Dzikir Petang Sesuai Sunnah Dengan Berdasarkan Hadits-Hadits Yang Shohih dan Hasan 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

Doa dan Dzikir Pagi-RadioRodja

Dzikir Rutin Di Pagi Hari-Shaikh Mishary Rashida Alafasy 

Dzikir Pagi dan Petang-Shaikh Sa’ad Al Ghomidi 

Dzikir Pagi dan Petang-Ust Abu Ihsan Al Atsary

Batasan Waktu Dzikir Pagi dan Petang-Konsultasi Syariah

Fiqih Dzikir Pagi Petang-Ust Firanda Andirja

Bag1:Bag2:Bag3:

Kumpulan Dzikir-RadioRodja

Tabligh Akbar Bedah Buku Dzikir Pagi Petang Ustadz Djazuli, Lc

Kandungan Makna Agung dalam Dzikir Pagi-Ust Dzulqarnain.M.Sunusi

Download Mp3 Murottal Raad Al-Kurdi |Tilawah Quran Merdu Raad Mohammad Al-Kurdi

=

KOREKSI TOTAL PUASA RAMADHAN-Ustadz Zainal Abidin Syamsudin.webm
https://app.box.com/s/4o5pjmvd7sqa9d00fbewailfzoqcj8jg

Ramadhan … Pantaskahku Menemuinya – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MA.webm
https://app.box.com/s/ayae6ioio9wy7qqhfua21ltvquidfue1

Teman-Teman Syaithan – Ustadz Zainal Abidin, Lc. ﺣﻔﻈﻪﺍﻟﻠﻪ.webm
https://app.box.com/s/u9wzmuzxv9k0demse1lnl91ik3xmiuxe

Suka Duka Ibunda Ummu Salamah – Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A..webm
https://app.box.com/s/vxiafcyojcv55f4vg49ev6zvwhxlwgpv

.

Agar Ramadhanmu Tidak Sia Sia – Ustadz Muherman, Lc.webm
https://app.box.com/s/2b4fjpfc719t74894crvmn6s09gaoce7

Ceramah Agama Mengenal Sifat Berkehendak Allah – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc..webm
https://app.box.com/s/zr8p0zj42i7ukz24drel5e8rlfr85fwv 
.

—(Webm Diputar Dengan Pemutar Mx Player di Android)—
== 
Ebook

Dzikir Pagi dan Sore

Hisnul MUSLIM (Syaikh Sa’id bin Ali Wahf al-Qahthani

Syarah Dzikir Pagi dan Petang PDF 

Panduan DZIKIR PAGI v.3.0

Panduan DZIKIR PETANG v.3.0

Panduan DZIKIR PAGI dan PETANG – CETAK v.3.0

=====

Dzikir Petang Sesuai Sunnah

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

=

  • ➡ DZIKIR PAGI PETANG

****

➡ PENGANTAR

  • Point 1

Dzikir pagi dan petang adalah suatu amalan baik itu berupa doa, dzikir, wirid, dan bacaan ayat Al Qur’an tertentu; yang diajarkan oleh Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam untuk dirutinkan dibaca pada waktu pagi atau petang (sore) hari, dengan berlandaskan kepada hadits yang shohih atau hasan.

*

  • Point 2

Dzikir pagi dan petang ini disunnahkan untuk diamalkan sehari-hari pada waktu pagi dan petang, dengan tujuan agar:

1. Mendapatkan penjagaan dari Allah Subhanaahu wa ta’aala.

2. Mendapatkan pahala yang besar dari Allah Subhaanahu wa ta’aala.

3. Mendapatkan jaminan Allah berupa masuk ke dalam surga dan terhindar dari adzab api neraka.

4. Mengamalkan sunnah atau atsar (jejak) yang diajarkan Rasulullah.

*

  • Point 3

Dzikir pagi petang ini, oleh sebagian orang disebut juga dengan istilah Al-Ma’tsurot. Al Ma’tsurot ini berasal kata Atsar (jejak). Yang dimaksud adalah berusaha mengikuti atsar-atsar (jejak-jejak) sunnah Rasulullah, dengan berdasarkan hadits yang shohih atau Hasan.

Akan tetapi sayangnya, sebagian bacaan Al-Ma’tsurot yang tersebar di masyarakat, ada amalan bacaan yang sama sekali tidak ada landasan dalilnya.

Tidak ada landasan dalil yang dimaksud adalah hanya sekadar ajaran amalan thoriqot, atau amalan yang diwajibkan dan diajarkan oleh gurunya, atau hanya berdasarkan Ilham dan wangsit dari mimpi, atau berdasarkan hadits yang dhoif (lemah).

Fenomena ini sebenarnya berlawanan dengan asal dari maksud penamaan “Al-Ma’tsurot” itu sendiri.

Atas hal itu, maka alih-alih disebut dengan “Al-Ma’tsuroh”, yang faktanya ada beberapa yang tidak ada landasan dalilnya dari Rasulullah. Lebih baik jika di-rebranding dengan disebut “Dzikir pagi petang dengan berdasarkan hadits-hadits yang shohih dan hasan”.

Dzikir pagi petang ini kadang juga sering disebut dengan Dzikir pagi sore.

*

  • Point 4

Dzikir pagi dan petang ini berasal dari berbagai macam hadits Rasulullah yang terpisah-pisah, dan yang kemudian dikumpulkan jadi satu tema. Ini memberikan pemahaman bahwa Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam sebenarnya mengajarkannya secara terpisah-pisah, dan tidak langsung satu paket.

Dalam artian secara praktek, kumpulan dzikir pagi petang ini tidak wajib harus dibaca semuanya, karena itu berasal dari hadits yang terpisah-pisah.

Namun jika ingin dibaca dan diikuti semuanya, agar bisa mendapatkan keutamaan dari masing-masing hadits untuk amalan tersebut. Maka itu lebih afdhol.

Cara membaca dzikirnya juga tidak harus berurutan, seperti yang tertulis pada urutan nomor dzikir yang akan disebutkan setelah ini.

Penomoran dzikir pertama, kedua, dan seterusnya itu hanya untuk memudahkan penulisan saja. Tidak harus dibaca urut seperti itu.

*

  • Point 5

Yang dimaksud waktu dzikir pagi adalah pada pagi hari setelah sholat Shubuh. Tidak harus langsung dilakukan setelah selesai sholat subuh. Namun yang penting selama masih pada waktu pagi hari, maka kapan saja boleh berdzikir dengan dzikir pagi tersebut.

Yang dimaksud waktu dzikir dzikir petang atau yang kadang disebut dzikir sore, adalah dzikir setelah sholat Ashar. Tidak harus langsung dilakukan setelah selesai sholat Ashar. Namun yang penting selama masih pada waktu sore, maka kapan saja boleh berdzikir dengan dzikir petang tersebut.

=

➡ DZIKIR PETANG

——-

Di postingan dzikir petang ini, saya sertakan juga transliterasi Arab Latin untuk mempermudah orang-orang yang sekiranya membutuhkannya.

Semoga bermanfaat.

*****

  • Membaca Ta’awudz Sebelum Dzikir

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahi minasy-syaithoonir-rojiim”

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

  • ➡ 1. Dzikir pertama : Membaca Ayat Kursi (QS Al Baqarah : 255) sebanyak 1 kali

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, Laa tak-khudzuhu sinatuw wa laa nauum. Lahu maa fis samaawaati wa maa fil Ardh. Man dzalladzii yasyfa’u ‘indahu illaa bi idznih, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syai-in min ‘almihi ilaa bi maa syaaaaa’. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, wa laa ya-uuduhu hifzhuhumaa. Wa huwal ‘Aliyyul ‘Adziim.

“Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang (berada) dihadapan mereka, dan dibelakang mereka dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari Ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, Allah Mahatinggi lagi Mahabesar.” [Al-Baqarah: 255]

(Dibaca pagi 1x)

  • Dasar Hadits dan keutamaan

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa yang membaca ayat ini (Ayat kursi) ketika pagi hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga sore hari. Dan barangsiapa mengucapkannya (Ayat kursi) ketika sore hari, maka ia dilindungi dari (gangguan) jin hingga pagi hari.” [Lihat Mustadrak Al-Hakim 1/562, Shahiih at-Targhiib wat Tarhiib 1/418 no. 662, shahih]

*

  • ➡ 2. Dzikir kedua : Membaca Surat Al-Ikhlas (3 X), Al Falaq (3x), dan An Naas (3x)

✅ Al Ikhlash 3X

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Bismillaahir rohmaanir rohiim

Qul huwalloohu ahad. Alloohush Shomad. Lam yalid, wa lam yuulad, wa lam yakul-lahu kufuwan ahad

“Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah (Rabb) yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.’” (QS. Al-Ikhlash: 1-4)

✅ Al Falaq 3X

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Bismillaahir rohmaanir rohiim

Qul a’uudzu bi robbil falaq, min syarri maa kholaq, wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob, wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod, wa min syarri haasidin idzaa hasad.

“Katakanlah: ‘Aku berlindung kepada Rabb Yang menguasai (waktu) Shubuh dari kejahatan makhluk-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”‘ (QS. Al-Falaq: 1-5)

✅ An Naas 3X

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

Bismillaahir rohmaanir rohiim

Qul a’uudzu bi robbin naas, malikin-naas, ilaahin-naas, min syarril waswaasil khonnaas, alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas

“Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Rabb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan (Ilah) manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada-dada manusia. Dari golongan jin dan manusia.’” (QS. An-Naas: 1-6)

  • Dasar Hadits dan keutamaan

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa membaca tiga surat tersebut setiap pagi dan sore hari, maka (tiga surat tersebut) cukup baginya dari segala sesuatu”. Yakni mencegahnya dari berbagai kejahatan. [ HR. Abu Dawud no. 5082, Shahiih Abu Dawud no. 4241, Annasa-i VIII 250 dan At-Tirmizi no. 3575 , At-Tarmidzi berkata “Hadits ini hasan shahih” Ahmad V/312, dari Abdullah bin Khubaib radhiyallahu ‘anhu. Shahiih at-Tirmidzi no. 2829, Tuhfatul Ahwadzi no. 3646, Shahiih at-Targhiib wat Tarhiib 1/411 no. 649, hasan shahih]

**

  • ➡ 4. Dzikir keempat : Membaca doa yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 3 kali

ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻜَﻠِﻤَﺎﺕِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺘَّﺎﻣَّﺎﺕِ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﻣَﺎ ﺧَﻠَﻖَ

A’udzu bikalimaatillahit-taammaati min syarri maa kholaq.

Artinya:

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya.” (Dibaca 3 x pada waktu petang)

Faedah: Siapa yang mengucapkannya di petang hari, niscaya tidak ada racun atau binatang (seperti: kalajengking) yang mencelakakannya di malam itu.

  • Dasar Hadits

Dalam hadits Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa-yang mengucapkan dzikir ini di sore hari sebanyak tiga kali, maka ia tidak-akan mendapat bahaya racun di malam tersebut. (HR. Ahmad 2/290, An Nasai-dalam ‘Amal Al Yaum wal Lailah no. 590 dan Ibnus Sunni no. 68. Lihat Shahih At-Tirmidzi 3/187, Shahih Ibnu Majah 2/266, dan-Tuhfatul Akhyar hal. 45)

*

  • ➡ 5. Dzikir kelima : Membaca Sayyidul Istighfar yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 1 kali

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau, Engkau-lah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan (apa) yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu (yang diberikan) kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.” (Dibaca petang hari 1 x)

  • Dasar Hadits dan keutamaan

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu pagi lalu ia meninggal sebelum masuk waktu sore, maka ia termasuk ahli Surga. Dan barangsiapa membacanya dengan yakin di waktu sore lalu ia meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk ahli Surga.”

(HR. Al-Bukhari no. 6306, 6323, Ahmad IV/122-125, an-Nasa-i VIII/279-280)

*

  • ➡ 6. Dzikir keenam : Membaca doa yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 1 kali

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yaa Hayyu Yaa Qoyyuum, bi-rohmatika as-taghiits, ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain

“Wahai Rabb Yang Maha hidup, Wahai Rabb Yang Maha berdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan (urusanku) kepada diriku sendiri meskipun hanya sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).” (Dibaca pagi 1X)

  • Dasar Hadits

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Apakah tidak ada halangan bagimu untuk mendengarkan apa yang akan aku nasehatkan padamu? Bacalah dzikir ini ketika waktu pagi hari dan ketika sore hari :

Yaa Hayyu Yaa Qoyyuum, bi-rohmatika as-taghiits, ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ain

“Wahai Rabb Yang Maha hidup, Wahai Rabb Yang Maha berdiri sendiri (tidak butuh segala sesuatu) dengan rahmat-Mu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan (urusanku) kepada diriku sendiri meskipun hanya sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).” [Silsilah Ahaadits Ash Shohihah no.227]

*

  • ➡ 7. Dzikir ketujuh : Membaca dzikir yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 3 kali

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي اْلأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Bismillahilladzii laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’, wa huwas samii’ul ‘aliim

“Dengan Menyebut Nama Allah, yang dengan Nama-Nya tidak ada satupun yang membahayakan, baik di bumi maupun dilangit. Dia-lah Yang Mahamendengar dan Maha mengetahui.” (Dibaca pagi 3X)

  • Dasar Hadits dan keutamaan

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa membacanya (dzikir di atas) sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore hari, maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakan dirinya.” [HR. At-Tirmidzi no. 3388, Abu Dawud no. 5088,Ibnu Majah no. 3869, al-Hakim 1/514, Dan Ahmad no. 446 dan 474, Tahqiq Ahmad Syakir. Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, lihat Shahiih Ibni Majah no. 3120, al-Hakim 1/513, Shahiih al-Adabil Mufrad no. 513, Shahiih at-Targhiib wat Tarhiib 1/413 no. 655, sanad-nya shahih.]

*

  • ➡ 8. Dzikir kedelapan : Membaca dzikir yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 3 kali

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

Rodhiitu billaahi robbaa, wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallama nabiyya.

“Aku rela (ridha) Allah sebagai Rabb-ku (untukku dan orang lain), Islam sebagai agamaku dan Muhammad Shalalloohu ‘alaihi wa sallam sebagai Nabiku (yang diutus oleh Allah).” (Dibaca pagi 3X)

  • Dasar Hadits dan keutamaan

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa membacanya sebanyak tiga kali ketika pagi dan sore, maka Allah memberikan keridhaan-Nya kepadanya pada hari Kiamat.” [HR. Ahmad IV/337, Abu Dawud no. 5072, at-Tirmidzi no. 3389, Ibnu Majah no. 3870, an-Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 4 dan Ibnus Sunni no. 68, dishahihkan oleh Imam al-Hakim dalam al-Mustadrak 1/518 dan disetujui oleh Imam adz-Dzahabi, hasan. Lihat Shahiih At Targhiib wat Tarhiib I/415 no. 657, Shahiih At Targhiib wat Tarhiib al-Waabilish Shayyib hal. 170, Zaadul Ma’aad II/372, Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 2686.]

*

  • ➡ 9. Dzikir kesembilan : Membaca doa yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 1 kali

ﺃَﻣْﺴَﻴْﻨَﺎ ﻭَﺃَﻣْﺴَﻰ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚُ ﻟﻠﻪِ، ﻭَﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ، ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَﺷَﺮِﻳﻚَ ﻟَﻪُ، ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ، ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳﺮٌ، ﺭَﺏِّﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺧَﻴْﺮَ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟﻠَّﻴْﻠَﺔِ ﻭَﺧَﻴْﺮَ ﻣَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻫَﺎ، ﻭَﺃَﻋُﻮﺫُﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّﻣَﺎ ﻓِﻲ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟﻠَّﻴْﻠَﺔِ ﻭَﺷَﺮِّ ﻣَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻫَﺎ، ﺭَﺏِّ ﺃَﻋُﻮﺫُﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻜَﺴَﻞِ ﻭَﺳُﻮﺀِﺍﻟْﻜِﺒَﺮِ، ﺭَﺏِّ ﺃَﻋُﻮﺫُﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏٍ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻭَﻋَﺬَﺍﺏٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻘَﺒْﺮ

Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallooh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba’dahaa, wa a’udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba’dahaa. Robbi a’udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a’udzu bika min ‘adzaabin fin naari wa ‘adzaabin fil qobri.

“Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.

Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya.

Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan di malam ini dan kejahatan sesudahnya.

Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur.” (Dibaca sore 1x)

  • Dasar hadits

Dari Abdullah Ibnu Mas’ud, ketika sore hari Rasulullah membaca doa tersebut.

[HR. Muslim no. 2723 (75), Abu Dawud no. 5071, dan at-Tirmidzi 3390, shahih]

*

  • ➡ 10. Dzikir kesepuluh : Membaca doa yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 1 kali

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺑِﻚَ ﺃَﻣْﺴَﻴْﻨَﺎ، ﻭَﺑِﻚَ ﺃَﺻْﺒَﺤْﻨَﺎ،ﻭَﺑِﻚَ ﻧَﺤْﻴَﺎ، ﻭَﺑِﻚَ ﻧَﻤُﻮﺕُ، ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَﺍﻟْﻤَﺼِﻴْﺮُ

Allahumma bika amsaynaa wa bika ash-bahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir.

“Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan kehendak-Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu Tempat Kembali (bagi semua makhluk).” (Dibaca sore 1x)

  • Dasar hadits

Dari Abu Hurairah, Rasulullah ketika mengajarkan kepada para sahabatnya beliau berkata, “Jika salah seorang dari kalian berada pada sore hari, maka katakanlah…. (lalu beliau menyebutkan doa di atas)” [HR. Al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad no. 1199, lafazh ini adalah lafazh al-Bukhari, at-Tirmidzi no. 3391, Abu Dawud no. 5068, Ahmad 11/354, Ibnu Majah no. 3868, Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu. Shahiih al-Adabil Mufrad no. 911, shahih. Lihat pula Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah no. 262.]

*

  • ➡ 11. Dzikir kesebelas : Membaca doa yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 1 kali

أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Amsaynaa ‘ala fithrotil islaam wa ‘alaa kalimatil ikhlaash, wa ‘alaa diini nabiyyinaa Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alaa millati abiina Ibraahiima haniifam muslimaaw wa maa kaana minal musyrikiin

“Di waktu petang kami berada diatas fitrah agama Islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kami Muhammad Shalalloohu ‘alaihi wa sallam dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.” (Dibaca petang 1x)

  • Dasar hadits

Rasulullah shalalloohu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Jika datang waktu pagi hari dan jika datang pada waktu sore hari, maka katakanlah (doa berikut)….” [HR. Ahmad III/406, 407, ad-Darimi II/292 dan Ibnus Sunni dalam Amalul Yaum wol Lailah no. 34, Misykaatul Mashaabiih no. 2415, Shahiihal-Jaami’ish Shaghiir no. 4674, shahih]

Untuk pagi hari doa dimulai dengan kata “أَصْبَحْنَا “… dan seterusnya, sedangkan pada waktu sore hari doa tinggal diganti dimulai dengan kata “أَمْسَيْنَا “… dan seterusnya.

*

  • ➡ 12. Dzikir keduabelas : Membaca doa yang diajarkan Rasulullah dibawah ini sebanyak 3 kali

اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اَللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ. اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

Alloohumma ‘aafinii fii badanii, Alloohumma ‘aafinii fii sam’ii, Alloohumma ‘aafinii fii bashorii, laa ilaaha illa anta. Alloohumma innii a’uudzubika minal kufri wal faqri, wa a’uudzubika min ‘adzaabil qobri, laa ilaaha illa anta

“Ya Allah, selamatkanlah tubuhku (dari penyakit dan dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku (dari penyakit dan maksiat atau dari apa yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Engkau.” (Dibaca petang 3X)

  • Dasar Hadits

Dari Abdurrahman bin Abu Bakroh dia berkata kepada ayahnya (Abu Bakroh),

Wahai ayahku, sesungguhnya aku mendengarmu pada waktu pagi hari berdoa dengan doa ini (kemudian disebut doa tersebut), dan kemudian kamu mengulanginya sebanyak 3 kali. Demikian juga 3 kali ketika sore hari.”

Maka Abu Bakroh berkata,

Sesungguhnya dulu aku mendengar Rasululloh shalalloohu ‘alaihi wa sallam berdoa seperti ini. Dan aku senang untuk mengikuti sunnah kebiasaan beliau.” [HR. Al-Bukhari dalam Shahiib al-Adabil Mufrad no. 701, Abu Dawud no. 5090, Ahmad V/42, hasan. Lihat Shahiih Al-Adabil Mufrad no.539]

* —-+++—- (Lanjut ke Halaman 2) ____++++