Jangan Berkiblat, Terpukau Dengan Kemajuan dan Belajar Agama Islam kepada Kaum Kafir Barat
!

Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••==

1.Macam-Macam Ibadah Syirik (Bag.12): Syirik dalam Istighatsah

2.Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

3.Posisi Maqam Ibrahim yang Sebenarnya

4.Hukum Bersumpah dengan Agama selain Islam

5.Zuhudlah, Niscaya Engkau Dicintai Allah Dan Dicintai Manusia 
6.Wajib Mengumumkan Pernikahan

7.Larangan Berlebihan dalam Memuji

8.Bolehkah Muslimah Membuka Cadar Ketika Kumpul Keluarga?

9.Pintu-Pintu Kebaikan Dan Kewajiban Menjaga Lisan

10.DONASI MAJALAH ULEENUHA (Edisi 2019) 
11.Ibadah Sunnah Penyempurna Ibadah Wajib

Tafsir Ibnu Katsir QS.Al Baqarah Ayat 6 Keadaan Sifat Orang Kafir-Ust.Farhan Abu Furaihan.mp3

Latah Akan Kemilau Dunia Barat -Ust Nizar.Saad Jabal

Mutiara Faedah Surah Al Kafirun_ Jangan Campur Adukan Agama-Ust.Darul Falihin

Metode Dakwah kepada Orang Kafir-Ustadz Sofyan Chalid Ruray.webm

Sepakat Ulama Tidak Mengkafirkan Orang Kafir Adalah KeKafiran Mengapa-Ust Sofyan Chalid Ruray

Dianjurkan Untuk Membuat Orang Kafir Marah & Jengkel Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah.mp3

Haruskah Kita Membenci Orang Kafir _ – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MA.m4a

Stop Jangan Asal Mengkafirkan-Mizan Qudsiyah

Keadaan Orang Kaffir Nanti di Akhirt Ust. Syariful Mahya,.Lc.MA.mp3 Bag1Bag2

Ust. Syariful Mahya, Lc MA Permusuhan Nasrani(Orang Kafir) Hingga Hari Kiamat.webm

==

Jangan Remehkan Dosa-Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA 17Mb
https://app.box.com/s/0mjrmkhskmstr1j29ldhb6zb82m561tu
Jauhi Perdebatan, Ini Alasannya | Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA 19Mb
https://app.box.com/s/yzt3tjo35reoxm3n5vpbk91t8flnhikq
Dalil-Dalil Batalnya Kesyirikan | Kajian Rutin Malam Rabu | Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA 22Mb
https://app.box.com/s/6zkb4y88sqhsmaxe8q0lqdi92ig6kekz
PENTINGNYA KEJUJURAN DALAM BERAGAMA | UST. YAZID BIN ABDUL QODIR JAWAS حفظه الله تعالى
https://app.box.com/s/zp2uc23jm25ela1zk2uht61e61n77vd6
Wasiat untuk Menyayangi Wanita – Ustadz Sufyan Bafin Zen 17Mb
https://app.box.com/s/q28wvpb4menn6x8glxylzja29740x34v
Yang Menyejukkan Mata (Qurrata A’yun)- Ustadz Hudzaifah Maricar, Lc., MA 21Mb
https://app.box.com/s/rn8w6ioag547iiu0izg0z8vd8kft8kj8
Bahaya Berteman dengan Kawan yang Buruk – Ustadz M Chusnul Yakin,M.Pd.I.
https://app.box.com/s/cveayrs1ketwtpqrehlcfdbgrpetdt3u
Ibadah itu Mudah jika Mengikuti Sunnah – Ustadz Aunurrofiq Ghufron, Lc.
https://app.box.com/s/hd8xohpbvzoobitkvlbc2f545fi35bkt
40 NASIHAT MEMPERBAIKI RUMAH TANGGA (Sesi 1) – Ustadz Zaid Susanto, Lc
https://mir.cr/04BAJHWN
https://www.solidfiles.com/v/NaMWLDAeRxM7e
==
(Gaul Milenial, Ustadz Zainal Abidin bin Syamsudin),

(Hakikat Kehidupan Dunia, Ustadz Musthofa Al Buthony)

(Aqidah Yang Samar, Ustadz Zainal Abidin, LC
hafidzahullah),

MERAIH JIHAD DI BULAN DZULHIJJAH-USTADZ IBNU YUNUS
Sesi1:https://drive.google.com/file/d/12jiP-PQaJwkNo2bHeGK_i5kCVIQaLBPK/view?usp=drivesdk
Lanjutan Sesi2:
https://drive.google.com/file/d/12k5ffy9pizzao078rjTe0jUzE6umCmPR/view?usp=drivesdk
Mengenal Sifat Fisik Rasulullah ﷺ
Alfiyah Imam Al-‘Iraqi : Seputar Sirah Nabi ﷺ
Bersama :Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi (Hafizhahullah)
SESI 1:https://drive.google.com/file/d/12IZBM6WsmFBp-gIm83jVOEvQzogBA9HN/view?usp=drivesdk
SESI 2:https://drive.google.com/file/d/12HOp1nS7kSKg54vLjOD01JHg8ouNivQ5/view?usp=drivesdk
BUKTIKAN CINTAMU-USTADZ ABU MUHAMMAD FAUZAN AL KUTAWY
https://drive.google.com/file/d/12DzX9XTsOE7x94w8TNtGOXpAQpgqSp8a/view?usp=drivesdk
JEBAKAN IBLIS BAGI AHLI IBADAH
Abdurrahman Dani hafizhahullah Ta’ala
https://drive.google.com/file/d/12DvCxSVqXQrBCYcjROzurBrOgZRnHScb/view?usp=drivesdk
Tanya-Jawab Online : “Anda Bertanya Ustadz Menjawab”-Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi (Hafizhahullah)
https://drive.google.com/file/d/120413eaIfgG-w_f2pde2fj9sHic4oULC/view?usp=drivesdk
–file webm diputar dengan app MX PLAYER–

== 
. ==
Ebook

Kedangkalan Pemahaman Orang Orang Kafir

Wajah Peradaban Barat: Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekular dan Liberal-Adian Husaini .

Tasyabbuh, Menyerupai Kebiasaan Orang Kafir

Kegelisahan Orang – Orang Kafir Terhadap Masa Depan Islam

MENGUNGKAP KEBATILAN ARGUMEN PENENTANG TAUHID

Hukum Hukum Bergaul Dengan Non Muslim 

==

➡ Jangan Berkiblat kepada Kaum Kafir Barat!

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga.hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah.menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

➡ Jangan Berkiblat kepada Kaum Kafir Barat!

oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.

Sebagian orang jahil dari kalangan kaum muslimin kadang tertipu dengan kemajuan orang-orang barat yang notabene beragama Yahudi atau Kristen.

‼ Kemajuan teknologi dan dunia orang barat membutakan mata kaum muslimin sehingga merasa kecil hati dan minder dengan kondisi mereka yang terbelakang, dan pada gilirannya kaum muslimin membebek buta kepada kaum kafir barat, dan bangga dengan segala yang bermerek atau berbau barat.

✅ Kondisi ini semakin diperparah oleh informasi yang dilancarkan orang-orang kafir bahwa mereka hebat dalam segala hal keduniaan, seperti teknologi, ekonomi, budaya, pendidikan, teknik perang, politik, dan lainnya.

‼ Hal ini memberikan opini bahwa apa saja yang dibutuhkan oleh kaum muslimin, maka mereka harus belajar ke barat. Kondisi mereka sampai pada titik yang terparah, banyak anak-anak kaum muslimin yang belajar agama Islam ke barat.

  • Mengapa harus ke berkiblat barat?

‼ Ini merupakan puncak kebodohan kaum muslimin, mereka mendorong anak-anak mereka untuk belajar agama kepada orang-orang barat yang jelas dan nyata bahwa mereka adalah orang-orang kafir.

✅ Mereka ini yang Allah jelaskan permusuhan dan kebenciannya kepada kaum muslimin dalam firman-Nya,

{وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ (120)} [البقرة: 120]

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu”. (QS. Al-Baqoroh : 120).

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tak senang dan ridho kepada kaum muslimin sampai kaum muslimin mengikuti hawa nafsu dan agama kaum Yahudi dan Nasrani yang terdapat dalam Taurat dan Injil yang telah mengalami penyelewengan berupa penambahan, pengurangan, pengubahan, dan takwil batil.

[Lihat Nazhm Ad-Duror fi Tanaasub Al-Ayat wa As-Suwar (1/176) oleh Burhanuddin Al-Biqo’iy -rahimahullah-]

Kebencian kaum kafir kepada kaum muslimin amat jelas jika mau menilik Al-Qur’an dan Sunnah serta sejarah kehidupan manusia.

‼ Kebencian dan makar mereka dalam menjauhkan manusia dari agamanya ditempuh dengan berbagai cara, seperti melalui bantuan sosial dan kemanusiaan, politik, budaya, dan pendidikan.

✅ Kebencian dan makar mereka terkadang jelas dan terang, dan terkadang –bahkan sering- tersamar bagi kaum muslimin.

‼ Yang tampak dan jelas, seperti perang dan penjajahan yang dilancarkan oleh mereka atas kaum muslimin. Perang dan penjajahan itu mengusung misi penyebaran agama.

✅ Di bawah  penindasan dan kekejaman mereka, banyak diantara kaum muslimin yang terpengaruh dan lebih memilih pindah agama alias murtad dari Islam menuju agama Kristen atau Yahudi.

‼ Adapun makar mereka yang terselubung, maka anda bisa lihat dalam aksi dan trik-trik politik, dan bantuan sosial atau bantuan pendidikan mereka kepada kaum muslimin.

✅ Banyak diantara kaum muslimin yang tak mencium dan mengetahui makar kaum kafir barat. Mereka menganggap bahwa segala tindak-tanduk kaum kafir barat tak ada hubungannya dengan agama yang mereka dakwahkan.

‼ Akhirnya, anak-anak kaum muslimin berlomba-lomba belajar agama Islam dan lainnya kepada para orientalis dari kalangan kaum kafir Yahudi dan Nasrani.

✅ Lantas mengapa harus ke Barat? Mengapa harus belajar agama Islam kepada kaum kafir. Tiada lain, kecuali karena kebodohan kaum muslimin tentang agamanya, kurangnya kepercayaan mereka kepada ulama Islam dan lebih percaya kepada orientalis kafir yang siap merusak agama kaum muslimin.

‼ Semua ini mereka lakukan demi meraih titel dan gelar yang menipu saja. Ketahuilah bahwa titel dan gelar semu yang kita dapatkan, itu hanyalah bunga-bunga kehidupan dunia yang menipu.

✅ Allah -Ta’ala- berfirman,

{مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا} [الإسراء: 18]

Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka kami segerakan baginya di dunia apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir”. (QS. Al-Israa’ : 18)

✅ Jika seseorang belajar ke barat, memang akan disediakan tempat dan kehormatan. Tapi apalah gunanya seorang belajar agama ke barat, sedang ia menghadapkan dirinya kepada kehancuran agama dan aqidahnya.

‼ Oleh karenanya, sering kita menjumpai para sarjana keluaran barat, sepulang dari barat, mereka mulai berusaha melakukan rekonstruksi (perombakan) ajaran agama Islam yang sudah lama terpatri dan diyakini dalam hati oleh kaum muslimin.

✅ Padahal ajaran agama kita ‘Islam’ didasari oleh petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah melalui penjelasan para ulama Islam dari zaman ke zaman.

‼ Bangunan Islam yang kokoh itu berusaha diobrak-abrik dan dirobohkan dengan alasan “rekonstruksi”. Luar biasa makar kaum kafir yang merusak Islam melalui tangan anak-anak kaum muslimin yang telah menimba ilmu dari para orientalis kafir.

✅ Islam yang diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya, bukanlah bangunan yang membutuhkan rekonstruksi dan pemugaran. Sebab, agama ini telah sempurna, tak butuh kepada penambahan dan pengurangan.

‼ Hakikatnya yang butuh direkonstruksi adalah pemikiran para sarjana barat yang tertipu dengan kaum kafir orientalis dalam memahami agama Islam yang suci ini, dengan cara yang keliru!

✅ Aneh sungguh aneh, kaum muslimin belajar agama kepada kaum kafir, yang jelas-jelas mereka adalah musuh bagi kaum muslimin.

‼ Padahal Allah telah jelaskan di dalam Al-Qur’an bahwa jika ada seorang muslim yang fasiq datang kepada kita membawa berita, maka hendaknya kita berhati-hati dan mengecek kebenarannya.

✅ Allah -Ta’ala- berfirman,

{يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ} [الحجرات: 6]

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. (QS. Al-Hujuraat : 6)

Jika seorang muslim yang fasiq saja harus kita periksa kebenaran beritanya, maka tentunya orang-orang kafir yang menyampaikan berita (yakni, ilmu agama) kepada kita, pun harus diperiksa baik-baik ucapan mereka, bahkan harus ditolak!

‼ Tak ada jaminan bahwa apa yang mereka ajarkan, bersih dari makar dan tendensi jelek. Itulah sebabnya, seorang muslim tak boleh belajar dan menuntut ilmu agama dari orang-orang kafir.

✅ Oleh karena itu, para ulama sepakat dari zaman Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, sahabat, dan seterusnya dalam menolak hadits-hadits yang diriwayatkan oleh orang-orang kafir, karena mereka tak dianggap memiliki ‘adalah (kejujuran). Bagaimana mungkin musuh akan jujur kepada musuhnya?!

‼ Demikian pula, jika kita membuka lembaran sejarah para ulama kaum muslimin, tak ada diantara mereka yang belajar agama kepada kaum kafir. Yang belajar kepada, hanyalah mereka yang tersesat jalan hidupnya.

Para ulama salaf dahulu tak mau belajar kepada kaum munafik atau ahli bid’ah, apalagi kepada kaum kafir. Karena, mereka tahu benar kaum kafir adalah musuh mereka yang senantiasa melancarkan makar dan permusuhannya; kaum kafir tak boleh kita percaya!

‼ Allah mengajari kaum muslimin agar jangan mengambil bithonah (teman kepercayaan) yang mengetahui urusan pribadi kita.

✅ Nah, urusan apakah yang paling penting bagi pribadi kita dibandingkan ilmu agama yang akan mengarahkan pemikiran, keyakinan dan perbuatan kita?!

‼ Oleh karenanya, seorang muslim tak boleh mengambil dan mencari ilmu agama dari para kafir barat dan lainnya.

[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (2/106)]

✅ Allah -Ta’ala- berfirman,

{يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَاعَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ} [آل عمران: 118]

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya“. (QS. Ali Imraan : 118)

✅ Ayat ini banyak dilanggar pemuda-pemuda muslim masa kini, sehingga merekapun akhirnya berlomba-lomba mencari peluang menyelesaikan studi dan pendidikan agamanya di Amerika, Belanda, Kanada, Inggris, Australia, dan lainnya.

‼ Mereka amat menaruh kepercayaan kepada musuh-musuh Islam yang siap merombak dan merusak agamanya.

✅ Lantaran itu, banyak diantara mereka yang pulang ke Indonesia seusai belajar untuk melakukan perusakan agama.

‼ Dari mereka banyak muncul pernyataan-pernyataan munafik yang menyayat hati kaum muslimin, seperti “Jilbab itu budaya Arab”, “Cadar itu hanya untuk kaum yang hidup di gurun pasir”, “Islam perlu di-reknstruksi”, “Syari’at Islam adalah zholim”, “Semua agama itu benar, tak perlu dipersoalkan”, “Poligami itu adalah wabah”, “Hukum Islam sudah tak relevan dengan perkembangan zaman”, dan lainnya.

✅ Dari mana mereka mengambil statement (pernyataan-pernyataan) yang berbahaya seperti ini?! Buah dari belajar agama kepada kaum kafir barat yang amat benci kepada Islam.

‼ Kaum kafir menginginkan Islam dan umatnya hancur dengan memperalat para pemuda muslim yang lugu dan percaya kepada para dosen dan orientalis kafir barat tersebut.

✅ Dekade terakhir ini, para alumni barat hasil didikan orientalis kafir berusaha menyebarkan paham kufur dan munafiq yang mereka istilahkan dengan “pluralisme”, suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relatif. Menurut para pejuang pluralisme, setiap pemeluk agama tidak boleh mengklaim bahwa agamanya saja yang benar, sedangkan agama yang lain salah!

✅ Jelas ini batil!! Paham kafir ini menyelisihi firman Allah -Ta’ala-,

{وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ } [آل عمران: 85]

Barangsiapa mencari agama selain agama islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”. (QS. Ali Imraan : 85)

✅ Ayat ini meruntuhkan paham pluralisme dari akarnya, sebab ayat ini menjelaskan bahwa tak ada agama yang benar dan diterima oleh Allah, selain agama Islam yang dibawa oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-.

Syaikh Muhammad Al-Wushobiy Al-Yamaniy -hafizhohullah- berkata, “Barangsiapa yang tak mau mengkafirkan orang Yahudi, Nasrani, Majusi, musyrik, atheis, dan lainnya diantara berbagai jenis orang kafir, ataukah ia ragu tentang kekafiran mereka, atau ia membenarkan agama mereka, maka ia kafir!!”. [Lihat Al-Qoul Al-Mufid fi Adillah At-Tauhid (hal. 46)]

‼ Para pembaca yang budiman, dari keterangan yang telah kami utarakan, kita telah memahami bahwa belajar agama Islam kepada kaum kafir adalah perkara yang terlarang. Sebab, hal itu akan menyebabkan lahirnya ketersesatan dan kerusakan bagi para pelajar muslim.

== •••||••• Lanjut ke Halaman 2 •••||•••