Menikmati Keindahan Surga dan Dzikir Pohon Kurma diSurga

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Memandang Wajah Allah Yang Mulia

2.Perintah Untuk Birrul Walidain

3.Wanita Dan Perdukunan

4.Tundukan Hawa Nafsu Demi Ikut Dalil

5.Tetap Rajin Ibadah Meskipun di Luar Ramadhan

6.Idul Fithri Sesuai Sunnah

7.Mengapa Saudi Hari Raya Lebih Awal?

8.Hanya Ada Waktu-Waktu Sisa untuk Belajar Ilmu Agama

==

Menanam Pohon Di Surga-Ust Abdullah Zaen

Jenis Jenis Surga – Ustadz Nizar Saad Jabal. Lc. Mpd

Surga dan Kenikmatannya – Ustadz Nizar Saad Jabal_Lc 17Mb

Dzikir Yang Diberikan 1 Pohon Di Syurga-Ust. Nizar Saad Bin Jabal 19Mb

==
Ebook

Sudah Benarkah Shalat Kita (Bimbingan Praktis Shalat Wajib dan Sunnah)-Ust.Arif Fathul Ulum167Halaman

Surga dan Neraka

Manhaj Aqidah Imam Syafi’i Rahimahullah-Dr Muhammad bin A. W. Al Aqil 142 Halaman

Tamasya Ke Surga (Hadil Arwah Ila Biladil Afrah)-Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah 542 Hlmn
Link1: Link2Link3 format djvu

Menikmati Keindahan Di Surga 32Halaman 

==

➡ Menikmati Keindahan Surga dan Dzikir Pohon Kurma diSurga

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

Tahukah anda berapa waktu yang dibutuhkan untuk menanam sebuah pohon kurma sampai menjadi besar dan mengeluarkan buah? Butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapainya…..

Akan tetapi tahukah anda bahwa Allah ta’ala memudahkan kita untuk mendapatkan sebuah pohon kurma disurga?

Rasululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :

Memperbanyak mengucapkan subhanallah walhamdulillah, la ilaha illallah dan Akbar.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam-melewati Abu Hurairah yang sedang bercocok tanam, maka Rasulullah menegurnya dan berkata: Wahai Abu Hurairah apa yang sedang kau tanam?aku menjawab: tanam-tanaman ya Rasulullah,beliau berkata: maukah engkau kuberitahukan dengan tanaman yang lebih baik dari ini?Abu Hurairah menjawab: tentu ya Rasulullah, beliau berkata: katakanlah

: سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر

Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar.”

niscaya Akan ditanam untukmu dengan setiap kalimat tersebut sebuah pohon di surga. HR. Ibnu Majah dan Alhakim dan Al-Albani mensahihkannya.

✅ Bersabda Rasulullah-shallalahu ‘alaihi wa sallam- dalam hadis lainnya:

لقيت إبراهيم ليلة أسري بي فقال : يا محمد أقرئ أمتك مني السلام و أخبرهم أن الجنة طيبة التربة عذبة الماء و أنها قيعان و أن غراسها سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله و الله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله ) ( ت) (طب) عن ابن مسعود. قال الألباني : (حسن) انظر حديث رقم: 3460 في صحيح الجامع عن ابن مسعود .

Aku bertemu dengan Ibrahim-Alaihis salam-pada malam peristiwa Isra mi’raj dan dia berkata padaku: Wahai Muhammad sampaikan salamku kepada ummatmu dan beritahukan mereka bahwa surga itu begitu lembut debunya dan manis airnya dan sesungguhnya dia memiliki lembah-lembah dan sesungguhnya tanamannya adalah ucapan

 : سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله و الله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله “.

Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.”

HR. Tirmizi. At-Thabrani dan Al-Abani menghasankannya dalam Sahih Al-Jami no 3460.

✅ Bersabda Rasulullah:

” من قال سبحان الله العظيم وبحمده غرست له نخلة في الجنة ” . (ت حب ك) عن جابر. قال الألباني : (صحيح) انظر حديث رقم: 6429 في صحيح الجامع.

Barang siapa yang mengucapkan

: سبحان الله العظيم وبحمده

Subhana-Allahil ’adzimi wa bihamdihi

akan ditanamkan untuknya pohon kurma di surga”. HR Tirmizi, Ibnu Hibban dan Al –Hakim dan Al-Abani mensahihkannya dalam Sahih Al Jami’ no 6429.

==========================================================

So, mari kita berlomba-lomba untuk menjadi pemilik kebun terbanyak disurga…

=

MENIKMAT KEINDAHAN SURGA

Allah Ta’ala telah menyediakan Surga yang penuh dengan kenikmatan untuk orang-orang yang beriman.

✅ Allah Ta’ala berfirman;

وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۗ كُلَّمَا رُزِقُوْا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِّزْقًا ۙ قَالُوْا هٰذَا الَّذِيْ رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَاُتُوْا بِهٖ مُتَشَابِهًا ۗ وَلَهُمْ فِيْهَاۤ اَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۙ وَّهُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ

Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu. Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya.“(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 25)

Marilah sejenak kita bersama-sama menyelami keindahan Surga dengan berbagai kenikmatannya, sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan AsSunnah yang mulia.

  • ➡ 1. Pintu Surga

Surga memiliki 8 pintu salah satunya adalah pintu Ar-Rayyan yang hanya akan dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.

✅ Sebagaimana diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda;

”Di Surga ada 8 pintu. Di antaranya ada pintu yang bernama Ar-Rayyan yang tidak akan memasukinya, kecuali orang-orang yang berpuasa.” (Muttafaq ’alaih. HR. Bukhari Juz 3 : 3084 lafazh ini miliknya dan Muslim Juz 2 : 1152.)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang akan mengetuk pintu Surga, sehingga pintu tersebut terbuka dan orang-orang yang beriman dapat masuk ke dalamnya.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Aku adalah Nabi yang paling banyak pengikutnya pada Hari Kiamat dan aku adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu Surga.”(HR. Muslim Juz 1 : 196.)

Orang-orang yang memasuki Surga akan mendapatkan ucapan salam kesejahteraan dari para Malaikat penjaga Surga.

✅ Allah Ta’ala berfirman:

وَسِيْقَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ اِلَى الْجَـنَّةِ زُمَرًا ۗ حَتّٰۤى اِذَا جَآءُوْهَا وَفُتِحَتْ اَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا خٰلِدِيْنَ

Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.”

(QS. Az-Zumar 39: Ayat 73)

  • ➡ 2. Batu Bata Surga

Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan Surga dari batu bata emasdan perak dengan semen dari kesturi.

Sebagaimana Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Allah menciptakan Surga dari batu bata emas, batu bata perak dan semennya adalah kesturi.” Allah berfirman kepada Surga, “Berkatalah.” Surga pun berkata, “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman.” Lalu para Malaikat berkata, “Beruntungkah engkau (wahai Surga yang merupakan) istana para raja.” (HR. Thabrani dan Bazzar. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh AlAlbani 5 dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3714.)

➡ 3. Aroma Surga

Harumya aroma Surga tercium sejauh perjalanan empat puluh tahun. Diriwayatkan dari ‘Abdullah binm‘Amru, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda;

Barangsiapa yang membunuh orang kafir yang berada dalam perjanjian (damai), (maka) ia tidak akan mencium aroma Surga. Sesungguhnya aroma Surga sudah tercium sejauh perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Bukhari Juz 3 : 2995.)

➡ 4. Tingkatan di Surga

Di dalam Surga terdapat seratus tingkatan dan tingkatan Surga yang tertinggi berada di posisi yang paling atas.

Berkata ‘Abdurrahman bin Zaid bin Aslam: “Tingkatan (di) Neraka mengarah ke bawah, sedangkan tingkatan (di) Surga mengarah ke atas.”(Tafsirul Qur’anil ‘Azhim, 4/159.)

Jarak antara satu tingkatan dengan tingkatan berikutnya adalah seperti jarak antara langit dan bumi.

Tingkatan tertinggi di Surga adalah firdaus. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;“Sesungguhnya di dalam Surga terdapat seratus tingkatan yang disediakan oleh Allah untuk orangorang yang berjihad di jalan-Nya. Jarak antara dua tingkatan adalah seperti jarak antara langit dan bumi. Jika kalian meminta kepada Allah, maka mintalah Surga Firdaus. Karena sesungguhnya firdaus adalah surga yang paling tengah dan yang paling tinggi (tingkatannya). Di atasnya adalah ‘Arsy (Allah ) ArRahman dan dari sanalah terpacar sungai-sungai Surga.”(HR. Bukhari Juz 3 : 2637.)

➡ 5. Surga dari Perak dan dari Emas

Ada Surga yang segala sesuatu yang ada di dalamnya dari perak dan ada pula Surga yang segala sesuatu yang ada di dalamnya dari emas.

Diriwayatkan dari Abu Bakar bin ‘Abdullah bin Qais, dari bapaknya, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda;

Dua Surga yang wadah-wadahnya dan segala sesuatu yang ada di dalam keduanya adalah dari perak. Dua Surga yang wadah-wadahnya dan segala sesuatu yang ada di dalam keduanya adalah dari emas. Tidak ada (penghalang) antara kaum tersebut dengan melihat Rabb mereka, kecuali selendang keagungan pada Wajah-Nya di Surga ‘Adn.” (HR. Bukhari Juz 4 : 4597 dan Muslim Juz 1 : 180, lafazh ini miliknya.)

➡ 6. Postur Tubuh Penghuni Surga

Postur tubuh penghuni Surga setinggi 60 hasta yang menjulang ke langit. Mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak beringus dan tidak pula meludah.

Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk Surga rupa (mereka) seperti bulan di malam purnama. Kemudian (rombongan) yang setelah mereka seperti bintang yang bersinar paling terang di langit. Mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak beringus dan tidak pula meludah. Sisir mereka (terbuat dari) emas, keringat mereka adalah kesturi, asapan mereka sangat harum, isteri-isteri mereka adalah bidadari yang bermata jeli, akhlak mereka (sama) seperti akhlak satu orang, (bentuk mereka) seperti bapak mereka Adam (dengan tinggi) 60 hasta yang menjulang ke langit.” (Muttafaq ‘alaih. HR. Bukhari Juz 3 : 3149 dan Muslim Juz 4 : 2834, lafazh ini miliknya.)

➡ 7. Usia Penghuni Surga

✅ Para penghuni Surga dijadikan dalam usia 33 tahun. Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi, Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Ahli Surga akan memasuki Surga dalam keadaan tidak berpakaian, tampan, berkulit putih, berambut keriting dan bercelak dalam usia 33 tahun seperti bentuk Adam  (yang tingginya adalah) 60 hasta dengan ketebalan tubuh 7 hasta.”(HR. Ahmad. Hadits derajatnya adalah Hasan li Ghairihi menurut Syaikh Al-Albani.dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 :3700)

➡ 8. Sungai di Surga

Di dalam Surga terdapat sungai-sungai minuman dari;12 (1) air yang tidak berubah rasa dan baunya, (2) susu yang tidak berubah rasanya, (3) khamer yang lezat rasanya bagi para peminumnya, dan (4) madu murni yang bersih dari campuran. Aisarut Tafasir, 5/79. At-Tafsirul Muyassar, 915.)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman;

ﻓِﻴْﻬَﺎ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭٌ ﻣِﻦْ ﻣَﺎﺀٍﻏَﻴْﺮِ ﺀَﺍﺳِﻦٍ ﻭَ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭٌ ﻣِﻦْ ﻟَﺒَﻦٍ ﻟَﻢْﻳَﺘَﻐَﻴَّﺮْ ﻃَﻌْﻤُﻪُ ﻭَ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭٌ ﻣِﻦْ ﺧَﻤْﺮٍ ﻟَﺬَّﺓٍ ﻟِّﻠﺸَّﺎﺭِﺑِﻴْﻦَ ﻭَ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭٌﻣِﻦْ ﻋَﺴَﻞٍ ﻣُﺼَﻔًّﻰ ﻭَﻟَﻬُﻢْ ﻓِﻴْﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﻛُﻞِّ ﺍﻟﺜَّﻤَﺮَﺍﺕِ

Permisalan Surga yang telah dijanjikan kepada orangorang yang bertaqwa di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tidak berubah rasa dan baunya, sungaisungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungaisungai dari khamer yang lezat rasanya bagi para peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang murni.” (QS. Muhammad : 15.)

Diriwayatkan dari Hakim bin Mu’awiyah, dari bapaknya ia berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Di Surga terdapat sungai susu, sungai air, sungai madu dan sungai khamer. Kemudian setelah itu semua sungai terbelah darinya.” (HR. Ahmad, lafazh ini miliknya dan Tirmidzi Juz 4 : 2571. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 2122)

➡ 9. Menanam di Surga

Seorang penghuni Surga yang ingin menanam di Surga, maka dalam sekejap tanamannya akan tumbuh dan berbuah dengan sangat banyak sekali.

Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Sesungguhnya seorang penghuni Surga meminta izin kepada Rabb-nya untuk menanam. Maka Allah berfirman, “Bukankah di dalam Surga (terdapat) segala sesuatu yang engkau inginkan?” Orang tersebut menjawab, “Benar, akan tetapi aku ingin menanam.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lalu ia menabur benih dan tanaman tersebut tumbuh dalam sekejap, ia mengumpulkannya dan memanennya hingga seperti gunung.” Allah berfirman, “Ambillah, wahai anak Adam. Sungguh tidak ada sesuatu pun yang dapat memuaskanmu.” Orang arab badui berkata, ”Demi Allah,nengkau tidak akan mendapatkan orang tersebut kecuali ia adalah orang Quraisy atau orang Anshar. Karena sesungguhnya mereka adalah para petani. Adapun kami bukanlah para petani.” Maka Nabi pun tertawa.” (HR. Ahmad dan Bukhari Juz 2 : 2221, lafazh ini miliknya. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 2080.)

➡ 10. Pohon di Surga

Pepohonan di Surga batangnya dari emas.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Tidaklah ada satu pun pohon di Surga, kecuali batangnya dari emas.” (HR. Tirmidzi Juz 4 : 2525. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh AlAlbani dalam Shahihul Jami’ : 5647.)

➡ 11. Naungan Pohon Surga

✅ Di Surga terdapat naungan pohon yang terbentang.luas. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas,bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Sesungguhnya di Surga terdapat sebuah pohon (jika) seorang pengendara berjalan di bawah naungannya 100 tahun (naungan tersebut) belum terputus. Jika kalian berkehendak, maka bacalah (firman Allah ), “Naungan yang terbentang luas. Dan air yang tercurah. (QS. Al-Waqi’ah : 30 – 31.)

(HR. Bukhari Juz 3 : 3079 dan Tirmidzi Juz 5 : 3293, lafazh ini miliknya. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani 5 dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3725.)

Di bawah naungan pohon tersebut terdapat kupukupu emas dan buah-buahan.

Diriwayatkan dari Asma’ binti Abu Bakar i ia berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang Sidratul Muntaha, beliau bersabda; “Seorang pengendara berjalan di bawah naungan salah satu dari dahannya (membutuhkan waktu) 100 tahun,natau naungan salah satu dahannya (dapat dijadikan tempat berteduh untuk) seratus pengendara. Di dalamnya terdapat kupu-kupu emas (dan) buahnya seperti kendi.” (HR. Tirmidzi Juz 4 : 2541. Hadits derajatnya adalah Hasan li Ghairihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3727.)

➡ 12. Buah di Surga

Para penghuni Surga dimudahkan untuk memetik buah-buahan Surga, seperti; kurma, anggur, tin serta yang lainnya. Taisirul Karimir Rahman, 798.

Karena buah-buahan tersebut didekatkan kepada orang yang menginginkannya, sehingga mudah untuk dipetik baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. Taisirul Karimir Rahman, 916

Buah-buahan tersebut juga dapat dipetik kapan pun sekehendak mereka. Tafsirul Baghawi, 4/526.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman;

Naungan (pepohonan Surga) dekat di atas mereka dan (mereka) dimudahkan (untuk) memetik (buah)nya semudah-mudahnya.”

(QS. Al-Insan : 14.)

Buah bidara di Surga tidak berduri, bahkan memliki 72 rasa. Sebagaimana diriwayatkan dari Sulaim bin ‘Amir ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Bukankah Allah berfirman, “Berada di antara pohon bidara yang tidak berduri.” QS. Al-Waqi’ah : 28

Allah telah melenyapkan semua durinya dan menggantikan setiap durinya dengan-buah. Sesungguhnya pohon bidara Surga menghasilkan-banyak buah, tiap buahnya menghasilkan 72 rasa yang-tiap rasanya tidak sama dengan rasa yang lainnya.” (HR. Ibnu Abid Dunya, dengan sanad yang Hasan. Hadits derajatnya adalah Shahih li Ghairihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3742.)

Buah-buahan Surga tidak akan ada habisnya.

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Abbas p ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Sesungguhnya aku diperlihatkan Surga, maka aku berusaha untuk memetik setangkai buah anggur darinya.Seandainya aku dapat mengambilnya, niscaya kalian dapat memakannya selama masih ada (kehidupan) di dunia.” (HR. Bukhari Juz 1 : 715, lafazh ini miliknya dan Muslim Juz 2 : 907.)

Tidak ada kesamaan antar buah-buahan di dunia dengan buah-buahan di Surga melainkan hanya sama namanya saja. Hakikatnya buah di Surga jauh lebih sempurna. Berkata Ibnu ‘Abbas (Beliau adalah seorang Sahabat yang wafat tahun 68 H di Thaif.)

Di dalam Surga tidak ada sesuatu pun (yang sama dengan) yang ada di dunia, kecuali hanya sekedar namanama saja.”(Tafsirul Qur’anil Karim: Juz ‘Amma, 286.)

➡ 13. Tempat Tinggal di Surga

✅ Para penghuni Surga akan menempati istana yang besar dan luas yang penuh dengan kenikmatan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman; ”Apabila engkau melihat di (Surga) sana, niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.” (QS. Al-Insan : 20.)

Para penghuni Surga telah mengetahui tempat tinggal mereka di Surga. Sehingga mereka tidak akan salah dalam memasukinya, meskipun tidak ada yang memberitahukan tempat tinggal tersebut kepada mereka. Tafsirul Qur’anil ‘Azhim, 4/174.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman;

Memasukkan mereka ke dalam Surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.” QS. Muhammad : 6.

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Demi yang jiwa Muhammad berada di TanganNya, sungguh salah seorang di antara mereka lebih mengetahui tempat tinggalnya di Surga (daripada) tempat tinggalnya dahulu (ketika) di dunia.” HR. Bukhari Juz 5 : 6170.

➡ 14. Isteri di Surga

Harumnya aroma wanita penghuni Surga dapat mengharumkan dunia, dan kerudung mereka lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Sebagaimana diriwayatkan dari Anas ia berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Sungguh pagi hari atau sore hari di jalan Allah lebih baik daripada dunia dan seisinya. Sesungguhnya tempat sebesar busur panah salah seorang di antara kalian atau tempat cemetinya di Surga lebih baik daripada dunia dan seisinya. Seandainya wanita penghuni Surga muncul di bumi niscaya aromanya benar-benar akan memenuhi di antara (Surga dengan bumi) dan sungguh akan mengharumkan semua yang ada di antara keduanya (tersebut). Sesungguhnya kerudung yang ada di kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Ahmad, lafazh ini miliknya, Bukhari Juz 3 : 2643 dan Tirmidzi Juz 4 : 1651. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ : 5116.)

Tidak ada penghuni Surga yang lajang di Surga.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ia berkata, Abul Qasim shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;)

Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk Surga rupa (mereka) seperti bulan di malam purnama. Kemudian (rombongan) yang berikutnya seperti bintang yang bersinar terang di langit. Masing-masing dari mereka mendapatkan dua isteri yang sumsum tulang betisnya dapat terlihat dari balik dagingnya dan tidak ada yang lajang di Surga.” (HR. Muslim Juz 4 : 2834.)

✅ Di Surga terdapat kemah yang terbuat dari mutiara, di dalamnya terdapat isteri-isteri yang cantik jelita. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Bakar bin ‘Abdullah bin Qais, dari bapaknya, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda;

Sesungguhnya di Surga bagi orang-orang yang-beriman terdapat sebuah kemah yang terbuat dari mutiara yang dilubangi, yang panjangnya enam puluh mil. Bagi orang-orang yang beriman di dalamnya terdapat isteri-isteri yang mereka gilir. Sebagian dari mereka tidak dapat melihat sebagian yang lainnya.” (HR. Muslim Juz 4 : 2838.)

Bidadari Surga akan bersenandung memuji suami mereka. Diriwayatkan dari Anas bin Malik, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

Sesungguhnya bidadari di Surga bersenandung mereka mengatakan, “Kami adalah bidadari yang cantik dihadiahkan untuk suami-suami yang mulia.” (HR. Ibnu Abid Dunya dan Thabrani. Hadits derajatnya adalah Shahih li Ghairihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahihut Targhib wat Tarhib Juz 3 : 3750.)

Para penghuni Surga diberikan kekuatan 100 kali lipat. Sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda;

Orang yang beriman di Surga diberi kekuatan begini dan begitu dalam masalah jima’.” Dikatakan, “Wahai Rasulullah, apakah ia mampu (melakukan hal) tersebut?” Rasulullah bersabda, “Ia diberi kekuatan seratus kali lipat.” (HR. Tirmidzi Juz 4 : 2536, lafazh ini miliknya dan Ibnu Hibban Juz 16 : 7400. Hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani.dalam Shahihul Jami’ : 8106.)

|•~|~•| (Lanjut ke Halaman 2) |•~|•~|