Beradab Sebelum Berilmu
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Beradab Sebelum Berilmu-Ust.Syafiq Basalamah

AKHLAKMU DAKWAHMU-Ustadz Aunur Rofiq, Lc (20 mb)
https://bit.ly/2YffC8W
Ustadz Harits Abu Naufal-AKHLAK MULIA TIDAK CUKUP TANPA HIDAYAH SUNNAH
https://bit.ly/2MhJStl (20 mb)
Akhlakul Karimah (Akhlak Mulia) – Ust.Ahmad Bazher
https://app.box.com/s/lvb34n96ji2u98b8avfgnmzw3etcm54d
Akhlak Para Ulama Salaf-Ust.Abu Harits Naufal
https://app.box.com/s/ozvtwjjwdzhw8kxjvmewbjxmc7buklwg
Aqidah Cerminkan Akhlak-Hasan Al Jaizy
https://app.box.com/s/hs7y5wfrxebovalnrmnfptcou4mw0rmg
Akhlak Itu Iman – Ustadz Nizar Saad Jabal.
11Mb
https://app.box.com/s/iwlgcdsp2evtue54hm9duain31s3lo0g

Korelasi Aqidah Dengan Akhlak-Ust.Dr Ali Musri Semjam Putra.MA

Membangun Akhlak Mulia-Ust.Syafiq Basalamah

Kiat2 Berakhlak Dalam Berdakwah DiatasManhaj Salaf-Ust.Firanda Andirja

Adab – Adab Keseharian Muslim Ust.Firanda Andirja

Akhlak Sesama Muslim 1 – Ust. DR. SyafiqBasalamah, MA.mp3

Akhlak Sesama Muslim 2 – Ust. DR. SyafiqBasalamah, MA.mp3

Adab dan Akhlak Penuntut Ilmu-Ust.Yazid Jawas

Adab Adab Menuntut Ilmu-Ust.Yazid Jawas
==…
Ebook

Hadits Hadits Pilihan Seputar Agama Dan Akhlak(72Halaman)

Akhlak yg Baik
https://albayyinatulilmiyyah.files.wordpress. com/2012/12/6-akhlak-yang-baik.pdf
Beginilah Akhlak Seorang Da’i Dalam Berdakwah-Syaikh Abdul Aziz Bin Baz
https://alwasathiyahcom.files.wordpress. com/2017/09/ebook-beginilah-akhlak-dai.pdf
Akhlak yg Mulia

Klik untuk mengakses id_good_manners_shaqy.pdf


Shahih al-Adab al-Mufrad Jilid 1 332Hlm
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQSVVWeXcwdGNfWlE/view
Shahih al-Adab al-Mufrad Jilid 2 360Hlm
https://drive.google.com/file/d/0B8vJSWqLZFYQVFlSUnNVQUNoN2c/view
Keistimewaan Adab Islam-22Hlm

Klik untuk mengakses 97-keistimewaan-adab-islam.pdf


Ringkasan Adab Islam-56Hlm

Klik untuk mengakses 64-ringkasan-adab-islam-pdf1.pdf


Adab Penuntut Ilmu

Klik untuk mengakses 35-adab-penuntut-ilmu.pdf


Akhlak Dalam Islam

Klik untuk mengakses indonesian-48.pdf

KITAB AL-JAMI’ AL-MUSNAD AL- SHAHIH (Penjelasan Lengkap Hadits Adab) 51Hlm

Adab Dalam Islam

Hukum dan Adab Islami
https://drive.google.com/open?id=0BzDT5zrhbMyDWnVUeS1QVkQ4ckU
Adab.Islami

Klik untuk mengakses Adab_islamiy.pdf


=…
➡ Beradab Sebelum Berilmu
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

  • Beradab Sebelum Berilmu

Al-Ustadz Farhan Abu Furaihan _hafizhahullaah_
.
※ Allaah Subhanahu wata’ala berfirman,
.
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ
.
Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”
(QS.Ibrahim ayat: 34).
.

✅ Kenikmatan dalam bermajelis ilmu merupkan hal yang tidak bisa digantikan dengan dunia beserta isinya. Sungguh orang yang mencintai karena Allaah mereka akan beruntung di dunia maupun akhiratnya.
.
※ Allah Subhanahu wata’ala berfirman:
.
اَلْاَخِلَّآءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ
.
Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.”
(QS.Az-Zukhruf Ayat : 67)

.
※ Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya yakni al-azhim menjelaskan tentang ayat di atas yakni, “Seluruh pertemanan yang saling mencintai bukan karena Allaah maka semuanya akn sia-sia dan akan berujung kepada permusuhan di hari kiamat, kecuali mereka yang bertaqwa saling mencintai karena Allaah”
.
✅ Sebagaimana sebuah hadits juga yang diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal radhiyallahu anha Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
.
أنَّ رجلًا زارَ أخًا لَهُ في قريةٍ أخرى ، فأرصدَ اللَّهُ لَهُ على مَدرجَتِهِ ملَكًا فلمَّا أتى عليهِ ، قالَ : أينَ تريدُ ؟ قالَ : أريدُ أخًا لي في هذِهِ القريةِ ، قالَ : هل لَكَ عليهِ من نعمةٍ تربُّها ؟ قالَ : لا ، غيرَ أنِّي أحببتُهُ في اللَّهِ عزَّ وجلَّ ، قالَ : فإنِّي رسولُ اللَّهِ إليكَ ، بأنَّ اللَّهَ قد أحبَّكَ كما أحببتَهُ فيهِ
.
Pernah ada seseorang pergi mengunjungi saudaranya di daerah yang lain. Lalu Allah pun mengutus Malaikat kepadanya di tengah perjalanannya. Ketika mendatanginya, Malaikat tersebut bertanya: “engkau mau kemana?”. Ia menjawab: “aku ingin mengunjungi saudaraku di daerah ini”. Malaikat bertanya: “apakah ada suatu keuntungan yang ingin engkau dapatkan darinya?”. Orang tadi mengatakan: “tidak ada, kecuali karena aku mencintainya karena Allah ‘Azza wa Jalla”. Maka malaikat mengatakan: “sesungguhnya aku diutus oleh Allah kepadamu untuk mengabarkan bahwa Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu karena-Nya“
(HR Muslim no.2567).
.

※ Dalam hadits lain
.
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ
.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:
.
وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ
.

Dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya
.
(HR. Bukhari, no. 1423 dan Muslim, no. 1031)

.
※ Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.
اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰنَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ وَ يُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا كَبِيْرًا ۙ
.
Sungguh, Al-Qur’an ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar,”
(QS.Al-Isra’ Ayat : 9)

.
✅ Al-Imam Syinqithi rahimahullah (Guru Syaikh bin baz rahimahullah) mengatakan “Hubungan yang di jalin di atas Al-qur’an dan Sunnah lebih Indah dan bermanfaat dibandingkan dengan hubungan nasab”
.
‼ Orang yang saling mencintai karena Allah maka akan berkumpul bersama ketika di akhirat.
.
※ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
.
أَيْنَ الْمُتَحَابُّوْنَ بِجَلَالِي, الْيَوْمَ أُظِلُّهُمْ فِيْ طِلِّي يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلِّي
.
Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena Aku, maka pada hari ini Aku naungi mereka dibawah naungan-Ku, di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Ku.”
(HR Muslim no. 2566).
.

✅ Carilah sebuah kawan yang dapat memberikan manfaat kepadamu di akhirat kelak, pilihlah sahabat yang akan membawakan dirimu kepada ketaatan kepada Allaah subhanahu wata’ala.
.
※ Sebuah penyair Arab mengatakan.
.
ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪّﻗﻚ
.
Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”
.
Jika engaku memiliki sahabat seperti ini
Maka genggam tanggannya
Jangan pernah lepaskan
.
✅ Semoga menjadi sahabat dunia akhirat
Saling memberikan syafa’at di akhirat.
.
※ Allah Subhanahu wata’ala berfirman:
.
وَاصْبِرْ نَـفْسَكَ مَعَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِا لْغَدٰوةِ وَا لْعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهٗ وَلَا تَعْدُ عَيْنٰكَ عَنْهُمْ ۚ تُرِيْدُ زِيْنَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۚ وَ لَا تُطِعْ مَنْ اَغْفَلْنَا قَلْبَهٗ عَنْ ذِكْرِنَا وَا تَّبَعَ هَوٰٮهُ وَكَا نَ اَمْرُهٗ فُرُطًا
.
Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas.”
(QS.Al-Kahf Ayat : 28)
.

✅ Kebanyakan orang yang mentauhidkan Allaah adalah manusia yang miskin namun Allaah perintahkan kepada Nabinya untuk tetap bersabar bersama mereka, karena nilai tauhid dan sunnah tidak akan pernah bisa ditandingi oleh dunia dengan isinya.
.
‼ Terkadang syaiton membisikan untuk meninggalkan orang demikian karena segi profesi, kedudukan, jabatan.
.
※ Disini Allaah uji keimanan mereka, jika dia malu maka dia tidak jujur dalam beragama, dia tidak memahami kaidah dalam hadits
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ أخرجه

.
Tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah melainkan (pasti) Allah akan mengangkat derajatnya”.
(HR Muslim no: 2588.)

.
✅ Dunia dan akhirat adalah sesuatu yang tidak bisa bersatu. Apabila cinta dunia kuat maka cinta akhiratnya lemah, begitupun sebaliknya jika cinta akhirat kuat maka cinta dunianya lemah.
.
※ Syaikh Muqbil rahimahullah pernah mengatakan “Tidak mungkin cinta dunia dan akhirat akan bersatu”.
.
✅ Beliau berdalil dengan Firman Allaah subhanahu wata’ala,
.
مَا جَعَلَ اللّٰهُ لِرَجُلٍ مِّنْ قَلْبَيْنِ فِيْ جَوْفِهٖ ۚ …
.
Allah tidak menjadikan bagi seseorang dua hati dalam rongganya...”
(QS. Al-Ahzab Ayat : 4)

.
➡ *Beradab Sebelum Berilmu*
.
※ Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu pernah mengatakan
.
لو تعلمون ذنوبي ما وطئ عقبي اثنان..
.
Kalau kalian mengetahui dosa-dosaku maka tidak akan ada dua orang yang berjalan di belakangku…
.
※ Muhammad bin Wasi’ rahimahullah berkata,
Seandainya dosa itu memiliki bau (tidak sedap) maka nescaya tidak ada seorang pun yang sanggup untuk duduk bersamaku.”
(lihat Muhasabat an-Nafs wa al-Izra ” alaiha , hal. 82 )
.

※ Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.
اَلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا
.
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridai Islam itu Jadi agama bagimu.”’
(QS.al-Maidah ayat : 3)

.
➡ Sebaik-baik referensi ketika berbicara tentang akhlak dan adab adalah Al-qur’an dan Sunnah, dan yang paling baik dalam penerapannya adalah shahabat, kemudian tabi’in, kemudian tabiut tabi’in.
.
※ Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ
.
Sebaik-baik manusia ialah pada generasiku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya.”
(Hadits shohih. Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 3651, dan Muslim, no
. 2533)
.
✅ *Definisi Shahabat adalah* : Orang yang bertemu dengan Nabi, beriman kepada nabi dan mati dalam keadaan islam.
.
✅ *Definisi Hadits adalah* : Sesuatu yang dinisbatkan beliau (Rasulullaah), baik ucapan dan perbuatan beliau, dan persetujuan beliau

. .
※ Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.
نٓ ۚ وَا لْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُوْنَ ۙ
.
Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan,“(QS. Al-Qalam Ayat :1)
.

‼ Kaidah bersumpah selain Allah bisa syirik besar bisa syirik kecil, menjadi syirik besar apabila menyamakan Allaah dengan makhluk disertai pengagungan.
.
✅ Menjadi kadiah dalam tauhid setiap makhluk tidak boleh bersumpah dengn makhluk.
.
※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ فَقَدْ أَشْرَكَ
.
Barang siapa yang bersumpah dengan selain Allah maka dia telah melakukan kesyirikan”
(HR. Abu Daud no 3251, dishahihkan al-Albani)

.
✅ Lalu apa kafarah jika melakukan sumpah lalu teringat? maka hendaklah seketika itu juga mengucapkan kalimat “laa ilaaha illallaah” karena klimat dan simbol tauhid.
.
مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ لآإِلَهَ إِلاَّ اللهُ
.
Barang siapa yang bersumpah dengan selain Allah hendaknya ia ucapkan kalimat laa ilaha illallah”
.

Tapi disini Bagaimana Allaah bersumpah dengan makhluk?
.
✅ Maka Allaah tidak ditanyakan tentang perbuatannya, dan menangkan demikian merupakan akhlak yg tidak baik seorang hamba terhadap rabbnya.
.
※ Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.
لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ
.
Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai”
(QS.Al Anbiya’ ayat :23)
.

✅ Allaah tidak boleh ditanyakan tentang perbuatannya, kenapa ini halal ini haram, ini wajib, tetapi kalianlah yang akan Allaah tanyakan tentang apa yg kalian lakukan, dan ini sudah menjadi hukum dan ketetapan Allaah.
Ulama mengatkan dalam kaedah sumpah.
.
※ Sumpah merupkan bukti pengagungan terhadap hal yang disumpah, sehinggal ulama mengatakan apabila bersumpah kepada selain Allaah berarti ada sebuah makhluk yang di agungkan yang bermanfaat.
.

  • ➡ *Mencatat Ketika Menuntut Ilmu*

.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam,
.
قَيِّدُوا الْعِلْمَ بِالْكِتَابِ
.
“Ikatlah ilmu dengan dengan menulisnya”
(Silsilah Ash-Shahiihah no. 2026).
.
※ Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata,
.
الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقَهْ
فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكَهَا بَيْنَ الْخَلاَئِقِ طَالِقَهْ
.
Ilmu adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya
Ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat
Termasuk kebodohan kalau engkau memburu kijang
Setelah itu kamu tinggalkan terlepas begitu saja
(Diwan Syafi’I hal. 103)
.
※ Imam Az-Zuhri/Ibnu Syihab rahimahullah (Guru Imam Malik rahimahullah)
Mengatakan “Bukti kedunguan seseorang apabila dia menuntut ilmu tanpa ia menulis”.
.
✅ Bahkan seorang ulama ada yang mengatakan “Hadir di majelis ilmu tanpa menulis (membawa catatan) adalah bentuk kehinaan”.
.

‼ Jika ingin mencontohkan akhlak dan adab maka lihatlah kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maka lihatlah perjalanan hidup beliau ketika menerapkannya.
.
※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ اَلْجَنَّةَ تَقْوى اَللَّهِ وَحُسْنُ اَلْخُلُقِ
.
Yang paling banyak memasukkan ke surga adalah takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia”
(HR At-Tirmidzi, Ibnu Maajah dan Al-Haakim dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani)

.

  • ➡ *Ilmu Sumber Taqwa*

.
※ Definisi Taqwa adalah engkau melakukan ketaatan kepada Allaah dengan landasan ilmu dan takut karena adzab Allaah.
.
Sehingga ilmu adalah sumber taqwa, tidak mungkin seseorang beramal tanpa ilmu, karena ilmu dan amal adalah sesuatu yang mencakup.
.
‼ Karena sebagian ulama mengatakan Ilmu adalah laksana pohon dan amalan adalah buahnya, mungkinkah buah akan keluar tanpa pohon? Begitu juga dengan amalan tidak mungkin dilakukan tanpa ilmu.
.
※ Hikmah bagian dari amalan, tidak mungkin melakukan hikmah tanpa ilmu, sehingga definisi Hikmah sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikhul islam ibnu Taimiyyah dalam kitab Majmu Al-Fatawa mengatakan
Hikmah itu adalah melakukan sesuatu yang tepat dengan cara yang tepat di waktu yang tepat.”
.
✅ Sumbernya ilmu adalah Al-qur’an dan Sunnah sebagaimana
.
※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ
.

Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Ny
a.
(H.R. Malik; al-Hakim, al-Baihaqi, Ibnu Nashr, Ibnu Hazm.)
.

※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
تَرَكْتُكُمْ عَلَى الْبَيْضَاءِ لَيْلُهَا كَنَهَارِهَا لَا يَزِيغُ عَنْهَا بَعْدِي إِلَّا هَالِكٌ
.
Aku tinggalkan kalian dalam suatu keadaan terang-benderang, siangnya seperti malamnya. Tidak ada yang berpaling dari keadaan tersebut kecuali ia pasti celaka.”
(HR. Ahmad).

.
✅ Bahkan seseorang bisa menyamai kedudukan (derajat) orang yang rajin berpuasa dan rajin shalat dengan akhlak yang baik.
.
※ Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
.
إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ
.
Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.”
(HR. Ahmad no. 25013 dan Abu Dawud no. 4165. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhiib no. 2643.)
.

※ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
.
مَا مِنْ شَىْءٍ يُوضَعُ فِى الْمِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ وَإِنَّ صَاحِبَ حُسْنِ الْخُلُقِ لَيَبْلُغُ بِهِ دَرَجَةَ صَاحِبِ الصَّوْمِ وَالصَّلاَةِ
.
Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan daripada akhlak yang baik, dan sesungguhnya orang yang berakhlak baik akan mencapai derajat orang yang berpuasa dan shalat.”
(HR. Tirmidzi no. 2003, shahih)

.
※ Dari Aisyah radhiyallahu anha dia berkata Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
.
أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِي رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِي وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِي أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ
.
Saya memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meningalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar. Saya memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meningalkan kedustaan walaupun dia bercanda. Saya memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang membaguskan akhlaqnya.”
(HR. Abu Dawud, no. 4800; sh
ahih)
.

••__••__ Lanjut ke Halaman 2 ••__••__
 

※ Seorang mukmin yang baik akhlaknya yaitu meninggalkan perkataan dusta walaupun hanya sekedar bercanda sebagaimana hadits
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ
.
Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.”
(HR. Abu Daud n
o. 4990 dan Tirmidzi no. 3315.)
.
➡ Bagaimana dengan Tauriyyah?

.
Maka ulama yang menyatakan boleh dengan syarat;
‼ 1. Tidak ada unsur dusta
‼ 2. Tidak ada unsur praktek dosa, karena dosa tidak pernah dipraktekan walaupun untuk berdakwah kepada manusia
.
.
➡ *Definisi Kesesatan*
.
✅ Hudzaifah al Yaman rahimahullah mengatakan
Kesesatan yang sesungguhnya adalah engkau dulu menilainya ma’ruf namun sekarang itu adalah kemungkaran, dan engkau menilai sesuatu yang dulunya mungkar sekarang adalah hal yang ma’ruf”.
.
※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا
.
Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian.”
(HR. Tirmidzi no. 1941. Dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jaami’ no. 2201.)

.
※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
.
أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا
.
Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”
(HR. Tirmidzi no. 1162. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 284.)

.
➡ *Definisi Akhlak*
.
※ Abdullah bin Mubarak mendefinisikan menjadi 3;
.
※ 1. Suka berbagi kebaikan
.
Mencakup kebaikan dunia dan akhirat, dan kebaikan yang banyak adalah ilmu agama, karena ilmu agama 1 ayat atau 1 hadits tidak bisa dibayarkan dengan dunia dan isinya.
Oleh sebab itu hak seorang guru sangat besar di dalam islam
.
‼ Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah mengatakan
Guru agamamu walau secara fisik dia jauh darimu namun dia lebih berjasa daripada orang tuamu, orang tuamu menyelamatkanmu dari api dunia, melindungi di dunia dari kelaparan, namun gurumu menyelamatkan mu dari neraka Allaah, mengajarkanmu aqidah yang benar, menerangkan syirik, bid’ah dan yang ma’ruf.”
.
※ 2. Tidak suka mengganggu orang lain
.
※ 3. Wajah yang berseri-seri

.
✅ Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ
.
Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“
(HR at-Tirmidzi no. 1956)
.

※ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda
.
لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ
.
Janganlah engkau remehkan suatu kebajikan sedikitpun, walaupun engkau bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri-seri”.
(HR. Muslim no. 2626)
.

※ 4. (Tambahan syaikh utsaimin rahimahullah) Bersabar dari gangguan orang lain.
.
✅ Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.
وَمَاۤ اَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ اِلَّاۤ اِنَّهُمْ لَيَأْكُلُوْنَ الطَّعَا مَ وَيَمْشُوْنَ فِى الْاَسْوَا قِ ۗ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً ۗ اَتَصْبِرُوْنَ ۚ وَكَا نَ رَبُّكَ بَصِيْرًا
.
Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu (Muhammad), melainkan mereka pasti memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat.”
(QS. Al-Furqan Ayat: 20)

.
➡ *Akhlak ada 2*
.
※ 1. Akhlak bersama Allaah
.
Akhlak bersama Allah aabila menjalankan perintah Allaah dan menjauhi larangannya.
Perintah Allaah paling utama adalah mentauhidkan dan larangn Allah paling utama adalah menjauhi syirik.

.
‼ Pelaku Syirik Allaah memvonis dengan orang yang paling dzalim, orang yang paling keji di muka bumi, karena dia tidak berkhlak dengan rabbnya yang menciptakannya.
.
※ Allah subhanahu wata’ala berfirman,
.
وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
.
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”
(QS. Lukman ayat: 13).

.
※ 2. Akhlak bersama Makhluk
.

akhlak bersama manusia yang paling utama adalah kepada Nabi dengan mencintai beliau, mengamalkan agama yang beliau bawa, meneladani beliau.
.
※ Allah Subhanahu wata’ala berfirman:
.
لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا ۗ
.
Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.
(QS. Al-Ahzab 33 Ayat: 21)

.
✅ Orang yang paling buruk akhlaknya kepada nabi adalah orang yang melakukan bid’ah.
.
※ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda,
.
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
.
Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.”
(HR. Muslim no. 1718)

.
➡ Melakukan amalan yang sesuai tuntunan Nabi adalah dengan 4 sisi;
.
1. Caranya
2. Jumlahnya (tidak boleh kurang dan lebih)
3. Tempatnya
4. Waktunya.

Jika tidak sesuai maka amalannya tertolak.
Wallaahu ‘alam,
.
Semoga Bermanfaat.
بارك اللٰه فيكم.
Oleh : Doni Setio Pambudi (Abu Ubaidillah).

•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya serta seluruh kaum muslimin dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.
Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq_*
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_