➡ Puasa Sunnah Ayyamul Bidh Bulan Muharram 1441H,Puasa dan Sholat Lail, Syiar Orang-orang Sholih
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.==

Sejarah Penetapan Kalender Hijriah. 5.90 Mb.


Yang Teristimewa Bulan Allah Al-Muharrom Ust.Abu Salman


Ustadz Nadlif Mustaqim – Antara Kalender Masehi(Kristen) dengan Hijriyah(Islam) 13Mb
https://app.box.com/s/e1q2wd7az417gtmzrnxi9jf9nq8g9we1
Ada Apa Dengan Bulan Muharram – Ustadz Dr. Firanda Andirja, M.A. 18Mb
https://app.box.com/s/wm2bf472vnkjsk68tmbwal2j2oura62v
Amalan di Bulan Muharram Oleh Ustadz Abul Hasan Ahmad MZ
https://radiomuslim.com/download/7664/
Keutamaan Puasa Oleh Ust Abdussalam Busyro Lc
https://radiomuslim.com/download/7637/
SUNNAH & BID’AH DI BULAN MUHARRAM – Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah 31Mb
https://www.solidfiles.com/v/VB3QpY2GweBdw
Ada Apa dengan Muharom – Ustadz Hermawan, Lc., M.Pd.
https://app.box.com/s/hz1rxqvhifqtpnrabwz7q11fu49s0ryb
Keutamaan Bulan Muharram – Ustadz Riffi Hamdani
https://drive.google.com/file/d/1tYs2vgxBJWrpmnshhlOBgYM05EQi1rZ5/view?usp=drivesdk
=…=…
Ebook
Rahasia Bulan Muharram
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/single2/id_Keutamaan_Muharram.pdf
Keutamaan Bulan Muharram
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/id_Keutamaan_Bulan_Muharram.pdf
22 Faedah Bulan Muharram
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQWmp1ZWhZdmxWenc/view
33 Faidah Seputar Asyuro’ dan Bulan Muharram-Muhammad Shalih al-Munajjid
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQWmp1ZWhZdmxWenc/view
8 Catatan Ttg Bulan Muharram
https://www.dropbox.com/s/deu577hbrszmz6t/buletin-dakwah-jumat-edisi-12.zip?dl=1
Amalan Utama Bulan Dzulhijjah
https://albayyinatulilmiyyah.files.wordpress. com/2013/09/23-amalan-utama-di-bulan-dzulhijjah-pdf.pdf
Hal Yang Penting Ketika Berada Di Bulan Allah Al-Muharram-24Hlm
https://albayyinatulilmiyyah.files.wordpress. com/2015/01/96-hal-yang-penting-di-bulan-al-muharram.pdf
Zikir dan Amalan Sunnah Harian Nabi shallallahu alaihi wasallam-Dr.Abdullah bin Hamod Al-Forih 173Halaman
https://app.box.com/s/s8qh0awonemdq5spgdued67y5zc9io19
Keutamaan Bulan Muharram
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/single/id_Keutamaan_Bulan_Muharram_dan_puasa_muahrram.pdf
Muharram dan Keutamaan Puasa di Dalamnya
https://d1.islamhouse.com/data/id/ih_articles/single3/id_Muharram_dan_Keutamaan_Puasa_di_Dalamnya.pdf 

➡ Puasa Sunnah Ayyamul Bidh (3Hari) Bulan Muharram 1440l1 H
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga
hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang Puasa,semoga Allahmenjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat, Allahumma aamin . Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==
.
Besok إِنْ شَاءَ اللَّهُ puasa ayyamul bidh…
.
_*Kita disunnahkan berpuasa dalam sebulan minimal tiga kali.* Dan yang lebih utama adalah melakukan puasa pada ayyamul bidh, yaitu *pada hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah (Qomariyah).* Puasa tersebut *disebut ayyamul bidh (hari putih) karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar rembulannya yang putih.*

.
*_Niatnya? Cukup di dalam hati ingin puasa ayyamul bidh*_
*Keutamaannya banyak, di antaranya*

.
_*1. Bekal akhirat,*_
_2. Seperti puasa sebulan (jika dikerjakan rutin setiap bulan, seperti puasa setahun),*_
_*3. Lalu baik untuk kesehatan.*_
.

✅ _Dalilnya sbb:
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda_
.
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
.
_*”Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.”* (HR. Bukhari no. 1979)_
.
✅ _Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata_

.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُوَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ
.
_*“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).”* Dan beliau bersabda, *“Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.”*
(HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)_

.
➡Insya Allah…
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram 1441 H
.
✅ 1. Jumat, 13 Muharram 1441 H/ 13 September 2019 M
✅ 2. Sabtu, 14 Muharram 1441 H/ 14 September 2019 M
✅ 3. Ahad, 15 Muharram 1441 H/ 15 September 2019 M

.
_*Puasa Senin Kamis atau bahkan puasa Dawud bagi yang mengamalkannya, tetap memiliki fadhail di bulan Muharram
.
➡ *Catatan* :
.

_Puasa tiga hari setiap bulan paling utama dikerjakan pada Ayyamul Bidh, yaitu tanggal 13,14, dan 15 setiap bulan Hijriyah. Dan jika tidak memungkinkan, tidak apa-apa dikerjakan di awal bulan atau di akhir bulan, boleh berurutan atau berselang._
.

✅ _Dari Mu’adzah Al ‘Adawiyyah, ia pernah bertanya pada ‘Aisyah -istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam_

.
أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ قَالَتْ نَعَمْ. فَقُلْتُ لَهَا مِنْ أَىِّ أَيَّامِ الشَّهْرِ كَانَ يَصُومُ قَالَتْ لَمْ يَكُنْ يُبَالِى مِنْ أَىِّ أَيَّامِ الشَّهْرِ يَصُومُ
.
_*“Apakah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melaksanakan puasa tiga hari setiap bulannya?”* ‘Aisyah menjawab, *“Iya”.* Ia pun bertanya pada ‘Aisyah, *“Pada hari apa beliau berpuasa?”* ‘Aisyah menjawab, *“Beliau tidak memperhatikan pada hari apa beliau berpuasa dalam sebulan.”* (HR. Muslim no. 1160).*_
.=

  • Puasa dan Sholat Lail, Syiar Orang-orang Sholih

.
oleh :
Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
_hafizhahullah_
.
✅ Orang sholih-sholih dahulu kala memiliki dua sifat yang selalu mereka jaga pada dirinya. Dua sifat itu adalah ash-sholah (sholat) dan ash-shiyam ‘puasa’.
.
Dua sifat ini melekat pada diri mereka, seperti melekatnya pakaian pada diri seorang manusia.

.
✅ Keduanya telah menjadi syiar, kebiasaan dan kesenangan mereka di dunia. Kemana pun dan kapanpun saatnya, sholat malam (tahajjud) dan puasa sunnah senantiasa menghiasi diri mereka.
.
‼ Tentang qiyamullail (tahajjud) mereka, Allah -Tabaroka wa Ta’ala- abadikan di dalam Al-Qur’an Al-Karim.
.
Rasa takut terhadap huru-hara kiamat dan ngerinya siksa neraka, membuat orang-orang sholih bangkit di tengah malam untuk melaksanakan sholat lail (tahajjud), demi mencari rahmat dan keridhoan Allah -Tabaroka wa Ta’ala-.
.
✅ Allah -Subhanahu wa Ta’ala- berfirman,
.
أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ  [الزمر : 9]
.
“(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (siksa) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?
Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az-Zumar : 9)
.

✅ Di dalam ayat ini, Allah menyifati orang-orang yang gemar melakukan sholat lail (sholat tahajjud) dengan sifat roja’ (pengharapan).
.

‼ Mereka dalam ibadahnya mengharapkan maghfiroh ‘ampunan’, dan surga yang penuh dengan kenikmatan yang abadi. [Lihat Zad Al-Ma’ad (jld. 4/ hlm. 10)]
.
✅ Di dalam ibadahnya, mereka juga menghadirkan kerasnya siksa Allah dalam Jahannam, sehingga mereka dalam ibadahnya menangis terisak-isak, karena saking takutnya kepada segala kengerian dan penderitaan penduduk Jahannam. [Lihat Tafsir Ibni Katsir (jld. 7, hlm. 88)]
.
‼ Rasa takut seperti inilah yang menjadi pencegah bagi seorang dari perkara-perkara yang haram, sekaligus motivator (pendorong) baginya dalam menyiapkan bekal amal sholih.
.
Mata mereka tak terpejam di kala menunaikan sholat malam, sebab hatinya mengharap dan merindukan munajat dengan Sang Kekasih (Allah) -Tabaroka wa Ta’ala-.
.
✅ Allah -Azza wa Jalla- berfirman,
.
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (15) آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ (16) كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ (17) وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ (18) وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ (19) [الذاريات : 15 – 19]
.
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia, mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam dan selalu memohonkan ampunan di waktu sahur (menjelang fajar). Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (QS. Adz-Dzariyat : 15-19)
.
✅ Al-Imam Al-Hasan Al-Bashriy -rahimahullah- berkata saat menjelaskan kalimat yang bergaris bawah di atas,
.
مَدُّوْا فِيْ الصَّلاَةِ وَنَشَطُوْا، حَتَّى كَانَ اْلاِسْتِغْفَارُ بِسَحَرٍ.
.

Mereka memperpanjang sholat dan bersemangat sampai tiba (waktu) ber-istighfar  di waktu sahur.”
[Lihat Jami’ Al-Bayan (22/409)]
.

✅ Sholat malam adalah amalan utama yang diperintahkan kepada manusia yang terbaik, yakni Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-.
.
✅ Perintah agung itu datang kepada beliau melalui jalur wahyu,
dalam sebuah suroh,
.
يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ (1) قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا (2) نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا (3) أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا (4) إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا (5) إِنَّ نَاشِئَةَ اللَّيْلِ هِيَ أَشَدُّ وَطْئًا وَأَقْوَمُ قِيلًا (6) [المزمل : 1 – 6]
.
Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sholat) di malam hari (sholat tahajjud), kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan Bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.  Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.” (QS. Al-Muzzammil : 1-6)
.
✅ Saking penting dan utamanya sholat lail (tahajjud), Allah -Azza wa Jalla- perintahkan sholat lail tersebut kepada Rasul-Nya sebagai bentuk kewajiban atas beliau.
.
✅ Kemudian para sahabat mengikuti Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- dalam hal, karena mereka menyadari dengan sedalam-dalamnya bahwa sholat malam (tahajjud) merupakan perkara yang mengandung fadhilah dan keutamaan yang amat tinggi di sisi Allah, Robbul alamin.

.
‼ Walaupun sholat malam bagi selain Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- tidak wajib, bahkan hukumnya sunnah, namun ia memiliki kedudukan yang amat tinggi.
.
✅ Al-Imam Ibnu Asyur Al-Malikiy -rahimahullah- berkata,
.
وَأَمْرُ الرَّسُولِ بِقِيَامِ اللَّيْلِ أَمْرُ إِيجَابٍ وَهُوَ خَاصٌّ بِهِ لِأَنَّ الْخِطَابَ مُوَجَّهٌ إِلَيْهِ وَحْدَهُ…وَأَمَّا قِيَامُ اللَّيْلِ لِلْمُسْلِمِينَ فَهُمُ اقْتَدَوْا فِيهِ بِالرَّسُولِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
.
Perintah sholat malam bagi Rasul -Shallallahu alaihi wa sallam- adalah perintah wajib, dan itu khusus bagi beliau, karena titah (firman Allah) itu terarah kepada beliau saja…Adapun qiyamullail (sholat malam) bagi kaum muslimin, maka kaum muslimin berteladan kepada Rasul -Shallallahu alaihi wa sallam-.” [Lihat At-Tahrir wa At-Tanwir (29/258)]
.
✅ Kebiasaan menjalankan sholat tahajjud (qiyamullail) sudah mendarah daging pada diri orang-orang sholih dari kalangan para nabi dan rasul.
.
✅ Allah -Tabaroka wa Ta’ala- berfirman saat menggambarkan sifat mereka
dalam firman-Nya,
.
وَالَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَامًا  [الفرقان : 64]
.
Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqon : 64)
.

Waktu malam itu mereka gunakan bermunajat dan berdoa kepada Allah -Azza wa Jalla- sembari merenungi dan mentadabburi ayat-ayat yang mereka baca dalam sholatnya, sampai mereka menangis.
.
‼ Sebab, mereka takut akan siksa Allah, sementara pengabdian kepada Allah di sisi mereka amatlah sedikit dan tidak cukup untuk membebaskan diri mereka dari siksa Jahannam, apalagi membayar surga yang penuh kenikmatan.
.

✅ Pendalaman daya pikir seperti inilah yang mengucurkan air mata mereka dalam mengharap ridho dan rahmat Allah, Sang Maha Pemilik alam semesta ini.
.
‼ Fudhoil bin Iyadh Al-Yarbu’iy -rahimahullah- berkata tentang ayat di atas,
.
هُمْ قَوْمٌ إِذَا جَنَّهُمُ اللَّيْلُ قَامُوْا عَلَى أَطْرَافِهْمْ، تَسِيْلُ دُمُوْعُهُمْ عَلَى خَدُوْدِهِمْ
.
Mereka adalah kaum yang apabila waktu malam tiba, maka mereka berdiri (dalam menunaikan sholat tahajjud) di atas kaki-kaki mereka, sedang air mata mereka bercucuran di atas pipi mereka. [Lihat Al-Hidayah ila Bulugh An-Nihayah (8/5254), karya Ibnu Hammusy Al-Qoisiy]
.
Air mata mereka menetes dan membasahi pakaian mereka, karena khusyuknya mereka dalam membayangkan neraka yang seakan-akan sebuah parit yang amat mengerikan dan membahayakan di depan mata mereka.
.
✅ Seorang tabi’in yang mulia, Al-Imam Al-Hasan bin Abil Hasan Al-Bashriy -rahimahullah- berkata,
.
إِنَّ للهِ -عَزَّ وَجَلَّ- عِبَادًا كَمَنْ رَأَى أَهْلَ الْجَنَّةِ فِي الْجَنَّةِ مُخَلَّدِيْنَ، وَكَمَنْ رَأَى أَهْلَ النَّارِ فِي النَّارِ مُخَلَّدِيْنَ، قُلُوْبُهُمْ مَحْزُوْنَةٌ، وَشُرُوْرُهُمْ مَأْمُوْنَةٌ، حَوَائِجُهُمْ خَفِيْفَةٌ، وَأَنْفُسُهُمْ عَفِيْفَةٌ، صَبَرُوْا أَيَّامًا قِصَارًا تَعْقِبُ رَاحَةً طَوِيْلَةً، أَمَّا اللَّيْلَ فَمُصَافَّةٌ أَقْدَامُهُمْ، تَسِيْلُ دُمُوْعُهُمْ عَلَى خُدُوْدِهِمْ، يَجْأَرُوْنَ إِلَى رَبِّهِمْ : “رَبَّنَا، رَبَّنَا”، وَأَمَّا النَّهَارَ، فَحُلَمَاءُ عُلَمَاءُ بَرَرَةٌ أَتْقِيَاءُ
.
Sesungguhnya Allah -Azza wa Jalla- memiliki hamba-hamba, seakan-akan ia melihat penduduk surga di dalam surga dalam keadaan kekal, dan laksana orang yang melihat penduduk neraka dalam neraka dalam keadaan kekal.
.
‼ Hati mereka bersedih, keburukan mereka aman (yakni, telah diampuni), hajat mereka ringan, dan diri mereka terjaga (dari hal yang menodainya).
Mereka bersabar dalam hari-hari singkat (di dunia) yang diikuti oleh kesenangan yang panjang (abadi di surga). Adapun di waktu malam, maka kaki mereka bershoff, dalam keadaan air mata mereka bercucuran di atas pipi mereka. Mereka memohon kepada Tuhannya, “Wahai Tuhan-ku, wahai Tuhan-ku…”
‼ Adapun di waktu siang, maka mereka adalah orang-orang yang lembut, berilmu, berbakti, dan bertaqwa
.” [Atsar Riwayat Abu Nu’aim dalam Hilyah Al-Auliya’ (2/151)]

.
➡ Selain, sholat lail (tahajjud), PUASA merupakan kebiasaan baik pada orang-orang sholih.
.

“×ד×× Lanjut ke Halaman 2 “×ד××
 

Iklan