Kilauan Mutiara Hikmah Dari Nasihat Salaful Ummah (Bag.2)

 
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••
Ustadz Arifin Ridin – Mengapa Aku Bangga Bermanhaj Salaf – 27Mb
https://app.box.com/s/k8ka3g6cu4cqdku14a451hfw60o1kxpr
Ustadz Arifin Ridin – Berpegang Teguh Kepada Al Qur’an dan Sunnah dengan Pemahaman Salafusshalih50Mb
https://drive.google.com/file/d/1-Uyw3LQSOlN8lCzUxDqXWEgiOQGSmgTK/view?usp=drivesdk
Jangan Belajar kepada Ahli Bid’ah-UstadzMizan Qudsyiah, Lc., M.A. 17Mb
https://app.box.com/s/55rhd184f6j765a9dpwkq2d1ermrlq7w
Jangan Menyebarkan Kitab-kitab Ahli Bid’ah – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc., M.A..webm
https://app.box.com/s/b6ziznfqmpsr9hgwhxi6gb8jtmid88ki
Ciri-ciri Ahli Sunnah [PART 1] – Ustadz Harits Abu Naufal 19Mb
https://app.box.com/s/vhjhjy77vixr1mz8tvk1yic447o6s1jz
Standar Penetapan Ahli Bid’ah-Ust Mizan Qudsiyah 10mb 1jm
https://drive.google.com/file/d/10zZkHJyfH3wPHABreqbz-dNRSbxsiCFB/view?usp=drivesdk
Larangan Duduk Di Majlis Ahli Bid_ah-Ustadz
Mizan Qudsiyah 9Mb
https://app.box.com/s/bawl3vmf98qnlbrjcze9z3acvlie3vzu
Bermajelis Dengan Ahli Bid’ah-Ust Hasan Al Jaizy 15Mb 1jm 30mnit
https://app.box.com/s/bl87yrxs8vkf0axykp11yc526kqnbrvw
Jangan Gampang Memvonis Ahli Bid’ah Ust Mizan Qudsiyah10mb 55Mnit
https://drive.google.com/file/d/1mqlSGbPkp5D0mJsF_aowaVlqkyfBw-9w/view?usp=drivesdk
Meninggalkan Sunnah Menghilangkan Agama-Mizan Qudsiyah
https://app.box.com/s/iqhxpd05420mpwv8uqne83kriedget5d
MengenalPencela Sunnah Ust Mizan Qudsiyah 6mb 30mnit
https://drive.google.com/file/d/1cAJ5Qu5RBFT35yHUQbIHpYV2WnjF4TNI/view?usp=drivesdk
Ustadz Abdurrahman Al Atsary – Bahaya
Meninggalkan Sunnah
https://app.box.com/s/7myv27e308j8kfxhy8fgpkausmgsvz9r
Bid’ah Melawan Ahlussunnah – Ustadz
Mizan Qudsiyah 9Mb 52Mnit
https://app.box.com/s/h0v8rrhl12quru9k2rozz27hijscmron
MAHALNYA HIDAYAH SUNNAH-Ustadz Sofyan Chalid Ruray, Lc
https://bit.ly/30GIDaY

Bahaya Bid’ah-Ust Sofyan Chalid RurayBag1: Bag2

Bahaya Bid’ah Dan Akibat Bagi Pelakunya Dunia Akhirat Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi

.==
Ebook

WASPADA TERHADAP BID’AH Oleh Syeikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz(67Halaman)

SEGALANYA TENTANG BID’AH Oleh: Farid Nu’man Hasan 33Halaman

Sheikh Muhammad Bin Shalih al-Utsaimin-BahayaBid’ah-34Halaman

Ringkasan Al-I’thisam Imam Asy Syatibi Membedah Seluk Beluk Bid’ah 220Halaman-Abu Ishaq Ibrahim bin Musa Asy Syathibi

BID’AH-Pengertian, Macam dan Hukumnya-Syaikh Dr.Sholeh al Fauzan 45Halaman

Bahaya Bid’ah 7Halaman

Apa Itu Bid’ah 12 Halaman

Ebook Al Itisham(Buku Induk Pembahasan Bid’ah)-Imam Asy Syathibi-954Halaman

Ringkasan al I’tisham-‘Alwi ‘Abdul Qadiras Saqqaf.pdf

Bid’ah Pengertian, Macam & Hukumnya-Syaikh DR.Shaleh Al Fauzan 48Halaman

Jenis Jenis Bid’ah dan Kondisi Pelakunya

Amalan Bid’ah yang Sering Terjadi-Islamic Center Muadz Bin Jabal 123Halaman

Ahli Bidah Mengaku Ngaku Ahli Sunnah-Syaikh Abu ‘Abdis Salam Hasan bin Qosim al-Husaini(10Halaman)

Bid’ah Hasanah Istilah Yang Disalah Fahami-DR.Mohd Asri Zainal Abidin(54Halaman)

Memahami Bid’ah Hasanah-Abdul Qoyyum Muhammad As-Sahibany 28Halaman

Hakikat Bid’ah dan Kufur – Muhammad Nashirudin Albani(76Halaman)

Mengupas Tuntas Akar Bid’ah-Penulis : Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid al-Halabi al-Atsar-200Halaman

SEBAB-SEBAB TERJADINYA BID’AH [Said AlQahthany]14Halaman

Bantahan Terhadap Buku Mana Dalilnya-Ust.Abu Hafizhah al Atsary 85Halaman

=…
➡ Kilauan Mutiara Hikmah Dari Nasihat Salaful Ummah (Bag.2)
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

  • BAB 5 : Tanda-Tanda Ahlus Sunnah

.
➡ 43. Imam Al Barbahary berkata :
Jika kamu lihat seseorang mencintai Abu Hurairah, Anas bin Malik, dan Usaid bin Hudlair radliyallahu ‘anhum maka ketahuilah bahwa ia pengikut sunnah –Insya Allah– dan jika kamu lihat seseorang mencintai Ayyub, Ibnu ‘Aun, Yunus bin ‘Ubaid, ‘Abdullah bin Idris Al Audi, Asy Sya’bi, Malik bin Mighwal, Yazid bin Zurai, Mu’adz bin Mu’adz, Wahb bin Jarir, Hammad bin Salamah, Hammad bin Zaid, Malik bin Anas, Al Auza’i, dan Zaidah bin Qudamah maka ketahuilah bahwa ia pengikut sunnah begitu pula jika ada seseorang mencintai Ahmad bin Hanbal, Al Hajjaj bin Al Minhal, Ahmad bin Nashr serta menyebut kebaikan mereka dan berpendapat dengan pendapat mereka maka ketahuilah ia adalah seorang Sunni.” (Syarhus Sunnah 119-121)
.

Saya (Jamal bin Farihan) mengatakan, dan jika kamu melihat pada masa kini ada seseorang yang mencintai para ulama di negeri ini (Saudi) dan negeri lainnya yang berpegang teguh dengan As Sunnah dan manhaj Salafus Shalih serta berpendapat dengan pendapat mereka maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang Su
nniy.
.
➡ 44. Kata beliau (ibid 107) :

“Dan siapa yang mengetahui apa yang dibuang dan ditinggalkan ahli bid’ah dari Sunnah ini dan ia justru berpegang teguh dengannya maka ia adalah pengikut Ahlus Sunnah wal Jamaah dan ia berhak untuk diikuti (diteladani), dibantu, dan dijaga bahkan dia termasuk yang dipesankan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

.
➡ 45. Dan kata beliau (ibid 116) :

“Dan jika kamu lihat seseorang mendoakan kebaikan untuk penguasa maka ketahuilah bahwa ia adalah pengikut Sunnah –Insya Allah–.”
.

Saya katakan ringkasnya : “Jika kamu lihat seseorang mencintai Ahli Sunnah di mana pun berada dan benci kepada ahli bid’ah dan ahli ahwa’ di manapun mereka menetap dan berpindah maka ketahuilah ia adalah Ahlus Sunnah.”
.
➡ 46. Abu Hatim berkata :
Jika kamu lihat seseorang mencintai Imam Ahmad ketahuilah ia adalah pengikut Sunnah.” (As Siyar 11/198)
.
➡ 47. Dari Ja’far bin Muhammad ia berkata, saya mendengar Qutaibah berkata :
Apabila kamu melihat seseorang mencintai Ahli Hadits seperti Yahya bin Sa’id dan Abdurrahman bin Mahdi dan Ahmad bin Hanbal serta Ishaq bin Rahawaih –ia menyebut beberapa orang lagi– maka ketahuilah bahwa ia berada di atas Sunnah dan siapa yang menyelisihi mereka maka ketahuilah bahwa ia seorang mubtadi’ (ahli bid’ah).” (Al Lalikai 1/67 nomor 59)
=….

  • BAB 6 : Tanda-Tanda Ahli Bid’ah Dan Ahli Ahwa’

.
✅ 48. Ayyub As Sikhtiyani berkata :
Saya tidak mengetahui ada seseorang dari ahli ahwa’ yang berdebat kecuali dengan perkara (ayat) mutasyabihat.” (Al Ibanah 2/501, 605, 609)
.
✅ 49. Imam Al Barbahary berkata :
Jika kamu lihat seseorang mencela salah seorang shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka ketahuilah bahwa sesungguhya dia telah mengucapkan kata-kata yang buruk dan termasuk ahli ahwa’.” (Halaman 115 nomor 133)
.
✅ 50. Ia juga berkata :
Jika kamu mendengar seseorang mencerca atsar (hadits-hadits), menolaknya, dan menginginkan selain itu maka curigailah keislamannya dan jangan kamu ragu bahwa ia adalah pengikut hawa nafsu dan mubtadi’.” (Ibid 115-116 nomor 134)
.
✅ 51. Kata beliau juga :
Jika kamu lihat seseorang mendoakan kejelekan terhadap penguasa maka ketahuilah bahwa ia adalah pengikut hawa nafsu.” (Ibid 116 nomor 136)
.
✅ 52. Abu Hatim berkata :
Salah satu tanda ahli bid’ah adalah adanya cercaan mereka terhadap Ahli Atsar.” (Al Lalikai 1/179)
.

Abu Abdillah Jamal berkata : “Jika kamu lihat seseorang mencerca ulama As Sunnah dan manhaj Salafus Shalih di negeri ini dan lainnya maka ketahuilah bahwa ia adalah pengikut hawa.”

.
✅ 53. Ibnul Qaththan berkata :
Tidak ada di dunia ini seorang mubtadi’ melainkan sangat membenci Ahli Hadits.” (Aqidah Salaf Ash Shabuni 102 nomor 163)
.
✅ 54. Imam Ash Shabuni berkata :

Dan tanda-tanda ahli bid’ah itu sangat jelas terlihat pada mereka dan salah satu tanda yang paling menonjol adalah kerasnya permusuhan mereka terhadap para pembawa berita dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, menghina, dan meremehkan mereka
.” (Ibid 101 nomor 162)
.
✅ 55. Dari Qutaibah bin Sa’id berkata :
Apabila kamu lihat seseorang mencintai Ahli Hadits maka ketahuilah bahwa ia di atas As Sunnah dan siapa yang menyelisihi perkara ini maka ketahuilah bahwa ia adalah mubtadi’.” (Muqaddimah muhaqqiq Kitab Syi’ar Ashhabul Hadits lil Hakim 7)
=.

  • BAB 7 : Sebab-Sebab Hilangnya Agama .

.
‼ 56. Abdullah bin Ad Dailamy berkata :
Sesungguhnya sebab pertama hilangnya agama ini adalah meninggalkan As Sunnah. Agama ini akan hilang sunnah demi sunnah sebagaimana lepasnya tali seutas demi seutas.” (Al Lalikai 1/93 nomor 127, Ad Darimy 1/58 nomor 97, dan Ibnu Wadldlah dalam Al Bida’ 73)
.
‼ 57. Ia juga berkata, saya mendengar Amru berkata :
Tidaklah dilakukan suatu bid’ah melainkan akan bertambah cepat berkembangnya dan tidaklah ditinggalkan As Sunnah kecuali bertambah cepat hilangnya.” (Al Lalikai 1/93 nomor 128 dan Ibnu Wadldlah 73)
.
‼ 58. Dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu ‘anhu ia berkata :
Ketahuilah hendaknya jangan satupun dari kalian bertaqlid kepada siapapun dalam perkara agamamu sehingga (bila) ia beriman ikut beriman bila ia kafir ikut pula menjadi kafir. Maka jika kamu tetap ingin berteladan maka ambillah contoh dari yang telah mati sebab yang masih hidup tidak aman dari fitnah.” (Al Lalikai 1/93 nomor 130 dan Al Haitsamy dalam Al Majma’ 1/180)
.
‼ 59. Al Auza’i menyebutkan dari Hassan bin Athiyyah, ia berkata :
Tidaklah suatu kaum berbuat satu bid’ah dalam Dien mereka melainkan Allah cabut dari mereka satu Sunnah yang semisalnya dan tidak akan kembali kepada mereka sampai hari kiamat.” (Ad Darimy 1/58 nomor 98)
.
‼ 60. Dari Yunus bin Zaid dari Az Zuhri ia berkata :
Ulama kami yang terdahulu selalu mengingatkan bahwa berpegang teguh dengan As Sunnah itu adalah keselamatan dan ilmu akan tercabut dengan segera maka tegaknya ilmu adalah kekokohan agama dan dunia sedang dengan hilangnya ilmu hilang pula semuanya.” (Ad Darimy 1/58 nomor 16)
.=

  • BAB 9 : Peringatan Bahayanya Duduk Dengan Ahli Bid’ah dan Ahli Ahwa serta Bergaul dan Berjalan Bersama Mereka

.
➡ 61. Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :
Akan ada di akhir zaman nanti para dajjal dan pendusta, mereka mendatangimu dengan hadits-hadits yang belum pernah didengar oleh kamu dan bapak-bapak kamu maka hati-hatilah kamu dari mereka, mereka jangan sampai menyesatkan kamu dan menimbulkan fitnah terhadapmu.” (HR. Muslim dalam Muqaddimah 7)
.
➡ 62. Dari Khalid bin Sa’d ia berkata bahwa menjelang wafatnya Hudzaifah bin Al Yaman datang kepadanya Abu Mas’ud Al Anshary –radliyallahu anhuma– lalu berkata :
Hai Abu Abdillah, berpesanlah untuk kami.” Hudzaifah berkata : “Bukankah telah datang kepadamu perkara yang yaqin, ketahuilah sesungguhnya kesesatan itu benar-benar kesesatan kalau kamu anggap ma’ruf (baik) apa yang sebelumnya kamu ingkari dan mengingkari apa yang telah kamu ketahui, hati-hatilah kamu dari sikap berbeda-beda (berpecah-belah, pent.) dalam agama Allah karena sesungguhnya agama Allah ini hanya satu.” (Al Hujjah fi Bayanil Mahajjah 1/33 dan Al Lalikai 1/90 nomor 120)
.
➡ 63. Dari Abi Qilabah dari Zaid bin Umairah ia berkata, Mu’adz bin Jabbal berkata :
Hai manusia, sesungguhnya akan terjadi fitnah yang pada waktu itu harta benda berlimpah, Al Quran terbuka (tersebar) hingga mudah dibaca oleh seorang Mukmin, munafiq, pria dan wanita, anak-anak kecil maupun orang dewasa sampai-sampai seseorang berkata :
‘Kita telah membaca Al Quran tapi tidak ada yang mau mengikuti, tidakkah sebaiknya kita bacakan terang-terangan kepada mereka?’
Maka mereka membacanya terang-terangan dan tetap tidak ada satupun yang mengikutinya maka ia berkata :
‘Saya telah membacanya terang-terangan tidak ada juga yang mengikutiku.’
Lalu ia membangun tempat shalat di rumahnya lalu mengucapkan perkataan bid’ah yang bukan dari Kitab Allah bahkan tidak juga dari Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam maka hati-hatilah kamu dari bid’ahnya karena sesungguhnya bid’ah itu sesat.
” (Al Lalikai 1/89 nomor 117, Al Hujjah 1/303, Ibnu Wadldlah 33, dan Abu Daud 4611)
.
➡ 64. Dari Ashim Al Ahwal ia berkata, Abul Aliyah berkata :
Pelajarilah Al Islam! Maka jika telah kamu pelajari janganlah kamu membencinya dan tetaplah kamu di atas shirathal mustaqim karena itulah sesungguhnya Al Islam dan jangan kamu menyimpang ke kanan dan ke kiri. Dan berpeganglah dengan Sunnah Nabimu Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan apa yang dipegang oleh kaum Muslimin sebelum mereka membunuh shahabat mereka sendiri (Utsman bin Affan) dan sebelum mereka berbuat apa yang telah mereka perbuat. Maka sesungguhnya kami telah membaca Al Quran sebelum mereka berselisih (saling memerangi) dan sebelum mereka melakukan apa yang telah mereka lakukan selama 15 tahun. Dan berhati-hatilah kamu dari hawa nafsu ini yang senantiasa menimbulkan permusuhan dan kebencian di tengah-tengah manusia.”
Kemudian saya sampaikan hal ini kepada Al Hasan Al Bashry, katanya :
“Ia benar dan telah memberi nasihat.”
Dan saya ceritakan pula kepada Hafshah bintu Sirin, katanya :
“Keluargaku tebusanmu, apakah telah kau sampaikan kepada Muhammad (Ibnu Sirin) cerita ini?”
Saya menjawab tidak (belum). Lalu katanya :
“Jika begitu sampaikanlah kepadanya!”
(As Sunnah Ibnu Nashr 13 nomor 26, Al Ibanah 1/299 nomor 136, Al Lalikai 1/56, 127 nomor 17, 214)
=…

  • BAB 10 : Peringatan Salafus Shalih Akan Bahayanya Bergaul Dengan Ahli Bid’ah dan Menyebut Nama Tokoh-Tokoh Mereka Bukan Ghibah

.
✅ 73. Abu Nu’aim berkata, Sufyan Ats Tsauri memasuki mesjid pada hari Jum’at, tiba- tiba ia melihat Al Hasan bin Shalih bin Hayy sedang shalat, beliau berkata :
Kami berlindung kepada Allah dari khusyuknya munafiq.”
Lalu beliau mengambil sandalnya dan berpindah.
.
Katanya lagi –juga dari Ats Tsauri– : “Dia itu adalah orang yang menganggap bolehnya menumpahkan darah ummat.
” (At Tahdzib 2/249 nomor 516)
.
✅ 74. Bisyr bin Al Harits berkata, Zaidah biasa duduk di masjid memperingatkan manusia dari Ibnu Hayy dan shahabat-shahabatnya, katanya :
Mereka itu menganggap halal menumpahkan darah kaum Muslimin.” (Ibid)
.
✅ 75. Abu Shalih Al Farra’ berkata, saya menyampaikan kepada Yusuf bin Asbath dari Waki’ mengenai perkara fitnah, ia berkata :
Dia –Al Hasan bin Hayy– itu seperti gurunya.”
Lalu saya berkata kepada Yusuf :
“Apakah kamu tidak takut kalau ini ghibah?”

Ia menjawab :
Mengapa, hai bodoh? Saya lebih baik terhadap mereka dibanding bapak ibu mereka. Saya mencegah manusia beramal dengan apa yang mereka ada-adakan agar manusia tidak mengikuti pula dosa-dosa mereka itu dan orang yang menyanjung mereka justru jauh lebih berbahaya daripada mereka.” (Ibid)
.
✅ 76. Abdullah bin (Al Imam) Ahmad bin Hanbal berkata, saya mendengar ayahku berkata : “Barangsiapa yang mengatakan ucapanku (lafadhku) dengan Al Quran adalah makhluk maka ini adalah ucapan yang sangat jelek dan rendah dan ini adalah perkataan orang-orang Jahmiyyah.”
.

Saya katakan padanya : “Sesungguhnya Husain Al Karabisiy mengatakan hal ini.”
Beliau berkata : “Dia dusta, semoga Allah membuka aibnya yang jelek itu. Sungguh ia telah menggantikan Bisyr Al Marisiy.”
(As Sunnah li Abdillah 1/165-166 nomor 186-188)
.
✅ 77. Kata beliau juga :

“Saya bertanya kepada Abu Tsaur Ibrahim bin Khalid Al Kalbiy tentang Husain Al Karabisiy lalu beliau berkata dengan ucapan yang jelek dan rendah tentang Husain.”
(Ibid)
.
✅ 78. Abdullah berkata –lagi– :
Saya bertanya kepada Al Hasan bin Muhammad Az Za’farani tentang Husain Al Karabisiy ternyata ia mengatakan hal yang sama dengan Abu Tsaur.” (Ibid)
.
✅ 79. Imam Ahmad berkata :
Bisyr Al Marisiy telah mati dan ia digantikan oleh Husain Al Karabisiy.” (Tarikh Baghdad 8/66)
.

~~__~~__ Lanjut ke Halaman 2 ~~__~~__