Mengunggah…

Mendulang Pahala di Bulan Dzulhijjah
Alhamdulillah

Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

••

1.Status Anak Hasil Pernikahan Saat Masih Kafir

2.Apabila Belum Mampu Haji, Usahakan Segera Umrah

3.Menceritakan Rahasia Hubungan Suami-Istri

4.Membantu Kesulitan Sesama Muslim Dan Mnuntut Ilmu Jalan Menuju Surga

Artikel Penting Seputar Dzulhijjah, Qurban dan Haji 2019

6.Sejarah Disyariatkannya “Raml” ketika Thawaf

7.Larangan Saling Mendengki

8.HATI-HATI DENGAN GADGETMU!

9.Merasa Mati Rasa Dengan Pasangan? Awas Sihir Pemisah!

MUTIARA IBADAH DI BULAN DZULHIJJAH USTADZ DZULQARNAIN M SUNUSI

Keutamaan Bulan Dzulhijjah Ustadz M.ChusnulYakin.Mpdi.mp3

MERAIH JIHAD DI BULAN DZULHIJJAH-USTADZ IBNU YUNUSSesi1:Sesi2

Polemik Puasa Dzulhijjah dan Arafah – Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc

Mengagungkan Bulan Dzulhijjah Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi,

Amalan dan Keutamaan Bulan Dzulhijjah-Ust.Abdul Jabbar

Mendulang Keutamaan Bulan Dzulhijah – Ustadz Abdul Muthi

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Dan Hukum Qurban Ust. Abu Hazim Muhsin

Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah – Ustadz Aep Saepullah,

==

Gizi Hati (Istighfar dan Taubat)- Ustadz Ahmad Bazher 20Mb
https://app.box.com/s/f7fo57mubfb0hmqq01h1dvvoly5vkm20
Kiat Ikhlas Beribadah – Ustadz Ahmad Bazher 28Mb
https://app.box.com/s/3bmqklhxyztqxl5kbrel6bwks7j61la0
Kalian Akan Terbagi Akan Menjadi 3 Kelompok Bag1. – Ust. Nizar Saad Jabal14Mb
https://app.box.com/s/mpqckvka1p99zth232qpqgih8o8o20vg
Kalian Akan Terbagi Akan Menjadi 3 Kelompok Bag.2- Ust. Nizar Saad Jabal25Mb
Cabang Tauhid Yang Tertinggi. Ustadz Sofyan Bafin Zen Hafidzahullah 15Mb
https://app.box.com/s/2fnnwsqm8b5w9tndj78l9d9sfc7wsypp
Empat Keistimewaan Orang yang Dicintai Allah Ta’ala – Ust.Sofyan Chalid Ruray 12Mb
https://app.box.com/s/e0yg13gb18l6q0qa0px7vl2fvmmtpjdb
Konsultasi Permasalahan Syar’i – Ustadz Dr. Aspri Rahmat Azai, MA 42Mb
https://mir.cr/05IN9898
https://drive.google.com/file/d/1rUUrp7FhXdzhAeVf0qo5AtmKLv26Dk9I/view?usp=drivesdk
Ust. Ahmad Bazher -AGAR ANAKKU MENJADI SHOLIH & SHOLIHAH 49Mb
https://mir.cr/0AK4QLXA
https://drive.google.com/file/d/1IAq6qIwqjDqQhCIIgLi9qa9DpsMpgdjB/view?usp=drivesdk
Meneruskan Perjuangan – Ust. Ahmad Bazher 45Mb
https://mir.cr/FWGUK9RX
https://drive.google.com/file/d/1m19sv2ZW4p_nBi-Deg6b5tcFaHaoBEM6/view?usp=drivesdk
40 NASIHAT MEMPERBAIKI RUMAH TANGGA (Sesi 2) – Ustadz Zaid Susanto, Lc 36Mb
https://mir.cr/NKUHFSLW
https://drive.google.com/file/d/1viVPToMK9vhQjm7wcjv65OsHCFdwP1mo/view?usp=drivesdk
40 NASIHAT MEMPERBAIKI RUMAH TANGGA (Sesi 3) – Ustadz Zaid Susanto, Lc 28Mb
https://app.box.com/s/qr9l1dbgpyhbxaa2snu9mdv0atpjifuh


MUTIARA IBADAH DI BULAN DZULHIJJAH USTADZ DZULQARNAIN M SUNUSI
https://drive.google.com/file/d/13sW6C_Zw4Zfjyls6IaM3zzRRWdEyMXON/view?usp=drivesdk
Metode Dan Strategi Mempelajari Ilmu Agama Pertemuan Ke 1 (Kitab “Ma’alim Fii Thariq Thalabil Ilmi”) Ustadz Bambang Abu Ubaidillah https://drive.google.com/file/d/13aA_jP8QD2aTbWKkWkAfR999P9Egurmo/view?usp=drivesdk
Hinanya Dunia Mulianya Akhirat-Ustadz Abdurrahman Dani Hafizhahullah
https://drive.google.com/file/d/13WhBHa0VqMfdhfShVRxcmi-Aqg0Ecfca/view?usp=drivesdk
TEMATIK AQIDAH (12) – “Fitnah Terbesar di
Bumi“ [Ustadz Hasan al-Jaizy]
http://hasanaljaizy.com/voi/s/1212/TEMATIK-AQIDAH-(12)—“Fitnah-Terbesar-di-Bumi“-Ustadz-Hasan-al-Jaizy
TEMATIK KELUARGA “Ganti Palang Pintu“ [Ustadz Hasan al-Jaizy]
http://hasanaljaizy.com/voi/s/1211/TEMATIK-KELUARGA-“Ganti-Palang-Pintu“-Ustadz-Hasan-al-Jaizy
Tarbiyah Keluarga Di Atas Sunnah Oleh Ust Muhammad Romelan Lc.
https://radiomuslim.com/download/7246/
SArapanKi dengan NAsiHat [Sesi tanya-jawab seputar Islam]:Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi -hafizhahullah-
https://drive.google.com/file/d/13t9Gh15EoTEOsc6CYCJcpdrKYzp7cNUh/view?usp=drivesdk 

==
Ebook

Keutamaan Sepuluh Hari. Dzulhijjah – Dr. Amin bin Abdullah

Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah.

Amalan Utama Bulan Dzulhijjah

Ensiklopedi Amalan Bulan DZULHIJJAH –

44 Faidah Seputar 10 Hari Awal Dzulhijjah-Muhammad Shalih al-Munajjid

55 Faedah Hari Arofah-Muhammad Shalih al-Munajjid

Faidah-Faidah 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah-Muhammad Shalih al-Munajjid

Faedah Hari Hari Tasyriq

23 Faidah Hari Tasyriq-Muhammad Shalih al-Munajjid

Faidah 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah-Muhammad Shalih al-Munajjid58Halaman
https://app.box.com/s/fkha3gtp0huhvj23gqnazyhec1a9kxin

Kesalahan dan Kemungkaran dalam Pelaksanaan Haji-dr. Mohamad Saifudin Hakim, M.Sc(88Halaman)

https://app.box.com/s/0fjb0qbeigpj5cbh592mhvhay1wjbqnn  

➡ Mendulang Pahala di Bulan Dzulhijjah
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:

Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,

Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3

kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR

Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1

Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ

Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM

mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x

Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR

==

  • MENDULANG PAHALA DIBULAN DZULHIJJAH

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu diantara Bulan suci yang empat, bulan yang diagungkan oleh Allah Ta’ala, bulan yang terlarang.

✅ Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَات وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُواْ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ وَقَاتِلُواْ الْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَآفَّةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci atau terlarang) . Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa”. (QS At Taubah : 36)

Bulan suci yang empat itu adalah Dzulqa’idah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

✅ Sebagaimana disebutkan didalam Hadits dari Abu Bakrah radhiyallahu anhu, dari Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda :

الزَّمَانُ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو القَعْدَةِ وَذُو الحِجَّةِ وَالمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ، الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

Zaman itu berputar sebagaimana bentuknya saat Allah Ta’ala menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu 12 bulan. Darinya ada 4 bulan yang suci, yang 3 berturut turut (yaitu) Dzulqa’idah, dzulhijjah, dan muharram. Dan Rajab Mudhar antara bulan Jumadil akhir dan Sya’ban” (HR Bukhari : 3197, Muslim : 1679)

➡ Dari ayat diatas menunjukan bahwa penanggalan ibadah kita itu adalah penanggalan hijriyah, dan penanggalan itulah yang diakui dan di shahkan oleh Allah ketika Allah menciptakan langit dan bumi.

✅ Imam Al Qurthubi rahimahullah berkata :

هَذِهِ الْآيَةُ تَدُلُّ عَلَى أَنَّ الْوَاجِبَ تَعْلِيقُ الْأَحْكَامِ مِنَ الْعِبَادَاتِ وَغَيْرِهَا إِنَّمَا يَكُونُ بِالشُّهُورِ وَالسِّنِينَ الَّتِي تَعْرِفُهَا الْعَرَبُ، دونَ الشُّهورِ التي تَعْتَبِرُ هَا الْعَجَمُ وَالرُّومُ وَالْقِبْطُ

Ayat ini menunjukan bahwasanya yang wajib bagi kaum muslimin adalah menggantungkan hukum hukum ibadah dan yang lainnya (mu’amalah) dengan (kalender) bulan bulan dan tahun tahun yang dikenal oleh bangsa Arab (baca Kalender hijriyah), bukan yang dinggap oleh orang bukan arab, Romawi, dan Qibty (mesir kuno)” (Tafsir Al Qurthubi 8/133)

‼ Yang dimaksud dengan bulan haram adalah haram artinya suci, seperti ucapan tanah haram adalah tanah suci atau haram maknanya adalah terlarang, karena pada bulan tersebut terlarang peperangan atau terlarang malakukan dosa karena dosa yang dilakukan pada bulan bulan tersebut lebih besar dosanya disisi Allah dari pada dosa yang dilakukan pada bulan bulan lainnya. Bukan berarti dilarang berbuat dosa pada bulan tersebut dan boleh pada bulan lainnya.

✅ Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata tentang firman Allah “Janganlah kalian berbuat dzalim (dosa) pada bulan bulan haram tersebut” :

لَا تَظْلِمُوا أَنْفُسَكُمْ فِي كُلِّهِنَّ، ثُمَّ اخْتَصَّ مِنْ ذَلِكَ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ فَجَعَلَهُنَّ حَرَمًا، وَعَظَّمَ حُرُمَاتِهِنَّ، وَجَعَلَ الذَّنْبَ فِيهِنَّ أَعْظَمَ، وَالْعَمَلَ الصَّالِحَ بِالْأَجْرِ أَعْظَمَ

Janganlah kalian berbuat dosa pada semua bulan (bukan hanya pada 4 bulan suci), kemudian yang demikian itu dikhususkan pada 4 bulan suci, dijadikan sebagai bulan yang terlarang, dan diagungkan kesuciannya, dosa yang dilakukan padanya lebih besar, serta amal shalih yang dilakukan padanya lebih besar pahalanya” (Tafsir Ibnu Katsir 4/130)

Dosa kecil bias berubah menjadi besar karena sebab tertentu, misalnya karena mulianya waktu berbuat dosa atau karena mulianya tempat dalam berbuat dosa. Sebagai permisalan, berbantah bantahan dan berbuat kefasikan dilarang dalam segala kondisi, dan pada saat sedang melaksanakan haji larangan itu lebih ditekankan lagi.

✅ Allah Ta’ala berfirman :

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَاتٌ فَمَن فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلاَ رَفَثَ وَلاَ فُسُوقَ وَلاَ جِدَالَ فِي الْحَجِّ وَمَا تَفْعَلُواْ مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللّهُ وَتَزَوَّدُواْ فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُوْلِي الأَلْبَابِ

(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi , barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats , berbuat fasik dan berbantah bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal. (QS Al Baqarah : 197)

‼ Ayat ini tidak menunjukan bahwa berbantah bantahan dan berbuat kefasikan dibolehkan diluar haji, akan tetapi ingin menunjukan bahwa perkara tersebut adalah besar disisi Allah dosanya karena dilakukan pada saat ditanah haram, dan pada waktu yang haram pula.

➡ Diantara keistimewaan bulan Dzulhijjah adalah keutamaan beramal shalih di sepeuluh hari pertama.

✅ Allah ta’ala berfirman,

وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi waktu fajar. Dan demi malam yang sepuluh.” [Al-Fajr: 1-2]

‼ Banyak ahli tafsir menjelaskan bahwa makna “malam yang sepuluh” dalam ayat diatas adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan Allah ta’ala bersumpah dengannya menunjukkan bahwa ia memiliki keutamaan.

✅ Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyebutkan dalam Tafsir beliau,

وَاللَّيَالِي الْعَشْرُ الْمُرَادُ بِهَا عَشَرُ ذِي الْحِجَّةِ كَمَا قَالَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ وَابْنُ الزُّبَيْرِ وَمُجَاهِدٌ وَغَيْرُ وَاحِدٍ مِنَ السَّلَفِ وَالْخَلَفِ.

Sepuluh malam yang dimaksud dalam ayat ini adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas, Ibnuz Zubair, Mujahid dan banyak lagi ulama dari kalangan Salaf dan Khalaf yang berpendapat demikian.” [Tafsir Ibnu Katsir, 8/390]

✅ Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhuma ia berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

مَا مِنْ أَيَّامٍ العَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ العَشْرِ، فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلَا الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: وَلَا الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

Tidaklah ada hari hari yang amal shalaih pada hari hari tersebut lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama dibulan dzulhijjah. Maka para sahabat bertanya, “wahai Rasulullah apakah (amal shalih tersebut) lebih Allah cintai dari pada jihad fi sabilillah ?”. beliau menjawab, “iya walupun dengan jihad fi sabilillah, kecuali sesorang yang keluar (berjihad) dengan diri dan hartanya lalu tidak kembali setelah itu selamanya (syahid)” (HR Bukhari : 926, Abu Dawud : 2438, Ahmad : 1968)

✅ Dalam lafadz yang lain :

مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلَا أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلُهُ فِي عَشْرِ الْأَضْحَى

tidak ada amalan yang paling utama disisi Allah ‘Azza wajalla, tidak juga lebih agung pahalanya daripada amalan yang dilakukan pada sepuluh hari (pertama) bulan dzulhijjah” (HR Ad-Darimi, Irwaul Ghalil 3/398)

✅ Dalam riwayat Imam Ahmad ada tambahan :

فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

Maka perbanyaklah padanya tahlil (mengucapkan laa ilaaha illallah), Takbir (mengucapkan Allahu Akbar), dan tahmid (mengucapkan Al Hamdulillah)” (HR Ahmad : 6154)

Rahasia dibalik keagungan sepuluh hari pertama dibulan Dzulhijjah adalah terkumpulnya inti ibadah pada hari hari tersebut.

✅ Al Hafidz Ibnu hajar Al ‘Asqalani rahimahullah berkata :

وَالَّذِي يَظْهَرُ أَنَّ السَّبَبَ فِي امْتِيَازِ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ لِمَكَانِ اجْتِمَاعِ أُمَّهَاتِ الْعِبَادَةِ فِيهِ وَهِيَ الصَّلَاةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ وَالْحَجُّ وَلَا يَتَأَتَّى ذَلِكَ فِي غَيْرِهِ

Yang Nampak bahwasanya sebab istimewanya sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah karena terkumpulnya induk induk ibadah didalamnya, yaitu shalat, puasa, sedekah, haji yang tidak terkumpul pada hari hari yang lainnya” (Fathul bari 2/460)

✅ Abu ‘Utsman An Nahdi rahimahullah berkata :

كَانُوْا يُعَظِّمُوْنَ ثَلَاثَ عَشَرَاتٍ الْعشْرُ الأَوَّلُ مِنَ الْمُحَرَّمِ وَالْعَشْرُ الْأَوَّلُ مِنْ ذِيْ الْحِجَّةِ وَالْعَشْرُ الْأَخِيْرُ مِنْ رَمَضَانَ

Mereka (salafus shalih) mengagungkan sepuluh hari yang tiga, yaitu sepuluh hari pertama dibulan muharram, sepuluh hari pertama dibulan Dzulhijjah dan sepuluh malam yang akhir di bulan Ramadhan” (Ad Durul Mantsur Fit Tafsiril Ma’tsur 8/502)

Apa saja hari hari yang istimewa pada sepuluh hari pertama dibulan Dzulhijjah ?

  • ➡ [1] HARI ‘ARAFAH :

Hari arafah adalah hari yang ke sembilan pada saat jama’ah haji sedang melakukan wukuf di ‘Arafah. Diantara keistimewaan hari ‘Arafah adalah hari pembebasan hamba dari api neraka.

✅ Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ، مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو، ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمِ الْمَلَائِكَةَ، فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ؟

tidaklah ada hari hari yang begitu banyaknya Allah membebaskan para hamba dari api neraka daripada hari ‘Arafah, pada hari ‘Arafah Allah mendekat kepada para Hambanya (di padang arafah) lalu Allah membanggakannya dihadapan para Malaikat-Nya, seraya Berfirman, “Apa yang mereka inginkan ? (dengan berbondong bondong datang di padang ‘Arafah ini)” (HR Muslim : 1348)

✅ Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata :

وَيَوْمُ عَرَفَةَ هُوَ يَوْمُ الْعِتْقِ مِنَ النَّارِ فَيَعْتِقُ اللهُ مِنَ النَّارِ مَنْ وَقَفَ بِعَرَفَةَ وَمَنْ لَمْ يَقِفْ بِهَا مِنْ أَهْلِ الأَمْصَارِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Dan hari ‘Arafah adalah hari pembebasan dari api neraka bagi yang sedang wukuf di ‘Arafah atupun bagi yang tidak wukuf disemua negeri dari kalangan kaum muslimin” (Lathoiful Ma’arif 1/276)

✅ Diantara amalan yang utama pada hari ‘Arafah baik bagi jema’ah haji yang sedang wukuf di ‘Arafah atau yang tidak sedang berada di ‘Arafah adalah memperbanyak berdo’a karena sebaik baik do’a adalah yang dipanjatkan pada hari ‘Arafah, lebih lebih bagi mereka yang sedang wukuf di ‘Arafah, karena bagi mereka ‘Arafah adalah tempat mustajab untuk berdo’a. dan wukuf di ‘Arafah adalah diantara inti dan puncaknya ibadah haji.

✅ Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Sebaik baik do’a adalah do’a pada hari ‘Arafah. Dan sebaik baik apa yang aku dan para Nabi sebelum ucapkan adalah

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Laa ilaaha illaLlahu wahdah, laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syaiin Qodiir” (Tidak ada yang berhak disembah selain Allah yang satu saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu).” (HR At Tirmidzi : 3585, As Shahihah : 1503, Shahihul Jaami’: 3274)

‼ Amalan khusus yang lain di hari ‘Arfah bagi yang sedang tidak wukuf di ‘Arafah adalah dengan berpuasa, dimana seseorang akan diampuni dosanya setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

✅ Dari Abu Qotadah radhiyallahu anhu ia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً، وَصَوْمُ عَاشُورَاءَ يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Puasa hari ‘arafah adalah menghapus dosa dua tahun, tahun yang telah berlalu dan tahun yang akan datang, sedangkan puasa ‘Asyura adalah menghapus setahun yang telah berlalu” (HR Ahmad : 22535)

✅ Bagi mereka yang sedang wukuf di ‘Arafah lebih utama untuk tidak berpuasa sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam

.

✅ Dari Maimunah radhiyallahu anha ia berkata :

أَنَّ النَّاسَ شَكُّوا فِي صِيَامِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَرَفَةَ فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِحِلاَبٍ وَهُوَ وَاقِفٌ فِي المَوْقِفِ فَشَرِبَ مِنْهُ» وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ

Bahwasanya manusia (para sahabat) mngeluhkan puasa Nabi shalallahu alaihi wasallam pada hari Arafah, lalu Umu Salamah memberikan kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam susu ketika beliau shalallahu alaihi wasallam sedang wukuf di tempat wukufnya, lalu meminumnya , dan manusia melihatnya (beliau) minum” (HR Bukhari : 1989)

✅ Syaikh Sa’id bin Wahaf Al Qahthani -rahimahullah- berkata :

وَفِيْ إِفْطَارِ الحَاجِ يَوْمَ عَرَفَةَ مِنَ الْفَوَائِدِ: أَنَّهُ يَتَقَوَّى بِذَلِكَ عَلَى الدُّعَاءِ، وَالتَّضَرَعِ، وَالتَذَلُّلِ لِهَِbe تَعَالَى، وَيَزِيْدُ نَشَاطُهُ فِيْ هَذَا الْمَوْقِفِ الْعَظِيْمِ.

Dan didalam tidak berpuasanya jema’ah haji di Arafah ada beberapa hikmah diantaranya menguatkan didalam berdo’a, ada rasa menghinakan, dan menghambakan diri kepada Allah, serta menumbuhkan semangat didalam kondisi Yang agung ini (manasikul haji wal umrah fil islam)

✅ Dengan demikian hari ‘Arafah memiliki 3 kekhususan, yaitu hari pembebasan dari api neraka, hari untuk memperbanyak berdo’a dan hari untuk berpuasa yang dengannya akan diampuni dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang..

•••|||••• (Lanjut ke Halaman 2) •••|||•••

Iklan