Zakat Fithri 

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

Zakat Fitri-Ust Abu Ihsan Al Atsary

Zakat Fitrah-Ust M. Abduh Tuasikal

Prof DR Abdur Rozzaq Al Badr-Fiqih Zakat Fitrah

Zakat Fitri” Oleh Ustadz Rishky Abu Zakaria

Zakat Fitri & Hari Raya-Ust Ahmad Zainuddin

Takutlah Pada Suatu Hari Engkau Akan Dikembalikan-Ust.Harits Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/h4njn0f3mu2ahglm7hecgx74fwlhri8t
Para Ruwaibidhoh Saat Ini Bermunculan-Ust Abdul Hakim Amir Abdat.webm
https://app.box.com/s/ce4bu3lp2vq5qr36pdejc1vhfehzenb9
Peringatan Akan Kengerian Neraka dan Siksaan Di Dalamnya- Ust.Harist Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/z10lp43mtn3nqsw48y2r4fee4rorezuv
Serial Ramadhan Amalan Rasul di 10 Hari Terakhir Ramadhan-Ust.Ahmad Firdaus.mp3
https://app.box.com/s/wv0kb931v9h1mmmej6fovq6op80gndne
Serial Ramadhan Keberkahan Dalam Makan Sahur-Ust.Ahmad Firdaus.mp3 .mp3
https://app.box.com/s/mxan1aqyo4tbaksjeap1txmvgj5y1sfz
Khutbah Sang Iblis di Neraka-Ust.Harits Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/qwtbfcn2j4htghv01hny85jrvbz5apri
Jangan Berharap Kepada Manusia-Ust Abdurrahman Thayyib.webm
https://app.box.com/s/lvsm7zdtngvls2zjajtpsa8bm8hiqjnk
Hukum Berdoa Meminta Kepada Orang Shalih Yang Telah Meninggal-Ust.Harist Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/66syrd6cotqzff31u8322xmvel8yzmfw
Allah Al Khabir-Ust.Dr.Firanda Andirja.mp3
https://app.box.com/s/tbr7z8eyus65oxoidzv667ot3r4oj7c5
Bolehkah Mencela Pemimpin yang Zhalim-Ust.Harits Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/irw7eer5i7kca97br0ouxbpa2qev0z2x
Dakwah Para Nabi dan Rasul-Ust.Abdul Hakim Amir Abdat.webm
https://app.box.com/s/kqefp0o3oj8wyvbf69j9o6mdc55ybd3z
((WEBM DIPUTAR DENGAN MX PLAYER DI ANDROID))

== 
===

Ebook

Zakat Fitrah

Panduan Praktis Zakat-41Hlm

Zakat Fitrah-9Hlm

Panduan Praktis Zakat

Bekal Berpuasa-Fahad bin Yahya Al ‘Amariy 246Halaman

Paket Fiqih Ramadhan-4_Zakat Fitrah-15Hlm

==

Zakat Fithri

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

ZAKAT FITHRI

  • Apakah yang Dimaksud dengan Zakat Fithri?

Zakat fithri adalah zakat dalam bentuk bahan makanan pokok yang dikeluarkan di akhir Ramadhan, diwajibkan kepada seluruh kaum muslimin yang mampu untuk diserahkan kepada fakir miskin.

Banyak saudara kita menyebut dengan zakat fitrah. Namun, sebutan dalam lafadz-lafadz hadits adalah zakatul fithri atau shodaqotul fithri. Al-Fithr artinya adalah berbuka

. Zakat fithri adalah zakat yang dikeluarkan pada saat awal masuk Syawwal/ di akhir Ramadhan karena terkait dengan bolehnya kaum muslimin kembali berbuka (setelah sebulan penuh berpuasa).

  • Apa Tujuan dari Zakat Fithri?

Pembayaran zakat fithri dimaksudkan sebagai pembersih bagi puasa seorang muslim dari perbuatan-perbuatan sia-sia dan rofats (ucapan/perbuatan kotor), sekaligus sebagai pemberian makanan untuk orang-orang miskin.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

dari Ibnu Abbas -radhiyallahu anhuma- beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam mewajibkan zakat fithri sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan rofats dan pemberian makanan untuk orang-orang miskin (H.R Abu Dawud)

Tujuan pemberian makanan pada fakir miskin di akhir Ramadhan tersebut adalah agar mereka tidak meminta-minta dan ikut dalam kegembiraan pada saat Iedul Fithri.

  • Siapa yang Diwajibkan Mengeluarkan Zakat Fithri?

✅ Zakat fithri wajib dikeluarkan oleh semua kaum muslimin yang mampu: baik kecil maupun dewasa, laki-laki maupun wanita.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى وَالصَّغِيرِ وَالْكَبِيرِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاةِ

Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam mewajibkan zakat fithri satu sho’ kurma, atau satu sho’ gandum, bagi budak, orang yang merdeka, laki, perempuan, anak kecil, dewasa dari kaum muslimin dan Rasul memerintahkan untuk ditunaikan sebelum keluarnya manusia menuju sholat (Ied)(H.R alBukhari dan Muslim) 

Seseorang yang mengeluarkan zakat fithr adalah seorang yang mampu. Kriteria mampu adalah memiliki kelebihan makanan bagi dia dan keluarga yang menjadi tanggungannya dalam sehari semalam menjelang Iedul Fithri. 

مَنْ سَأَلَ وَعِنْدَهُ مَا يُغْنِيهِ فَإِنَّمَا يَسْتَكْثِرُ مِنَ النَّارِ… فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا يُغْنِيهِ …أَنْ يَكُونَ لَهُ شِبْعُ يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ أَوْ لَيْلَةٍ وَيَوْمٍ

Barangsiapa yang meminta-minta sedangkan ia memiliki sesuatu yang mencukupinya, maka (pada hakikatnya) ia sedang memperbanyak api neraka…. Para Sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang mencukupinya (kadar kecukupan)… Rasul bersabda: Ia memiliki sesuatu yang mengenyangkannya sehari semalam atau semalam dan sehari (H.R Abu Dawud dan al-Baihaqy)

  • Kapan Waktu Dikeluarkannya Zakat Fithri?

Batas akhir pengeluaran zakat fithr adalah sebelum sholat Ied. Sedangkan batas awal adalah 2 hari sebelum Iedul Fithri (malam 28 Ramadhan).

وَكَانُوا يُعْطُونَ قَبْلَ الْفِطْرِ بِيَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ

Dan mereka (para Sahabat Nabi) memberikan (zakat fithr) sebelum Iedul Fithri sehari atau dua hari (sebelumnya)(H.R alBukhari no 1415 dari Ibnu Umar)

مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنْ الصَّدَقَاتِ

Barangsiapa yang menunaikannya sebelum sholat (Ied), maka itu adalah zakat yang diterima. Barangsiapa yang menunaikannya setelah sholat (Ied), maka itu (terhitung) shodaqoh (saja)(H.R Abu Dawud dari Ibnu Abbas).

Secara asal, awal mula diwajibkan pembayaran zakat fithr adalah pada saat Maghrib berakhirnya bulan Ramadhan atau awal bulan Syawwal. Bagi yang meninggal sebelum itu, tidak wajib zakat fithri baginya (Fiqhul Ibaadaat karya Syaikh Ibnu Utsaimin hal 211).

Pembayaran zakat fithri sehari atau dua hari sebelum hari raya adalah sebagai bentuk kehati-hatian yang diperbolehkan (dicontohkan para Sahabat Nabi).

  • Apakah yang Dikeluarkan dari Zakat Fithri?

Yang dikeluarkan adalah bahan makanan pokok.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ كُنَّا نُعْطِيهَا فِي زَمَانِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ…

Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu anhu beliau berkata: Kami memberikan (zakat fithr) di masa Nabi shollallahu alaihi wsallam: 1 sho’ makanan…(H.R al-Bukhari dan Muslim)

Kalau di Indonesia, bisa berupa beras. Takarannya adalah 1 sho’ yang jika dikonversikan ke dalam kg adalah sekitar 2,25 hingga 3 kg. Sebenarnya, takaran sho’ adalah 4 kali cidukan penuh 2 telapak tangan laki-laki dewasa yang ukuran tangannya sedang. 

  • Bolehkah Zakat Fithr Diberikan Kepada Selain Fakir Miskin?

Pendapat yang benar dari para Ulama’ adalah zakat fithr hanya diberikan kepada fakir dan miskin saja. Berbeda dengan zakat maal yang bisa diberikan kepada 8 golongan, tidak khusus untuk fakir miskin. Zakat fithr khusus untuk fakir miskin saja, sebagaimana atsar dari Ibnu Abbas:

وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

dan (zakat fithr) adalah pemberian makanan untuk orang-orang miskin (H.R Abu Dawud).

Ust.Abu Utsman Kharisman

==

  • ➡ *ZAKĀT FITRI*

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

ﺍﻟﺤﻤﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﺗﺒﻌﻬﻢﺑﺈﺣﺴﺎﻥ ﺇﻟﻰ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas secara ringkas fiqih zakāt fitri. Dan yang perlu dicatat, bahwasanya apa yang kita sampaikan adalah apa yang kita pandang tepat dan sesuai dengan dalīl yang ada.

Dan tidak ada maksud kami untuk menyalahkan orang-orang yang berbeda dengan pendapat kami. Sekali lagi kami hanya ingin menyampaikan apa yang menurut kami benar dan setiap orang hendaknya beramal sesuai dengan ilmu yang sampai kepadanya.

➡ • Bagian Pertama | Pengertian Zakāt.

√ Zakāt secara bahasa memiliki arti pertumbuhan ( ﺍﻟﻨﻤﺎﺀ ) dan pertambahan (ﺍﻟﺰﻳﺎﺩﺓ ).

√ Fitri adalah sebuah kata yang memberikan makna bahwa seseorang tidak melakukan puasa lagi (puasanya sudah selesai).

Dan maksud dari zakāt fitri adalah zakāt yang dikeluarkan ketika seseorang telah selesai melakukan puasa Ramadhān. (Namun terkait waktunya ada pembahasan tersendiri)

➡ • Bagian Kedua | Hukum zakāt fitri

✅ Zakāt fitri hukumnya wajib berdasarkan sabda Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam:

ﻓَﺮَﺽَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍَﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍَﻟْﻔِﻄْﺮِ

_”Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam mewajibkan zakāt fithri.”_(Muttafaqun ‘alaih)

➡ • Bagian Ketiga | Hikmah dari zakāt fitri

Hikmah dari zakāt fitri minimalnya ada dua sebagaimana dalam hadīts Ibnu ‘Abbās dalam riwayat Abū Dāwūd dan Ibnu Mājah.

Dikatakan di sana:.

➡ ⑴ Sebagai pensuci orang-orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor ( ﻃُﻬْﺮَﺓً ﻟِﻠﺼَّﺎﺋِﻢِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻠَّﻐْﻮِ ﻭَﺍﻟﺮَّﻓَﺚِ ).

➡ ⑵ Sebagai makan bagi orang-orang miskin ( ﻭَﻃُﻌْﻤَﺔً ﻟِﻠْﻤَﺴَﺎﻛِﻴﻦِ‏) .

➡ • Bagian Keempat | Siapa yang wajib membayar zakāt fitri?

➡ ⑴ Muslim

Muslim baik dewasa atau anak kecil, budak maupun merdeka, maka mereka terkena kewajiban zakāt ini.

➡ ⑵ Mampu, minimal memiliki bahan makanan untuk sehari dan semalam.

✅ ⇒ Jadi ketika seorang sudah memiliki bahan makanan untuk sehari semalam maka dikatakan mampu dan orang-orang yang belum mampu mencari nafkah maka dibayarkan oleh walinya.

➡ • Bagian Kelima | Kapan seorang terkena kewajiban zakāt fitri? Ini berkaitan dengan waktu tepatnya. Waktu tepatnya kewajiban ini masuk ketika matahari tenggelam untuk masuk pada tanggal 01 Syawwāl, maka saat itulah dikatakan zakāt fitri telah wajib bagi orang-orang yang menemui waktu itu.

Jikalau ada seorang meninggal sebelum waktu itu maka tidak ada kewajiban baginya membayar zakāt fitri.

√ Jikalau ada seorang yang lahir setelah terbenamnya matahari, maka tidak ada kewajiban baginya membayar zakāt fitri akan tetapi jika dibayarkan lebih baik.

➡ • Bagian Keenam | Kapan waktu untuk mengeluarkannya?

✅ Untuk masalah ini banyak perbedaan pendapat yang beragam. Namun kata Imam An Nawawi dalam kitāb Al Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, beliau mengatakan:

ﻭَﻳَﺠُﻮﺯُ ﺗَﻘْﺪِﻳﻢُ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮَﺓِ ﻣﻦ ﺃﻭﻝ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻟِﺄَﻧَّﻬَﺎ ﺗَﺠِﺐُ ﺑِﺴَﺒَﺒَﻴْﻦِ ﺑِﺼَﻮْﻡِ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَﻭَﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻣِﻨْﻪُ ﻓَﺈِﺫَﺍ ﻭُﺟِﺪَ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﺟَﺎﺯَ ﺗَﻘْﺪِﻳﻤُﻬَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺂﺧَﺮِ ﻛَﺰَﻛَﺎﺓِ ﺍﻟْﻤَﺎﻝِ ﺑَﻌْﺪَ ﻣِﻠْﻚِﺍﻟﻨِّﺼَﺎﺏِ ﻭَﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟﺤﻮﻝ ﻭﻻﻳﺠﻮﺯ ﺗﻘﺪﻳﻤﻬﺎ ﻋﻠﻲ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﻟِﺄَﻧَّﻪُ ﺗَﻘْﺪِﻳﻢٌ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺴَّﺒَﺒَﻴْﻦِﻓَﻬُﻮَ ﻛَﺈِﺧْﺮَﺍﺝِ ﺯَﻛَﺎﺓِ ﺍﻟْﻤَﺎﻝِ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﺤَﻮْﻝِ

ﻭَﺍﻟﻨِّﺼَﺎﺏِ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﺤَﺐُّ ﺃَﻥْ ﺗُﺨْﺮَﺝَ ﻗَﺒْﻞَ ﺻَﻠَﺎﺓِﺍﻟْﻌِﻴﺪِ

_Boleh membayar zakāt fitri dari awal bulan Ramadhān (madzhab Syāfi’iyah) karena zakāt fitri (kata beliau) diwajibkan karena dua sebab, yaitu karena (1) puasa dan (2) Ramadhān telah selesai. Jika terdapat salah satu dari dua hal ini maka boleh dikeluarkan._

_Sebagaimana zakāt māl boleh dikeluarkan setelah seseorang mencapai nishāb (batas minimal kewajiban zakāt) walaupun belum mencapai haul walaupun belum mencapai satu tahun._

_Namun (kata Imam Nawawi) tidak boleh membayarnya sebelum bulan Ramadhān tiba, karena kalau dia membayar sebelum bulan

Ramadhān maka ia telah membayar sebelum adanya salah satu dari dua sebab tersebut. Dan hal ini seperti tidak sahnya zakāt māl jika dikeluarkan sebelum ada nishāb dan haul._

_Kemudian waktu yang disunnahkan (waktu mustahab) kata beliau, dikeluarkan ketika seorang hendak atau sebelum menuju shalāt Ied.”_

Kemudian bagi orang yang ingin membayar zakāt seperti cara shahābat bisa membayarnya sehari atau dua hari sebelum Ied tiba.

✅ Sebagaimana perkataan Ibnu Umar:

ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳُﻌْﻄُﻮﻥَ ﺻَﺪَﻗَﺔَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻗَﺒْﻞ ﺍﻟْﻌِﻴﺪِ ﺑِﻴَﻮْﻡٍ ﺃَﻭْ ﻳَﻮْﻣَﻴْﻦِ

._”Mereka (para shahābat) dahulu menyerahkan zakat fithri satu atau dua hari sebelum Idul Fithri.”_ Hadīts riwayat Bukhāri nomor 1511)

Ini terkait pembahasan waktunya dan yang lebih baik seseorang bisa berhati-hati, bisa satu atau dua hari sebelum hari raya Ied tiba, saat itu baru kita bayarkan.

➡ • Bagian Ketujuh | Jumlah atau berat zakāt fitri

Para ulamā sepakat untuk zakāt fitri beratnya adalah satu shā’, namun mereka berbeda pendapat jika satu shā’ ini harus di konversikan ke dalam kilogram. Ada yang mengatakan satu shā’ itu sama dengan 2,157 Kg, sebagaimana pendapat penulis kitāb fiqih sunnah dan ada juga yang mengatakan 1shā’ itu adalah mendekati 3 Kg (ini pendapat Syaikh Abdul Azīz bin Baz).

Bagi yang ingin hati-hati maka boleh mengeluarkan 3 Kg dan bagi yang mengeluarkan 2.5 Kg semoga sudah mencukupi karena sebagian pendapat mengatakan bahwa 1 shā’ adalah 2,157 Kg.

➡ • Bagian Kedelapan | Kepada siapa zakāt fitri disalurkan?

Ada dua pendapat dalam masalah ini, menurut jumhur ulamā zakāt fitri disalurkan kepada 8 (delapan) golongan yang disebutkan di dalam surat At Tawbah ayat 60.

Dan sebagian yang lain berpendapat zakāt fitri disalurkan kepada faqīr miskin saja, bukan kepada 8 (delapan) golongan tersebut.

  • Kenapa?

Alasannya karena di awal telah disebutkan, hikmah dari zakāt dalam hadīts Ibnu Abbās riwayat Abū Dāwūd dan Ibnu Mājah, salah satu hikmah nya adalah:

ﻃُﻌْﻤَﺔً ﻟِﻠْﻤَﺴَﺎﻛِﻴﻦِ

_”Sebagai makanan bagi kaum miskin.”_

Silahkan bagi siapapun bagi kaum muslimin untuk mendalami masalah fiqih terkait masalah ini. Kemudian ia hendaknya mengamalkan ilmu yang ia dapat dan jika terjadi perbedaan pendapat silahkan ditanyakan kepada asātidzah atau guru-guru kita yang ada di daerah tersebut. Ini 8 (delapan) poin yang terkait dengan zakāt fitri yang bisa kami sampaikan.

= ••~~~••• (Lanjut ke Halaman 2) ••~~~

Iklan