Menyambut Bulan Muharram
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’

1.Status Orang Yang Meninggalkan Shalat Fardhu

2.Harta Akan Dipertanggung-jawabkan (Bag. 2)

3.Larangan Bersikap Ghuluw

4.Menyemarakkan Membaca Alquran di Rumah

5.Hukum Fiqh Seputar Shalat Tahiyyatul Masjid (Bag. 1)

6.Jihad, Amalan Yang Paling Utama

7.Apa itu Ilmu Ushuluddin?

8.Hadits “Anjing Berlalu Lalang dan Kencing Di Sekitar Masjid”

9.Penjelasan Ringkas Tentang Riba DalamJual Beli

==

Ada Apa dengan Muharom – Ustadz Hermawan, Lc., M.Pd.
https://app.box.com/s/hz1rxqvhifqtpnrabwz7q11fu49s0ryb
Keutamaan Bulan Muharram – Ustadz Riffi Hamdani
https://mir.cr/9NSNVJ6G
https://drive.google.com/file/d/1tYs2vgxBJWrpmnshhlOBgYM05EQi1rZ5/view?usp=drivesdk

Muhasabah ‘Introspeksi dan Menghisab Diri’ – Al Ustadz Dzulqarnain

Muhasabah’ Diri – Ustadz Firanda Andirja, MA

Muhasabah Diri- Ustadz Athian Ali M. Da’i, Lc.,M.A

Muhasabah – Ustadz Shalih Gunawan

Ust. Abu Ihsan Al Maidani – Muhasabah danTaubat

Muhasabah Diri – Ust Dr Aspri Rahmat Azai MA

Muhasabah – Ust Abu Jabir

==

Amalan Yang Paling Utama Di BulanMuharram-Ust.Mizan Qudsiyah

Catatan di Bulan Muharram-Ust Afifi Abdul Wadud

Hukum Perayaan Tahun Baru-Ust.Aris Munandar

Keutamaan Bulan Muharram Ust. Abu Yasir Wildan

Bidah Bidah Di Bulan Muharram Ust Abu Ya’la

Keutamaan Bulan Muharram Ust. Abu Ishaq

Bulan Allah al Muharram – Ust.Ahmad Zainuddin

*_”ADA APA DI BULAN SURO?”_* (Mengenal Bulan Muharram Dengan Benar) Ustadz Zaid Susanto, Lc.

Bulan Suro Bulan Keramat-Ustadz Abu Ubaidah as Sidawi

Mendulang Amal Di Bulan Muharram – Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar.

Menjaga Kehormatan Bulan Muharram-Ust.Usamah MahriBag1:Bag2

=

Hakikat Kemerdekaan-Ust.Abu Hanifah Ibnu Yasin
https://app.box.com/s/us2gdv3qug83kfpje83xd6c0i3za0ba4
Hakikat Kemerdekaan-Ust Sofyan Chalid Ruray
https://app.box.com/s/glbzsyxuxvhsond1xmov0cnnobl3sg8d
Wanita dan Pernikahan – Ustadz Dahrul Falihin, Lc 20Mb
https://app.box.com/s/dbfmm7skit0rmzpvo6pal20j9ds8p0on
Ketaatan Kepada Pemimpin Jangan Kebablasan! – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA 18Mb
https://app.box.com/s/hsjihcub03suoa945uj1j9qbh4uowc3d
Empat Ucapan Terlarang kepada Allah ‘Azza wa Jalla – Ust Sofyan Chalid Ruray 21Mb
https://app.box.com/s/d6298ja55fu6m4n03er6sdjjj9nf51gb
Mencari Berkah yang Terlarang dan yang Disyari’atkan – Ust Sofyan Chalid Ruray 21Mb
https://app.box.com/s/cypyn4ox71wja92rrsqzvwh980sjlgws
Saat Perjumpaan dengan Allah ‘Azza wa Jalla – Ust Sofyan Chalid Ruray 11Mb
https://app.box.com/s/cjbuq23twrvl8y5h0r19joev1sr7010v
Kajian Spesial Muslimah – Tafsir Surat An-Nur: 1 Ust Sofyan Chalid Ruray 23Mb
https://app.box.com/s/d7l466wa9ocel0l3l1zopspi3q7kkht9
Ceramah Agama: Hakikat Syukur – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc. 15Mb
https://app.box.com/s/odxqaquq8q7r86ol1j8c1bfd4hej8wj7
Merasa Berilmu – Ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah 27Mb
https://app.box.com/s/30zim7zzrygmmcigryi54vea0p6qc7d8
Allah Tidak Menyegerakan Hukuman Kepada Hambanya – Ustadz Dahrul Falihin,Lc 16Mb
https://app.box.com/s/vj1x6qje1ntbfrjj3v8jzm65r3eaetwz
Sekedar Berniat Saja Sudah Dapat Pahala, Apalagi Dikerjakan | Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA 20Mb
https://app.box.com/s/b1i9ospxycjspmel1zotzogc60f843qm
Program Tanya Jawab Seputar Islam-Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi -hafizhahullah-https://drive.google.com/file/d/1A7fpBplnrKyt4i_5JJJ45u97TZKU4aZr/view?usp=drivesdk
*”RUMAH TANGGA TANPA PROBLEM, MUNGKINKAH??”* – Ustadz Abu Muhammad Fauzan Al Kutawy Hafizhahullah ta’ala
https://drive.google.com/file/d/1cJ1312SooXKBh7HOq-OV-DCmIAqWUfty/view?usp=drivesdk
Perbedaan Munafik Masa Silam _ Akhir Zaman -Ustadz Abdurrahman Dani Hafizhahullah
https://drive.google.com/file/d/1bUQLMMtW_56O5ba1lFOeT0dZjbp0WjkC/view?usp=drivesdk
*Ketika Wanita Muslimah Lupa akan jati dirinya*
Ustadz Abu Ahmad Kasman S. Pd.I* Link l
https://drive.google.com/file/d/1NgqeNYkdaMQkaPuBxMRnRJlHPD_Mn9qi/view?usp=drivesdk
AYAT-AYAT ALLAH-Ustadz Gemma Ilhamy, S.Pd.I
https://bit.ly/2zwjLrf (9 mb)
Bersamamu Ke Surga Oleh Ustadz Ahmad Anshori, Lc
https://radiomuslim.com/download/7586/
Rekaman Kajian Kamis Sore – Islam 100%
Oleh Ustadz Rizki Amipon Dasa
https://radiomuslim.com/download/7579/
== 

=…
Ebook

Rahasia Bulan Muharram

Keutamaan Bulan Muharram

22 Faedah Bulan Muharram

33 Faidah Seputar Asyuro’ dan Bulan Muharram-Muhammad Shalih al-Munajjid

Keutamaan Asyuro’ dan Bulan Muharram-Muhammad Shalih al-Munajjid

Catatan Ttg Bulan Muharram

Amalan Utama Bulan Dzulhijjah

Hal Yang Penting Ketika Berada Di Bulan Allah Al-Muharram-24Hlm

 .

➡ Menyambut Bulan Muharram
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
=…

  • Hukum Memperingati Tahun Baru Hijriyya dan Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyyah

Penulis : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_

✅ Kalau kita mengingat tahun-tahun yang telah berlalu bersama kita, maka manusia dahulu tidak mengenal perayaan tahun baru Islam, apalagi perayaan tahun baru masehi. Sebab, perayaan seperti itu hanyalah dikenal di kalangan kaum kafir alias non-muslim.
.
‼ Namun dengan merebaknya kejahilan tentang agama di tengah manusia, dan seiiring semaraknya kaum kafir merayakan tahun baru masehi yang belakangan hari kaum muslimin juga mulai ikut-ikutan merayakan tahun baru masehi, maka muncullah sebuah ide dalam merayakan tahun baru hijriah dengan masuknya Bulan Muharram.
.
✅ Dari sinilah awal kemunculan perayaan tahun baru hijriyyah diada-adakan oleh kaum muslimin, karena minimnya ilmu agama dan karena faktor latah alias ikut-ikutan dengan .perayaan kaum kafir.
.
‼ Padahal di dalam agama kita, ada sebuah prinsip bahwa ibadah yang diada-adakan oleh manusia, tanpa dasar di dalam Al-Kitab dan As-Sunnah, maka ia tertolak.
.
✅ Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,
.
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدّ
.
Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tak ada padanya urusan (agama) kami, maka ia (amalan) itu tertolak”.
[HR. Muslim (no. 1718) (18)]

.
✅ Beliau juga bersabda,
.
وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَة
.
Seburuk-buruk urusan (dalam agama) adalah yang diada-ada dan semua bid’ah (yakni, urusan agama yang tak ada contohnya dalam agama,- pent.) adalah kesesatan”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (no. 867) dari hadits Jabir -radhiyallahu anhu-]
.
✅ Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin –rahimahullah- berkata,
.
ليس من السنة أن نحدث عيدا لدخوله أو نعتاد التهاني ببلوغه فليس الغبطة بكثرة السنين وإنما الغبطة بما أمضاه العبد منها في طاعة مولاه،
فكثرة السنين خير لمن أمضاها في طاعة ربه شر لمن أمضاها في معصية الله والتمرد على طاعته وشر الناس من طال عمره وساء عمله.” اهـ من الضياء اللامع من الخطب الجوامع (9/ 702)
.
‼ “Bukanlah termasuk Sunnah, kita mengada-adakan perayaan karena masuknya tahun baru, atau membiasakan saling memberi ucapan selamat karena sampai ia kepada tahun baru.
Bukanlah sebuah kebanggaan karena banyaknya tahun. Kebanggaan itu hanyalah ada pada sesuatu yang telah dilalui oleh seorang hamba dari tahun-tahun itu dalam ketaatan kepada Tuhannya.
.
‼ Jadi, banyaknya tahun adalah kebaikan orang melaluinya dalam ketaatan kepada Tuhannya, dan keburukan bagi orang yang melaluinya dalam maksiat dan enggan untuk taat kepada-Nya.
.
‼ Seburuk-buruk manusia adalah orang yang panjang umurnya, dan amal perbuatannya buruk.”

.
Sumber : Adh-Dhiya’ Al-Lami’ min Al-Khuthob Al-Jawami’ (jld. 9/ hlm. 702)
.
✅ Syaikh Sholih bin Abdillah Al-Fauzan _hafizhahullah_ berkata ketika ditanya tentang hukum mengucapkan selamat tahun baru hijriyyah,
.
لا ، ليست بمشروعة ، ولا يجوز هذا
..
Tidak, tidak disyariatkan, dan hal seperti ini tidak boleh.”
Sumber : Al-Ijabat Al-Muhimmah (hlm. 230)[1]

.
✅ Dari penjelasan dan fatwa dari kedua ulama kita ini, teranglah bagi kita bahwa perayaan tahun baru hijriyyah –apalagi masehi- adalah bid’ah dan perkara baru dalam agama yang harus kita jauhi dan ingkari, serta tidak boleh kita melakukan perayaan dalam menyambutnya serta disyariatkan mengucapkan ucapan selamat saat terjadinya pergantian tahun.
.
[1] https://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=40269
=
==

  • Menyambut Bulan Muharram

.
Oleh : Ust. Azhar Robani
.
Perputaran waktu terus bejalan seiring dengan pergantian siang dan malam. Dari hari ke hari, minggu ke minggu dan bulan ke bulan, tanpa terasa kita sampai pada satu putaran bulan Muharom yang merupakan permulaan dari putaran bulan dalam kalender hijriyah. Banyak dari kaum muslimin yang menjadikan bulan Muharom ini sebagai momentum, sehingga memperingatinya merupakan suatu hal yang menjadi keharusan bahkan terkadang sampai keluar dari syari’at Islam. Padahal Rosululloh dan para sahabatnya serta ulama pendahulu umat ini tidak pernah melakukan hal tersebut.
.
‼ Kita telah diberi 6 hari dalam setahun yang menjadi hari raya-kita, yakni hari raya idul fitri dan 5 hari berturut-turut di-bulan dzul hijjah,yaitu mulai tanggal 9-13.
.
✅ Dasarnya ialah hadits riwayat Abu Dawud, Nasa’i dan Ahmad-dengan sanad yang shahih:
.
ﻋَﻦْ ﺃَﻧَﺲٍ ﻗَﺎﻝَ: ﻗَﺪِﻡَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔَ ﻭَﻟَﻬُﻢْﻳَﻮْﻣَﺎﻥِ ﻳَﻠْﻌَﺒُﻮﻥَ ﻓِﻴﻬِﻤَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺠَﺎﻫِﻠِﻴَّﺔِ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ” ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻗَﺪْ ﺃَﺑْﺪَﻟَﻜُﻢْ ﺑِﻬِﻤَﺎﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻨْﻬُﻤَﺎ: ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ، ﻭَﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻨَّﺤْﺮِ “
.

Dari Anas bin Malik, katanya: Setibanya Rasulullah di-Madinah, warga Madinah punya kebiasaan bermain-main-pada dua hari raya mereka di masa jahiliyyah. Maka-Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah-mengganti-kedua hari raya tersebut dengan hari lain yang lebih baik-bagi kalian, yaitu Hari Idul Fitri dan Hari Nahr (idul Adha)”.

.
✅ Demikian pula dalam hadits riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah, Al Hakim dan lain-lain yang dinyatakan shahih oleh At Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan lain-lain, sebagai berikut:
.
ﻋﻦ ﻋﻘﺒﺔ ﺑﻦ ﻋﺎﻣﺮ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻮﻡﻋﺮﻓﺔ ﻭﻳﻮﻡ ﺍﻟﻨﺤﺮ ﻭﺃﻳﺎﻡ ﺍﻟﺘﺸﺮﻳﻖ ﻋﻴﺪﻧﺎ ﺃﻫﻞ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻭﻫﻲ ﺃﻳﺎﻡ ﺃﻛﻞﻭﺷﺮﺏ
.

Dari ‘Uqbah bin Amir, katanya: Rasulullah bersabda: Hari-Arafah (tggl 9), Hari Nahr (idul Adha/tggl 10), dan hari-hari-tasyrik (tggl 11, 12, 13) adalah hari raya kita selaku umat-islam, dan kesemuanya adalah hari untuk makan dan minum
.
.
✅ Maksudnya, hari Arafah bagi jemaah haji adalah hari raya-yang tidak dianjurkan untuk puasa , namun lebih dianjurkan-untuk makan-minum. Adapun bagi selain jamaah haji , maka-ia dianjurkan untuk puasa .
.
‼ Nah, dari sini, cukuplah bagi kita ke-enam hari raya tersebut-untuk menggantikan semua hari raya-hari raya yang telah-ada sebelumnya maupun yang diada-adakan setelahny
.
✅ Bulan demi bulan telah berlalu dan tanpa-terasa kita telah berada di pengujung tahun-hijriyah. Tidak lama lagi tahun yang lama akan-berlalu dan akan datang tahun yang baru.
Hal-ini menunjukkan semakin berkurangnya waktu-hidup kita di dunia dan mengingatkan semakin-dekatnya ajal kita. Maka sungguh aneh ketika
didapatkan ada sebagian orang yang justru-bersenang-senang dengan berfoya-foya dalam-menyambut tahun baru. Seakan-akan dia tidak
ingat bahwa dengan bertambahnya hari, maka-bertambah dekat pula saat kematiannya.

.
✅ Di sisi lain, perayaan tahun baru tidak pernah-dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi-wa sallam dan para sahabatnya. Bahkan hal itu-justru merupakan kebiasaan yang dilakukan-oleh orang-orang orang kafir. Karena mereka*sebagaimana disebutkan oleh Allah Subhanahu-wa Ta’ala adalah orang-orang yang tertipu-dengan kehidupan dunia sehingga yang
mereka bangga-banggakan adalah kemewahan-dunianya.
.
✅ Allah Subhanahu wa Ta’ala telah-menyebutkan tentang mereka di dalam firman-Nya,
.
ﺍﻟﻠﻪُ ﻳَﺒْﺴُﻂُ ﺍﻟﺮِّﺯْﻕَ ﻟِﻤَﻦ ﻳَﺸَﺂﺀُﻭَﻳَﻘْﺪِﺭُ ﻭَﻓَﺮِﺣُﻮﺍ ﺑِﺎﻟْﺤَﻴَﺎﺓِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎﻭَﻣَﺎﺍﻟْﺤَﻴَﺎﺓُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓِﻲ ﺍْﻷَﺧِﺮَﺓِ ﺇِﻻَّﻣَﺘَﺎﻉٌ
.
Dan mereka (orang-orang kafir) berbangga-bangga dengan kehidupan dunianya, padahal-tidaklah kehidupan dunia itu (dibanding-dengan) kehidupan akhirat, kecuali hanyalah-kesenangan (yang sedikit) .” (Q.s. Ar-Ra’d: 26)
.
‼ Ayat-ayat yang semisal ini banyak disebutkan-dalam Alquran. Mengingatkan kita untuk tidak-mengikuti akhlak orang-orang kafir yang-membangga-banggakan dunia. Yang demikian-ini karena sifat membangga-banggakan dunia-akan menyeret pelakunya pada kesombongan-dan melalaikannya dari mengingat kematian-dan beramal untuk akhiratnya. Oleh karena itu-wajib bagi kaum muslimin untuk meninggalkan-kebiasaan mereka dalam merayakan tahun baru-hijriyah, karena acara tersebut bukan termasuk-ajaran Islam. Bahkan merupakan kebiasaan-orang-orang kafir.
.

Semestinya kita banyak bertafakur untuk bermuhasabah (berintrospeksi) atas bertambahnya umur yang merupakan perjalanan hidup kita menuju Alloh. Karena berjalannya waktu pada hakekatnya bukanlah perpanjangan umur tetapi justru pengurangan umur. Maka setiap waktu bertambah, berarti semakin berkurang umur kita. Sudah berapa tahunkah kita menjalani hidup dan masih berapa tahunkah umur yang tersisa untuk menyempurnakan hidup? Ketahuilah bahwa umur umat Nabi Muhammad adalah lebih pendek dibandingkan dengan umat-umat sebelumnya.
.
✅ Rasululloh bersabda:
.
أَعْمَارُ أُمَّتِى مَا بَيْنَ السِّتِّينَ إِلَى السَّبْعِينَ
.

Umur umatku antara enam puluh sampai tujuh puluh tahun. (
HR. Ibnu Majah dan Baihaqi. Syaikh Albani berkata: Hasan shohih )

.
Umur yang pendek ini dikurangi dengan umur yang telah dijalani itulah perkiraan umur kita. Masih banyak atau tinggal sedikitkah umur kita? Sudah banyakkah bekal akhirat yang kita bawa atau justru tumpukan-tumpukan dosa yang dikumpulkan?
.
‼ Ketahuilah bahwa waktu adalah sesuatu yang-sangat berharga bagi seorang muslim. Bahkan-lebih berharga dari harta dunia yang-dimilikinya. Karena harta apabila hilang maka-masih bisa untuk dicari. Sementara waktu-apabila telah berlalu tidak mungkin untuk-kembali lagi. Sehingga tidak ada yang tersisa-dari waktu yang telah lewat kecuali apa yang-telah dicatat oleh malaikat. Maka sungguh-betapa ruginya orang yang tidak-memanfaatkan-waktunya apalagi jika dipenuhi dengan;kemaksiatan kepada Rabb-nya. Meskipun-kehidupannya serba tercukupi dan serba ada,-namun apalah artinya kalau seandainya-berakhir dengan menerima siksaan api neraka.
.
✅ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
.
ﺃَﻓَﺮَﺀَﻳْﺖَ ﺇِﻥ ﻣَّﺘَّﻌْﻨَﺎﻫُﻢْ ﺳِﻨِﻴﻦَ . ﺛُﻢَّﺟَﺂﺀَﻫُﻢ ﻣَّﺎﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳُﻮﻋَﺪُﻭﻥَ . ﻣَّﺂﺃَﻏْﻨَﻰ ﻋَﻨْﻬُﻢ ﻣَّﺎﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻳُﻤَﺘَّﻌُﻮﻥَ
.
Maka tentunya engkau tahu, jika Kami berikan-kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-
tahun. Kemudian datang kepada mereka azab-yang telah diancamkan kepada mereka niscaya-tidak berguna bagi mereka apa yang mereka-selalu menikmatinya.”
(Q.s. Asy-Syu’ara:
205-207)

.

  • Muhasabah

.
Dengan berakhirnya bulan Dzul Hijah dan datangnya bulan Muharom, berarti kita berpisah dengan tahun yang telah lalu dan menyambut tahun yang akan datang. Tahun lalu menjadi saksi bagi amal perbuatan kita dan tahun baru merupakan lembaran putih yang masih kosong. Apakah yang sudah kita titipkan pada tahun kemaren? Dan dengan apa kita akan menyambut tahun baru ini?
.
✅ Marilah kita bermuhasabah dan melihat urusan masing-masing. Apabila kita telah meninggalkan suatu kewajiban, maka bersegeralah bertaubat dan bersegeralah memperbaiki apa yang telah ditinggalkan. Apabila kita telah mendzolimi diri kita dengan melakukan kemaksiatan-kemaksiatan dan hal-hal yang haram, hendaklah bergegas meninggalkannya sebelum datang kematian. Dan apabila kita termasuk orang yang diberi keistiqomahan oleh Alloh, maka hendaklah bersyukur dan memohon kepada Alloh agar tetap istiqomah sampai akhir hayat.
.
✅ Rosululloh bersabda:
.
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ
.

Orang yang berakal adalah orang yang menundukkan nafsunya dan beramal untuk kehidupan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan untuk mendapatkan ampunan Alloh (HR. Tirmidzi dan dia mengatakan: Hadits
hasan)
.
✅ Dan Umar bin Khotob berkata:
.
حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الأَكْبَرِ وَإِنَّمَا يَخِفُّ الْحِسَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى مَنْ حَاسَبَ نَفْسَهُ فِي الدُّنْيَا
.

Bermuhasabalah terhadap diri kalian sebelum kalian dihisab dan bersiap-siaplah untuk menghadapi hari pertanggungjawaban yang besar. Sesungguhnya hisab pada hari kiamat akan ringan bagi orang yang bermuhasabah terhadap dirinya pada waktu di dunia (
Sunan Tirmidzi: 4/638)
.

‼ Muhasabah ini janganlah dilakukan hanya pada awal tahun baru saja. Tetapi hendaknya dilakukan setiap waktu. Barangsiapa selalu melakukan muhasabah, maka ia akan menjadi baik keadaan dan amal perbuatannya. Sebaliknya, barangsiapa yang lalai, maka akan menjadi buruk keadaan dan amal perbuatannya
.
✅ Sangat disayangkan banyak di antara kita yang apabila datang tahun baru, berjanji kepada dirinya akan bersungguh-sungguh untuk memperbaiki keadaan dirinya tetapi ketika waktu berjalan sehari demi sehari lalu sebulan demi sebulan sehingga berakhir pada penghujung tahun ternyata tidak ada perubahan apapun. Kebaikannya tidak bertambah dan tidak bertaubat dari keburukan. Ini adalah pertanda kerugian.
.

==~~~== Lanjut ke Halaman 2 ==~~~==