Arti Sebuah Kebahagiaan
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Cara Bahagia dalam Ibadah – Ustadz Anas Burhanuddin, M.A. 27Mb
https://app.box.com/s/dwhuunhgl4smx4jesobngbe0s0z9ms1a
Sebab – Sebab Kebahagiaan – Syaikh Abdullah Bin Abdurrazzaq.webm
https://app.box.com/s/exgl7ozaefnxyy6d9xb2y9hjl1clns7e
Tauhid Sumber Kebahagiaan – Ustadz Harits Abu Nufal.webm
https://app.box.com/s/rqo3b7jp7vu08b5esp5ubnbbhxfvx87c
Tips dan Cara Agar Hidup Bahagia – Ustadz Zainal Abidin, Lc.3Mb16Mnit
https://app.box.com/s/ar1a1gso1205thu8pvyb4vfc7ap7gdd6
Ustadz Abuz Zubair Hawary-MERAIH Kebahagian Hakiki 4Mb
https://app.box.com/s/trsnne28ycrcaznb3w3c7jnqm4nm4b82
SyukurAdalah Kunci Kebahagian-Ust Ali Musri Semjan Putra
https://app.box.com/s/6iacofddtg2x2dw7dy911m5o32n98zyw
Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi_ M.A. – Harta Halal Sebab Kebahagian Harta Hram Sebab Kesengsaraan 3Mb
https://app.box.com/s/kgaangngdtk84dnmxiia3dy6ujy39jqt
Ustadz Dr. Firanda Andirja_ M.A. – Kiat Kiat Bahagia Sekeluarga 6Mb
https://app.box.com/s/pwj366l7y33s6vnqkw2go55ofx1erefz
Dambaan Hidup Bahagia – Ustadz Nizar Sa_ad Bin Jabal 4Mb
https://app.box.com/s/ih4iei7qeaqqg8s669ckey1wb1q6hyh9
Meraih Kebahagian Dunia-Ust Abdurrahman Thayyib.webm
https://app.box.com/s/bfj2mtajgyeq0eelrdiw49qrxjizoh3x
Keridhoanku adalah Kebahagiaanku – Ust.
DR. Syafiq Basalamah, MA.mp3

Menjadi Wanita yg Bahagia-Ust.Ahmad Zainudin

=…
Ebook
Kunci Kebahagiaan – Ibnu Qayyim Al-Jauziyah (514Halaman)

Klik untuk mengakses Ibnu%20Qayyim%20al%20Jauziyah%20-%20Kunci%20Kebahagiaan.pdf


Bahagia Bersama Islam(30Hlm)

Klik untuk mengakses bahagia-islam.pdf


Meraih Kebahagian Sejati (20Hlm)

Klik untuk mengakses jalan-bahagia.pdf


Melangkah Menuju Bahagia [51Hlm]

Klik untuk mengakses melangkah.pdf


Bahagia Dengan Takwa [22Hlm]
https://drive.google.com/open?id=1T5BEkksOy9Af8wwPBNxlp0ZIrC_jC38v
Meraih Hidup Bahagia-Syaikh Abdurrahman-bin-nashir-as-sadi

Klik untuk mengakses abdurrahman-bin-nashir-as-sadi-meraih-hidup-bahagia.pdf


Bahagia Antara Sangkaan dan Fakta
pustaka.hisbah.net/wp-content/uploads/2016/11/Bahagia-Antara-Sangkaan-dan-Fakta.pdf
Untukmu, Wahai Para Pemuda (Tips Mengisi Masa Muda yang Produktif, Agar Meraih Kebahagiaan di Hari Tua)-28Hlm

Klik untuk mengakses 82-untukmu-wahai-para-pemuda-pdf1.pdf


10 Kunci Kebahagiaan-Ust.Aunur Rofiq bin Ghufron(39Hlm) .
https://app.box.com/s/m0w4b1jz6pketdkvbadmlw4cod300n6s  

••…
➡ Arti Sebuah Kebahagiaan
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

  • Arti Sebuah Kebahagiaan

.
Al-Ustadz Abdullah al-Jakarty
.
✅ Saudariku muslimah, kita semua pasti menginginkan hidup bahagia. Namun, manusia berbeda-beda dalam mengartikan kebahagiaan. Ada yang mengatakan bahwa kebahagiaan adalah dengan banyaknya uang atau harta; ada yang mengatakan bahwa kebahagiaan adalah ketika seseorang bisa berhura-hura dan menikmati berbagai hiburan dan kesenangan; dsb. Lalu, apa sebenarnya arti sebuah kebahagiaan? Bagaimana kita mendapatkan kebahagiaan itu?
.
Ketahuilah, Saudariku muslimah, bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika Allah menyelamatkan diri Anda dari api neraka dan memasukkan Anda ke surga.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
كُلُّ نَفۡسٖ ذَآئِقَةُ ٱلۡمَوۡتِۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوۡنَ أُجُورَكُمۡ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِۖ فَمَن زُحۡزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدۡخِلَ ٱلۡجَنَّةَ فَقَدۡ فَازَۗ وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ ١٨٥
.
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati, dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahala kalian. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga, sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Ali ‘Imran: 185)
.
✅ Banyak hal yang menjadi sebab kebahagiaan seseorang di dunia dan di akhirat, di antaranya sebagai berikut.
.

  • ➡ 1.Beriman kepada Allah dan melakukan amalan saleh

.
✅ Tentang hal ini Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ٩٧
.
Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl: 97)
.
✅ Ibnu ‘Abbas menafsirkan makna حَيَاةً طَيِّبَةً (kehidupan yang baik) dengan الْحَيَاةُ السَّعِيدَةُ (kehidupan yang bahagia). (Tafsir Ibni Katsir)
.

  • ➡ 2.Menyebut-nyebut dan mensyukuri nikmat Allah, baik yang lahir maupun yang batin.

.
Mengetahui dan menyebut-nyebut nikmat Allah akan mendatangkan kebahagiaan, menghilangkan kesedihan dan kegundahan, serta mendorong hamba untuk bersyukur. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
وَإِن تَعُدُّواْ نِعۡمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحۡصُوهَآۗ
.
Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kalian menghitungnya.” (Ibrahim: 34)
.

وَمَا بِكُم مِّن نِّعۡمَةٖ فَمِنَ ٱللَّهِۖ
.
Apa saja nikmat yang ada pada kalian, maka dari Allah-lah (datangnya).” (an-Nahl: 53)
.

  • ➡ 3.Beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk.

.
Ketika seseorang beriman kepada takdir Allah, jiwanya pun tenang dan lapang dengan apa pun yang terjadi pada dirinya, termasuk hal-hal yang tidak disukainya. Sebab, dia yakin bahwa musibah-musibah yang dia rasakan telah ditetapkan oleh Allah atas dirinya. Yang wajib baginya adalah bersabar.
.
✅ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
.
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ؛ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
.
Sungguh menakjubkan urusan orang beriman. Seluruh urusannya merupakan kebaikan, dan ini tidak dimiliki kecuali oleh orang beriman. Jika mendapatkan kenikmatan, dia bersyukur, dan itu baik baginya; jika tertimpa musibah, dia bersabar, dan itu baik baginya.” (HR. Muslim no. 7692)
.
➡ 4.Melakukan hal-hal yang mendatangkan kebahagiaan dan menghilangkan sebab-sebab yang mendatangkan kesedihan—seperti melupakan hal-hal yang tidak disukai yang telah terjadi, yang tidak mungkin ditolak lagi—serta mengetahui bahwa sibuk memikirkan hal-hal yang menyedihkan adalah kesia-siaan belaka.
.

  • ➡ 5.Banyak berzikir kepada Allah.

.
✅ Berzikir kepada Allah menjadi sebab hilangnya kesedihan dan kegundahan serta mendatangkan ketenangan hati.
.
✅ Allah berfirman,
.
ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَطۡمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ ٢٨
.
“…(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (ar-Ra’d: 28)
.

  • ➡ 6.Qana’ah (merasa cukup) dengan rezeki yang diberikan oleh Allah.

.
✅ Barang siapa merasa cukup dengan rezeki yang telah diberikan oleh Allah kepadanya, jiwanya akan merasa lapang. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
.
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ، وَرُزِقَ كَفَافًا، وَقَنَّعَهُ اللهُ بِمَا آتَاهُ
.
Sungguh beruntung orang yang telah berislam, diberi rezeki yang cukup, dan merasa cukup dengan pemberian Allah kepadanya.” (HR. Muslim no. 2473)
.
➡ 7 Mengetahui bahwa kebahagiaan sejati akan diraih di akhirat, sedangkan dunia adalah tempat musibah dan kesedihan.
.

✅ Jika seseorang mengetahui hal ini, jiwanya pun merasa lapang. Dia akan terdorong untuk senantiasa ridha dan bersabar dengan segala kesusahan, kesempitan, dan berbagai musibah yang menimpanya. Selain itu, dia berusaha mengejar kebahagiaan hakiki, yaitu kebahagiaan di akhirat, di dalam surga-Nya.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِي كَبَدٍ ٤
.
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.” (al-Balad: 4)
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang penduduk surga,
.
وَقَالُواْ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَذۡهَبَ عَنَّا ٱلۡحَزَنَۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٞ شَكُورٌ ٣٤ ٱلَّذِيٓ أَحَلَّنَا دَارَ ٱلۡمُقَامَةِ مِن فَضۡلِهِۦ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٞ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٞ ٣٥
.
Mereka berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dukacita dari kami. Sesungguhnya Rabb kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri, Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; di dalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu’.” (Fathir: 34—35)
.
✅ Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
.
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
.
Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim no. 7606)
.

✅ Al-Imam Ahmad rahimahullah pernah ditanya,
.
مَتَى يَرْتَاحُ الْمُؤْمِنُ؟ قَالَ: أَوَّلَ مَا يَضَعُ قَدَمَهُ فِي الْجَنَّةِ
.
Kapan seorang mukmin bisa beristirahat?” Beliau rahimahullah menjawab, “Ketika dia pertama kali meletakkan kakinya di surga.
.
Tidak inginkah Anda berbahagia, Saudariku muslimah? Jika Anda ingin, tempuhlah jalan menuju kebahagiaan sejati di dunia dan di akhirat. Jangan menempuh jalan yang justru mengantarkan Anda kepada ketidakbahagiaan atau kesengsaraan di dunia dan di akhirat. Semoga Allah memberi kita kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
.
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةٗ وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ حَسَنَةٗ وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ٢٠١
.
Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa neraka.” (al-Baqarah: 201)
.

Wallahu a’lam bish shawab.
.
Sumber: Al-Wasa’il al-Mufidah lil Hayah as-Sa’idah, asy-Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah
=…

  • HUKUM TAHLILAN UNTUK ORANG MATI DI RUMAH DUKA

.
Disajikan oleh : Al Ustadz Jafar Umar Thalib Hafidhahullah Wasaddada Khuthahu
.
Tahlilan di sini maksudnya ialah berkumpul di rumah orang yang sedang berduka karena kematian anggauta keluarganya. Dalam kegiatan kumpul-kumpul itu para hadirin berdzikir bersama dan membaca ayat-ayat Al Qur’an dan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wassalam. Setelah itu dihidangkan oleh keluarga yang sedang berduka itu berbagai makanan untuk segenap yang hadir.
.
✅ Tahlilan yang demikian ini haram hukumnya dan ia adalah perbuatan bid’ah munkarah yang dibenci oleh Allah dan RasulNya. Perhatikan penegasan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wassalam berikut ini :
.
أَرْبَعٌ في أُمَّتي مِن أمْرِ الجاهِلِيَّةِ، لا يَتْرُكُونَهُنَّ: الفَخْرُ في الأحسابِ، والطَّعْنُ في الأنْسابِ، والاسْتِسْقاءُ بالنُّجُومِ، والنِّياحَةُ وقالَ: النَّائِحَةُ إذا لَمْ تَتُبْ قَبْلَ مَوْتِها، تُقامُ يَومَ القِيامَةِ وعليها سِرْبالٌ مِن قَطِرانٍ، ودِرْعٌ مِن جَرَبٍ – رواه مسلم في صحيحه عن أبي مالك الأشعري
.
✅ “Empat perkara yang masih ada pada ummatku dari perbuatan orang jahiliyah (yakni orang sebelum Islam) yang mereka tidak meninggalkannya, yaitu : Berbangga dengan kedudukan, mencerca keturunan, mengharap turunnya hujan dari pertolongan bintang-bintang, dan meratapi orang yang mati”. Juga Nabi sallallahu alaihi wa aalihi wassalam bersabda : “Perempuan tukang ratap-tangis dalam kematian itu bila tidak bertaubat sebelum kematiannya, maka di hari kiamat dia akan berdiri dalam keadaan diberi pakaian dari tembaga yang panas meleleh dengan sekujur tubuhnya diliputi penyakit kulit yang sangat gatal”. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya dari Abi Malik Al Asy’arie radhiyallahu anhu.
.
✅ Didalam hadis ini telah ditegaskan oleh Nabi sallallahu alaihi wa aalihi wassalam , bahwa NIYAHAH itu ialah amalan jahiliyah. Dan ia adalah meratapi kematian dengan kata-kata dan atau tindakan seperti yang dilakukan oleh orang-orang jahiliyah atau orang-orang yang hidup di zaman sebelum Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wassalam.
.
Lalu bagaimanakah ratapan yang dilakukan mereka itu ? Jawabannya ialah riwayat-riwayat berikut ini :
.
١. روى أبو داود فى سننه عن أنس قال : قال رسول الله صلى الله عليه و آله وسلم : لا عقر فى الإسلام. قال عبد الرزاق : كانوايعقرون عند القبر بقرة أو شاة
.
✅ “Diriwayatkan oleh Abu Daud dalam Kitab Sunannya dari Anas bahwa beliau meriwayatkan bahwa Rasulullah sallallahu alaihi wa aalihi wassalam bersabda : Tidak ada penyembelihan hewan untuk pesta kematian dalam Islam.
.

✅ Berkata Abdur Razzaq : Mereka orang-orang jahiliyah itu menyembelih sapi atau kambing di kuburan dalam rangka pesta kematian”. Dan riwayat ini shahih.
.
٢. وروى ابن ماجة فى سننه عن جرير بن عبدالله البجلى قال كنا نرى الإجتماع إلى أهل الميت وصناعة الطعام من النياحة. وروى مثله الطبرنى فى المعجم الكبير عنه
.
✅ “Dan Ibnu Majah meriwayatkan dalam Kitab Sunannya dari Jarir bin Abdullah Al Bajali bahwa dia menyatakan : Kami (yakni para Shahabat Nabi) berpandangan, bahwa berkumpul di rumah keluarga kematian dan dibikinkan makanan padanya adalah termasuk katagori NIYAHAH “. Dan telah meriwayatkan seperti itu At Thabrani dalam Al Mu’jamul Kabir dari Jarir.
.
٣. وروى ابن أبي شيبة فى مصنفه عن أبي البختري سعيد بن فيروز قال : الطعام على الميت من أمر الجاهلية والنوح من أمر الجاهلية.
.
Dan Ibnu Abi Syaibah telah meriwayatkan dalam Mushannafnya dari Abil Bukhturi Said bin Fairuz telah menyatakan : Makan makanan dirumah keluarga yang kematian itu adalah perbuatan jahiliyah dan NIYAHAH itu adalah perbuatan jahiliyah “.
.
✅ Abil Bukhturi Said bin Fairuz adalah dari kalangan Tabi’in.
Dengan demikian , kebiasaan tahlilan di rumah keluarga yang kematian itu, adalah termasuk dari perbuatan NIYAHAH dan ia adalah perbuatan jahiliyah yang dibenci oleh Allah dan RasulNya. Maka hindarilah yang demikian
.
•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.
.
Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya dihari dimana semua amal baik dipaparkan
.
Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.
Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_