✅ Ada seseorang yang mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, seakan-akan ini adalah nasihat perpisahan. Lalu, apa yang Anda wasiatkan kepada kami?
.
✅ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
.
أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ، وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا، فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِي فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ، تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الْأُمُورِ، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ
.
Aku mewasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah, dan mendengar serta taat (kepada pemerintah) meskipun yang memerintah kalian adalah seorang budak dari Habasyah. Sesungguhnya barang siapa yang hidup di antara kalian sepeninggalku, niscaya dia akan melihat perselisihan yang sangat banyak. Maka dari itu, wajib atas kalian berpegang pada sunnahku dan sunnah al-Khulafa’ ar-Rasyidin yang mendapat petunjuk. Pegang teguhlah sunnah tersebut dan gigitlah dengan gigi geraham kalian. Waspadalah kalian dari perkara yang diada-adakan, karena setiap perkara yang diada-adakan itu bid’ah, dan setiap bid’ah adalah kesesatan’.” (HR. Abu Dawud no. 4607, at-Tirmidzi no. 2676, dan Ibnu Majah no. 46)
.
✅ Al-Imam al-Lalika’i rahimahullah, ketika meriwayatkan hadits di atas dalam kitab beliau, Syarh Ushul I’tiqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah, menyebutkannya dalam bab “Penyebutan Hadits yang Diriwayatkan dari Nabi tentang Dorongan untuk Berpegang pada al-Kitab dan as-Sunnah.”
.
‼ Prinsip ini, yaitu senantiasa berpegang pada al-Kitab dan as-Sunnah dalam segala urusan, senantiasa ditekankan dan diwasiatkan oleh para ulama.

.
✅ Al-Imam az-Zuhri rahimahullah berkata, “Para ulama terdahulu mengatakan bahwa berpegang teguh pada as-Sunnah adalah keselamatan.” (Syarh Ushul I’tiqad, al-Lalika’i, no. 136)
.
‼ Mengingat pentingnya prinsip ini, al-Imam al-Bukhari rahimahullah membuat pembahasan khusus dalam Shahih-nya, yaitu “Kitab al-I’tisham bil Kitab was Sunnah” (Berpegang Teguh pada al-Kitab dan as-Sunnah).
.
Prinsip agung ini menjadi jaminan keselamatan dan kebahagiaan seseorang di dunia dan di akhirat. Sahabat mulia, ‘Abdullah bin ‘Abbas , mengatakan, “Allah telah menjamin bagi siapa saja yang membaca al-Qur’an dan mengikuti kandungannya, bahwa dia tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan celaka di akhirat.” Kemudian, beliau membaca ayat ini,
.
قَالَ ٱهۡبِطَا مِنۡهَا جَمِيعَۢاۖ بَعۡضُكُمۡ لِبَعۡضٍ عَدُوّٞۖ فَإِمَّا يَأۡتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدٗى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَايَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشۡقَىٰ ١٢٣ وَمَنۡ أَعۡرَضَ عَن ذِكۡرِي فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةٗ ضَنكٗا وَنَحۡشُرُهُۥ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ أَعۡمَىٰ ١٢٤
.
Maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (Thaha: 123—124)
.

•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.
.
Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya dihari dimana semua amal baik dipaparkan
.
Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.
Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_