Perilaku Tenang, Karisma Wanita Salihah
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

1.Adab Islam Ketika Menguap


2.Dua Golongan Calon Penghuni Neraka (Orang Yang Suka Memukul Manusia Dan Wanita Yang Berpakaian Tetapi Telanjang)


3.Perintah Pertama dan Wasiat Terakhir (Ba.g. 1)


4.Jangan Dekati Zina!


5.ADAB TAWADHU.


6.BERAKHLAK MULIA DALAM PERGAULAN


7.Penjelasan Nabi Minum Sambil Berdiri dan Duduk


8.
Fidyah atau Qodho Puasa Untuk Ibu Hamil? 

9.Suami Cemburu Pada Istri yang Melakukan Maksiat


10.
Keutamaan Membaca Surat An-Naba


.==


Syarah Riyadhus Shalihin Bab 074 Tentang Sifat Tenang, Tidak Buru- buru dan Lembut Syaikh Prof DR Abdur Rozzaq Al Badr /


Anjuran Untuk Senantiasa Bersikap Lembut dan Dibencinya Sikap Tergesa- Gesa-Ust.Badrusalam


Taqwa dari Tutur Kata yang Baik-Ust.Dzulqarnain


Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, MA Lemah Lembut Dalam Bertutur Kata


Bagaimana Menggapai Khusyu dalam Sholat


Tips Dan Cara Khusyuk Dalam Sholat-Ust.Abdullah Taslim

REKAMAN AUDIO-Ustadz Dr. Musyaffa Ad Dariny, MA
BERSAMA NABI DI SURGA TERTINGGI
https://bit.ly/2KUKynm (15 mb)
APA ITU PENYAKIT ‘AIN?
https://bit.ly/2U4P8Cz (32 mb)
REKAMAN AUDIO-Ustadz Ammi Nur Baits
HARTA RIBA KONTEMPORER
https://bit.ly/2ZhwrSe (16 mb)
WAKAF MILLENIAL
https://bit.ly/2Zsrt4b (27 mb)
BIRRUL WALIDAIN (BERBAKTI PADA ORANG TUA)-Ustadz Fadlan Fahamsyah, Lc, M.H.I
https://bit.ly/30Kk0L2 (18 mb)
KITAB FIRQOTUN NAJIYAH-Ustadz Fadlan Fahamsyah, Lc, M.H.I
https://bit.ly/2HsB1lo (21 mb)
*”MENJADI PEMBERONTAK TANPA SADAR”*
_(Identifikasi Kaum Khawarij Masa Dahulu dan Kini)__Al Ustadz *Dzulqarnain Muhammad Sunusi* ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ _
https://drive.google.com/file/d/1IYWUNBP7YN63J9RC8xhXa0R_sz2O-YxL/view?usp=drivesdk
REKAMAN PENGAJIAN RUTIN _*BERSAMA Al USTADZ KHAIDIR MUHAMMAD SUNUSI HAFIZHAHULLAHU*_
*Kajian Kitab Riyadus Shalihin. Bab. Keyakinan & Tawakkal.Majelis ke 10*
Link Download:
https://drive.google.com/file/d/1BOoOVkcp1bLPIdgKyrIe0RP3xmsRsRQB/view?usp=drivesdk
_________________
*Yaa…Allah Terimalah Ibadahku*
https://drive.google.com/file/d/1B1dXH0QsvIehB14VpWZmKsKKmGm-8QEK/view?usp=drivesdk
_________________
*Untukmu…Wahai yang Mencintai Nabi*
https://drive.google.com/file/d/1DuCrdP9jY-ZaN_9C8UR-aet6IGtj3NH9/view?usp=drivesdk
________________
*Kajian Kitab Tafsir Juz Amma, Syaikh Utsaimin Rahimahullah(Majelis #10)*
https://drive.google.com/file/d/1E2bvytkuiSi7iZivZnweJgdJdV_qcv7L/view?usp=drivesdk


LARANGAN MENCELA SEORANG MUSLIM-USTADZ SAHAL ABU ABDILLAH HAFIZHAHULLAH
https://drive.google.com/file/d/182tZTadJT3X-QdVgq1IJR8i7NjnUaOdR/view?usp=drivesdk
Pentingnya Menjaga Amanah-Ustadz Bambang Abu Ubaidillah hafizhahullah
https://drive.google.com/file/d/18KRhqSSbBGjhpa4e255vUyi-I8zZcrBF/view?usp=drivesdk
Pengobatan Nabi Melalui Minyak Wangi-Ust.Abdurrahman Dani
https://drive.google.com/file/d/1jFpmM3rY5pCYuQXVjg0hmokbEE37Klho/view?usp=drivesdk
_*SIFAT SHALAT NABI*_ Bersama *Al-Ustadz Abu Yusuf Ubayd Al Bimawy* ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ
https://drive.google.com/file/d/1_SKmHe6Kt2vIgmO5wZ0v5Ej6OrXoHqUU/view?usp=drivesdk 


== 
BUKU JATI DIRI dan KEPRIBADIAN SEORANG MUSLIMAH – Dr. Muhammad Ali al-Hasyimi (667Halaman)

Klik untuk mengakses indu17.pdf


Fikih Muslimah 363Halaman
https://app.box.com/s/43zyp242n5vn4hb9p8puzopos16k0vmu
Wanita dalam.Pandangan Islam

Klik untuk mengakses id_Wanita_Dalam_Islam_id.pdf


Hukum Hukum Wanita Muslimah-54Hlm

Klik untuk mengakses indonesian-38.pdf


Kepada Ukhti AlMuslimah-40Hlm
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-59.pdf
Nasehat Untuk Wanita Pekerja-49Hlm
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-28.pdf
Wanita Muslimah Berdandan dan Bersolek Menurut BimbinganIslam-33Hlm
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-27.pdf
Nasehat Untuk Muslimah-Syaikh Abdul Azin Bin Abdullah Al Muqbil 63Hlm
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-72.pdf
Menjadi Bidadari Cantik Ala Islam- Ummu Ahmad Rifqi 66Halaman
https://app.box.com/s/8n22xjuw5e9rxug00tquq7ww1a18vx7e 

==
Perilaku Tenang, Karisma Wanita Salihah
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
=…

  • Perilaku Tenang, Karisma Wanita Salihah

.
Al-Ustadz Marwan
.
Wanita salihah memiliki sikap santun dan penuh kewibawaan, tenang dalam berucap dan beraktivitas, tidak sering menolehkan badan dan wajah saat berjalan. Oleh karena itu, ketika dia berbicara, orang yang diajak bicara pun mendengarkan dan menghargainya. Muslimah lain yang melihatnya pun menghormati dan memuliakannya. Sungguh, dia penuh karisma.
.
‼ Itulah salah satu akhlak mulia yang mesti menghiasi jiwa setiap muslimah. Diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhari (no. 6117), dari Busyair bin Ka’ab, dia menuturkan, “Termaktub dalam untaian ucapan hikmah, ‘Sesungguhnya sifat malu melahirkan kewibawaan dan ketenangan’.”
.
➡ Makna السَّكِينَةُ (ketenangan) adalah tidak banyak menggerakkan anggota badan dan tidak gegabah (grusa-grusu, Jawa) dalam berperilaku, tetapi tenang hati, gerakan anggota badan, dan ucapannya. Sifat ini biasanya tidak terpisahkan dengan الْوَقَارُ (kewibawaan), yaitu tabiat baik yang menyebabkan pemiliknya dihormati dan dimuliakan oleh orang yang melihatnya.
.
✅ An-Nawawi rahimahullah menerangkan, “Perbedaan antara as-sakinah dan al-waqar adalah bahwa as-sakinah itu tidak tergesa-gesa dalam setiap gerak-gerik dan menjauhi hal-hal yang sia-sia, sedangkan al-waqar adalah berpenampilan tenang, menundukkan pandangan, menjaga suara dalam bertutur kata, dan tidak menolah-nolehkan badan ataupun penglihatan.”
.
‼ Dua sifat tersebut adalah sifat terbaik yang dikaruniakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada seorang hamba. Jika hamba tidak memiliki dua sifat mulia tersebut dan justru memiliki sifat kebalikannya, sungguh dia tidak memiliki kepribadian yang baik. Dia tidak lagi menyandang kewibawaan akhlak mulia. Dia tidak pula memiliki ketenangan berperilaku. Sebaliknya, jiwa dan pribadinya hina di hadapan orang lain.
.
✅ Lawan kedua sifat tersebut adalah sering menggerakkan anggota badan, sering menoleh, dan bertindak dengan tergesa-gesa atau gegabah.
.

  • Ketenangan dalam Beribadah, Terkhusus ketika Shalat

.
‼ Saudariku, semoga Allah merahmati Anda sekalian.
.
Khusyuk di dalam shalat adalah keadaan hati yang penuh kelembutan, ketenangan, dan konsentrasi, disertai dengan kehadiran hati di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala. Kekhusyukan hati akan diikuti oleh kekhusyukan anggota badan. Anggota badan menjadi tenang dan tidak melakukan banyak gerakan selain gerakan shalat itu sendiri.
.
Kekhusyukan hati akan diraih dengan mengenal Allah subhanahu wa ta’ala dan keagungan-Nya. Oleh karena itu, semakin besar pengenalan seseorang kepada Allah dan keagungan-Nya, semakin khusyuklah dia. Di antara sebab terbesar untuk mencapai kekhusyukan adalah memahami kalamullah.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
لَوۡ أَنزَلۡنَا هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانَ عَلَىٰ جَبَلٖ لَّرَأَيۡتَهُۥ خَٰشِعٗا مُّتَصَدِّعٗا مِّنۡ خَشۡيَةِ ٱللَّهِۚ وَتِلۡكَ ٱلۡأَمۡثَٰلُ نَضۡرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُونَ ٢١
.
 “Sekiranya Kami turunkan al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah; dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.” (al-Hasyr: 21)
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan pula bahwa di antara sifat orang-orang yang beriman dari kalangan ulama ahlul kitab adalah khusyuk ketika mendengar al-Qur’anul Karim.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
قُلۡ ءَامِنُواْ بِهِۦٓ أَوۡ لَا تُؤۡمِنُوٓاْۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ مِن قَبۡلِهِۦٓ إِذَا يُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ يَخِرُّونَۤ لِلۡأَذۡقَانِۤ سُجَّدٗاۤ ١٠٧ وَيَقُولُونَ سُبۡحَٰنَ رَبِّنَآ إِن كَانَ وَعۡدُ رَبِّنَا لَمَفۡعُولٗا ١٠٨ وَيَخِرُّونَ لِلۡأَذۡقَانِ يَبۡكُونَ وَيَزِيدُهُمۡ خُشُوعٗا۩ ١٠٩
.
 “Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya, apabila al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka pun menyungkur atas muka mereka sembari bersujud, dan berkata, ‘Mahasuci Rabb kami. Sesungguhnya janji Rabb kami pasti dipenuhi.’ Mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis, dan mereka pun bertambah khusyuk.” (al-Isra’: 107—109)
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala telah mensyariatkan berbagai ibadah atas hamba-hamba-Nya, dan yang dituntut dari ibadah tersebut ialah kekhusyukan hati dan badan. Jenis ibadah yang terbesar di antaranya adalah shalat. Allah subhanahu wa ta’ala memuji orang-orang yang khusyuk di dalam shalatnya, sebagaimana firman-Nya,
.
قَدۡ أَفۡلَحَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ١ ٱلَّذِينَ هُمۡ فِي صَلَاتِهِمۡ خَٰشِعُونَ ٢
.
 “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalat mereka.” (al-Mu’minun: 1—2)
.
✅ Bahkan, syariat menuntun seorang hamba untuk bersikap tenang dan tidak tergesa-gesa saat akan memenuhi panggilan shalat.
.
Disebutkan dalam riwayat al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Aku mendengar bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, ‘Jika iqamat untuk shalat telah dikumandangkan, janganlah kalian memenuhinya dengan cara berlari, tetapi penuhilah dengan berjalan dengan tenang. Apa pun yang kalian dapatkan, shalatlah, dan apa yang luput dari kalian, sempurnakanlah’.”
.

  • Tenang dan Santun dalam Bertutur Kata dan Berperilaku

.
✅ Wanita muslimah tidak bisa dikatakan telah berhias dengan akhlak mulia sebelum memiliki sifat tenang dalam segala perilakunya, termasuk dalam hal bertutur kata.
.
‼ Tidak selayaknya seorang wanita muslimah meninggikan suara saat berbicara kepada sesamanya.
Perbuatan ini tidak mengandung ketenangan dalam hal berbicara, tetapi justru menunjukkan kurangnya adab. Allah subhanahu wa ta’ala membimbingkan adab bertutur kata kepada hamba-hamba-Nya.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
وَٱغۡضُضۡ مِن صَوۡتِكَۚ إِنَّ أَنكَرَ ٱلۡأَصۡوَٰتِ لَصَوۡتُ ٱلۡحَمِيرِ ١٩
.
 “…dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” (Luqman: 19)
.
✅ Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan ayat tersebut, “Janganlah berlebihan dalam bertutur kata. Janganlah meninggikan suara dalam hal yang tidak ada faedahnya. Oleh karena itu, Allah subhanahu wa ta’ala mengatakan,
.
إِنَّ أَنكَرَ ٱلۡأَصۡوَٰتِ لَصَوۡتُ ٱلۡحَمِيرِ
.
Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai.”
.
✅ Asy-Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata tentang ayat وَٱغۡضُضۡ مِن صَوۡتِكَۚ (dan lunakkanlah suaramu), “…dalam rangka beradab (ketika berbicara) kepada sesama manusia dan (ketika berbicara) kepada Allah subhanahu wa ta’ala.”
.
✅ Termasuk adab dalam bertutur kata dan menjaga ucapan adalah sebagaimana perintah Allah subhanahu wa ta’ala,
.
وَقُولُواْ لِلنَّاسِ حُسۡنٗا
.
 “Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia.” (al-Baqarah: 83)
.
✅ Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata, “Termasuk tutur kata yang baik adalah amar ma’ruf nahi mungkar, mengajarkan ilmu kepada manusia, menebarkan salam, (berbicara dengan) muka berseri-seri, dan sebagainya.
.
‼ Seorang insan tidak mungkin berbuat baik dengan hartanya kepada seluruh manusia. Oleh karena itu, dia diperintah berbuat baik kepada mereka dengan hal yang dia mampu, yaitu dengan ucapan yang baik. Jadi, ayat ini mengandung larangan bertutur kata yang jelek kepada sesama manusia, termasuk kepada orang-orang kafir.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
وَلَا تُجَٰدِلُوٓاْ أَهۡلَ ٱلۡكِتَٰبِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ
.
Dan janganlah kalian berdebat dengan Ahli Kitab melainkan dengan cara yang paling baik….” (al-‘Ankabut: 46)
.
✅ Di antara adab yang dibimbingkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada para hamba-Nya adalah berucap dan berbuat dengan ucapan dan perbuatan yang bersih, tidak berbuat/berkata keji, tidak suka mencela, dan tidak senang berdebat. Akan tetapi, hendaknya dia menjadi orang yang berakhlak baik, bersopan santun, bersikap ramah kepada setiap orang, dan bersabar atas gangguan orang lain. Semua itu dilakukannya dalam rangka merealisasikan perintah Allah dan mengharapkan pahala-Nya.” (Taisirul Karimir Rahman fi Tafsiri Kalamil Mannan)
.
‼ Untuk menjaga ketenangan dalam bertutur kata, setiap wanita muslimah hendaknya tidak banyak berbicara dan tidak mengucapkan perkataan yang sia-sia.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
وَإِذَا سَمِعُواْ ٱللَّغۡوَ أَعۡرَضُواْ عَنۡهُ وَقَالُواْ لَنَآ أَعۡمَٰلُنَا وَلَكُمۡ أَعۡمَٰلُكُمۡ سَلَٰمٌ عَلَيۡكُمۡ لَا نَبۡتَغِي ٱلۡجَٰهِلِينَ ٥٥ ‌
.
 “Dan apabila mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling darinya dan berkata, ‘Bagi kami amal-amal kami, dan bagi kalian amal-amal kalian. Kesejahteraan atas diri kalian. Kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil’.” (al-Qashash: 55)
.
✅ Disebutkan dalam hadits shahih riwayat al-Imam at-Tirmidzi, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
.
شِرَارُ أمَّتِي الثَّرْثَارُونَ المُتَشَدِّقُونَ المُتَفَيْهِقُونَ، وَخِيَارُ أمَّتِي أَحَاسِنُهُمْ أَخْلَاقًا
.
Orang-orang terjelek di antara umatku adalah orang-orang yang berbicara dengan berlebih-lebihan, berlagak fasih, dan melampaui batas. Adapun orang-orang terbaik di antara umatku adalah yang paling baik akhlaknya.”
.

~~••~~~•• lanjut ke Halaman 2 ~~••~~~••