Muslimah Menggapai Hidayah
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••
Penjelasan Dua Macam Hidayah Oleh Ustadz Abu Salma Muhammad
https://radiomuslim.com/download/7831/
Dua Macam Hidayah Oleh Ustadz Abu Salma Muhammad
https://radiomuslim.com/download/7513/
Kiat-Kiat Menggapai Hidayah-Syaikh Abdul hadi Al-Umairy
https://drive.google.com/file/d/1juACK59TmXNgPBw1a-mtSjv7KMqd9hX2/view?usp=sharing
MAHALNYA HIDAYAH SUNNAH-Ustadz Sofyan Chalid Ruray, Lc
https://bit.ly/30GIDaY
AKHLAK MULIA TIDAK CUKUP TANPA HIDAYAH SUNNAH-Ust Harist Abu Naufal
https://bit.ly/2MhJStl (20 mb)
Bukti Hidayah di Tangan Allah – Ustadz Lalu Ahmad Yani, Lc.15Mb
https://app.box.com/s/bhvu85nv2de4vkq53v03kyss58rfbtg6
Ketika Hidayah Menyapa – Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin,Lc 24Mb
https://app.box.com/s/7vfhat22p9f6cylvlczrdtrkipuji3ug
Faktor Yang Menghalangi Seseorang Dari Hidayah-Ust.Harist Abu Naufal.mp3
Bag1:https://app.box.com/s/l5mjut42dm2iqmmv6fbu2i2uojttn7e4
Bag2:https://app.box.com/s/owfkcnp4tphrt13h6cu6yh6oz6rseinz
Bag3:https://app.box.com/s/qy1d4oo2oynwebzd96qanul6lvy2v5rc
Mahalnya Hidayah – Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A..webm
https://app.box.com/s/0ikfuqziqyjl16gqslob8y5u6wui7yyu
Berikanlah aku Hidayah Ust. Syariful Mahya, Lc MA
Bag1:https://app.box.com/s/v65oss4s4ovap4a5v0sotzif8j4hzhmv
Bag2:https://app.box.com/s/34my2fj5yoseiyctc7sflaw8twwe6xdf
=…
Mahalnya Hidayah
https://www.box.com/s/102dc1f962a8d16f8c3e
Istiqomah Setelah Mendapat Hidayah

Klik untuk mengakses 62-istiqamah-mendapatkan-hidayah-pdf.pdf


Berjalan Meraup Hidayah [52Hlm]
https://drive.google.com/file/d/1LcxC-lvJbEqPbedMt4tNOfdqxYNv2Ytz/view?usp=drive_open
Meniti Jalan Hidayah’(80Hlm)

Klik untuk mengakses meniti-jalan-hidayah.pdf


=.
➡ Muslimah Menggapai Hidayah
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
.==

  • Muslimah Menggapai Hidayah

Oleh: Al-Ustadz Abdullah Jakarta
.
✅ Sungguh sebuah keberuntungan, kenikmatan dan kebahagiaan ketika Allah memberikan hidayah kepada seseorang. Dengan hidayah itu ia hidup bahagia di dunia dan kelak di akhirat. Tentu saja semua orang menginginkannya. Namun, tidak semua orang menempuh jalan untuk mendapatkannya, yaitu berusaha agar Allah memberikan hidayah taufik kepadanya sehingga ia senantiasa melakukan apa-apa yang dicintai dan diridhai oleh Allah dan meninggalkan apa-apa yang menyebabkan murka-Nya. Dengan sebab inilah seseorang akan hidup bahagia di dunia dan kelak di akhirat. Kita sangat butuh terhadap hidayah taufik Allah
.
✅ Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hambali berkata, “Hidayah ada dua macam. Yang pertama, hidayah yang umum, yaitu hidayah kepada Islam dan iman. Inilah keadaan orang-orang beriman. Yang kedua, hidayah yang terperinci, yaitu hidayah kepada perincian bagian-bagian dari iman dan Islam serta pertolongan untuk melaksanakannya. Hidayah yang seperti ini dibutuhkan oleh setiap orang yang beriman siang dan malam. Oleh karena itu, Allah memerintahkan para hamba-Nya pada setiap rakaat shalat untuk membaca,
.
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ
.
 “Tunjukilah kami jalan yang lurus.”
 (Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, karya Ibnu Rajab hlm. 426)

.
✅ Oleh karena itu, wahai muslimah, bersemangatlah menempuh sebab-sebab untuk mendapatkan hidayah. Inilah cara untuk hidup berbahagia di dunia dan kelak di akhirat. Di antara sebab-sebab mendapatkan hidayah adalah:
.

  • ➡ 1.     Beriman kepada Allah

.
✅ Tentang hal ini, Allah berfirman,
.
مَاۤ اَصَابَ مِنْ مُّصِيْبَةٍ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ ۗ وَمَنْ يُّؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ يَهْدِ قَلْبَهٗ ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
.
Tidak ada suatu musibah yang menimpa (seseorang), kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
(QS. At-Taghabun 64: Ayat 11)

.

  • ➡ 2.     Mentadaburi al-Qur’an.

.
✅ Membaca, memahami, dan mentadaburi al-Qur’an adalah sebab seseorang mendapat hidayah. Hal ini sebagaimana firman Allah
.
يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُمْ مَّوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى الصُّدُوْرِ ۙ وَهُدًى وَّرَحْمَةٌ لِّـلْمُؤْمِنِيْنَ
.
Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Yunus: 57)
.

  • ➡ 3.     Berpegang teguh kepada agama Allah.

.
✅ Allah berfirman,
.
وَكَيْفَ تَكْفُرُوْنَ وَاَنْـتُمْ تُتْلٰى عَلَيْكُمْ اٰيٰتُ اللّٰهِ وَفِيْكُمْ رَسُوْلُهٗ ۗ وَمَنْ يَّعْتَصِمْ بِاللّٰهِ فَقَدْ هُدِيَ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
.
Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.”(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 101)
.

  • ➡ 4.     Mengikuti Rasulullah.

.
✅ Orang yang ittiba’ (mengikuti) Rasulullah, niscaya Allah akan memberikan hidayah kepadanya. Allah berfirman,
.
الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ اَحْسَنَهٗ ۗ اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ هَدٰٮهُمُ اللّٰهُ وَاُولٰٓئِكَ هُمْ اُولُوا الْاَلْبَابِ
.
 “(Orang) yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal.” (az-Zumar: 18)
.

  • ➡ 5.     Bertobat kepada Allah.

.
✅ Siapa yang bertobat kepada Allah dengan jujur, melepaskan diri dari perbuatan dosa yang pernah ia lakukan, menyesalinya, dan bertekad kuat untuk tidak melakukannya lagi, niscaya Allah akan memberinya hidayah. Allah.berfirman,
.
وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَاۤ اُنْزِلَ عَلَيْهِ اٰيَةٌ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗ قُلْ اِنَّ اللّٰهَ يُضِلُّ مَنْ يَّشَآءُ وَيَهْدِيْۤ اِلَيْهِ مَنْ اَنَابَ
.
Dan orang-orang kafir berkata, Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya? Katakanlah (Muhammad), Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk orang yang bertobat kepada-Nya,” (QS. Ar-Ra’d 13: Ayat 27)
.

  • ➡ 6.     Bersungguh-sungguh mendapatkan hidayah Allah.

.
✅ Seseorang yang bersungguh-sungguh untuk mendapatkan hidayah dari Allah niscaya ia akan diberi hidayah. Allah berfirman,
.
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا  ۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ
.
 “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (al-Ankabut: 69)
.

  • ➡ 7.     Mendirikan shalat

.
✅ Allah berfirman tentang shalat,
.
الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ ,اُولٰٓئِكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ وَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
.
“(Yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yakin akan adanya negeri akhirat. Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Rabbnya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (Luqman: 4—5)
.

  • ➡ 8.     Membaca sirah (perjalanan hidup) para nabi dan orang-orang saleh serta berusaha meneladani mereka.

.
✅ Tentang hal ini, Allah berfirman,
.
لَـقَدْ كَانَ فِيْ قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِّاُولِى الْاَلْبَابِ ۗ مَا كَانَ حَدِيْثًا يُّفْتَـرٰى وَلٰـكِنْ تَصْدِيْقَ الَّذِيْ بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيْلَ كُلِّ شَيْءٍ وَّهُدًى وَّرَحْمَةً لِّـقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ
.
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk serta rahmat bagi kaum yang beriman.” (Yusuf: 111)
.

  • ➡ 9.     Berdoa meminta hidayah kepada Allah.

.
✅ Tidak ada yang dapat memberi hidayah taufik selain Allah. Oleh karena itu, hendaknya seseorang senantiasa berdoa meminta hidayah kepada Allah.Di antara doa yang diajarkan oleh Rasulullah untuk meminta hidayah adalah,
.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
.

Allaahumma innii as-alukal hudaa, wat-tuqoo, wal ‘afaaf, wal ghinaa.

.
“Ya Allah, aku memohon petunjuk, ketakwaaan, kesucian, dan rasa cukup.” (HR. Muslim no. 7079)

.
.

  • Faedah hadits:

.
✅ .Yang dimaksud dengan “al huda” adalah petunjuk dalam ilmu dan amal.
.
✅ Yang dimaksud “al ‘afaf” adalah dijauhkan dari yang tidak halal dan menahan diri darinya.
.
✅ Yang dimaksud “al ghina” adalah kaya hati, yaitu hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada harta yang ada di tangan orang lain..
✅ An Nawawi –rahimahullah– mengatakan, ” ‘Afaf dan ‘iffah bermakna menjauhkan dan menahan diri dari hal yang tidak diperbolehkan.
Sedangkan al ghina adalah hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada apa yang ada di sisi manusia.”
(Syarh Muslim, 17/41).
.
Keutamaan meminta petunjuk ilmu sekaligus amal karena yang dimaksud al huda adalah petunjuk dalam ilmu dan amal.
.
✅ Keutamaan meminta ketakwaan. Yang dimaksud takwa adalah menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah. Takwa diambil dari kata “wiqoyah” yang maknanya melindungi, yaitu maksudnya seseorang bisa mendapatkan perlindungan dari siksa neraka hanya dengan menjalankan setiap perintah dan menjauhi setiap larangan.
.
✅ Keutamaan meminta sifat ‘afaf atau ‘iffah yaitu agar dijauhkan dari hal-hal yang diharamkan semacam zina. Berarti doa ini mencakup meminta dijauhkan dari pandangan yang haram, dari bersentuhan yang haram, dari zina dengan kemaluan dan segala bentuk zina lainnya. Karena yang namanya zina adalah termasuk perbuatan keji.
.
✅ Keutamaan meminta pada Allah sifat al ghina yaitu dicukupkan oleh Allah dari apa yang ada di sisi manusia dengan selalu qona’ah, selalu merasa cukup ketika Allah memberinya harta sedikit atau pun banyak. Karena ingatlah bahwa kekayaan hakiki adalah hati yang selalu merasa cukup. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051).

.
Dianjurkannya merutinkan membaca doa ini.
.
Demikianlah beberapa hal yang dapat .mengantarkan seseorang mendapat hidayah.

Semoga Allah senantiasa memberi kita hidayah kepada apa-apa yang dia cintai dan ridhai.

  .

=…

  • Karena Kita Tidak Ingin Menjadi Orang Bodoh

Al-Ustadz Abdullah al-Jakarty
.
✅ Tidak jarang terdengar keluhan dari para muslimah tentang kejelekan yang mereka alami, baik yang terkait dengan diri maupun rumah tangga. Semua itu akibat jauhnya mereka dari mengilmui agama Allah.
.
‼ Di antara contohnya, suatu ketika, ada seorang remaja muslimah yang mengajak temannya membeli alat tes kehamilan di sebuah apotek. Temannya bingung dan menaruh curiga, belum menikah kok mencari alat tes kehamilan? Singkat cerita, remaja tersebut menangis dan menyesali apa yang telah terjadi. Ia telah melakukan hubungan seks di luar nikah dengan pacarnya.
.
Seorang wanita yang terbilang masih muda mengembuskan nafas terakhirnya dalam keadaan warga sekitar tidak mau mengurusi jenazahnya. Sebab, dia mati dalam keadaan terjangkit penyakit AIDS akibat pemakaian jarum suntik narkoba.
.
Seorang wanita yang belum lama berumah tangga, baru saja tersadar bahwa akibat kebodohannya terhadap ilmu agama, dia tetap memilih menikah dengan pria nonmuslim (Kristen). Dalam perjalanan rumah tangganya, dirinya merasa kesepian dan hampa. Hal itu terutama dia rasakan pada bulan Ramadhan. Kaum muslimin lainnya merasakan kebersamaan ketika makan sahur, berpuasa, dan berbuka bersama keluarga, sedangkan dirinya tidak merasakan hal itu. Begitu pula ketika hari raya.
.
✅ Itulah di antara sekian banyak dampak jelek kebodohan terhadap agama.
.
✅ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata, “Bahwasanya segala keharaman dari kekufuran, kefasikan, dan kemaksiatan dilakukan oleh seorang hamba karena sebab kebodohannya.” (Majmu’ al-Fatawa 17/22)
.
‼ Kebodohan seorang pria terhadap agama akan berdampak jelek untuknya, begitu juga kebodohan seorang wanita terhadap agama akan berdampak jelek untuknya. Tentu, tidak ada seorang pun di antara kita yang ingin mendapatkan kejelekan, apalagi kejelekan yang berlanjut sampai di akhirat kelak. Oleh karena itu, orang yang berakal akan berusaha menghilangkan kebodohan terhadap agama Allah dari dirinya. Sebab, kebodohan tersebut mempunyai banyak dampak jelek.
.
✅ Dalam sebuah ayat, Allah subhanahu wa ta’ala mengisahkan dampak buruk kebodohan seseorang tehadap agama, sampai-sampai menyebabkan dirinya meminta dibuatkan sembahan selain Allah. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
قُلۡ أَفَغَيۡرَ ٱللَّهِ تَأۡمُرُوٓنِّيٓ أَعۡبُدُ أَيُّهَا ٱلۡجَٰهِلُونَ ٦٤
.
Katakanlah, ‘Apakah kalian menyuruhku menyembah selain Allah, wahai orang-orang yang bodoh?’.” (az-Zumar: 64)
.
✅ Dalam ayat lain, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
قَالُواْ يَٰمُوسَى ٱجۡعَل لَّنَآ إِلَٰهٗا كَمَا لَهُمۡ ءَالِهَةٞۚ قَالَ إِنَّكُمۡ قَوۡمٞ تَجۡهَلُونَ ١٣٨
.
Bani Israil berkata, ‘Wahai Musa, buatkanlah untuk kami sebuah sembahan (berhala) sebagaimana halnya mereka mempunyai beberapa sembahan (berhala).’ Musa menjawab, ‘Sesungguhnya kalian itu kaum yang tidak mengetahui (bodoh terhadap Allah)’.” (al-A’raf: 138)
.

✅ Asy-Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata, “Kebodohan apa lagi yang lebih besar daripada kebodohan seseorang terhadap Rabb-nya, Penciptanya? Ia ingin menyamakan Allah dengan yang selain-Nya, yang tidak dapat memberikan manfaat ataupun mudarat (bahaya), tidak mematikan dan tidak menghidupkan, serta tidak memiliki hari perkumpulan (kiamat).” (Taisirul Karimir Rahman karya asy-Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di, pada ayat ini)
.
✅ Bahkan, dampak jelek kebodohan seseorang tidak hanya mengenai dirinya, tetapi juga mengenai orang lain, termasuk orang-orang yang dicintai. Disebutkan dalam sebuah hadits yang dituturkan oleh Jabir radhiyallahu ‘anhu,
.
خَرَجْنَا فِي سَفَرٍ، فَأَصَابَ رَجُلاً مِنَّا حَجَرٌ فَشَجَّهُ فِي رَأْسِهِ، ثُمَّ احْتَلَمَ، فَسَأَلَ أَصْحَابَهُ فَقَالَ: هَلْ تَجِدُونَ لِي رُخْصَةً فِى التَّيَمُّمِ؟ فَقَالُوا: مَا نَجِدُ لَكَ رُخْصَةً وَأَنْتَ تَقْدِرُ عَلَى الْمَاءِ؛ فَاغْتَسَلَ فَمَاتَ، فَلَمَّا قَدِمْنَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُخْبِرَ بِذَلِكَ فَقَالَ: قَتَلُوهُ، قَتَلَهُمُ اللهُ، أَلاَ سَأَلُوا إِذْ لَمْ يَعْلَمُوا، فَإِنَّمَا شِفَاءُ الْعِيِّ السُّؤَالُ، إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيهِ أَنْ يَتَيَمَّمَ
.
Kami keluar pada sebuah perjalanan, lalu salah seorang di antara kami tertimpa sebuah batu sehingga kepalanya terluka. Kemudian, ia mimpi basah. Ia pun bertanya kepada para sahabatnya, ‘Apakah kalian mendapatkan adanya rukhshah (keringanan) bagiku untuk bertayamum?’ Mereka menjawab, ‘Kami tidak mendapatkan adanya rukhshah (keringanan) untukmu, sedangkan engkau mampu menggunakan air.’
.

✅ Sahabat itu pun mandi besar sehingga meninggal dunia. Tatkala kami sampai kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, kejadian tersebut diceritakan kepada beliau. Beliau pun bersabda, ‘Mereka telah membunuhnya, semoga Allah membinasakan mereka. Mengapa mereka tidak bertanya jika memang tidak mengetahui? Sesungguhnya obat kebodohan adalah bertanya. Sebenarnya, cukuplah ia bertayamum’.” (HR. Abu Dawud, dinyatakan hasan oleh asy-Syaikh al-Albani dalam Shahih Abu Dawud 2/159)
.

✅ Wahai muslimah, kalau seperti ini dampak jelek kebodohan seseorang terhadap agama, katakan, “Tidak!” untuk bodoh terhadap agama.
.
‼ Betapa banyak dampak jelek kebodohan seorang muslim terhadap agama yang mengenai dirinya.
.
‼ Betapa banyak dampak jelek kebodohan seorang muslimah terhadap agama yang mengenai dirinya.
.
‼ Betapa banyak dampak jelek kebodohan orang tua yang menimpa diri dan anaknya.
.
‼ Betapa banyak dampak jelek kebodohan anak terhadap agama yang menimpa diri dan orang tuanya.
.
‼ Betapa banyak dampak jelek kebodohan suami terhadap agama yang mengenai dirinya, istri, dan rumah tangganya.
.
‼ Betapa banyak pula dampak jelek kebodohan istri terhadap agama yang menimpa dirinya, suami, dan rumah tangganya.

.
✅ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa pangkal kerusakan atau kejelekan adalah kebodohan. Beliau berkata, “Tidaklah diragukan bahwa kebodohan adalah pangkal segala kerusakan. Setiap keburukan yang didapatkan oleh seorang hamba di dunia dan di akhirat adalah dampak kebodohan.” (Miftah Daris Sa’adah 1/87)
.

‼ Kebodohan terhadap agama Allah bertingkat-tingkat. Ada kebodohan yang sampai mengeluarkan pelakunya dari agama Islam. Contohnya, kebodohan terhadap tauhid yang menjerumuskan pelakunya pada kesyirikan akbar.
.
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
.
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفۡتَرَىٰٓ إِثۡمًا عَظِيمًا ٤٨
.
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa mempersekutukan Allah, sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (an-Nisa’: 48)
.
إِنَّهُۥ مَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ ٱلۡجَنَّةَ وَمَأۡوَىٰهُ ٱلنَّارُۖ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٖ ٧٢
.
Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, pasti Allah mengharamkan untuknya surga, dan tempatnya ialah neraka. Tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (al-Maidah: 72)
.

‼ Ada juga kebodohan terhadap agama Allah yang menyebabkan seseorang meninggalkan kewajiban, atau melaksanakannya tetapi tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Allah dan Rasul-Nya, atau terjatuh pada keharaman yang tidak sampai pada derajat kekufuran.
.
✅ Di antara dalilnya adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala,
.
أَئِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ شَهۡوَةٗ مِّن دُونِ ٱلنِّسَآءِۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ تَجۡهَلُونَ ٥٥
.
Mengapa kalian mendatangi pria untuk (memenuhi) nafsu (kalian), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kalian adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatan kalian).” (an-Naml: 55)
.
‼ Kalau seperti ini dampak kebodohan terhadap agama, katakan, “Tidak!” untuk kebodohan terhadap agama. Katakan, “Tidak!” untuk menganggap remeh mempelajari ilmu syar’i. Sebab, kita tidak ingin menjadi orang bodoh.
.  •••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.
Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq_*
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_