Ramadhan Besok (Bag.1)

 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

97 KITABUT TAUHID 16 UST. ABDUL HAKIM BIN AMIR ABDAT ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm

Aku Bangga Menjadi Muslim – Ustadz Mizan Qudsiyah, Lc, MA.webm

Doa Mustajab Di Penghujung Shalat – Ustadz Mizan Qudsiyah,Lc..webm

Fiqih Ramadhan (bagian 1) – Ustadz Jamaluddin, Lc..webm

Harus Bertanya Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA.webm

Misi Hidupmu – Ustadz Sofyan Cholid Ruray.webm

*”ROMADHON YANG DIRINDUKAN”*(Bekal Berharga Menyambut Romadhon ‏)Ustadz Abu ‘Ubaidah Abdurrahman Ar_Riyawi

Serba-serbi Ramadhan-Abu Muhammad Fauzan Al Kutawy

Amalan-Amalan Nabi di Bulan Ramadhan-Ustadz Abuz Zubair Hawaary.webm

Jika Ini Ramadhan Terakhirku – Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻝ .webm

Kiat-Kiat Meraih Keamanan – Ustadz Abdurrahman Thoyyib,Lc..webm

Kitab Shahih Bukhari Dalil Ahlussunnah Tentang Kalamullah -Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc., M.A..webm

Manfaatkan Masa Muda – Wasiat Salaf Untuk Pemuda (02)-Ustadz Sofyan.C.Ruray.webm

Seputar Takdir – Ustadz Dr. Sufyan Baswedan, MA.webm

,==

Syeikh Prof. Dr. Sulaiman Ar-Ruhaily Studi Kritis Kasus-Kasus Perniagaan Kontemporer.webm

Ramadhan Saatnya Hijrah Dari Riba Dr. Erwandi Tarmizi, MA.webm

Saatnya Berlomba – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MA.webm

Ngapain Puasa – Ustadz Dr syafiq Riza Basalamah.webm

Ceramah Agama Mengilmui Puasa Ramadhan – Ustadz Sufyan Bafin Zen.webm

Menyambut Kedatangan Ramadhan – Ustadz Abdurrahman Thoyyib, Lc..webm

(webm diputar dengan mX player di android)

=

Ebook

Hadits Puasa dari Bulughul Maram-karya Ibnu Hajar Al-Asqalani.85Halaman link2

====

  • Ramadhan Besok (Bag.1)

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

 

  • RAMADHAN BESOK… [1]

Ramadhan besok adalah momen terbaik untuk berubah, momen terbaik untuk “hijrah”, menjadi orang yang lebih baik. Lebih serius lagi menjalankan agama ini

Sampai kapan ingin terus seperti sekarang? Sudah waktunya memikirkan akhirat!

✅ Allah Ta’ala berfirman:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا

Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahannam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir” (QS. Al-Isra’: 18).

✅ Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ ، فَرَّقَ اللهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّـتَهُ ، جَمَعَ اللهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ.

Barangsiapa ambisi terbesarnya adalah dunia, maka Allah akan cerai-beraikan urusannya, Allah jadikan kefaqiran di depan matanya, dan ia tidak mendapatkan dunia kecuali sesuai apa yang telah ditetapkan baginya. Barangsiapa yang ambisi terbesarnya adalah akhirat, Allah akan memudahkan urusannya, Allah jadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam ia tidak menyangkanya” (HR. Ahmad, dishahihkan Al Albani dalam Ash Shahihah no. 950).

Dunia ini akan kita tinggalkan, jangan terlena oleh dunia. Ramadhan besok berubahlah menjadi orang yang berambisi pada akhirat.

✅ Allah berfirman:

إِنَّمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَإِنَّ الْآخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

sesungguhnya kehidupan ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal” (QS. Al Mu’min: 39).

✅ Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ألا إنَّ الدُّنيا ملعونةٌ ملعونٌ ما فيها ، إلَّا ذِكرُ اللَّهِ وما والاهُ ، وعالِمٌ ، أو متعلِّمٌ

Ketahuilah, sesungguhnya dunia itu terlaknat. Semua yang ada di dalamnya terlaknat kecuali dzikrullah serta orang yang berdzikir, orang yang berilmu agama dan orang yang mengajarkan ilmu agama” (HR. At Tirmidzi 2322, dihasankan oleh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).

Mulai Ramadhan besok, semoga menjadi sadar, bahwa kebahagiaan hakiki itu di akhirat, maka carilah akhirat!

✅ Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

جعلَ اللَّهُ الرَّحمةَ فى مائةِ جُزءٍ ، فأمسَك عندَه تِسعَةً وتسعينَ جُزءًا ، وأنزلَ فى الأرضِ جُزءًا واحِدًا ، فمِنْ ذلِك الجزءِ يتراحَمُ الخلقُ حتَّى تَرفعَ الفرسُ حافِرَها عن ولدِها ، خَشيةَ أن تصيبَهُ

Allah menjadikan rahmat-Nya 100 bagian, Ia menyimpan 99 bagian darinya dan menurunkan 1 bagian saja ke dunia. Dari 1 bagian rahmat inilah semua makhluk mendapatkan rahmat, sampai-sampai kuda yang (diberi ilham untuk) mengangkat kakinya agar tidak menginjak anaknya (itu karena rahmat Allah)” (HR. Bukhari no. 6000, Muslim no. 2752).

✅ Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

وَاللهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا مِثْلُ مَا يَجْعَلُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ هَذِهِ – وَأَشَارَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِ – فِي الْيَمِّ، فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ

Tiadalah dunia dibanding akhirat melainkan hanyalah seperti air yang menempel di jari ketika salah seorang dari kalian mencelupkannya di laut” (HR. Muslim no.2858).

Maka, Ramadhan besok adalah titik balik…

Yok, kita berubah…

Semoga Allah memberi taufiq

—-Yulian Purnama—-

=

  • SIAPKAN DIRI MENJELANG RAMADHAN

✅ Sahabat

Tinggal menghitung hari, Ramadhan kan datang-menyapa…

Tamu agung itu akan kembali membawa kebahagiaan bagi orang-orang beriman…

✅ Bulan yang hendaknya kita semua, “falyatanaafasil mutanaafisuun” , saling berkompetisi dan berlomba-lomba di dalam kebaikan…

Ibarat sebuah pertandingan, maka ini adalah waktu-waktu preparasi dan persiapan baik fisik dan mental untuk menghadapinya…

  • Seorang atlit yang baik,

ia akan sudah mempersiapkan dirinya dari jauh-jauh hari…

dia akan melatih fisiknya dan mentalnya, agar siap menghadapi perlombaan hingga garis finish…

  • Seorang mukmin sejati,

✅ Ia akan mempersiapkan dirinya sebelum bersua dengan Ramadhan…

✅ Ia mulai melatih dirinya dengan banyak berpuasa sunnah dan beramal shalih…

✅ Ia mulai melatih dirinya dengan sholat malam dan membaca Al-Qur’an…

✅ Dan ia juga menyediakan perbekalan yang cukup sebagaimana firman Allah

( ﻭَﺗَﺰَﻭَّﺩُﻭﺍ ﻓَﺈِﻥَّ ﺧَﻴْﺮَ ﺍﻟﺰَّﺍﺩِ ﺍﻟﺘَّﻘْﻮَﻯ )

berbekallah dan sebaik-baik bekal adalah taqwa” ( QS. Al-Baqarah : 197)

➡ Dan jangan lupa,

sebaik-baik perbekalan itu adalah ilmu, karena landasan kita dalam segala hal adalah : AL-ILMU QOBLAL QOWLI WAL ‘AMALI [Ilmu dahulu sebelum berkata dan berbuat]

Siapa tidak mempersiapkan diri, akan kalah sebelum bertanding

=

  • SIAPA YANG MENANAM DIA YANG MENUAI

ﻓَﻤَﻦْ ﻳَﻌْﻤَﻞْ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻳَﺮَﻩُ

ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﻌْﻤَﻞْ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﺷَﺮًّﺍ ﻳَﺮَﻩُ

Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

✅ Ini idiom berbunyi :

ﻛﻞ ﺳﺎﻕٍ ﺳﻴُﺴْﻘَﻰ ﺑﻤﺎ ﺳﻘَﻰ

Setiap pemberi minum akan diberi minum dengan apa yang ia tawarkan

ﻭﻻ ﻳﻈﻠﻢ ﺭﺑﻚ ﺃﺣﺪ

Dan Tuhanmu takkan pernah berbuat zhalim…

✅ Idiom ini serupa dengan hadits mursal yang berbunyi

ﻛﻤﺎ ﺗﺪﻳﻦ ﺗﺪﺍﻥ

Sebagaimana kamu menghutangi, maka seperti itulah kamu dihutangi…

✅ Maknanya :

Sebagaimana kamu memperlakukan orang, maka seperti itu pula kamu akan diperlakukan

Sebab

ﺍﻟﺠﺰﺍﺀ ﻣﻦ ﺟﻨﺲ ﺍﻟﻌﻤﻞ

Balasan itu sesuai dengan jenis amalnya

Allâh dalam az-Zalzalah berfirman :

( ﻓَﻤَﻦْ ﻳَﻌْﻤَﻞْ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻳَﺮَﻩُ )

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.”

( ﻭَﻣَﻦْ ﻳَﻌْﻤَﻞْ ﻣِﺜْﻘَﺎﻝَ ﺫَﺭَّﺓٍ ﺷَﺮًّﺍ ﻳَﺮَﻩُ )

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

✅ Kata proverb Arab :

ﻣﻦ ﺯﺭﻉ ﺣﺼﺪ

Siapa yang menanam dia yang menuai

Janganlah kau berharap memanen kentang jika yang kau Tanam ubi…

Jangan kau berharap balasan baik jika kau tak pernah berbuat baik…

Semoga bermanfaat…

=

  • TERUSLAH BERJALAN MESKI TERASA BERAT

ﻋﻨﺪﻣﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﺍﻟﺘﻘﺪﻡ ﻣﺆﻟﻢ ﻭﺍﻟﺮﺟﻮﻉ ﻣﺆﻟﻢ

ﻭﺍﻟﺜﺒﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﺣﺎﻟﻚ ﺃﺷﺪ ﺃﻟﻤﺎ

Ketika mau maju terasa pedih, mau mundur pun juga pedih…

Maka tetap diam (tidak mau bergerak) adalah lebih menyakitkan lagi…

FAIDAH YANG BISA DIAMBIL , diantaranya :

  • Faidah Ke-1: Hidup Adalah Ujian

Sesungguhnya hidup di dunia ini adalah perjalanan ujian dan cobaan.

Dan ini adalah tanda kecintaan Allah kepada hambaNya Ujian ini juga berarti Allah memberikan kebaikan bagi hambaNya, sehingga kita bisa keluar dari dunia ini dalam keadaan bersih dari dosa saat kembali kepada-Nya

✅ Allah Ta’ala berfirman,

ﻛُﻞُّ ﻧَﻔْﺲٍ ﺫَﺍﺋِﻘَﺔُ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻭَﻧَﺒْﻠُﻮﻛُﻢْ ﺑِﺎﻟﺸَّﺮِّ ﻭَﺍﻟْﺨَﻴْﺮِ ﻓِﺘْﻨَﺔً ﻭَﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﺗُﺮْﺟَﻌُﻮﻥَ

Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) . Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan “( QS. Al-Anbiya’ : 35)

  • Faidah Ke-2: Jangan terpuruk dengan kesedihan berkepanjangan

Dunia adalah negeri persinggahan sebentar saja , maka tak ada kesedihan yang terus menerus dan berkepanjangan.

Jangan terlalu larut dalam sedih. Bukankah Allah Maha Adil ? Ada sedih tentu ada bahagia. Ada duka tentu ada suka.

Takdir Allah itu yang terbaik dan Dia mengetahui mana yang terbaik pula buat hamba-Nya.

✅ Nabi Shallallahu ‘alayhi wa Sallam bersabda,

« ﻣَﺎ ﻳُﺼِﻴﺐُ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢَ ﻣِﻦْ ﻧَﺼَﺐٍ ﻭَﻻَ ﻭَﺻَﺐٍ ﻭَﻻَ ﻫَﻢٍّ ﻭَﻻَ ﺣُﺰْﻥٍ ﻭَﻻَ ﺃَﺫًﻯ ﻭَﻻَﻏَﻢٍّ ﺣَﺘَّﻰ ﺍﻟﺸَّﻮْﻛَﺔِ ﻳُﺸَﺎﻛُﻬَﺎ ، ﺇِﻻَّ ﻛَﻔَّﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﺧَﻄَﺎﻳَﺎﻩُ »

Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu keletihan dan penyakit (yang terus menimpa), kehawatiran dan kesedihan, dan tidak juga gangguan dan kesusahan bahkan duri yang melukainya melainkan Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya “ ( HR. Bukhari no.5641 )

  • Faidah Ke-3: Di Balik Kesulitan Ada Kemudahan Yang Banyak

Bagi orang yang bertakwa, harus mempunyai keyakinan, bahwa setiap ujian dan kesulitan pasti ada jalan keluar menuju kemudahan.

✅ Dalam QS. Al-Insyirah , Allah Ta’ala berfirman,

( ﻓَﺈِﻥَّ ﻣَﻊَ ﺍﻟْﻌُﺴْﺮِ ﻳُﺴْﺮًﺍ )

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .” ( ayat 5)

✅ Ayat ini pun diulang setelah itu,

( ﺇِﻥَّ ﻣَﻊَ ﺍﻟْﻌُﺴْﺮِ ﻳُﺴْﺮًﺍ )

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan .” ( ayat 6)

  • Faidah Ke-4: Allah memberikan ujian kepada mahluk-Nya sesuai dengan kesanggupan masing-masing

✅ Allah Ta’ala berfirman,

( ﻭَﻣَﺎ ﺟَﻌَﻞَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪِّﻳﻦِ ﻣِﻦْ ﺣَﺮَﺝٍ )

Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama ini suatu kesulitan/keberatan ”( QS. Al-Hajj : 78).

( ﻟَﺎ ﻳُﻜَﻠِّﻒُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻧَﻔْﺴًﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﻭُﺳْﻌَﻬَﺎ )

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya ” ( QS. Al-Baqarah : 286).

  • Faidah-5: Pentingnya memiliki sikap optimis, sabar, tidak cepat putus asa dan tidak menyerah dalam menjalani berbagai ujian Allah

Tetap berdoa dan berusaha. Tawakal sepenuhnya hanya kepada Allah. Dan yakin bahwa Allah akan menolong hamba-hambaNya yang bersabar.

Bukankah Allah adalah sebaik-baik pelindung ? Dan bukankah Allah juga sebaik-baik penolong ?

✅ Allah Ta’ala menceritakan mengenai Rasul dan sahabatnya dalam firman-Nya ,

( ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻗَﺎﻝَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻗَﺪْ ﺟَﻤَﻌُﻮﺍ ﻟَﻜُﻢْ ﻓَﺎﺧْﺸَﻮْﻫُﻢْ ﻓَﺰَﺍﺩَﻫُﻢْﺇِﻳﻤَﺎﻧًﺎ ﻭَﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﺣَﺴْﺒُﻨَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻮَﻛِﻴﻞُ )

“ (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “hasbunallah wa ni’mal wakiil [cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung ]“ . ”( QS. Ali ‘Imron : 173)

  • ➡ Faidah Ke-6: Tetap terus berjalan dan berjuang walau terasa berat dan banyak rintangan menghadang.

Tetaplah melangkah karena cepat atau lambat perjalanankita akan sampai. Jangan berhenti apalagi mundur, majulah terus sampai ke tujuan.

Berharaplah selalu agar Allah Ta’ala meridhoi setiap langkah-langkah kita dimanapun kita berada .

SEMOGA BERMANFAAT

Ditulis oleh :Ummu Farah

@abinyasalma

=== ———–(Lanjut ke Halaman 2) ——