Faedah Ramadhan (Bag.1) 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

===

1.Muslim Itu Punya Prinsip, Tidak Ikut-ikutan

2.Safar Bagi Wanita (bag. 1): Larangan Safar Tanpa Mahram

3.Berhubungan Intim Di Siang Ramadhan

4.Bahaya Kebiasaan: Banyak Komentar, Malas Membaca

Kematian akan Disembelih

6.Cara Menjawab Titipan Salam Yang Diajarkan Dalam Islam

7.Apa Tingkat Hadits Puasa Di Hari Rabu, Kamis, Dan Jum’at?

8.Apa Yang Dimaksud Dengan Tafwidh, Tahrif, Takwil, Dan Tamsil?

9.Berkendara Tanpa SIM atau Menyuap Untuk Membuat SIM?

10.Apakah Nashrani dan Yahudi Di Zaman Sekarang Tetap Termasuk Ahli Kitab?

11.Syariat – syariat Nabi Ibrahim Yang Berlaku Pula Untuk Umat Rasulullah

12.Apakah Ada Hikmah Dari Perbuatan Orang Yang Berakhlak Buruk?

===

Syarat Puasa Ramadhan-Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah

Ceramah Agama Keberkahan Bulan Ramadhan – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc., M.A..webm

Fiqih Ramadhan Kesalahan kesalahan Orang yang Berpuasa -Ustadz Musta’an, Lc..webm

Hukum Mengolok-ngolok Agama-Ustadz Abu Hanifah Jandriadi Yasin-mc.m4a

Istiqomah Dalam Bulan Mulia – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MA.webm

Tanya Jawab Ramadhan – Ustadz Heri Purnama, Lc.webm

Tanya Jawab Ramadhan – Ustadz Jefri Halim, Lc. MA.webm

Kajian Ramadhan-Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Hukum dan Cara Membayar Fidyah.webm

Hukum-hukum Puasa Bagi Musafir.webm

Hukum-hukum Puasa Bagi Orang Sakit.webm

Meraih Keberkahan Makan Sahur.webm

Perbanyak Berdo’a di Bulan Ramadhan.webm

Pemimpinmu Zalim Bercerminlah…!.webm

Amalan Bulan Ramadhan-Ustadz Ahmad Zainuddin

==

.

—(Webm Diputar Dengan Pemutar Mx Player di Android)—

=

Ebook

Madrasah Ramadhan-Ust Sofyan Chalid Ruray 333Halaman

Fiqh dan Hikmah Puasa, Tarawih, I’ tikaf, Zakat dan Hari Raya. Ringkasan Pembahasan,Fatwa dan Tarjih Ulama Ahlus sunnah Wal Jama’ah

Saat Ramadhan Menyapa-Ustadz Ali Ahmad bin Umar 50Halaman

Fiqih Ramadhan-Ustadz Abu Hafizhah Irfan 128Halaman

Berbagi Faedah Fikih Puasa dari Matan Abu Syuja-Muhammad Abduh Tuasikal, MSc 86Halaman

Meraih Surga Bulan Ramadhan-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Hadiah dan Bekal Persiapan Menyambut Ramadhan 227 Hlm

24 Jam di Bulan Ramadhan 116Hlm

Puasa-Muhammad Bin Ibrahim Altuwayjiry 54Hlm

Risalah Ramadhan(Keutamaan-Kekhususan-Hukum-Faedah-Adab-Fatwa-Pesan-Nasehat)-Abdullah Bin Jarullah 202Hlm

Buku Saku Ramadhan”-Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Munajjid 117Hlm

Bekal Ramadhan”-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid 89Hlm

===

  • Faedah Ramadhan (Bag.1)

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

  • ✅ NIAT

➡ 1. Niat Puasa Pada Malam Hari

Berniat dari malam hari, itu merupakan syarat sahnya puasa wajib menurut pendapat ulama yang paling râjih (kuat), baik itu Puasa Ramadhan ataupun qodhō puasa.

✅ Dalilnya adalah sabda Nabi ﷺ :

« ﻣَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳُﺠْﻤِـﻊْ ﺍﻟﺼِّـﻴَﺎﻡَ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ﻓَﻠَﺎ ﺻِﻴَﺎﻡَ ﻟَﻪُ »

Siapa yang tidak berniat puasa sebelum waktu fajar, maka tidak ada puasa baginya.” ( HR Abu Dâwud dengan sanad yang shahih)

« ﻣَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳُﺠْﻤِﻊِ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡَ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ﻓَﻼَ ﺻِﻴَﺎﻡَ ﻟَﻪُ »

Barangsiapa yang tidak berniat sebelum fajar (Shubuh), maka puasanya tidak sah.” ( HR. Abu Daud no. 2454, Tirmidzi no. 730, dan An Nasa’i no. 2333. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

  • Bagaimana hukum niat sekali saja untuk seluruh Ramadhan?

ﺗﻜﻔﻲ ﺍﻟﻨِّﻴَّﺔ ﺍﻟْﻮَﺍﺣِﺪَﺓ ﻟﻜﻞ ﺻَﻮْﻡ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻭﻳﺠﻮﺯ ﻛﻞ ﻳﻮﻡ ﻧﻴﺔ ، ﻭﻣﻦﺧﻄـﺮ ﺑﻘﻠﺒﻪ ﺃﻧﻪ ﺻﺎﺋﻢ ﻏﺪﺍ ، ﻓﻘﺪ ﺣﺼﻠﺖ ﻟﻪ ﺍﻟﻨﻴﺔ .

Niat sekali itu sudah cukup untuk seluruh puasa-Ramadhan, dan boleh juga berniat setiap hari. Siapa yang terbetik di dalam hatinya bahwa dia akan puasa besok, maka ia sudah berniat.

✅ Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyah rahimahullâh berkata :

ﻭﻣَﻦ ﺧﻄﺮ ﺑﻘﻠﺒﻪ ﺃﻧﻪ ﺻﺎﺋﻢ ﻏﺪﺍً : ﻓﻘﺪ ﻧﻮﻯ

Siapa yang terbetik dalam benaknya bahwa ia akan berpuasa besok, maka ia dianggap telah berniat.”.[ al-Ikhtiyârōt al-Fiqhiyyah / al-Fatâwâ al-Kubrō IV/459]

  • SAHUR

➡ 1. Keutamaan Sahur

Di antara keutamaan sahur adalah, di dalamnya terdapat-barokah, sebagaimana sabda Nabi ﷺ :

« ﺗَﺴَﺤَّﺮُﻭﺍ، ﻓَﺈِﻥَّ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴّﺤُﻮﺭِ ﺑَﺮَﻛَﺔً »

Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur-itu terdapat keberkahan. ”

( HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095)

✅ Al-Hâfizh Ibnu Hajar al-’Asqalânî menerangkan makna keberkahan :

ﺃﻥ ﺍﻟﺒﺮﻛﺔ ﺗﺮﺟﻊ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﻣﻌﺎﻥ :

Bahwa kata barokah di sini kembali pada 3 makna :

* ﺍﻟﻤﻌﻨﻰ ﺍﻷﻭﻝ * : ﺑﺮﻛﺔ ﻓﻲ ﺗﻘﻮﻳﺔ ﺍﻟﺒﺪﻥ ﻓﻲ ﻧﻬﺎﺭ ﺻﻮﻣﻪ .

Makna Pertama :

Keberkahan di dalam menguatkan badan saat berpuasa di siang hari.

* ﺍﻟﻤﻌﻨﻰ ﺍﻟﺜﺎﻧﻲ * : ﺑﺮﻛﺔ ﻓﻲ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻡ ﺍﻟﻘﺎﺋﻢ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻮﻗﺖ ﻓﻴَﺬﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪﻭﻳَﻌﺒﺪﻩ، ﻭﻫﻮ ﻭﻗﺖ ﻓﺎﺿﻞ .

Makna Kedua :

Keberkahan di dalam bangunnya seseorang di waktu ini, lalu ia berdzikir dan beribadah kepada Allâh. Dan waktu sahur ini adalah waktu yang utama.

* ﺍﻟﻤﻌﻨﻰ ﺍﻟﺜﺎﻟﺚ * : ﺑﺮﻛﺔ ﻓﻲ ﺍﺗﺒﺎﻉ ﺳُﻨﺔ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ،

ﻭﻣﺨﺎﻟﻔﺔ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ .

Makna Ketiga :

Keberkahan di dalam mengikuti sunnah Nabiﷺ dan menyelisihi ahli kitab.

[ Fathul Bârî IV/140]

➡ 2. Waktu Utama Makan Sahur

Nabi ﷺ menganjurkan untuk mengakhirkan waktu makan sahur. Dari Anas, dari Zaid bin Tsâbit, beliau bercerita :

ﺗَﺴَﺤَّﺮْﻧَﺎ ﻣَﻊَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ، ﺛُﻢَّ ﻗُﻤْﻨَﺎ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺼَّﻠَﺎﺓِ.ﻗُﻠْﺖُ: ﻛَﻢْ ﻛَﺎﻥَ ﻗَﺪْﺭُ ﻣَﺎ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻤَﺎ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﺧَﻤْﺴِﻴﻦَ ﺁﻳَﺔً .

Kami pernah makan sahur bersama Rasulullahﷺ, kemudian kami melanjutkan dengan-shalat shubuh.” Anas bertanya, “Berapa lama waktunya antara sahur dengan shalat shubuh?” Zaid menjawab, “Sekitar (lama bacaan) 50 ayat ( HR. Bukhari no. 1134 dan Muslim no. 1097).

✅ Kata Imam Nawawi saat menerangkan hadits ini :

« ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺤﺚ ﻋﻠﻰ ﺗﺄﺧﻴﺮ ﺍﻟﺴُّﺤﻮﺭ ﺇﻟﻰ ﻗﺒﻴﻞ ﺍﻟﻔﺠﺮ »

Hadits ini mengandung motivasi untuk mengakhirkan sahur hingga beberapa saat sebelum fajar.” [ Syarh Shahih Muslim VII/208]

✅ 3. Perbedaan Sahur Dan Suhur

Syaikh Ali Hasan al-Halabi hafizhahullahu berkata:

ﻓﺎﻟﺴُّﺤﻮﺭ ﻫﻮ ﻋﻤﻠﻴﺔ ﺍﻷﻛﻞ ﻭﺍﻟﺸﺮﺍﺏ .

Suhur itu adalah aktivitas makan dan minum

ﺃﻣﺎ ﺍﻟﺴَّﺤﻮﺭ ﻓﻬﻮ ﺍﻷﻛﻞ ﻧﻔﺴﻪ .

Adapun sahur itu adalah makanan itu sendiri (santapan sahur).

ﻣﺜﻞ ﺍﻟﻄُّﻬﻮﺭ ﻭﺍﻟﻄَّﻬﻮﺭ ؛

✅ Hal ini serupa dengan kata thuhur dan thahur.

ﻓﺎﻟﻄُّﻬﻮﺭ ﻫﻮ ﻋﻤﻠﻴﺔ ﺍﻟﺘﻄﻬﺮ، ﺃﻣﺎ ﺍﻟﻄَّﻬﻮﺭ ﻓﻬﻮ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﺍﻟﺬﻱ ﺗﺘﻄﻬﺮ ﺑﻪ .

Thuhur itu adalah aktivitas bersuci, sedangkan thahur itu adalah air yang digunakan untuk bersuci. [ Syarh Kitabil Iqna ‘, Bab Puasa, oleh Syaikh Ali Hasan al-Halabi hafizhahullah]

  • ANGGAPAN TIDAK BENAR, PENYEBAB MAKRUH DAN BATALNYA PUASA

➡ 1. Bersiwak Atau pun Sikat Gigi Dengan Odol Tidak Membatalkan Puasa

✅ Syaikh kami Ali bin Hasan al-Halabi hafizhahullah berkata:

ﺑﻌﺾ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻳﻈﻨﻮﻥ ﺃﻥ ﻣﻌﺠﻮﻥ ﺍﻷﺳﻨﺎﻥ ﻭﺍﻟﺴﻮﺍﻙ – ﺫﻭ ﻧﻜﻬﺔ ﻣﻌﻴﻨﺔ -ﻳﻈﻨﻮﻥ ﺃﻧﻪ ﻳﻔﻄﺮ ﻭﻫﺬﺍ ﻻ ﻳﺼﺢ ﻷﻧﻪ ﻻ ﻳﻌﺪﻭ ﺍﻟﻔﻢ، ﺛﻢ ﺃﻧﻪ ﻟﻴﺲ ﺑﺄﻛﻞﻭﻻﺷﺮﺏ، ﻭﺃﻳﻀﺎ ﻟﻴﺲ ﺑﻤﻜﺮﻭﻩ ﺍﺳﺘﺨﺪﺍﻣﻬﻤﺎ ﻭﻻ ﺩﻟﻴﻞ ﻋﻠﻰ ﻛﺮﺍﻫﺘﻪ .

Sebagian orang mengira bahwa pasta gigi (odol) dan siwak yang memiliki rasa tertentu, mereka anggap dapat membatalkan puasa. Ini anggapan yang tidak benar, karena (sikat gigi atau bersiwak itu) tidak lebih hanya di mulut saja (tidak sampai ditelan), kemudian juga bukanlah termasuk makanan atau minuman.

Menggunakan siwak dan pasta gigi juga tidaklah makruh, karena tidak ada dalil yang menunjukkan kemakruhannya.[ Syarh Kitabil Iqna ‘ Bab Puasa, oleh Syaikh Ali Hasan al-Halabi hafizhahullah ]

➡ 2. Hal-hal lainnya yang tidak membatalkan puasa

ﻣﺴـﺄﻟﺔ ﺧﻠـﻊ ﺍﻷﺳـﻨﺎﻥ : ﻻﺗﻔﻄﺮ

Perihal mencabut gigi saat puasa : tidak membatalkan puasa .

ﺍﻟﻘَﻄْﺮﺍﺕ ﺑﺠﻤﻴﻊ ﺃﻧﻮﺍﻋﻬﺎ ﺳﻮﺍﺀ ﻣﻦ ﺍﻷﺫﻥ ﺃﻭ ﺍﻷﻧﻒ ﺍﻟﻌﻴﻦ ﻭﺣﺘﻰﺍﻟﻜﺤﻞ ﻛﻞ ﺫﻟﻚ ﻻﻳﻔﻄﺮ .

Perihal obat tetes dengan berbagai macam jenisnya, baik itu obat tetes telinga, hidung, atau mata, bahkan obat tetes yang mengandung alkohol sekalipun: semua hal tersebut tidak membatalkan puasa.

ﻣﺴـﺄﻟﺔ ﺫﻭﻕ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﻟﻠﺼﺎﺋﻢ: ﻧﻘﻮﻝ ﺣﺘﻰ ﻟﻮ ﺫﻗﺖ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ﺑﺎﻟﻠﺴﺎﻥﻭﺍﻟﺸﻔﺘﻴﻦ ﻟﻠﺤﺎﺟﺔ ﻻﺑﺄﺱ .

Perihal mencicipi makanan saat berpuasa : maka kami (Syaikh Ali Hasan) katakan: sekalipun mencicipi makanan dengan lidah dan kedua bibir pun selama ada kebutuhannya, maka itu tak mengapa. [ Syarh Kitabil Iqna’ , Bab Puasa, oleh Syaikh Ali Hasan al-Halaby hafizhahullah ]

➡ 3. Pemberian Suntikan Yang Tidak Membatalkan Puasa

Apakah Suntikan Berisi Nutrisi Membatalkan Puasa?

Guru kami, Syaikh Ali Hasan al-Halabi hafizhahullah berkata:

ﺃﻣﺎ ﺍﻹﺑﺮ ﺍﻟﻤﻐﺬﻳﺔ ﻓﻘﺪ ﺍﺧﺘﻠﻒ ﻓﻴﻬﺎ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ

Adapun suntikan berisi nutrisi itu *diperselisihkan ulama hukumnya

ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻳﺘﺮﺟﺢ ﻋﻨﺪﻱ ﺃﻧﻬﺎ ﻻ ﺗﻔﻄﺮ ﻭﺫﻟﻚ ﻣﻦ ﻭﺟﻮﻩ :

Menurutku, pendapat yang rajih (kuat) adalah hal ini tidak membatalkan puasa , dengan segi alasan:

ﺃﻭﻻً.

ﺃﻧﻬﺎ ﻻ ﺗﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻜﺎﻥ ﺍﻟﻤﻌﺘﺎﺩ ﻟﻠﻄﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸﺮﺍﺏ ﻭﻫﻮ ﺍﻟﻔﻢ ،

PERTAMA

Bahwa suntikan ini tidaklah masuk melalui tempat makanan dan minuman biasanya masuk, yaitu mulut.

ﻭﺛﺎﻧﻴﺎً:

ﺃﻥ ﺇﺑﺮ ﺍﻟﺘﻐﺬﻳﺔ ﻫﺬﻩ ﺑﺎﻟﻜﺎﺩ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻱ ﺍﻟﺒﺪﻥ ﻋﻠﻰ ﺍﺳﺘﻤﺮﺍﺭ ﺍﻟﺤﻴﺎﺓ ﻓﻼﺗﺪﻓﻊ ﺟﻮﻋﺎ ﺃﻭ ﻋﻄﺸﺎً .

KEDUA

Bahwa suntikan nutrisi ini hanyalah berguna untuk memperkuat fisik di dalam mempertahankan hidup, tidaklah menghilangkan rasa lapar dan haus.

[ Syarh Kitabil Iqna’ , Bab Puasa, oleh Syaikh Ali Hasanal-Halabi hafizhahullah ]

SIAPAKAH ORANG YANG (BENAR-BENAR) BERPUASA

  • Orang Yang Anggota Tubuhnya Turut Berpuasa dari-Perbuatan Dosa

✅ Al-Imām Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

ﻭﺍﻟﺼَّﺎﺋﻢ ﻫﻮ ﺍﻟَّﺬﻱ ﺻﺎﻣﺖ ﺟﻮﺍﺭﺣﻪ ﻋﻦ ﺍﻵﺛﺎﻡ ،

✅ “Orang yang (benar-benar) berpuasa ialah orang yang-anggota tubuhnya turut berpuasa dari perbuatan-perbuatan-dosa;

ﻭﻟﺴﺎﻧﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻜﺬﺏ ﻭﺍﻟﻔﺤﺶ ﻭﻗﻮﻝ ﺍﻟﺰُّﻭﺭ،ﻭﺑﻄﻨﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻄَّﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸَّﺮﺍﺏ،ﻭﻓﺮﺟﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﺮَّﻓَﺚ؛

Lisannya pun berpuasa dari perkataan dusta, keji, dan-palsu,

begitu pula perutnya berpuasa dari makan dan minum,serta kemaluannya berpuasa dari persenggamaan;

ﻓﺈﻥْ ﺗﻜﻠَّﻢ ﻟﻢ ﻳﺘﻜﻠَّﻢ ﺑﻤﺎ ﻳﺠﺮﺡ ﺻﻮﻣﻪ،ﻭﺇﻥ ﻓﻌﻞ ﻟﻢ ﻳﻔﻌﻞ ﻣﺎ ﻳﻔﺴﺪ ﺻﻮﻣﻪ،ﻓﻴﺨﺮﺝ ﻛﻼﻣﻪ ﻛﻠُّﻪ ﻧﺎﻓﻌًﺎ ﺻﺎﻟﺤًﺎ ،

Jika ia berbicara, ia tidak berbicara dengan ucapan yang-merusak puasanya, bila berbuat, ia tak melakukan perbuatan yang merusak-puasanya,

sehingga dari seluruh perkataannya akan terlahir ucapan-yang bermanfaat dan baik;

ﻭﻛﺬﻟﻚ ﺃﻋﻤﺎﻟﻪ، ﻓﻬﻲ ﺑﻤﻨﺰﻟﺔ ﺍﻟﺮَّﺍﺋﺤﺔ ﺍﻟَّﺘﻲ ﻳﺸﻤُّﻬﺎ ﻣﻦ ﺟﺎﻟﺲ ﺣﺎﻣﻞﺍﻟﻤﺴﻚ،ﻛﺬﻟﻚ ﻣﻦ ﺟﺎﻟﺲ ﺍﻟﺼَّﺎﺋﻢ ﺍﻧﺘﻔﻊ ﺑﻤﺠﺎﻟﺴﺘﻪ،ﻭﺃَﻣِﻦ ﻓﻴﻬﺎ ﻣﻦ ﺍﻟﺰُّﻭﺭ ﻭﺍﻟﻜﺬﺏ ﻭﺍﻟﻔﺠﻮﺭ ﻭﺍﻟﻈُّﻠﻢ ،

Begitu pula amal-amalnya, seperti semerbak harum yang-tercium oleh orang yang duduk bersama ‘pembawa minyak wangi’,orang yang bersama dengan orang yang berpuasa pun akan-mendapat manfaat dari kebersamaan mereka,kebersamaan itu juga terbebas dari ucapan palsu, dusta,kejahatan, dan kezaliman.

ﻫﺬﺍ ﻫﻮ ﺍﻟﺼَّﻮﻡ ﺍﻟﻤﺸﺮﻭﻉ ﻻ ﻣﺠﺮَّﺩ ﺍﻹﻣﺴﺎﻙ ﻋﻦ ﺍﻟﻄَّﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸَّﺮﺍﺏ … ؛

Inilah puasa yang sesuai syariat, bukan sekedar menahan-diri dari makan & minum…

ﻓﺎﻟﺼَّﻮﻡ ﻫﻮ ﺻﻮﻡ ﺍﻟﺠﻮﺍﺭﺡ ﻋﻦ ﺍﻵﺛﺎﻡ،ﻭﺻﻮﻡ ﺍﻟﺒﻄﻦ ﻋﻦ ﺍﻟﺸَّﺮﺍﺏ ﻭﺍﻟﻄَّﻌﺎﻡ؛ﻓﻜﻤﺎ ﺃﻥَّ ﺍﻟﻄَّﻌﺎﻡ ﻭﺍﻟﺸَّﺮﺍﺏ ﻳﻘﻄﻌﻪ ﻭﻳﻔﺴﺪﻩ،ﻓﻬﻜﺬﺍ ﺍﻵﺛﺎﻡ ﺗﻘﻄﻊ ﺛﻮﺍﺑَﻪ، ﻭﺗﻔﺴﺪُ ﺛﻤﺮﺗَﻪ، ﻓﺘُﺼَﻴِّﺮﻩ ﺑﻤﻨﺰﻟﺔ ﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﺼُﻢ

Karena sejatinya puasa adalah puasanya anggota tubuh-dari perbuatan-perbuatan dosa, juga puasanya perut dari-minum & makan;

Maka sebagaimana makan & minum memutus dan merusak-puasa,

begitu pula dengan dosa yang memutus pahala, dan-merusak buah (tujuan) dari puasa, hal-hal inilah yang-mengubah kedudukan orang yang berpuasa menjadi seperti-orang yang tidak berpuasa”.

[ Al-Wābil ash-Shayyib hlm. 31-32]

|||••• (Lanjut ke Halaman 2) •••||||