Jangan Menunda Taubat

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Hukum Menerima Zakat dari Pegawai Bank

2.Bolehkah Suami Berhubungan Dengan Istrinya Saat Sedang Haid?

3.Tata Cara Shalat Tarawih 4-4-3?

4.Bagaimana Hukumnya WC di Dalam kamar Mandi yang Menghadap Kiblat?

5.Bagaimana Hukumnya Menjamak Shalat Tanpa Uzur Syar’i?

6.Kisah Kirkirah, Sahabat yang Masuk Neraka

7.Doa Agar Anak Tidak Terkena Sawan

8.Hal-hal Terkait Qodho Puasa Ramadhan

9.Ketika Ibnu Umar Mengingkari Penukilan Berita Hoax

10.Dengan Siapa Kamu Berteman ? 
11.Berkata Kotor dan Keji

==

Apa Syarat Bertaubat-Ust Syafiq Basalamah

Sudah Taubat Tetap Masuk Neraka-Ust Syafiq Basalamah

Apa tanda tanda taubat seseorang diterima-Ust Khalid Basalamah

TAUBAT MEMBERSIHKAN MASA LALU-Ust Khalid Basalamah

Taubat, Hakikat Taubat, dan Syarat-SyaratTaubat (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Kajian Taubat-RadioRodja

Aku Ingin Taubat-Ust.Zainal Abidin Syamsudin

Luasnya Ampunan Allah & Cara-cara Taubat-Ust Firanda Andirja

Taubat-Ust.Maududi Abdullah

Taubat Sebelum Terlambat Ust.Firanda Andirja

Hadits Qudsi Keutamaan Umat Islam-Ust.Khalid Basalamah
https://mir.cr/650OR8FD
https://drive.google.com/file/d/1hOJ4id2yUPBTyVaQeC3RSh7wN8V2QOaO/view?usp=drivesdk
Cara Memperbaiki Keimanan-Ust.Abdullah Taslim.mp3
https://app.box.com/s/k44gk2p0lwhn5t1wr03wjxqbh8bnpqwr
Hukum Membangun Masjid Diatas Kuburan-Ust.Harits Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/cbjls4sl2wl4e68atvnh9nly48vzhqjr
Inilah Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga-Ust.Zainul Arifin Bag.1.mp3
https://app.box.com/s/bdvw03j6bs80nb0aug1kc1mw3fg91uif
Inilah Tips Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga-Ust.Zainul Arifin Bag.2.mp3
https://app.box.com/s/8thshte4r3233zlf1dftirkfgegy87q2
Islam Mengatur Tempat Penguburan Jenazah-Ust.Harits Abu Naufal.mp3
https://app.box.com/s/ya61qcsr7v2wri1n9hvxr80dv7by89xh
Keutamaan Dzikir Yang Jarang Diketahui-Ust.Zainul Arifin.mp3
https://app.box.com/s/3chfkfw8467ou9v6u575na96yvrlrf5m
Menolak Kebenaran Karena Nafsu-Ust.Abdullah Zaen.mp3
https://app.box.com/s/f7p0rkfss4s4wvdjhovn818xu40qmau9
Menyingkap Tabir Surat Al-Fatihah-Ust.Mizan Qudsiyah.webm
https://app.box.com/s/uczsalbl5fi6f39rmvhz4so3zqmdefbx
Menyingkap Tabir Surat Al-Fatihah-Ust.Zainul Fikri.webm
https://app.box.com/s/0f774qh1v2fn7pioxa7pvje1l4zoyz2k
Nasehat Pernikahan-Ust.Syafiq Basalamah.mp3
https://app.box.com/s/kgqgnayemyk1pab4fzpzu6n4egsma64p
Nasehat Untuk Penuntut Ilmu-Ust.Farhan Abu Furaihan.mp3
https://app.box.com/s/nfjvvi2nmkcfr6jzoe43u248ylkg8sqe
Soal Jawab Panduan Menuntut Ilmu-Ust.Yazid Jawas.webm
https://app.box.com/s/hgzx0rjp9ljhqohepayk0ly06lwpce98
Urgensi Pendidikan Tauhid Di Dalam Keluarga-Ust.SofyanChalid Ruray.webm
https://app.box.com/s/3m250xg3k5d4vbtdcgbkbtb63cgl8itx
UNTAIAN NASEHAT ‘ULAMA TIMUR TENGAH
Bersama :*Syaikh Abdul Hadiy Al-Umairiy _Hafidzahullah_*._( Pengajar Ma’had dan Anggota Dewan Pelayanan Fatwa Masjidil
Haram, Arab Saudi )_
https://drive.google.com/file/d/1–e8rZZFrvUb7kf-0eLPFRyjjSxVECmj/view?usp=drivesdk 

==
Ebook

Taubat Jalan Menuju Surga

Jangan Menunda Taubat

Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar danTaubat Penulis : Abu Utsman Kharisman 152Hlm

Taubat Sebelum Ramadhan 

Taubat Jalan Menuju Surga- Abdul Hadi Bin Hasan Wahby 93hlm

==== 

➡ Jangan Menunda Taubat

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

  • JANGAN MENUNDA TAUBAT

Manusia diciptakan di dunia untuk diuji; siapakah di antara mereka yang bersyukur dan siapakah yang kufur.

✅ Allah Ta’ala berfirman:

اِنَّا خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ نُّطْفَةٍ اَمْشَاجٍ ۖ نَّبْتَلِيْهِ فَجَعَلْنٰهُ سَمِيْعًۢا بَصِيْرًا

Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.”

(QS. Al-Insan 76: Ayat 2)

اِنَّا هَدَيْنٰهُ السَّبِيْلَ اِمَّا شَاكِرًا وَّاِمَّا كَفُوْرًا

Sungguh, Kami telah menunjukkan kepadanya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kufur.”

(QS. Al-Insan 76: Ayat 3)

Manusia juga diberikan naluri cinta terhadap kesenangan dunia. Sebagaimana Allah juga berfirman;

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوٰتِ مِنَ النِّسَآءِ وَالْبَـنِيْنَ وَالْقَنَاطِيْرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَـيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْاَنْعَامِ وَالْحَـرْثِ ۗ ذٰلِكَ مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۚ وَاللّٰهُ عِنْدَهٗ حُسْنُ الْمَاٰبِ

Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.”

(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 14)

Iblis pun telah bersumpah untuk menggelincirkan manusia ke lembah maksiat dan dosa. Sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an;

✅ Allah Ta’ala berfirman:

قَالَ فَبِمَاۤ اَغْوَيْتَنِيْ لَاَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيْمَ

“(Iblis) menjawab, Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus,”

(QS. Al-A’raf 7: Ayat 16)

ثُمَّ لَاٰ تِيَنَّهُمْ مِّنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ اَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَآئِلِهِمْ ۗ وَلَا تَجِدُ اَكْثَرَهُمْ شٰكِرِيْنَ

kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”.(QS. Al-A’raf 7: Ayat 17)

Di antara bentuk ujian terhadap manusia adalah dengan dijadikannya jalan-jalan ke Neraka dengan perkara yang sesuai dengan syahwat manusia.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu ,bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; Neraka Diliputi dengan syahwat (yang menyenangkan), sedangkan Surga diliputi dengan (perkara) yang dibenci (oleh jiwa).”

(HR. Bukhari Juz 5 : 6122.)

Dengan demikian pada diri manusia selalu terjadi pertarungan antara keinginan berbuat ketaatan sebagai bentuk syukur kepada Allah, dengan dorongan untuk melakukan kemaksiatan. Manakah dari dua kekuatan tersebut yang lebih mendominasi pada diri manusia, maka itulah yang akan menjadi kecenderungannya.

Sehingga terkadang manusia mampu –dengan izin Allah untuk melakukan amalan ketaatan yang mulia dan terkadang pula ia melakukan perbuatan dosa yang hina.

  • Dampak Buruk Dosa

Dosa yang dilakukan oleh manusia akan mendatangkan keburukan dan musibah bagi pelakunya.

Berkata ’Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu (Beliau adalah seorang Khulafaur Rasyidin yang wafat tahun 40 H di Kufah): “Tidaklah musibah diturunkan melainkan karena dosa, dan (musibah tersebut) tidak (akan) diangkat melainkan dengan taubat.”

Ketika kaum Nabi Nuh menentang dakwah Nabi Nuh yang menyeru mereka agar meninggalkan berbagai bentuk kesyirikan namun mereka menolaknya, maka Allah menjadikan negeri mereka mengalami kekeringan dan wanita mereka menjadi wanita yang tidak berketurunan. Sebagaimana Muqatil (Al-Jawabul Kafi, 74) pernah berkata;“Ketika mereka mendustakan Nabi Nuh dalam waktu yang lama, (maka) Allah menahan hujan bagi mereka dan menjadikan mandul rahim para wanitawanita mereka selama empat puluh tahun.”-Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, 18/130.

  • Dosa dapat menyebabkan seorang terlilit hutang.

Muhammad bin Sirin رحمه الله (Beliau adalah seorang Tabi’in di Bashrah yang wafat tahun 110 H.) pernah berkata

Sesungguhnya aku mengetahui (dampak) dosaku (dahulu), yang menyebabkanku (sekarang) terlilit hutang.”-Shifatush Shafwah, 3/246.

  • Dampak buruk dari dosa akan tampak pada buruknya kendaraan.

Sebagaimana Al-Fudhail bin ‘Iyadh رحمه الله (Beliau adalah seorang Tabi’ut Tabi’in yang wafat tahun 187 H di Makkah. pernah berkata)

Sungguh aku benar-benar bermaksiat kepada Allah dan aku melihat dampaknya pada kelakuan tunggangan dan budak perempuanku.”-Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi.

Di antara dampak buruk dari suatu dosa adalah ia akan menunjukkan pada dosa-dosa yang lainnya.

Berkata ‘Urwah bin Zubair رحمه الله (Beliau adalah seorang Tabi’in di Madinah yang wafat tahun 94 H.)

Sesungguhnya kebaikan akan menunjukkan kepada saudaranya (yaitu, kebaikan yang lainnya), dan sesungguhnya keburukan akan menunjukkan kepada saudaranya (yaitu, keburukan yang lainnya).” Shifatush Shafwah, 2/85.

  • Dosa yang dilakukan terus-menerus akan menutupi hati hingga dapat menjadikan matinya hati.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;“Sesungguhnya seorang mukmin apabila melakukan dosa, (maka) akan ada noktah hitam pada hatinya. Jika ia bertaubat, berhenti (dari berbuat dosa), dan memohon ampun (kepada Allah) (maka) hatinya (kembali bersih) berkilau. Jika ia menambah (dosa), (maka akan) bertambah pula (noktah hitamnya). Demikianlah “arran” yang disebutkan Allah dalam Kitab-Nya, ”Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan merupakan dosa yang menutupi hati mereka.”-HR. Hakim Juz 1 : 6, Tirmidzi Juz 5 : 3334, dan Ibnu Majah :4244, lafazh ini miliknya. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh AlAlbani dalam Shahih Ibni Majah Juz 10 : 3422.

  • Ketika hati telah rusak –apalagi mati,- maka seluruh perbuatan tubuh akan rusak pula.

Diriwayatkan dari Abu ‘Abdillah An-Nu’man bin Basyir Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata, aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;‬

Ingatlah bahwa dalam jasad ada segumpal daging; jika ia baik, maka baiklah seluruh jasadnya, dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati.”-HR. Bukhari Juz 1 : 52 dan Muslim Juz 3 : 1599.

  • Pembagian Dosa

Dosa terbagi menjadi dua, yaitu; dosa besar dan dosa kecil. Selain dosa besar, maka masuk dalam kategori dosa kecil.

Imam Adz Dzahabi (Beliau adalah seorang Ulama’ yang wafat tahun 748 H.)mendefinisikan dosa besar adalah;

Dosa besar adalah semua larangan Allah  dan RasulNya yang tercantum di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta atsar dari para salafus shalih. Barangsiapa yang melakukan perbuatan dosa yang (dosa tersebut diancam dengan); (1) had di dunia seperti; pembunuhan, zina dan pencurian; (2) terdapat ancaman di akhirat dengan siksaan, kemurkaan atau ancaman; atau (3) pelakunya dilaknat oleh lisan Nabi Muhammad, maka (semua dosa) tersebut adalah dosa besar.”-Al-Kabair, Adz-Dzahabi.

Dosa besar tidak dapat terhapus, kecuali dengan dengan taubat nashuha. Adapun dosa-dosa kecil dapat terhapus dengan amalan kebaikan dan istighfar.

✅ Allah Ta’ala berfirman:

وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَـفًا مِّنَ الَّيْلِ ۗ اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِ ۗ ذٰلِكَ ذِكْرٰى لِلذّٰكِرِيْنَ

Dan laksanakanlah sholat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah).”(QS. Hud 11: Ayat 114)

Diriwayatkan dari Abu Dzar ia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Iringilah (perbuatan) dosa dengan (amalan) kebaikan, niscaya akan menghapuskannya.”-HR. Tirmidzi Juz 4 : 1987. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh AlAlbani  dalam Shahihul Jami’ : 97.

  • Keutamaan Taubat

Ketika Nabi Yunus segera bertaubat kepada Allah dari dosanya, maka Allah tidak jadi memberikan musibah kepadanya. Allah meliputinya dengan rahmat-Nya, dengan meleparkannya dalam keadaan terpuji serta menjadikan keadaannya lebih baik dari keadaan semula.-Taisirul Karimir Rahman, 882.

✅ Allah berfirman;

لَوْلَاۤ اَنْ تَدٰرَكَهٗ نِعْمَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ لَنُبِذَ بِالْعَرَآءِ وَهُوَ مَذْمُوْمٌ

Sekiranya dia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, pastilah dia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.”

(QS. Al-Qalam 68: Ayat 49)

Seandainya ia (Nabi Yunus ) tidak segera mendapat nikmat dari Rabb-nya (berupa taufik untuk segera bertaubat),Zubdatut Tafsir, 761. niscaya benar-benar ia akan dicampakkan ke tanah yang tandus (yang tidak ada tumbuh-tumbuhan) dalam keadaan tercela. Lalu Rabb-nya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang shalih” QS. Al-Qalam : 49.

  • Dengan taubat akan membuka pintu-pintu rizki.

Allah berfirman menyebutkan ucapan Nabi Nuh kepada kaumnya;

”Aku katakan (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Rabb kalian (terhadap dosa-dosa kalian yang telah lalu dengan mengikhlaskan niat taubat kalian),-Zubdatut Tafsir, 768. sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat. Memperbanyak harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun dan sungaisungai.”

(QS. Nuh : 10 – 12.)

✅ Berkata Syaikh Muhammad Sulaiman ‘Abdullah AlAsyqar “Di dalam ayat ini (terdapat) dalil bahwa istighfar (memohon ampunan kepada Allah) merupakan sebab terbesar diturunkannya hujan dan dikeluarkannya berbagai rizki.”-Zubdatut Tafsir, 768.

  • Anjuran Untuk Segera Bertaubat

Setiap manusia pasti pernah melakukan dosa, dan manusia terbaik adalah yang segera bertaubat memohon ampunan kepada Allah ketika ia terjerumus pada maksiat dan dosa.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik.Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Setiap anak Adam pasti melakukan kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang pernah melakukan kesalahan adalah orang yang segera bertaubat (kepada Allah).”

(HR.Ahmad: 7617, dan Ibnu Majah : 4251, lafazh ini milik keduanya. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Ibni Majah Juz 10 : 3428)

Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;“Demi Dzat yang jiwaku berada ditangan-Nya, seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya sungguh Allah akan melenyapkan kalian. Lalu Dia (akan) mendatangkan suatu kaum yang berbuat dosa, kemudian mereka memohon ampun kepada Allah,dan Allah akan memberikan ampunan kepada mereka.”

(HR. Muslim Juz 4 : 2749.)

Seorang muslim harus menyakini bahwa ia memiliki Rabb yang luas rahmat-Nya, yang mampubmengampuni semua dosa-dosa manusia.

✅ Allah Ta’ala berfirman:

قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰۤى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا ۗ اِنَّهٗ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Katakanlah, Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

(QS. Az-Zumar 39: Ayat 53)

Diriwayatkan pula dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata, aku mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman; “Wahai anak Adam, jika engkau menemui Aku dengan membawa dosa sepenuh bumi, tetapi engkau tidak menyekutukan sesuatu dengan Aku, niscaya Aku akan datang kepadamu dengan (memberi) ampunan sepenuh bumi pula.”

(HR. Tirmidzi Juz 5 : 3540. Hadits ini dihasankan oleh Syaikh AlAlbani dalam Shahihul Jami’:4338.)

====>{Lanjut ke Halaman 2}<====