Pentingnya Tabayyun, Manhaj Salaf yang Sudah Mulai Pudar
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Pentingnya Tabayyun : Ustadz Jauhari

Tabayyun Bila Mendapat Berita-Ust Sufyan Bafin Zen

Satu Langkah Tinggalkan Berita-Ustadz Ammi Nur Baits
https://drive.google.com/file/d/1-hC8y4Uy0iJ4GsRAmaFnzPNZIanqj1XB/view?usp=drivesdk
Sikap Muslim Menyikapi Berita Hoax-Ustadz Farhan AbuFuraihan.mp3
https://app.box.com/s/5qbicjnjpkjm9u1q0mu50gaa3fi9o24z
Stop.. Di Akhir Zaman Penuh Fitnah ini Hati-hatilah Dalam Menyebarkan Berita – Ustadz Harits 16Mb
https://app.box.com/s/i71lvw0dsimwa2x5sf70yu0cilk1bir8

Adab Menyebarkan Berita – Ustadz Badrusalam

Menyebarkan Berita Dusta– Ustadz Farid Fadhilah

Ustadz Arifin Ridin – Mengapa Aku Bangga Bermanhaj Salaf – 27Mb
https://app.box.com/s/k8ka3g6cu4cqdku14a451hfw60o1kxpr
Ustadz Arifin Ridin – Berpegang Teguh Kepada Al Qur’an dan Sunnah dengan Pemahaman Salafusshalih50Mb
https://drive.google.com/file/d/1-Uyw3LQSOlN8lCzUxDqXWEgiOQGSmgTK/view?usp=drivesdk
=…
Ebook
Kaidah Menerima dan Menyebarkan Brita
https://app.box.com/s/ni3z4snbjgsrolx68cy9ks4446mkvirn
=…
➡ Pentingnya Tabayyun, Manhaj Salaf yang Sudah Mulai Pudar
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
=…

  • ➡ *Tabayun, manhaj salaf yang sudah mulai pudar*

.
✅ Manusia hampir mustahil terhindar dari segala *percekcokan, adu domba, isu jelek, permusuhan.* penyakit ini bukan hanya menimpa orang awam saja bahkan pada *orang-orang yg mulia sekalipun.* ditambah lagi ada sebagian kelompok yang memang suka memperkeruh masalah sehingga menjadi melebar dan runyam sehingga berakhir dengan fitnah dll.
.
‼ Inilah kesenangan para tentara-tentara setan untuk mengadu domba orang-orang yg beriman agar mereka berpecah belah tidak karu-karuan. Di tambah lagi manusia itu sifatnya memang suka berselisih kecuali orang yg dirahmati oleh allah azza wa jalla.
.
✅ Allah berfirman
.
وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ إِلَّا مَنْ رَحِمَ رَبُّك
.

Mereka manusia senantiasa selalu berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh allah azza wa jalla ( Hud : 118-119)
.

‼ Allah melarang kita berpecah belah dan berselisih, walaupun disuatu sisi hal tersebut sudah sunnatullah namun disisi lain allah azza wa jalla benci dengan perselisihan.
.
✅ Allah azza wa jalla selalu memberikan solusi dlm segala perkara termasuk perselisihan yaitu kembali kepada al-quran dan sunnah dlm menyelesaikanya allah berfirman :
.
فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
.

jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatny
a. ( An-nissa : 59)
.

➡ Tafsir ayat ini
.
فإن اختلفتم في شيء بينكم، فأرجعوا الحكم فيه إلى كتاب الله تعالى وسنة رسوله محمد صلى الله عليه وسلم، إن كنتم تؤمنون حق الإيمان بالله تعالى وبيوم الحساب. ذلك الردُّ إلى الكتاب والسنة خير لكم من التنازع والقول بالرأي، وأحسن عاقبة ومآل
.

Jika kalian berselisih
diatara kalian maka kembalikanlah kepada alquran dan sunnah, *Jika kalian benar2 beriman kepada allah dan hari akhir*
Kembali kpd alquran dan sunnah itu lebih baik bagi kalian jika berselisih , berbeda pendapat karena ini sebaik2 nya kosekwensi sebab.( tafsir muyassar)
.
➡ Syaikh sholeh fauzan mengatakan :
.
لا شك أن الإختلاف من طبيعة البشر لكن الإختلاف يحسم بالرجوع إلى الكتاب و السنة فإذا اختلفت أنا وأنت فإنه يجب علينا أن إلى كتاب الله و سنة رسوله صلى الله عليه و سلم
.
Tidak diragukan lagi bahwa perselisihan merupakan tabiat manusia akan tetapi dikembalikan kepada kitabullah dan sunnah, maka jika anda atau saya berselisih maka wajib bagi kita kembalikan kepada alquran dan sunnah ( al-utsulu sittah syarah syaikh fauzan)
.
‼ Jika kita mau kembali dgn al-Quran dan sunnah atas pemahaman salaf, maka kita pasti akan bersatu dengan persatuan hakiki bukan persatuan banyak-banyakan orang yg ikut, walau banyak orang 2 mulia disana akan tetapi dalam kesalahan.
.
✅ Salah satu diantara sumber terbesar perselisihan adalah *kurang melakukan proses tabayun yg benar ( kroscek atau mencari klarifikasi yg benar) terhadap asal sumber berita,*
.
‼ *janganlah.. mendengar informasi tanpa tabayun sudah berani menyatakan sikap lalu kemudian menyebarkan ke khalayak umum sehingga menimbulkan kegaduhan2 negatif bahkan merusak nama baik seseorang muslim* dam inilah akhir buruk sangka yg terjadi karena tidak tabayun.
.
➡ padahal allah berfirman :
.
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ
.

Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa
( Al-Hujarat : 12 )
.

✅ Dari penyakit ini, syahwat manusia yg jelek akan terus meluas hingga tidak terkendali akhirya terjadilah *memutus hubungan sesama saudara, berbohong, saling tahzir, memboikot, mengunjing. al-wala’ dan al bara’ bukan kebenaran lagi tapi kelompok,* entah itu atas nama ust kah itu, atas nama ulama, atas nama kelompok dll.
.
‼ Padahal allah sudah sampaikan kepada kita agar *tabayun( klarifikasi info yg ada dari sumber aslinya )* sebelum berkomentar, bersikap, memvonis karena jika tanpa mengunakan kaedah 2 ini maka akan membahayakan orang lain, yg pada akhirnya menimbulkan penyesalan dunia dan akhirat..
.
Misalkan kita kepasar mau beli durian , kita akan berusaha memilih buah yg terbaik dengan kiat-kiat yg sudah kita pelajari agar tidak ketipu, maka setelah dgn melalui tahapan yg begitu ketat kita memilih, baik dgn mencium aromanya, mengetuk buahnya, sampai meminta untuk membukanya sedikit biar kelihatan setelah itu baru kita beli, dan hasilnya pun memuaskan, kalau kita serahkan ke penjual dan percaya begitu saja durian yg akan kita beli maka beresiko ketipu kecuali kita sudah percaya namun untuk percaya butuh proses.
.
‼ inilah gambaran proses tabayun untuk perut saja sangat begitu ketat ,selektif akan tetapi tidak kita praktekan dalam masalah yg besar padahal akibatnya sangat fatal jika salah.
*Ternyata tabayun ringan diucapkan namun berat diamalkan.* Mari kita amalkan slogan kita, “Bertabayunlah”
.
➡ Yuk kita lihat firman allah :
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ
فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
.

Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalia
n. ( Al-Hujarat : 6 )
.

✅ Asbabul nuzul ayat ini adalah kepala suku Banil-Mushthaliq, yaitu al-Harits ibnu Dhirar al-Khuza’i ayah dari Juwairiyah bintil-Harits Ummil-Mu`minin Radhiyallahu anhuma.
.
‼ Al-Harits mengatakan: Aku mendatangi Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Beliau mengajakku ke dalam Islam, akupun menyetujuinya. Aku katakan: Wahai, Rasulullah. Aku akan pulang untuk mengajak mereka berislam, juga berzakat. Siapa yang menerima, aku kumpulkan zakatnya, dan silahkan kirim utusan kepadaku pada saat ini dan itu, agar membawa zakat yang telah kukumpulkan itu kepadamu’
.
✅ Setelah ia mengumpulkan zakat tersebut dari orang yang menerima dakwahnya, dan sampailah pula pada tempo yang diinginkan Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , ternyata utusan tersebut menahan diri dan tidak datang. .
‼ Sementara itu al-Harits mengira bahwa Allah dan Rasul-Nya marah, maka ia pun segera mengumpulkan kaumnya yang kaya dan mengumumkan: Dulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menentukan waktu untuk memerintahkan utusannya agar mengambil zakat yang ada padaku, sedangkan menyelisihi janji bukanlah kebiasaan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan tidak mungkin utusannya ditahan, kecuali karena adanya kemarahan Allah dan Rasul-Nya. Maka dari itu, mari kita mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam”.
.
✅ Sebenarnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengutus al-Walid ibnu `Uqbah kepada al-Harits untuk mengambil zakat tersebut, tetapi di tengah jalan, al-Walid ketakutan, sehingga ia pun kembalilah kepada Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sembari mengatakan: Wahai, Rasulallah! Al-Harits menolak menyerahkan zakatnya, bahkan hendak membunuhku, maka marahlah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengutus pasukan kepada al-Harits
Sementara itu, al-Harits telah berangkat bersama kaumnya

..
‼ Tatkala pasukan berangkat dan meninggalkan Madinah, bertemulah al-Harits dengan mereka, kemudian terjadilah dialog:
.
✅ Pasukan itu berkata: Ini dia al-Harits
Setelah al-Harits mengenali mereka, ia pun berkata: Kepada siapa kalian diutus?
.
‼ Mereka menjawab: Kepadamu.
Dia bertanya: Untuk apa?

Mereka menjawab: Sesungguhnya Raslullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengutus al-Walid ibnu `Uqbah, dan ia melaporkan bahwa engkau menolak membayar zakat, bahkan ingin membunuhnya.
.

✅ Al-Harits menyahut: Tidak benar itu. Demi Allah yang telah mengutus Muhammad dengan sesungguhnya; aku tidak pernah melihatnya sama sekali, apalagi datang kepadaku.
.

Setelah al-Harits menghadap, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: (Benarkah) engkau menolak membayar zakat dan bahkan ingin membunuh utusanku?
.
✅ Al-Harits menjawab: Itu tidak benar. Demi Allah yang mengutusmu dengan sesungguhnya, aku tidak pernah melihatnya dan tidak pula datang kepadaku. Juga, tidaklah aku berangkat kecuali setelah nyata ketidakhadiran utusanmu. Aku justru khawatir jika ia tidak datang karena adanya kemarahan Allah dan Rasul-Nya yang lalu,maka turunlah ayat dalam surat al-Hujurat ( Tafsir ibnu katsir)
.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا
.

Wahai orang-orang yang beriman jika datang kepadamu berita orang fasiq maka ceklah kebenaran tersebut
( al-hujarat : 6)

.

||__||__ Lanjut ke Halaman 2 ||__||__