WA, Telegram, dan lain-lain dengan akun-akun penyedia artikel bermanfaat dan kajian Islam.

➡ 4. Bawa Quran atau buku kemana-mana sebagaimana kita membawa gadget. Sehingga jika ada waktu luang, yang dibaca adalah buku atau Al Quran.. Jangan sampai kita sama seperti-orang-orang musyrik terdahulu yang.mengabaikan Al Quran, yang Allah kabarkan dalam firman-Nya:

ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝُ ﻳَﺎ ﺭَﺏِّ ﺇِﻥَّ ﻗَﻮْﻣِﻲ ﺍﺗَّﺨَﺬُﻭﺍ ﻩَ ?ﺫَﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻣَﻬْﺠُﻮﺭًﺍ

Berkatalah Rasul: Wahai Rabbku,.sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al Quran ini sesuatu yang diabaikan”

Semoga kita termasuk orang-orang yang bisa melepaskan diri dari jeratan gadget, dan bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Aamiin.

Admin ptbatik.co.id

=

  • MENGOREKSI GURU

Oleh; Muafa (Mokhamad Rohma Rozikin/M.R.Rozikin)

.***

Hari itu, Ad-Dakhili, salah seorang pengajar hadis sedang memberikan kuliahnya di depan para ulama pemburu hadis. Di antara ucapan beliau saat menjelaskan salah satu sanad hadis yang beliau ajarkan adalah kalimat ini,

“….Sufyan, dari Abu Az-Zubair dari Ibrohim….”

Tiba-tiba seorang bocah berusia 11 tahun menyela dan menyanggah,

“Abu Az-Zubair tidak pernah meriwayatkan dari Ibrahim”

Ad-Dakhili marah dan membentak bocah itu, karena bagaimana mungkin seorang bocah “ingusan” berani mengoreksi seorang ahli hadis yang dikenal mengajarkan hadis di kota itu? Mendengar bentakan itu, sang bocah tak ciut nyali. Dengan penuh keberanian dan rasa tanggungjawab dia merespon,

Silakan dicek pada catatan induk, ustaz”

Penasaran, Ad-Dakhili masuk ke ruangannya dan mengecek catatan induk hadis yang ada pada beliau. Demi setelah dilihatnya catatan tersebut, terkejutlah beliau karena bocah kecil itu sepertinya benar. Akan tetapi Ad-Dakhili ingin mengetesnya lebih lanjut sehingga beliau keluar lagi dan bertanya,

Bagaimana yang benar nak?”

Bocah itu menjawab,

Yang benar beliau adalah Az-Zubair bin ‘Adi (bukan Abu Az-Zubair). Beliau (Az-Zubair bin Adi)-lah yang meriwayatkan hadis dari Ibrohim.”

Mendengar penjelasan itu segeralah Ad-Dakhili mengambil pena yang dipegang bocah itu dan mengoreksi catatannya sambil berkata,

Kamu benar”

Siapakah bocah kecil yang ada dalam kisah di atas?

~~••~~•• (Lanjut ke Halaman 2) ~~••~~••~~