Keluhuran Islam Mampu Memikat Alam Semesta
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Ustadz Dr. Daud Rasyid, M.A. -Keindahan Syariat Islam


Ust Ali Ahmad Cahaya Keindahan Islam


Pesona Keindahan Islam Ustadz AhmadZainuddin 

:Islam Rahmatan lil ‘Alamin-Ust Firanda Andirja


Indahnya Islam-Ust.Yazid Jawas


Indahnya Islam oleh Ust M Nur Yasin


Islam Agama Rahmat dan Agama Penengah – Ustadz Abdul Malik 20.2mb
https://app.box.com/s/grrb1n9g05yb0i3mununjotazvk38a1j
Mengapa Harus Islam – Ust.Mizan Qudsiyah.mp3
https://app.box.com/s/geo3zniuk352us52nbkuhhynglgu9zjc
Alasannya Kenapa Harus Pilih Islam – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA 19Mb
https://app.box.com/s/7bv9iadxryr11bw6xvqkk66ecea45ml8
Cara Bahagia dalam Ibadah – Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. 27Mb
https://app.box.com/s/dwhuunhgl4smx4jesobngbe0s0z9ms1a
LEMBUTNYA DAKWAH NABI SHOLALAHU ‘ALAIHI WASALAM – Ustadz Abdullah Taslim, M.A 38Mb
https://drive.google.com/file/d/1OQxcuUn6oTdH2xwvrkT8JJ3ciHk6Nf_Y/view?usp=drivesdk
Tegar dan Kokoh di Atas Akidah Shohihah – Ustadz Sofyan Chalid Ruray 25Mb
https://app.box.com/s/d97pef7ceqtxgpjpvwouor45hajpzsz6
Syari’at Allah yang Terbaik – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc., M.A 21Mb
https://app.box.com/s/yjf3sb5g40wxleqjr9w0537i4rqb8b9q
==… 

➡ Keluhuran Islam Mampu Memikat Alam Semesta
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==
Islam sangat antusias dalam memperhatikan masalah kesucian hati, bahkan fokus sentral dalam kehidupan seorang muslim adalah menjaga keindahan dan kemuliaan hati, karena hanya dari hati yang sucilah maka akan lahir amal-amal soleh yang agung dan luhur yang dilakukan segenap anggota tubuh.
.

✅ Renungkanlah sabda Rosululloh berikut ini:
.
عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: …أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ
.
Dari Nu’man bin Basyir berkata: “Saya pernah mendengar Rosululloh shallallahu alaihi wasallam  bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh (seseorang) terdapat segumpal daging, jika segumpal daging itu baik maka (seluruh) tubuh akan menjadi baik, dan jika segumpal daging itu rusak maka sekujur tubuh akan menjadi rusak, gumpalan daging yang dimaksud adalah “HATI”. [HR. Bukhori (2051) Muslim (1599) Tirmizi (1205) dll].
.
Resep Nabawi Dalam Memikat Orang tuk Mencintai Islam

  • ➡ 1) Shodaqoh


.
✅ Menawarkan Islam kepada non muslim bagi sebagian kaum muslimin terkadang menjadi “PR rumit” walaupun ia adalah “pakar dialog dan jago bersilat lidah”, tetapi janganlah hal ini menjadikan dirinya pesimis dan bersedih hati! Cobalah “tips tradisional“ berikut ini yaitu shodaqoh tulus yang terlahir dari qolbu yang sejuk. Hayatilah kisah ajaib berikut:
.
Dari Shofwan Bin ‘Umayyah radhiallahu’anhu berkata “Demi Alloh, Rosululloh telah memberi sesuatu kepada saya (dalam lafadz Muslim :”Saya telah diberi 100 ekor onta”) padahal saya membenci beliau, lalu beliau terus memberi saya (100 ekor onta) saya tetap membencinya, (akhirnya beliau memberi 100 ekor onta untuk ketiga kalinya) sehingga beliau menjadi orang yang paling saya cintai di hati”. [Ahmad (3/401) Muslim (2313) dll]
.

✅ Empat sifat jika dimiliki oleh orang yang bershodaqoh, maka dengan izin Alloh  akan menjadikan dirinya dicintai Alloh kemudian dicintai manusia di dunia. Empat sifat ini adalah pertanda kemuliaanya.
.
Ada seseorang bertanya kepada Rosululloh, Wahai Rosululloh shodaqoh apa yang paling besar pahalanya? Beliau menjawab: ”Anda bershodaqoh dalam keadaan sehat, membutuhkan harta itu, khawatir tertimpa kefaqiran, dan mengharap kekayaan…” [HR. Bukhori (1419) muslim (1032)]. Mengamalkan tips mulia ini dibutuhkan kesucian dan kejernihan hati.
.

  • ➡ 2) Rasa Iba dan Berkasih Sayang terhadap Wong cilik

.
✅ Rosululloh adalah sosok pemimpin negara teladan dan beliau juga pemimpin dunia paling adil, namun beliau tetap mencurahkan perhatian istimewa terhadap rakyat jelata, bahkan terhadap anak kecil yahudi yang terbaring sakit di kasurnya, beliau membesuknya! Simak kisah ini:
.
Dari Anas bin Malik berkata: “Ada seorang anak kecil yahudi yang  melayani Rosululloh shallallahu alaihi wasallam, ketika anak ini sakit maka Rosululloh menengoknya, anak kecil ini terbaring di kasurnya dan Rosululloh berada di dekat posisi kepala sang anak, lalu beliau bersabda: “Masuk Islamlah wahai anak kecil”! Sang anak menengokkan wajahnya ke arah ayahnya yang berada di sisinya (meminta persetujuan) ternyata sang ayah mengizinkannya sembari berkata: ”Patuhilah ayahnya Al-qosim”! (maksudnya: Rosululloh). Lalu Nabi berpamitan pulang sambil bersabda: Alhamdulillah, Alloh telah menyelamatkannya (anak kecil tadi) dari siksaan neraka. Tatkala sang anak wafat maka Rosululloh bersabda kepada para sahabatnya: “Sholatilah sahabat kecil kalian ini”! [HR. Bukhori (1356) dan (5657)].
.
✅ Sentuhan lembut Sang pemimpin mulia diatas telah menentramkan batin seorang pria yahudi yang akhirnya berbuah manis dengan keislaman anaknya, padahal bangsa yahudi sangat terkenal dengan sifat keji,keras dan jahat sebagaimana sering difirmankan Alloh di Al-Qur’an. Sungguh kaum musliman saat ini telah kehilangan sosok pemimpin ideal, figur panutan!.
.

  • ➡ 3) Menjaga kejujuran, amanat dan budi pekerti

.
✅ Tiga hal inilah di antara sebab utama yang menjadikan pemimpin negeri Habasyah yaitu An-Najasyi memeluk Islam. Telah terjadi dialog antara Raja An-Najasyi dengan Ja’far di mana Sang Raja bertanya kepada Ja’far perihal ajaran Islam yang dibawa oleh Rosululloh. Maka Ja’far menjelaskannya dengan terperinci, di antara penjelasan itu:
.
‼ “Wahai Raja, sesungguhnya kami dahulunya adalah kaum jahiliyyah, kami menyembah berhala, memakan bangkai, melakukan kekejian, memutuskan tali silaturrohim, menyakiti tetangga. lalu Alloh mengutus Rosul-Nya di tengah-tengah kami, Rosul mengajak kami untuk mentauhidkan Alloh, memerintahkan kami untuk berkata jujur, menunaikan amanat, menyambung silaturrohim, berbuat baik kepada tetangga, lalu Raja An-Najasyi menangis berlinang air mata setelah Ja’far membacakan beberapa ayat surat Maryam yang menerangkan sifat-sifat Al-masih Isa putera Maryam [Ar-Rohiqul Makhtum hal 100] .
.
Tokoh–tokoh muslim yang mulia karena memuliakan Islam

  • ➡ 1) Kesantunan Mu’awiyah terhadap rakyatnya.


.
✅ Abu Muslim Al-Khaulani pernah menasehati Kholifah Mu’awiyah bin Abi sufyan  di dalam istana beliau di hadapan pembesar-pembesar istana. Abu Muslim berkata: “Wahai Mu’awiyah sesungguhnya Anda adalah seorang pelayan yang telah disewa (jasa dan tugas anda oleh Alloh) maka jika anda berusaha untuk menyembuhkan luka yang menimpa rakyat Anda dan mengobati mereka yang sedang sakit maka Alloh akan menyempurnakan pahala untukmu, tetapi jika Anda tidak melakukan hal itu dan bahkan Anda bertindak diskriminasi terhadap rakyat di mana Anda lebih memperhatikan nasib kehidupan segelintir orang-orang pilihanmu, tidak peduli dengan nasib rakyat kecil maka Alloh akan menghukum-mu!!”
.

‼ Mu’awiyah tertunduk patuh menyimak isi nasehat itu, sebab hati beliau jernih dan sejuk menerima kebenaran yang datang dari siapapun juga. Kata Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-‘Utsaimin: “Kisah nasihat di atas sangat menakjubkan, di dalamnya ada dua hal istimewa, yang pertama adalah cerminan keberanian kaum salaf dahulu yang sanggup menasihati penguasa dan kholifah dengan bertatap muka langsung, bukan dari balik dinding atau dari tempat yang sangat jauh, melainkan nasihat yang terus-terang di hadapannya. Yang kedua adalah santunnya kholifah, penguasa Islam terdahulu dan mereka menyadari betapa besar tanggung jawab sebagai seorang kholifah atau pemimpin di hadapan Sang Kholiq Alloh, renungilah! [Syarh As-siyasah asy-syar’iyyah hal 28 dan 29] .
.
➡ 2) Muhammad bin Su’ud pelayan dua tanah suci.
.
✅ Awal mulanya Sultan Dir’iyyah yang mulia ini menolak ajakan dari Syaikh Muhammad bin ‘Abdil wahhab untuk berta’awun bekerjasama dalam menyebarkan dakwah tauhid di wilayah kekuasaannya. Akhirnya Alloh menerangi hatinya melalui lisan seorang wanita yang berhati bersih Maudhi binti Abi wathban. Tak lain wanita tadi adalah istri sang sultan, maka penyebaran Islam dan sunnah menjadi meluas ke penjuru dunia dan nama Sultan Muhammad bin Su’ud diabadikan menjadi kerajaan “Al-mamlakatul ‘Arobiyyah as-su’udiyyah. [Hayatusy-syaikh Muhammad bin ‘Abdil wahhab hal56].
.
✅ Dua tokoh di atas telah mendapatkan tempat di hati rakyatnya, keduanya dicintai oleh rakyat dan banyak berkhidmat untuk kemaslahatan kaum muslimin karena kebersihan hati mereka. Dan inilah tolok ukur seseorang.
.
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَا أَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ إِنَّمَا يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
.

Dari Abu huroiroh radhiallahu’anhu berkata, Rosululloh shallallahu alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya Alloh tidak menilai bentuk rupa kalian dan juga tidak menilai harta benda kalian, tetapi Alloh hanya menilai isi hati dan amal perbuatan kalian. [Muslim (2564)].
.

Kesimpulan dan pelajaran-pelajaran berharga
.

  • ➡ 1.Islam tersebar di dunia karena keluhuran dan kesantunan.

.
✅ Sejarah telah membuktikan bahwa agama Islam dianut dan dicintai oleh semua lapisan masyarakat bukan karena paksaan, intimidasi, atau kekerasan; melainkan karena para penyebar ajaran Islam senantiasa komitmen dalam mengamalkan prinsip-prinsip Islam di tengah-tengah masyarakat, dan masyarakat bisa menilai, menimbang dan mengakui keagungan Islam ketika mereka mengamati tingkah-laku para pemeluk agama selain Islam.Hal ini disadari oleh Raja, pemimpin, bangsawan Romawi, Habasyah, Persia dan lainnya.
.

  • ➡ 2.Pentingnya membersihkan dan menjaga hati,

.
Alloh telah mentaqdirkan bangsa Yahudi melakukan kekejian di muka bumi karena Mereka adalah orang-orang yang sudah tidak dikehendaki Alloh untuk mensucikan hati mereka [QS. Al-Maidah:41].
.
➡ 3.Jauhi sifat angkuh, egoisme terhadap rakyat jelata, Dekatilah wong cilik,pembantu, pelayan kita lalu makanlah bersama mereka sebab {Tidak akan menjadi sombong  bagi orang yang sudi makan bersama pembantunya} [Sohih Ibnu Majah 2218 disohihkan Al-Albani].
oleh Ustadz Shalih Gunawan Lc.
.
Sumber: Majalah Lentera Qolbu
.

  • ➡ *Karakteristik Orang yang Arif*

.
✅ Ibnu al-Qayyim rahimahullah pernah mendengar Syaikh al-Islam mengatakan,
.
العارف لا يرى له على أحد حقا، ولا يشهد له على غيره فضلا، فلذلك لا يعاتب، ولا يطالب، ولا يضارب
.
Orang yang arif takkan memandang bahwa dirinya memiliki hak atas orang lain dan mempersaksikan bahwa dirinya lebih utama dari orang lain. Oleh karena itulah dia tidak perlu menegur, menuntut, atau memperjuangkan agar hal itu ditunaikan” [Madaarij as-Saalikiin 2/1328]
.
✅ Perincian terhadap ucapan Ibnu Taimiyah ini mungkin sebagaimana apa yang diucapkan oleh Ibnu al-Qayyim sendiri dalam kitabnya yang lain. Beliau mengatakan,
.
شهود العبد ذنوبه وخطاياه= موجب له ألا يرى لنفسه على أحد فضلًا، ولا له على أحد حقًا؛ فإنه يشهد عيوب نفسه وذنوبه= فلا يظن أنه خير من مسلم يؤمن بالله ورسوله ويحرم ما حرم الله ورسوله.
وإذا شهد ذلك من نفسه= لم ير لها على الناس حقوقًا من الإكرام يتقاضاهم إياها، ويذمهم على ترك القيام بها؛ فإنها عنده أخس قدرًا وأقل قيمة من أن يكون لها على عباد الله حقوق يجب عليهم مراعاتها، أو له عليهم فضل يستحق أن يكرم ويعظم ويقدم لأجله.
فيرى أن من سلم عليه أو لقيه بوجه منبسط= فقد أحسن إليه، وبذل له ما لا يستحقه= فاستراح هذا في نفسه، وأراح الناس من شكايته وغضبه على الوجود وأهله، فما أطيب عيشه! وما أنعم باله! وما أقرعينه! وأين هذا ممن لا يزال عاتبًا على الخلق شاكيًا ترك قيامهم بحقه، ساخطًا عليهم وهم عليه أسخط؟!
.
Kesadaran hamba terhadap dosa dan kekeliruan pribadi menjadikannya memandang bahwa ia tidak memiliki keutamaan apa pun atas diri orang lain, tidak pula memiliki hak yang harus ditunaikan oleh mereka. Dia menyadari bahwa ia penuh kekurangan dan dosa, sehingga tak meyakini dirinya lebih baik dari seorang muslim pun yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya; serta meyakini keharaman sesuatu yang diharamkan oleh keduanya.
.
✅ Apabila kesadaran semacam itu tumbuh di dalam jiwa, niscaya ia tak akan memandang bahwa jiwanya memiliki hak kehormatan atas orang lain, sehingga menuntut mereka menunaikannya dan mencela mereka apabila hal itu tidak dilakukan. Semua itu dikarenakan dalam pandangan pribadi, jiwanya tidaklah pantas memiliki hak-hak yang harus diperhatikan oleh orang lain apatah lagi memiliki keutamaan sehingga berhak untuk dihormati, diagungkan, dan diprioritaskan.
.
‼ Dia memandang bahwa setiap orang yang mengucapkan salam kepadanya dan bertemu dengan wajah yang ceria, sungguh telah berbuat baik kepadanya dan memberikan sesuatu yang tak pantas diterimanya. Sikap ini bersemayam dalam jiwanya dan orang lain pun beristirahat dari keluh-kesah dan amarahny
a.

.
Betapa indah kehidupannya! Betapa nikmat kondisinya! Dan betapa sejuk pandangannya!
Adakah manfaat yang sama diperoleh oleh mereka yang senantiasa menuntut dan mengeluhkan makhluk karena mereka tidak menunaikan haknya; serta murka pada manusia padahal boleh jadi mereka lebih murka terhadap dirinya?
!” [Miftaah Daar as-Sa’aadah 2/843]

  • ➡ *Jauhi sikap banyak mengkritik*

✅ Wahai pasutri, jangan banyak mengkritik!
Sebagian orang sering mengkritik pasangannya meski dalam hal sepele. Apabila istri menghidangkan makanan atau minuman, maka kalimat pertama yang terlontar dari lisannya adalah kritikan, entah _“teh ini kurang gula”_, _“piring ini kebesaran”_ _“kok tidak ada minuman yang dihidangkan?”_
.
‼ Demikian pula dengan istri, apabila suami pulang ke rumah dalam keadaan lelah, kedatangan suami disambut dengan teguran, _“mengapa pulang telat?”_ atau _“kok HP kamu mati?”_
.
✅ Wahai pasutri, ketahuilah bahwa teguran dan kritik pada dasarnya mengandung celaan dan cacian jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat.
.
➡ *Teguran dan kritikan itu ada dua.*
.
➡ *Pertama*, teguran yang mesti dilakukan oleh setiap orang, karena kecintaan dan kasih sayang tidak akan terbentuk tanpanya.
.

✅ Kritik yang demikian itu adalah kritik yang disampaikan dengan suasana akrab, menginformasikan pada pasangan apa yang tidak disukai dengan cara yang halus, dan menghadapi pasangan dengan lembut ketika melihat ia melakukan sesuatu yang kurang elok.…
‼ Kritik yang demikian itulah yang dibutuhkan setiap orang seperti yang disampaikan seorang penyair,
.
إِذَاْ ذَهَبَ العِتَاْبُ فَلَيْسَ وِدٌّ .. وَيَبْقَى الْوِدُّ مَاْ بَقِيَ الْعِتَاْبُ
.

_Apabila teguran telah pergi, tak ada lagi cinta. Cinta hanya akan tetap ada selama teguran itu ada._

.
✅ Teguran dan kritik ini akan memberikan banyak manfaat selama disampaikan dengan cara yang lembut, penuh kasih sayang, dan tidak sering dilakukan sehingga membosankan, karena segala sesuatu yang kerap dilakukan bisa menumbuhkan kebosanan.
.
➡ *Kedua*, teguran yang berupa cacian dan celaan karena disampaikan dengan cara yang keras dan kasar.
.

✅ Kritik yang demikian inilah yang harus dijauhi oleh pasutri sebagaimana jenis kritik pertama patut dijauhi jika dilakukan terus-menerus.

Kritik jenis kedua ini umumnya berujung pada sikap abai, boikot dan pemutusan hubungan alias cerai
. Maka sungguh benar apa yang diucapkan oleh penyair,
.
أردت عتابكم فصفحت إني … رأيت الهجر مبدأه العتاب
.

_Saya ingin mengkritik kalian, namun saya melihat bahwa sikap boikot tumbuh dari seringnya kritik._

.
✅ Dan memang umumnya keretakan hubungan antara orang yang saling mengasihi disebabkan kritik yang terus-menerus dilakukan dan teguran yang kasar.
_Wallahu a’lam._
=…

  • Wujud kasih sayang Allah yang kerap terlupakan

.
✅ Allah Ta’ala berfirman,
.
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
.
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” [Al-Ankabut : 1]
.

  • Kasih Sayang Allah

Salah satu wujud kasih sayang Allah adalah ketika Dia menjadikan manusia merasa tidak nyaman dengan dunia dan kekeruhan hidupya agar manusia tidak betah dan tenteram dengannya; sehingga mereka pun berhasrat untuk mengejar kenikmatan abadi yang hanya ada ketika mendiami dan menempati kampung akhirat. Oleh karena itu, Allah menggilirkan berbagai ujian dalam kehidupan manusia. Tak lain bertujuan untuk memberikan anugerah pada mereka, meski terlihat Dia melarang; menyelamatkan mereka, meski nampaknya Dia menurunkan musibah; dan memberikan mereka kehidupan, meski terkesan Dia mematikan.
.
– Ibnu al-Qayyim –
=…

  • ➡ *Berpegang teguhlah pada apa yang diwahyukan kepadamu*

.
✅ Allah Ta’ala berfirman,
.
فَاسْتَمْسِكْ بِالَّذِي أُوحِيَ إِلَيْكَ
.
_”Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu.”_ [Az-Zukhruf : 43]
.

‼ Wasiat ini perlu dijadikan bahan nasihat di antara kita, terlebih di zaman yang penuh fitnah; perkara yang hak dan batil tak bisa dibedakan; serta menjamurnya para pendusta dan penyesat yang ditokohkan.
.
✅ Wahai orang beriman, berpegang teguhlah dengan wahyu al-Quran dan as-Sunnah (hadits). Gigit ia dengan gigi gerahammu! Karena keselamatan hanya milik orang yang berpegang teguh pada wahyu dan hal itu hanya bisa tercapai dengan mengenal dan mempelajarinya (al-Quran dan as-Sunnah) .

– Dr. Muhammad al-Qahthani –
=…

••°°“°°` Lanjut ke Halaman 2 ••°°“••°
 

Iklan