Kiat Meraih Sukses Di Bulan Ramadhan 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

•••••••••••••••••••••••••

1.Tidak Ada Sunnah Berbuka dengan Yang Manis

2.Ngalap Berkah dengan Rambut Nabi?

3.Bolehkah Memakai Pasta Gigi Ketika Berpuasa?

4.Nikmat Waktu Luang, untuk Apa?

5.Mencegah Haid Agar Bisa Berpuasa

6.Aqidah Pertengahan Ahlus Sunnah di antara Berbagai Kelompok yang Menyimpang (Bag. 3)

7.Apakah Maksiat Membatalkan Puasa?

8.Kedermawanan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

9.Panduan Sholat Tarawih Di Rumah Untuk Wanita

10.Hukum Mengumumkan Barang Hilang Di Masjid

11.Ramadhan, Bulan Penuh Berkah

12.Ingin Tahajud Setelah Tarawih?

13.Aqidah Pertengahan Ahlus Sunnah di antara Berbagai Kelompok yang Menyimpang (Bag. 2)

===

Hadits-hadits Palsu seputar Ramadhan – Ustadz Mizan Qudsyiah.webm

Pelajaran Aqidah di Bulan Ramadhan – Ustadz Abdurrahman Thoyyib.webm

20 Bid’ah dan Kemungkaran Bulan Ramadhan-Ustadz Sofyan Chalid Idham Ruray.webm

https://mir.cr/06JGG7DD

Tingkatkan Membaca Al-Qur’an dan Bersedekah di Bulan Ramadhan-Ustadz Sofyan Chalid Idham Ruray.webm

Nasehat Dalam Bulan Ramadhan – Ustadz Farhan Abu Furaihan.webm

Fikih Ramadhan Ust. Dr. Firanda Andirja, MA.webm

Ceramah Agama Syafaat yang boleh dan dilarang – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc..webm

Berbagi Ilmu – Masih Ada Yang Protes Musik Haram – Ustadz…Farhan Abu Furaihan.webm

==

AMAL-AMAL DI BULAN RAMADHAN AL USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm
https://app.box.com/s/sg3irvdh7rm5yjja8ituhc9m8qnfqd0x
Apa itu Sufi dan Tasawuf [PART 1] – Ustadz Harist Abu Naufal.webm
https://app.box.com/s/s2965ko34pm9o9ullnby4jq1aruufxbg
Bekal Ke Surga Untuk Keluarga – Ustadz Dr. Firdaus Sanusi, MA.webm
https://app.box.com/s/qvlhwjqiqugg16j69haplbxrw7ralg6s
Dahsyat nya Sedekah Di Bulan Ramadhan Ust. Ahmad Rojab,
https://app.box.com/s/iauqb69urhv4lcc53fcmbihl6tenlh87
Jalan Allah Hanya Satu – Ustadz Rijal Yuliar Putrananda, Lc.webm
https://app.box.com/s/omb89nyg4pnxz7mt1e13xothjqjl320x
Jangan Menyebarkan Kitab-kitab Ahli Bid’ah – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc., M.A..webm
https://app.box.com/s/b6ziznfqmpsr9hgwhxi6gb8jtmid88ki
Kisah Manusia Biasa Yang Diabadikan Al-Quran – Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A..webm
https://app.box.com/s/v9lacjtx38ph0cjz3u0sr9ifg5pkme0q
Klaim Rambut Nabi Muhammad ﷺ .webm
https://app.box.com/s/xpfzd0rpxbqouzg6fc2mr4wtdp8ef7az
LIHAT KEPADA SIAPA MENGAMBIL ILMU USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm
https://app.box.com/s/heq2fv8z0wxr9g7oqb6e6hvw0xn9pw2z
Ramadhan Proses Menuju Taqwa – Ustadz Delisman Ibrahim,.Lc.webm
https://app.box.com/s/s1q5x4toej6gwad9jp3jrum57oisctt8
Setiap Manusia Ada Qarin Yang Selalu Menyertainya – Ustadz Farhan Abu Furaihan.webm
https://app.box.com/s/ozq90our9r85rlyjvnp11c6zcvqskd52
SISTEM PEMILIHAN PEMIMPIN DALAM ISLAM USTADZ YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ .webm
https://app.box.com/s/7l9i4nbj3nkmjmytvqpmyuy4v695gmhj
***
Serial Ramadhan Hikmah Puasa Ramadhan (Bagian 1) – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/bdx3ya1jej93s76p7j89zjcr96azub1q
Serial Ramadhan Hikmah Puasa Ramadhan (Bagian 2) – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/tapf44qw3hr1tdr1xj6akn9czgdtyymc
Serial Ramadhan Keistimewaan Bulan Ramadhan – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/i51peg0bzieopjf2aj3pb13sypuv29pi
Serial Ramadhan Keutamaan Berpuasa – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/766cqxi9nnf1s9vvkpxb5huu9iv67ulc
Serial Ramadhan Keutamaan Bulan Ramadhan – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/ow1qod2koa429jit25i9t0rd6pvdgqdo
Serial Ramadhan Niat Puasa Ramadhan – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/60i9d1ndobjsbxdwppwn8uk5wc2tv5m7
Serial Ramadhan Puasa sebagai Penghapus Dosa – Ustadz Ahmad Firdaus, Lc..webm
https://app.box.com/s/w254m3vccr3ny61oh06hkjycbc4jp89g
Tanya Jawab Ramadhan – Ustadz Zamzami Juned, Lc.webm
https://app.box.com/s/glshwnz69h4djxv6b0ig5o1qe8emh0nt
Tanya Jawab Ramadhan Bersama Ustadz Riko Febriadi, Lc.webm
https://app.box.com/s l3vf9zygd0nzzlw2b7xe00a7hdkv7c8z
Jagalah Allah Maka Niscaya Allah Akan Menjagamu – Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A..webm
https://app.box.com/s/qtyod1a8hpbvfa8cmmpx0vx8ojop5ehp
Kajian Muslimah Wanita Muslimah, Inilah Pakaianmu – Ustadz Abu Ja’far Cecep Rahmat, Lc.webm
https://app.box.com/s/y5ngu2zbnagmw3edtqes9hfima5yzgtt
Jadikan Bulan Ramadhan Momentum Perbaikan Diri – Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.webm
http://www.solidfiles.com/d/xK77L55RXnGYk
https://mir.cr/0FFRKDFF 

(webm diputar dengan mx player di android)

==

Kiat Meraih Sukses Di Bulan Ramadhan

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

********

 

KIAT MERAIH SUKSES DI BULAN SUCI RAMADHAN

✅ Puasa di bulan suci Ramadhan merupakan perkara yang telah Allah subhanahu wa ta’ala wajibkan kepada kita. Allah  subhanahu wa ta’ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٨٣

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” [Al Baqarah 183]

Bahkan lebih dari pada itu, puasa di bulan suci Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam, di mana bangunan keislaman seseorang tidak akan berdiri tanpanya. Dalam hadits Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu riwayat Al-Bukhari dan Muslim, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan bahwa puasa adalah salah satu rukun Islam yang agung dan mulia.

✅ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Islam dibangun di atas lima (perkara, pondasi): Syahadat La Ilaha Illallah wa Anna Muhammadan Rasulullah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berhaji ke Baitullah, dan berpuasa Ramadhan.”

**********

KEUTAMAAN PUASA DI BULAN SUCI RAMADHAN

Terdapat banyak sekali keutamaan yang akan diperoleh seseorang apabila dia berpuasa di bulan suci Ramadhan, diantaranya:

  • ➡ 1.) Dosa-Dosanya Akan Diampuni

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيمَاناً وَاحْتِسَاباً ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni.” [Muttafaqun ‘alaihi]

Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan dosa di sini adalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa-dosa besar, maka diperlukan adanya taubat.

  • ➡ 2.) Karena Kesabarannya Ketika Berpuasa, Allah ta’ala Langsung yang Akan Membalasnya dengan Pahala yang Tiada Batas

Allah ta’ala berfirman dalam hadits qudsi,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَام ، فَإنَّهُ لِي وَأنَا أجْزِي بِهِ

“Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.” [Muttafaqun ‘alaihi]

✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya, hanya orang-orang yang bersabar lah yang pahala mereka dicukupkan tanpa batas.” [Az-Zumar: 10]

  • ➡ 3.) Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kegembiraan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيحِ المِسْكِ . لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا : إِذَا أفْطَرَ فَرِحَ بفطره ، وَإذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ

Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya.” [Muttafaqun ‘alaihi]

  • ➡ 4.) Bagi Orang yang Berpuasa Disediakan Pintu Surga yang Khusus Bagi Mereka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ في الجَنَّةِ بَاباً يُقَالُ لَهُ : الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَومَ القِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أحدٌ غَيْرُهُمْ ، يقال : أيْنَ الصَّائِمُونَ ؟ فَيَقُومُونَ لاَ يَدخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar Rayyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak masuk melalui pintu tersebut seorang pun kecuali mereka. Dikatakan, ‘Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak masuk melalui pintu tersebut seorang pun kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut.” [Muttafaqun ‘alaihi]

*****

  • APA SAJA KEGIATAN YANG HENDAKNYA DILAKUKAN SELAMA BULAN SUCI RAMADHAN?

Selain berpuasa, selama bulan suci Ramadhan ini, hendaknya kaum muslimin menyibukkan diri mereka dengan berbagai ketaatan serta menjaga diri mereka dari melakukan kesia-siaan atau bahkan kemaksiatan. Diantara hal-hal yang perlu mereka jaga adalah:

  • ➡ 1.) Shalat, Baik yang Wajib Maupun yang Sunnah

Cukup disayangkan, kita dapati sebagian kaum muslimin di bulan Ramadhan mereka berpuasa, akan tetapi mereka malah meninggalkan shalat. 

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda,

الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ

Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” [HR. Ahmad, dishahihkan oleh Al Albani]

✅ Selain shalat wajib, hendaknya seseorang juga menjaga shalat-shalat sunnah rawatib. Dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

Tidaklah seorang hamba yang muslim melakukan shalat sunnah yang bukan wajib, karena Allah, (sebanyak) dua belas rakaat dalam setiap hari, melainkan Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.” [HR. Muslim]

✅ Demikian pula hendaknya di bulan Ramadhan ini dia menjaga shalat tarawihnya di setiap malam Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

“Barangsiapa yang menegakkan (malam-malam) bulan Ramadhan dengan keimanan dan mencari keridhaan Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” [HR. Al Bukhari dan Muslim]

✅ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ditulis untuknya pahala shalat semalam penuh.” [HR. An Nasai, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad. DIshahihkan oleh Al Albani rahimahullah]

  • ➡ 2.) Membaca Al-Qur’an

✅ Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Allah ta’ala berfirman,

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” [Al Baqarah: 185]

✅ Maka disunnahkan bagi seseorang untuk memperbanyak tilawatul Qur’an sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ

“Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma, dahulu Rasululllah shallahu alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan di bulan Ramadhan ketika Jibril mengajarkan beliau Al-Qur’an. Dan dahulu Jibril mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau di setiap malam Ramadhan. Maka Rasulullah adalah orang yang lebih pemurah lagi dermawan daripada angin yang berhembus.” [HR. Al Bukhari]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan “alif lam mim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” [HR. At Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani rahimahullah]

✅ Selain itu juga disunnahkan untuk memperbanyak tilawah di malam hari. Al Imam Ibnu Rajab Al Hanbali rahimahullah menyebutkan,

“Di dalam hadits Ibnu Abbas, disebutkan bahwa pengajaran Al-Qur’an antara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Jibril dilakukan pada malam hari. Ini menunjukkan disukainya memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan itu di malam hari. Karena sesungguhnya pada waktu malam hari, manusia sudah lepas dari kesibukannya, bisa lebih fokus, hati dan lisannya bisa lebih menyatu untuk mentadabburi Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah ta’ala:

إِنَّ نَاشِئَةَ ٱلَّيۡلِ هِيَ أَشَدُّ وَطۡ‍ٔٗا وَأَقۡوَمُ قِيلًا ٦

Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.” [Al Muzammil: 6]

✅ Para salaf (generasi awal Islam) pun dikenal dengan kesibukan mereka dengan Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan. Imam Al Zuhri rahimahullah jika sudah memasuki Ramadhan beliau mengatakan, “Sesungguhnya (pekerjaan itu) hanya membaca Al-Qur’an dan memberi makan.” Abdurrazzaq berkata, “Sufyan ats-Tsauri jika sudah masuk Ramadhan meninggalkan segala bentuk ibadah dan hanya membaca Al-Qur’an”. Imam Al Syafi’i rahimahullah, pada bulan Ramadhan mengkhatamkan Al-Qur’an sampai 60 kali dan itu di luar shalat.

  • ➡ 3.) Memperbanyak Bershadaqah

✅ Diantara perkara yang hendaknya diperbanyak di bulan suci Ramadhan adalah memperbanyak shadaqah sebagai yang disampaikan di dalam hadits Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ المُرْسَلَةِ

“Dahulu Rasululllah shallahu alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan di bulan Ramadhan ketika Jibril mengajarkan beliau Al-Qur’an. Dan dahulu Jibril mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau di setiap malam Ramadhan. Maka Rasulullah adalah orang yang lebih pemurah lagi dermawan daripada angin yang berhembus.” [HR. Al Bukhari]

✅ Hendaknya seseorang bersemangat untuk memberikan bantuan kepada saudaranya, karena di balik bantuan yang dia berikan ada keutamaan yang sangat besar. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

Barangsiapa menghilangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan menghilangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan kesulitan orang yang dililit hutang, Allah akan memudahkan atasnya di dunia dan akhirat.” [HR. Muslim].

✅ Termasuk amalan shadaqah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” [HR. At Tirmidzi dan yang selainnya, dishahihkan oleh Al Albani]

  • ➡ 4.) Menjaga Lisan

Agar mendapatkan kesuksesan hendaknya seorang muslim tak hanya menahan dirinya dari lapar dan haus, tapi juga menahan lisannya dari ucapan yang tidak Allah ta’ala ridhoi seperti ucapan dusta, ghibah (membicarakan kejelekan orang lain), mengumpat, dan ucapan-ucapan jelek lainnya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” [HR. Al Bukhari].

✅ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لَيْسَ الصِّيَامُ مِنَ الأَكْلِ وَالشَّرَبِ ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ

Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan sia-sia dan ucapan yang dipenuhi syahwat. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa.” [HR. Ibnu Majah dan Al Hakim, dishahihkan oleh Al Albani].

  • ➡ 5.) Semakin Memperbanyak Ibadah di Sepuluh Malam Terakhir 

✅ Di sepuluh malam terakhir, hendaknya seseorang semakin meningkatkan intensitas ibadahnya. Disebutkan bahwa:

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يجتهد فى العشر الأواخر ما لايجتهد فى غيره

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam meningkatkan kesungguhan (ibadahnya) di sepuluh terakhir (bulan Ramadhan) yang tidak dilakukan pada hari-hari sebelumnya.” [HR. Muslim].

✅ Beliau bahkan melakukan i’tikaf di masjid, menyibukkan diri beliau dengan ibadah. Inilah yang seharusnya dilakukan oleh setiap muslim. Bukannya malah menyibukkan diri di pasar dan pusat-pusat perbelanjaan untuk mempersiapkan hari raya.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seseorang agar bi idznillah (dengan seizin Allah ta’ala) dia bisa meraih keberhasilan di bulan suci Ramadhan sehingga dia pun keluar dari bulan ini dalam keadaan diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan beroleh banyak keutamaan.

Semoga Allah ta’ala memberikan kemudahan kepada kita semua untuk dapat melaksanakannya. Amin ya Rabbal ‘alamin.

والله أعلمُ بالـصـواب

Ditulis Oleh Ustadz Wira Bachrun Al Bankawy

=

  • CINTAMU PALSU

Sering kita dengar, pemuda mengatakan pemudi: Uhibbuki fillah (aku mencintaimu karena Allah). Padahal ia tidak mengetahui makna sebenarnya dari kalimat tersebut.

Hubb memang terjemahnya adalah cinta. Tapi dalam bahasa Indonesia, cinta cakupannya luas, mencakup cinta karena persaudaraan, cinta karena kagum, cinta karena nafsu, dan lain-lain. Sedangkan dalam bahasa arab, terdapat ungkapan yang berbeda-beda untuk jenis cinta yang berbeda.

Seperti misalnya kata “takut”. Dalam bahasa Arab, ada khauf (takut karena khawatir), ada khasyah (takut karena mengangungkan dzat yang ditakuti), shamt (diam karena bijak) dan sukut (diam karena takut), dan lain-lain.

Kembali ke masalah istilah cinta, Hubb artinya mailul qalbi ila syai’in atau condongnya hati kepada sesuatu. Inilah makna hubb yang banyak disebutkan dalam Al Quran maupun hadits, semisal

تهادوا تحابوا

Hendaknya kalian saling memberi hadiah agar kalian saling mencintai”

Adapun yang diungkapkan oleh para pemuda di masa sekarang sebagai bentuk hubb, sejatinya adalah al-Isyq. Menurut Ibnul Munzhir dalam Lisanul Arab, isyq artinya : فَرْطُ الْحُبِّ (cinta yang berlebihan), atau kasmaran kalau dalam bahasa kita.

➡ Jadi ada dua hal di sini terkait pengakuan mereka soal cinta:

1. Mereka tidak tahu makna dari kalimat yang ia katakan, atau

2. Mereka tahu bahwa itu hanya nawa nafsunya, namun ia atas namakan cinta. Dan inilah cinta palsu.

✅ Kalau benar mereka mengatakan “uhibbuki fillah” sebagai bentuk penerapan cinta yang sejati, maka itu perlu pembuktian. Karena semua cinta butuh pembuktian. Allah dalam QS Ali Imran 31:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي

Katakanlah wahai Muhammad, jika kalian betul-betul mencintai Allah, maka ikutilah aku..”

✅ Maka, untuk membuktikannya, perhatikan sabda Rasulullah berikut:

لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحب لنفسه

Tidaklah sempurna iman salah seorang diantara kalian sampai dia mencintai kebaikan untuk saudaranya seperti dia cinta hal itu untuk dirinya sendiri”

Kalau benar-benar mencintai seorang wanita tapi belum bisa menikahinya, maka justru harus menjauhinya demi kebaikan wanita tersebut.

➡ Maka nasehat kami untuk kaum muslimin, terutama para pemuda:

✅ 1. Jangan mengatasnamakan agama untuk cinta yang dilandasi oleh nafsu. Apakah tidak boleh cinta karena nafsu? Ya boleh saja, karena memang nafsu itu bagian dari bawaan manusia, Allah berfirman dlm QS Ali Imran 14:

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ , وَالْبَنِينَ , وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ , وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ , وَالأَنْعَامِ , وَالْحَرْثِ . ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ 

Dijadikan indah di mata manusia: kecintaan kepada syahwat, yaitu apa-apa yang diinginkan oleh jiwa, berupa: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari emas dan perak, kuda yang terpelihara, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.”

Jadi, cinta kepada syahwat bukan suatu yang tercela. Hanya saja, Allah hendak menguji apakah kita taat pada aturan dan batasan yang dibuat Allah dalam masalah kecintaan terhadap macam-macam syahwat dunia ini. 

✅ 2. Jangan menuruti cinta palsu, dengan cara berpacaran, karena pacaran termasuk melanggar firman Allah:

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً

Jangan mendekati zina, sesungguhya ia adalah hal yang keji dan jalan yang buruk”

Hendaknya para pemuda tidak bermudah-mudahan menjalin hubungan dengan wanita, bahkan jangan terlalu akrab. Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

Tidaklah ada sepeninggalku fitnah yang lebih berbahaya untuk laki-laki, daripada fitnah wanita.”

✅ 3. Dan bagi para wanita, jangan mudah dirayu dengan cinta palsu berkedok hari kasih sayang. Semua itu adalah budaya barat, dan kita dilarang untuk mengekor budaya mereka.

✅ 4. Jangan mudah dijanjikan dengan pernikahan tanpa ada iktikad dan tindakan nyata.

Semoga dengan ini, kita bisa mengenali cinta mana yang palsu, dan mana cinta yang sejati.

DIPOSTING OLEH : ADMIN PT. BATIK

= @~~~•~~~ (Lanjut ke Halaman 2) @••~~

Iklan