Menjadi Muslim Sejati dan Riya’ Terselubung
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Menjadi Muslim Sejati – Ust.Badrusalam

Menjadi Muslim Sejati – Ust.M.Nurul Dzikri
Menjadi Muslim Sejati – Ustadz Nizar Saad Jabal 12Mb

https://app.box.com/s/0x47ojtincqj6m23hqnuemlxq2z983zu

Teman Sejati Yang Sesungguhnya! – Ustadz Dahrul Falihin, Lc 5Mb26Mnit
https://app.box.com/s/bak4qp9e28u7kjygniije5fg5kkx4lmd
MENJADI HAMBA ALLAH SEJATI-Habib Salim Muhdor, Lc
https://bit.ly/2Yo9yYw
PENYESALAN YANG SEJATI-Ust.Ahmad Bazher
https://bit.ly/2Yopa2p (25 mb)
Inilah Ahlussunnah Waljamaah Sejati – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc, MA.22Mb
https://app.box.com/s/oibejpy7ke4d6kspb1511rmncey3grrr
FOLLOWERS SEJATI – Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Lc 34Mb
https://app.box.com/s/3xrwh1qhzfi56unao2ocp0n624gx5fnb
Sudahkah Anda Mempunyai Teman Sejati ? – Ustadz Ahmad Bahzer-21mb
https://app.box.com/s/q9rrdkqvt6tu09h4zhl46zwiha5qsjsw
Banggalah Wahai Muslim – Ust. Ahmad Bazher35mb
https://app.box.com/s/yk9iwa5o615aiausbzxgravu9k2bnswz
=…
Cara Terhindar Dari Bahaya Riya-Ust Mizan Qudsiyah.8Mb
https://app.box.com/s/qnenhv4hnwt82673rcam60a6dzqi5jp7
Riya’ Termasuk Bentuk Kemunafikan ~ Ustadz Nizar Sa’ad Jabal,Lc., M.Pd.
https://app.box.com/s/pmv5zw324ibyaxmj9xt2zv64qfanayiu
Cara Mengobati Riya’ – Ustadz Mizan Qudsyiah, Lc., M.A.15Mb
https://app.box.com/s/ljysh5o9i18qkn4rw71ll7dxto6lkm36

=…

Cara Menjaga Lisan agar TIDAK Menyakiti Orang Lain – Ustadz Abdullah Roy 26Mb
https://app.box.com/s/b8huvcrvppwtwj53dnhh6f6caj3jbx1k
Jagalah Lisan-Ust.Ahmad Bazher
https://drive.google.com/file/d/1dtQYqferSYfxCGd1UKSveTb-AkNPH0OW/view?usp=drivesdk


Keutamaan Menjaga Lisan-Ust.Zaid Susanto


Menjadi Muslim Sejati – Ust.Badrusalam
=…
Ebook
Menjaga Lisan – Al Imam An-Nawawi

Klik untuk mengakses 006.MenjagaLisan-AlImamAn-namawi.pdf


Memelihara Lisan

Klik untuk mengakses id_hefz_lisan.pdf


Menjaga Lisan

Klik untuk mengakses id_Menjaga_Lisan.pdf


Risalah Riya’ Ujub
https://app.box.com/s/841bgnfpdw38lyhurmhyerometahb64q
=… 

➡ Menjadi Muslim Sejati dan Riya’ Terselubung
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

  • ➡ *Muslim SEJATI*

Oleh: Ustadz Maududi Abdullah
.
※ Kita harus senantiasa bersyukur karena hari-hari kita bergelombang rahmat dan nikmat Allah yang sangat banyak.
.
✅ Allah Ta’ala berfirman,
.
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
.
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nahl: 18).
.

※ Kalau kita tidak bisa merasakan nikmat Allah, berarti kesalahan ada pada diri manusia, karena Allah pasti haq, tidak mungkin salah.
.
✅ Sehingga manusia harus diperbaiki, supaya bisa melihat alangkah besarnya nikmat dan rahmat Allah.
.
※ Manusia kebanyakan tidak bisa merasakan nikmat Allah karena dia terlalu fokus pada kekayaan duniawi. Padahal masih banyak nikmat yang jauh lebih besar dari pada nikmat kekayaan, misalnya nikmat mata, nikmat kaki yang bisa berjalan, nikmat lisan dst.
.
✅ Allah berfirman,
.
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ (15) وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ (16)
.
Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya, lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata, “Tuhanku telah memuliakanku.” Adapun bila Tuhannya mengujinya, lalu membatasi rezekinya, maka dia berkata, “Tuhanku menghinakanku.”
.

كَلَّا

Sekali-kali tidak (demikian),

Qs Al Fajar 15-17.
.
※ Sifat syukur datangnya dari kemampuan melihat rahmat dan nikmat Allah..
Padahal Allah mengancam orang yang tidak bisa bersyukur..
.
✅ Sebagaimana dalam firman Nya :
.
وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
.
“… dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7)
.

※ Hadirkan rasa nikmat dan rahmat Allah yang sangat banyak sehingga kita mudah bersyukur.
Pagi ini kita akan bahas hadits.
.
عن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه قال : قلتُ يَا رَسُولَ اللهِ أيُّ الإِسْلاَمِ أَفْضَل؟ قَالَ مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ. رواه البخاري
.
Dari Abi Musa Al Asy’ari رضي الله عنه berkata: “Saya bertanya: Wahai Rasulullah, gerangan apa Islam yang paling utama?
Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda:
*“Siapa yang kaum muslimin selamat dari (gangguan) lisan dan tanganny
a
”* (HR Bukhari)
.
‼ Disebutkan lisan lebih awal dari tangan karena keburukan manusia dengan lisan lebih banyak dari pada keburukan tangan.
.
※ Manusia juga tidak lebih peduli dengan lisan dari pada peduli dengan tangan.
.
Hadits ini maksudnya seseorang telah melakukan apa yang Allah wajibkan dan melarang apa yang Allah haramkan, dilanjutkan dengan hubungan dengan manusia (dengan hadits ini).
.
‼ Hadits ini bila diamalkan di seluruh dunia maka habislah seluruh kriminal di dunia ini.
.
✅ Perdamaian itu mustahil tanpa mengamalkan hadits ini, tanpa dikembalikan kepada syariat.
Hadits ini akan menghadirkan nikmat aman.
.
※ Nikmat dunia sebenarnya ada 3, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
.
Barangsiapa di antara kamu masuk pada waktu pagi dalam keadaan
[1] sehat badannya,
[2] aman dimana dia berada,
[3] memiliki makanan pada hari itu,
maka seolah-olah seluruh (nikmat) dunia dikumpulkan untuknya.”
(HR. Ibnu Majah, no: 4141, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami’ush Shaghir no. 5918)

.
✅ Nikmat harta tidak disebutkan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam pada hadits tersebut..
.
‼ Orang yang hidupnya dijaga oleh bodigad, maka dia telah kehilangan nikmat keamanan.
.
※ Menjelang wafatnya, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam meminta sahabat melakukan qisas terhadap beliau shallallahu alaihi wasallam bila Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berbuat salah kepada sahabat, namun tidak ada sahabat yang meminta qisas karena memang Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak pernah menyakiti sahabat.
.
‼ Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dalam kitab Shahihnya hadits no. 1739 ; begitu juga Muslim [4] dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah pernah berkhutbah pada hara nahar (Idul Adha).
✅ Dalam khutbah tersebut beliau bertanya kepada manusia yang hadir waktu itu, “Hari apakah ini?” Mereka menjawab, “Hari yang haram”. Beliau bertanya lagi, “Negeri apakah ini?” Mereka menjawab, “Negeri Haram”. Beliau bertanya lagi, “Bulan apakah ini ?” Mereka menjawab, “Bulan yang haram”. Selanjutnya beliau bersabda.
.
فَإِنَّ دِمَا ئَكُمْ وَ أَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُم حَرَامٌ، كَحُرمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِ كُمْ هَذَا في شَهْرِ كُمْ هَذَا، فَأَعَادَهَا مِرَارًا، ثُمّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ : اللَّهُمَ هَلْ بَلَّغْتُ؟ اللَّهُمَ هَلْ بَلَّغْتُ؟
.
“Sesungguhnya darah, harta dan kehormatan kalian haram bagi masing-masing kalian (merampasnya) sebagaimana haramnya ; hari, bulan dan negeri ini. Beliau mengulangi ucapan tersebut beberapa kali, lalu berkata, “Ya Allah bukankah aku telah menyampaikan (perintah-Mu)? Ya Allah, bukankah aku telah menyampaikan (perintah-Mu) ?”
.
※ Yang paling banyak menjerumuskan orang ke dalam neraka adalah lisan.
.
✅ Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
.
مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ
.
Barang siapa yang menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, niscaya aku menjamin surga baginya”.
.

‼ Mu’az bin Jabal bertanya tentang perbuatan yang dapat memasukkan ke surga dan menjauhkan dari neraka. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda: …beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikitpun, shalat, zakat, puasa Ramadhan dan haji. Pintu-pintu surga adajah puasa, sodaqoh dan shalat malam. Pokok segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad. Sesuatu dapatmembuat kalian memiliki semua itu.
.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memegang lidahnya lalu bersabda: Jagalah ini.
Muadz bertanya: Ya Nabi, apakah kita akan dihukum atas apa yang kita ucapkan?
Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: …adakah yang menyebabkan seseorang terjungkal wajahnya di neraka selain buah dari lisan mereka (HR Tirmizi
)
.
✅ Abu Hurairah radhiyallahu anhu pernah menyampaikan:
.
قيل للنبي صلى الله عليه و سلم : يا رسول الله ! إن فلانة تقوم الليل وتصوم النهار وتفعل وتصدق وتؤذي جيرانها بلسانها ! فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم : لا خير فيها ؛ هي من أهل النار . قال : وفلانة تصلي المكتوبة وتصدق بأثوار ( من الأقط ) ولا تؤذي أحدا . فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم : هي من أهل الجنة .
.

Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya si Fulanah sering melakukan shalat malam, berpuasa di siang harinya, mengerjakan (berbagai amal kebaikan), dan bersedekah, namun ia juga suka mengganggu tetangganya dengan lisannya.”
.

‼ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pun bersabda, “Tiada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka.” Ditanyakan lagi kepada beliau, “Sesungguhnya si Fulanah lainnya (hanya) mengerjakan shalat wajib dan bersedekah (hanya) dengan sepotong keju, dan ia pun tidak pernah mengganggu seorangpun.”
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Dia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad, hadits no. 119)

.
✅ Di akhirat yang paling berat adalah pengadilan dengan antar manusia, maka minta halal lah sekarang selama di dunia.
Mintalah segera dimaafkan dari orang-orang yang pernah kita ghibah atau lisan buruk kita kepadanya..
.
※ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda.
.
” من كانت عنده مظلمة لأخيه من مال أو عرض فليأته فليستحلها منه قبل أن يُؤخذ وليس عنده درهم ولا دينار فإن كانت له حسنات أخذ من حسناته فأعطيها هذا والإ أُخذ من سيئات هذا فألقيت عليه”.
.
Barangsiapa yang mempunyai kezaliman ke atas saudaranya sama ada harta atau maruah,maka datanglah kepadanya meminta halal (maaf) darinya sebelum sebelum akan diambil padanya dan tidak memiliki dirham dan dinar .Maka sesungguhnya jika baginya kebaikan,maka akan diambil kebaikannya dan jika tiada kebaikan padanya maka kejahatan akan diberikan padanya”
HR Bukhari dan Muslim

.
✅ Kunci muamamalah yang baik..
*Perlakuan orang lain sebagaimana anda ingin orang lain memperlakukan diri anda.*
.

※ Umar Bin Abdul Aziz : *Barang siapa yang selalu menganggap kata yang keluar dari lisannya adalah amalan, maka kata yang keluar darinya adalah sedikit kecuali untuk hal yang bermanfaat.*
‼ Lisan itu surga atau neraka kita..
#Abu Fadhillah
=…

••“••“ Lanjut ke Halaman 2 ••“••“
 

  • ➡ *”RIYA’ TERSELUBUNG”*

Ustadz DR. Firanda Andirja, MA
.
✅ Syaitan tidak berhenti berusaha menjadikan amalan anak Adam tidak bernilai di sisi Allah.
.
※ Diantara cara jitu syaitan adalah menjerumuskan anak Adam dalam berbagai model riyaa’. Sehingga sebagian orang “KREATIF” dalam melakukan riyaa’, yaitu riyaa’ yang sangat halus dan terselubung. Diantara contoh kreatif riyaa’ tersebut adalah:
.
➡ *Pertama* : Seseorang menceritakan keburukan orang lain, seperti pelitnya orang lain, atau malas sholat malamnya, tidak rajin menuntut ilmu, dengan maksud agar para pendengar paham bahwasanya ia tidaklah demikian. Ia adalah seorang yang dermawan, rajin sholat malam, dan rajin menuntut ilmu. Secara tersirat ia ingin para pendengar mengetahui akan amal ibadahnya.
.
✅ Model yang pertama ini adalah model riya’ terselubung yang terburuk, dimana ia telah terjerumus dalam dua dosa, yaitu mengghibahi saudaranya dan riyaa’, dan keduanya merupakan dosa besar. Selain itu ia telah menjadikan saudaranya yang ia ghibahi menjadi korban demi memamerkan amalan sholehnya
.
➡ *Kedua* : Seseorang menceritakan nikmat dan karunia yang banyak yang telah Allah berikan kepadanya, akan tetapi dengan maksud agar para pendengar paham bahwa ia adalah seorang yang sholeh, karenanya ia berhak untuk dimuliakan oleh Allah dengan memberikan banyak karunia kepadanya.
.
➡ *Ketiga* : Memuji gurunya dengan pujian setinggi langit agar ia juga terkena imbas pujian tersebut, karena ia adalah murid sang guru yang ia puji setinggi langit tersebut. Pada hakikatnya ia sedang berusaha untuk memuji dirinya sendiri, bahkan terkadang ia memuji secara langsung tanpa ia sadari. Seperti ia mengatakan, “Syaikh Fulan / Ustadz Fulan…luar biasa ilmunya…, sangat tinggi ilmunya mengalahkan syaikh-syaikh/ustadz-ustadz yang lain. Alhamdulillah saya telah menimba ilmunya tersebut selama sekian tahun…”
.
➡ *Keempat* : Merendahkan diri tapi dalam rangka untuk riyaa’, agar dipuji bahwasanya ia adalah seorang yang low profile. Inilah yang disebut dengan “Merendahkan diri demi meninggikan mutu”
.
➡ *Kelima* : Menyatakan kegembiraan akan keberhasilan dakwah, seperti banyaknya orang yang menghadiri pengajian, atau banyaknya orang yang mendapatkan hidayah dan sadar, akan tetapi dengan niat untuk menunjukkan bahwasanya keberhasilan tersebut karena kepintaran dia dalam berdakwah
.
➡ *Keenam* : Ia menyebutkan bahwasanya orang-orang yang menyelisihinya mendapatkan musibah. Ia ingin menjelaskan bahwasanya ia adalah seorang wali Allah yang barang siapa yang mengganggunya akan disiksa atau diadzab oleh Allah.
✅ Ini adalah bentuk tazkiyah (merekomendasi) diri sendiri yang terselubung.
.
➡ *Ketujuh* : Ia menunjukkan dan memamerkan kedekatannya terhadap para dai/ustadz, seakan-akan bahwa dengan dekatnya dia dengan para ustadz menunjukkan ia adalah orang yang sholeh dan disenangi para ustadz. Padahal kemuliaan di sisi Allah bukan diukur dari dekatnya seseorang terhadap ustadz atau syaikh, akan tetapi dari ketakwaan. Ternyata kedekatan terhadap ustadz juga bisa menjadi ajang pamer dan persaingan.
.

➡ *Kedelapan* : Seseorang yang berpoligami lalu ia memamerkan poligaminya tersebut. Jika ia berkenalan dengan orang lain, serta merta ia sebutkan bahwasanya istrinya ada 2 atau 3 atau 4. Ia berdalih ingin menyiarkan sunnah, akan tetapi ternyata dalam hatinya ingin pamer. Poligami merupakan ibadah, maka memamerkan ibadah juga termasuk dalam riyaa’.
.
✅ Para pembaca yang budiman, ini sebagian bentuk riyaa’ terselubung, semoga Allah melindungi kita dari terjerumus dalam bentuk-bentuk riyaa’ terselubung tersebut. Tidak perlu kita menuduh orang terjerumus dalam riyaa’ akan tetapi tujuan kita adalah untuk mengoreksi diri sendiri.
.
※ Hanya kepada Allahlah tempat meminta hidayah dan taufiiq.

•••••••••••••••••••••••
_*Ya Allah, saksikanlah bahwa kami telah menjelaskan dalil kepada umat manusia, mengharapkan manusia mendapatkan hidayah,melepaskan tanggung jawab dihadapan Allah Ta’ala, menyampaikan dan menunaikan kewajiban kami. Selanjutnya, kepadaMu kami berdoa agar menampakkan kebenaran kepada kami dan memudahkan kami untuk mengikutinya*_
.
_*Itu saja yang dapat Ana sampaikan. Jika benar itu datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Kalau ada yang salah itu dari Ana pribadi, Allah dan RasulNya terbebaskan dari kesalahan itu.*_
.
_*Hanya kepada Allah saya memohon agar Dia menjadikan tulisan ini murni mengharap Wajah-Nya Yang Mulia, dan agar ia bermanfaat bagi kaum muslimin dan menjadi tabungan bagi hari akhir.*_
.
_*Saya memohon kepada Allah Ta’ala Agar menjadikan Tulisan ini amal soleh saat hidup dan juga setelah mati untuk saya dan untuk kedua orang tua saya juga keluarga saya serta seluruh kaum muslimin dihari dimana semua amal baik dipaparkan*_
.
_*Sebarkan,Sampaikan,Bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat kepada orang-orang terdekat Anda/Grup Sosmed,dll, Semoga Menjadi Pahala, Kebaikan, Amal Shalih Pemberat Timbangan Di Akhirat Kelak. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.
Wa akhiru da’wanā ‘anilhamdulillāhi rabbil ālamīn Wallāhu a’lam, Wabillāhittaufiq_*
.
_*dan Akhir Do’a Kami: Ya Allah, Rabb Jibril, Mikail, dan Israfil; Pencipta langit dan bumi; Yang Maha Mengetahui perkara ghaib dan yang nyata; Engkaulah yang menghukum perselisihan di antara hamba-hamba-Mu; berikanlah petunjuk kebenaran kepada kami terhadap apa yang kami perselisihkan dengan idzin-Mu; sesungguhnya Engkau memberi hidayah kepada orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.’*_
.
_*“Barangsiapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.”* (HR Muslim no. 2674)_