Sejarah Yahudi (Bani Israil). 
Bag.1



Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

Kumpulan Kajian Firanda Andirja

Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja – Sejarahdan Akidah Yahudi.mp3

Sejarah Hitam Makar Yahudi Terhadap Umat Islam – Ust.Ali Hasan 

Ceramah Agama_ Pengikut Yahudi dan Nasrani – Ustadz MizanQudsiyah 9Mb

Jangan Lengah Orang Yahudi dan Nasrani Selalu Berusaha Agar Orang Islam Mengikuti Mereka-Ust Mizan Qudsiyah 8Mb 47mnit

Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat – YAHUDI GAYA BARU 3Mb18Mnit

Akidah dan Watak Yahudi- Ust.Firanda Andirja

Panggil Mereka Yahudi Bukan Bani Israel – Ust.Abu Zubair Al Hawary

Pengikut Yahudi dan Nasrani – Ust.Mizan Qudsiyah

Sejarah Hitam Makar Yahudi – Ust Ali Salman

==

Kajian Tafsir Juz 29 Surat Al Qalam – Ust.Firanda Andirja.webm
https://mir.cr/1SG9IOH9
https://www.solidfiles.com/v/M26mzVM7k2XdY
Apa Jadinya Jika Meraih Rezeki Haram – Ustadz Ahmad Bazher.mp3
https://app.box.com/s/giik2pcd71niajk9blmz6vgikmjygi78
Hadits Hadits Singkat Yang Bermakna Luas – Syaikh Abdullah Bin Abdurrazzaq Al Badr.mp3
https://app.box.com/s/vqoa3f5j3yzmdb5ubu3wrh7hk6d0rlp3
Inilah Aqidah Seorang Muslim – Ustadz Sofyan Bafin Zen.webm
https://app.box.com/s/y6yobreuiqxlydc935ctlwwdwhsawqrh
Pedihnya Sakaratul Maut Amru Bin Ash – Ustadz Dahrul Falihin.mp3
https://app.box.com/s/9m88d1fb2col4lt5lxzcpnnp5nh72e9g
Penggugah Jiwa – Ustadz Ahmad Bazher.webm
https://app.box.com/s/u9j3numc232ip6qtedmt7m4czqjt6k2q
Wasiat Allah Terkait Orang Tua Oleh Ustadz Ristiyan Ragil
https://radiomuslim.com/download/7020/
“Hakikat Kecintaan Kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wassalam” – Asy Syaikh Khalid Muhammad Al-Ghufaily hafidzahullah
(Penasihat Keagamaan di Kementrian Pertahanan, Saudi Arabia)
Penerjemah:Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi Hafidzahullah
https://drive.google.com/file/d/10iYraggmD6VojJWFMoBI8H6903HSlJfn/view?usp=drivesdk
Menjaga Frekuensi Hati – Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi (Hafizhahullah)
https://drive.google.com/file/d/10gPmKgbSSDX25Me4KmWWCYdt7WC0J5Cg/view?usp=drivesdk
HANCURNYA KEJAYAAN SEBUAH BANGSA – AS-SYAIKH TAUFIQ MUHAMMAD ALBA’DANY ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ
PENERJEMAH – USTADZ DZULQARNAIN M SUNUSI HAFIDZAHULLAH TA’ALA
https://drive.google.com/file/d/10chIyuM0LscfvYt5cRrEkHkqFAGjpNbP/view?usp=drivesdk
Mengarungi Indahnya Sunnah – Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah
https://drive.google.com/file/d/10Yj9BNDiPZ7aoMyGWf8AarLguoyKT-iq/view?usp=drivesdk 
==

Kekejian Yahudi

Yahudi & Petunjuk Dalam Kitab Suci Al Quran-Dr Ali Akbar

76 Karakter Yahudi Dalam Al-Qur’an-Mustafa Maraghi

Wajah Buruk Yahudi

Talmud Kitab Yahudi Yang Menggemparkan

==

  • Sejarah Yahudi (Bani Israil)
  • Bag.1

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

  • Sejarah Yahudi (Bani Israil)

Oleh: Ustadz DR. Firanda Andirja, Lc, MA

✅ Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang sejarah kaum Yahudi. Suatu kaum yang luar biasa pembangkangannya terhadap Allah Subhanahu wa ta’ala, dan terhadap nabi-nabi mereka. Saat ini mereka sedang gencarnya membantai saudara-saduara kita yang ada di-Palestina. Akan tetapi ketahuilah bahwa apa yang mereka lakukan dengan pembunuhan dan pembantaian terhadap saudara-saudara kita baik kepada orang tua, anak, dan wanita tanpa pandang bulu adalah hal yang lumrah bagi-mereka. Karena orang-orang Yahudi adalah kaum yang sangat bejat dan memiliki sifat yang sangat buruk. Sebagaimana telah disebutkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Alquran secara berulang-ulang. Ini menandakan jika mereka sangat bengis.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

ﻭَﻗَﺘْﻠِﻬِﻢُ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀَ ‏(155 ‏)

Dan mereka membunuh nabi-nabi.” (QS. An-Nisa : 155)

ﺗَﻘْﺘُﻠُﻮﻥَ ﺃَﻧْﺒِﻴَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ‏(91)

Kamu dahulu membunuh nabi-nabi Allah.” (QS. Al-Baqarah : 91)

✅ Kalau kita perhatikan sifat mereka yang suka membunuh para nabi, maka sangat mudah bagi mereka untuk membunuh kaum muslimin. Asalnya mereka tahu bahwa nabi tersebut adalah utusan Allah, akan tetapi mereka tetap nekat membunuh nabi tersebut karena tidak sesuai dengan kehendak mereka. 

‼ Oleh karenanya disebutkan bagaimana mereka berkata dengan bangga bahwa telah-membunuh nabi Isa ‘alaihissalam karena tidak sesuai dengan kehendak mereka, di mana kala itu kaum Yahudi ditindas oleh bangsa Romawi dan yang mereka harapkan adalah nabi yang membantu mereka dalam memerengi bangsa Romawi. Akan tetapi nabi yang diutus kepada mereka adalah nabi Isa ‘alaihissalam yang memperbaiki tauhid dan akhlak mereka, dan bukan untuk memberontak kepada bangsa Romawi.

✅ Tatkala kaum Yahudi mendapati nabi mereka tidak sesuai dengan kehendak mereka, maka mereka berusaha membunuhnya. Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

ﻭَﻗَﻮْﻟِﻬِﻢْ ﺇِﻧَّﺎ ﻗَﺘَﻠْﻨَﺎ ﺍﻟْﻤَﺴِﻴﺢَ ﻋِﻴﺴَﻰ ﺍﺑْﻦَ ﻣَﺮْﻳَﻢَ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِﻭَﻣَﺎ ﻗَﺘَﻠُﻮﻩُ ﻭَﻣَﺎ ﺻَﻠَﺒُﻮﻩُ ﻭَﻟَﻜِﻦْ ﺷُﺒِّﻪَ ﻟَﻬُﻢْ ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَﺍﺧْﺘَﻠَﻔُﻮﺍ ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻔِﻲ ﺷَﻚٍّ ﻣِﻨْﻪُ ﻣَﺎ ﻟَﻬُﻢْ ﺑِﻪِ ﻣِﻦْ ﻋِﻠْﻢٍ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﺗِّﺒَﺎﻉَ

ﺍﻟﻈَّﻦِّ ﻭَﻣَﺎ ﻗَﺘَﻠُﻮﻩُ ﻳَﻘِﻴﻨًﺎ ‏(157 ‏) ﺑَﻞْ ﺭَﻓَﻌَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻭَﻛَﺎﻥَ

ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﺰِﻳﺰًﺍ ﺣَﻜِﻴﻤًﺎ ‏(158 ‏)

Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An- Nisa : 157-158)

‼ Maka sifat kaum Yahudi ini sudah cukup menggambarkan jeleknya sifat mereka. Kalau para nabi pun mereka berani membunuhnya, apalagi hanya kaum muslimin.

‼ Orang-orang Yahudi memiliki banyak nama dalam Alquran. Allah terkadang menyebut mereka dengan sebutan Bani Israil, terkadang dengan sebutan Kaumnya nabi Musa ‘alaihissalam , terkadang dengan Ahli Kitab karena mereka beriman degan Taurat, dan sering pula mereka disebut sebagai Yahudi.

✅ Penyebutkan dengan nama-nama “Yahudi” biasanya Allah sebutkan tatkala Allah mencela dan meyebutkan keburukan- keburukan mereka. Contohnya Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

ﻭَﻗَﺎﻟَﺖِ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩُ ﻋُﺰَﻳْﺮٌ ﺍﺑْﻦُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ‏(30 ‏(

Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah“. (QS. At-Taubah : 30)

ﻭَﻗَﺎﻟَﺖِ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩُ ﻭَﺍﻟﻨَّﺼَﺎﺭَﻯ ﻧَﺤْﻦُ ﺃَﺑْﻨَﺎﺀُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺃَﺣِﺒَّﺎﺅُﻩُ ﻗُﻞْ

ﻓَﻠِﻢَ ﻳُﻌَﺬِّﺑُﻜُﻢْ ﺑِﺬُﻧُﻮﺑِﻜُﻢْ ‏(18 ‏)

Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?“ . (QS. Al-Maidah : 18)

ﻭَﻗَﺎﻟَﺖِ ﺍﻟْﻴَﻬُﻮﺩُ ﻳَﺪُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﻐْﻠُﻮﻟَﺔٌ ﻏُﻠَّﺖْ ﺃَﻳْﺪِﻳﻬِﻢْ ﻭَﻟُﻌِﻨُﻮﺍ ﺑِﻤَﺎ

ﻗَﺎﻟُﻮﺍ ‏(64 ‏(

Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu.” (QS. Al-Maidah : 64)

ﻗُﻞْ ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻫَﺎﺩُﻭﺍ ﺇِﻥْ ﺯَﻋَﻤْﺘُﻢْ ﺃَﻧَّﻜُﻢْ ﺃَﻭْﻟِﻴَﺎﺀُ ﻟِﻠَّﻪِ ﻣِﻦْ

ﺩُﻭﻥِ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻓَﺘَﻤَﻨَّﻮُﺍ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕَ ﺇِﻥْ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺻَﺎﺩِﻗِﻴﻦَ ‏(6 ‏)

Katakanlah: “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwahkan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar“. (QS. Al-Jum’ah : 6)

✅ Allah menyebut orang-orang Yahudi dalam ayat-ayat ini dengan sebutan celaan atas perbuatan dan perkataan mereka.

‼ Dari beberapa ayat ini, nama mereka yang paling cocok adalah Yahudi. Kita tidak menyebut mereka dengan sebutan sebagaimana orang-orang saat ini menyebut mereka, karena nama tersebut merupakan sebutan yang mulia yang disandarkan kepada nabi Ya’qub ‘alaihissalam yang artinya kekasih Allah. Ditakutkan bahwa nantinya akan terjadi kesalah pahaman tatkala menggunakan nama Israil. Maka dari itu kita menggunakan nama yang disepakati yaitu orang-orang Yahudi.

Sejarah Yahudi dimulai dari kehidupan nabi Ya’qub ‘alaihissalam yang awalnya tinggal di Palestina bersama istri dan anak-anaknya. Yang dikatakan dengan Israil adalah nabi Ya’qub ‘alaihissalam . Beliau adalah anak dari Ishaq bin-Ibrahim. Nabi Ibrahim ‘alaihissalam pertama kali menikah dengan Sarah. Dalam pernikahannya tersebut, beliau tidak dikaruniai anak selama beberapa tahun.

✅ Disebutkan dalam sebuah hadits bahwa Sarah adalah wanita yang cantik. Suatu hari dia bersama nabi Ibrahim ‘alaihissalam melewati negeri Mesir. Pada saat itu, raja Mesir merupakan orang dengan mata jelalatan yang senang melihat wanita cantik. Dia memerintahkan anak buahnya yang khusus untuk mencari wanita-wanita yang cantik tersebut. Setiap kali mereka mendapatkan wanita cantik maka akan ditangkap dan dihadapkan kepada raja.

‼ Nabi Ibrahim ‘alaihissalam mengetahui kondisi negeri Mesir waktu itu, dan menyadari bahwa istrinya adalah wanita yang cantik. Maka nabi Ibrahim berkata kepada istrinya Sarah, “Kalau mereka bertanya, aku akan mengatakan engkau adalah saudariku”. Maksud nabi Ibrahim adalah saudara seiman, karena waktu itu tidak adayang beriman kecuaali mereka. Artinya semua manusia musyrik kala itu kecuali mereka. Kemudian utusan raja tersebut datang dan bertanya “wanita isi siapa?”, nabi Ibrahim menjawab “dia saudariku”. Kalau sekiranya nabi Ibrahim mengatakan bahwa Sarah adalah istrinya, maka dia akan dibunuh dan diambil istrinya. Akan tetapi beliau menjawab bahwa Sarah adalah saudarinya agar dia bisa selamat.

✅ Maka tatkala Sarah dibawa menghadap sang raja di kamarnya, nabi Ibrahim ‘alaihissalam pun berdoa kepad Allah. Sehingga tatkala sang raja berusaha mendekati Sarah dan hendak menggaulinya, tiba-tiba tangan sang raja terbelenggu dan tidak bisa bergerak. Maka sang raja berkata kepada Sarah, “Wahai Sarah, berdoalah kepada Tuhanmu untuk melepaskan belenggu pada kedua tanganku, dan aku tidak akan menyakitimu.”. Maka Sarah pun berdoa kepada Allah, dan seketika belenggu tangan sang raja terlepas. Ketika belenggu sudah terlepas, sang raja pun menyelisih janji karena saking cantiknya melihat Sarah, dan kembali ingin mendekatinya.

‼ Maka kemudian tangan sang raja kembali terbelenggu lebih keras dari sebelumnya. Maka sang raja berkata kepada Sarah, “Wahai Sarah, berdoalah kepada Tuhanmu untuk melepaskan belenggu pada kedua tanganku, dan aku tidak akanbmenyakitimu lagi”. Maka Sarah pun berdoa kepada Allah, dannseketika belenggu tangan sang raja terlepas. Tatkala telah lepas belenggunya, sang raja tidak sabar lagi untuk mendekati Sarah, dan akhirnya tangannya pun kembali terbelenggu dengan lebih keras dari sebelumnya. Maka sangbraja berkata kepada Sarah, “Wahai Sarah, berdoalah kepadanTuhanmu untuk melepaskan belenggu pada kedua tanganku,ndan ini terakhir kali aku berjani tidak akan menyakitimu lagi”.

✅ Maka Sarah pun berdoa kepada Allah, dan seketika belenggu tangan sang raja terlepas. Kemudia sang raja memanggil anak buahnya dan berkata kepada mereka, “Kalian tidak mendatangkan kepadaku seorang wanita, melainkan kalian mendatangkan kepadaku syaithan perempuan”. Kemudian Sarah dilepas dan diberikan hadiah berupa pembantu yaitu Hajar. Kemudian bertahun-tahun mereka hidup bersama namun belum dikaruniai seorang anak. Maka Sarah mengizinkan nabi Ibrahim menikahi pembantunya yaitu Hajar.

Akhirnya setelah nabi Ibrahim menikah dengan Hajar, barulah mereka dikaruniai seorang anak bernama Ismail. Tatkala Hajar melahirkan, Sarah akhirnya cemburu. Maka dibawalah Hajar dan Ismail oleh nabi Ibrahim ke Mekkah. Tidak lamakemudian, Sarah pun memiliki anak bernama Ishak. Dari Ishak kemudian lahir nabi Ya’qub ‘alaihissalam yang disebut sebagai Israil.

✅ Kemudian nabi Ya’qub memiliki empat orang-istri yang masing-masing melahirkan anak dengan jumlah keseluruhan dua belas orang anak. Keterangan ini termaktub pada Perjanjian lama dalam kitab Injil, kitab Kejadian 29-31.

‼ Istri Ya’qub yang pertama adalah Lea dan memiliki enam orang anak bernama Ruben, Simon Lawi, Yahudza, Isakhar, dan Zebulon. Istri yang kedua bernama Rahel dan memiliki dua orang anak yaitu Yusuf dan Benyamin. Istri yang ketiga adalah Zilpa yang merupakan ibu dari Gad dan Asyer. Istri yang keempat adalah Bilha yang merupakan ibu dari Dan dan Naftali.

✅ Keterangan di atas menjadi dalil dalam membantah tuduhan orang kafir bahwa Rasulullah ﷺ adalah seorang yang mengikuti hawa nafsu dengan memiliki istri banyak, dan tuduhan terhadap Islam sebagai syariat yang hanya ingin memuaskan syahwat dengan cara berpoligami. Maka bantahannya ada bahwa sesungguhnya syariat poligami telah ada pada zaman sebelum nabi Muhammad ﷺ . Seperti nabi Ya’qub ‘alaihissalam memiliki istri empat yang disebutkan dalam kitab mereka (orang kafir) yaitu Injil. Sebagaimana nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang istrinya juga bukan Cuma dua melainkan ada tambahan sebagaimana yang termaktub dalam Injil Perjanian Lama, kitab Kejadian 25 ayat 1-2. Maka syariat poligami bukanlah sesuatu yang baru melainkan telah ada sejak dahulu.

✅ Kemudian dalam kisah nabi Ya’qub ‘alaihissalam, terjadi kecemburuan antara anak-anak mereka karena nabi Ya’qub ‘alaihissalam lebih mencintai anaknya Yusuf dan Benyamin.

Akhirnya anak-anak nabi Ya’qub selain Yusuf dan Benyamin membuat makar sampai akhirnya Yusuf dimasukkan ke dalam sumur, kemudian dijadikan budak, dijual dan dibeli oleh raja mesir. Sampai akhirnya nabi Yusuf ‘ alaihissalam diangkat menjadi seorang menteri dan bendaharawan di kerajaan Mesir, dari sinilah awal mulanya sejarah Bani Israil. Tatkala nabi Yusuf ‘alaihissalam telah menjadi orang yang terpandang, dimintalah orang tua dan seluruh saudaranya untuk pindah ke Mesir.

✅ Sebagaimana disebutkan oleh Allah dalam surah Yusuf,

ﻭَﺟَﺎﺀَ ﺑِﻜُﻢْ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺒَﺪْﻭِ ﻣِﻦْ ﺑَﻌْﺪِ ﺃَﻥْ ﻧَﺰَﻍَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﺑَﻴْﻨِﻲ

ﻭَﺑَﻴْﻦَ ﺇِﺧْﻮَﺗِﻲ ‏(100 ‏(

Dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara- saudaraku.” (QS. Yusuf : 100)

‼ Dalam ayat ini diterangkan bahwa nabi Ya’qub beserta istri- istri dan anak-anaknya hidup di Palestina dengan kehidupanﺍﻟﺒﺪﻭ. Yaitu kehidupan bercocok tanam dan mengurus hewan ternak. Kemudian mereka pindah ke Mesir yang perdabannya sudah lebih maju dari Palestina dengan kehidupan yang mewah. Inilalah awal mula sejarah Bani Israil.

✅ Bani Israil artinya adalah anak-anak Israil, dan Israil sendiri adalah sebutan untuk nabi Ya’qub ‘alaihissalam . Sehingga Bani Israil adalah sebutan untuk kedua belas anak nabi Ya’qub ‘alaihissalam . Dan seluruh orang-orang Yahudi adalah keturunan dari kedua belas anak nabi Ya’qub ‘alaihissalam, sehingga seluruh jumlah suku Yahudi ada dua belas. Dari sini Kemudian menjadi awal mula keturunan Yahudi.

.

Kemudian mereka Bani Israil hidup dengan damai tatkala nabi Yusuf ‘ ‘alaihissalam masih hidup dan menjabat sebagai menteri di kerajaan Mesir. Mereka diberikan tempat untuk tinggal beranak pinak di pinggiran kota Mesir karena pihak kerajaan menghormati nabi Yusuf ‘alaihissalam . Kemudian tatkala nabi Yusuf ‘alaihissalam meninggal, orang-orang Mesir kemudian mulai menindas Bani Israil dengan memperbudak mereka. Kejadian ini berlangsung lama dan menjadi ujian yang berat buat mereka.

✅ Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala,

ﻳُﺬَﺑِّﺤُﻮﻥَ ﺃَﺑْﻨَﺎﺀَﻛُﻢْ ﻭَﻳَﺴْﺘَﺤْﻴُﻮﻥَ ﻧِﺴَﺎﺀَﻛُﻢْ ﻭَﻓِﻲ ﺫَﻟِﻜُﻢْ ﺑَﻠَﺎﺀٌ

ﻣِﻦْ ﺭَﺑِّﻜُﻢْ ﻋَﻈِﻴﻢٌ ‏(49 ‏)

Mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu.” (QS. Al-Baqarah : 49)

‼ Penindasan terus terjadi hingga pada akhirnya Allah Subhanahu wa ta’ala mengutus nabi Musa ‘alaihissalam . Sebagaimana kita ketahui bahwa tatkala nabi Musa ‘alaihissalam lahir, diwahyukan kepada ibunya untuk meletakkan nabi Musa ‘alaihissalam dalam keranjang dan dilepaskan di sungai Nil. Karena pada waktu itu Fir’aun akan membunuh setiap anak laki-laki yang lahir dari keturunan Bani Israil. Setelah keranjang nabi Musa ‘alaihissalam dilepaskan, ternyata keranjang tersebut melewati istana Fir’aun. Keranjang tersebut akhirnya ditemukan oleh Istrinya Fir’aun yang kebetulan tidak memiliki anak. Tatkala istri Fir’aun mendapati keranjang tersebut, dia mendapati seorang anak dengan ciri-ciri Bani Israil. Maka jatuh cintalah istri Fir’aun terhadap nabi Musa ‘alaihissalam . Tatkala Fir’aun mengetahui bahwa anak tersebut adalah keturunan Bani Israil, maka seketika dia hendak membunuhnya, akan tetapi istrinya melarang dengan mengatakan,

ﻟَﺎ ﺗَﻘْﺘُﻠُﻮﻩُ ﻋَﺴَﻰ ﺃَﻥْ ﻳَﻨْﻔَﻌَﻨَﺎ ﺃَﻭْ ﻧَﺘَّﺨِﺬَﻩُ ﻭَﻟَﺪًﺍ ‏(9 ‏)

“Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak“. (QS.Al-Qashash : 9)

~~~•••~~~ Lanjut ke Halaman 2 ~~~•••~~~