Nasehat dan Renungan Salaf (Bag.16)
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••
*Ustadz Musaddad Al-Kutawy hafizhahullah*
_*Nasehat Untuk Kaum Muslimin*_
Link Sesi. 1 : http://bit.ly/2lTTcIL
Link Sesi. 2 : http://bit.ly/2kfeksC
*”Nasehatku untuk Kaum Muslimah” – Ustadz Abu Darda Sufyan Al-Kandary
https://drive.google.com/file/d/1tvksKphjOVdGshKvzqu0Qd_tHvC066LV/view?usp=drivesdk
NASEHAT UNTUK PARA PEDAGANG
Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA
https://bit.ly/31nsVl9
NASEHAT BAGI PARA MUALAF
Ustadz Umar Baladraf, M.Pd.I
https://bit.ly/33xoZjq
Ustadz Munajat – Nasehat Imam Syatibi Untuk Pembaca Al Qur’an 29Mb
https://app.box.com/s/ru6xpgjndl6zbqt79rv4xdtakb9zs45m
Nasehat Setelah Ramadhan – Ust.Ahmad Bazher.webm
https://drive.google.com/file/d/1uc0MxJ4YSA-rFRwE1JUVXxQY-tjLBra4/view?usp=drivesdk
Ustadz Abdurrahman Al Atsary –NasehatUntuk Kaum Muslimin
https://app.box.com/s/z37xuj1drqs0txht50fw476axw5563h9
=…
(Beberapa Petunjuk Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Dalam Meniti Hidup Di Dunia)-Marwan bin Musa 611Hlm)
https://drive.google.com/file/d/0Bx0SaxmNLRN2YTRFWnZuUHI4aUE/view
Beberapa Nasehat Untuk Keluarga Muslim-47Hlm
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-26.pdf
Nasehat Dari Hati Ke Hati-Abdullah Haidir 52Hlm
http://www.islamicbook.ws/indonesian/indonesian-36.pdf
Kumpulan Kultum Terlengkap Sepanjang Tahun Jilid 1 – Dr.HasanEl Qudsy (386Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu22.pdf
Kumpulan Kultum Terlengkap Sepanjang Tahun Jilid 1 – Dr.HasanEl Qudsy (482Hlm)
https://archive.org/download/indun/indu23.pdf
Nasehat dan Renungan Salaf
https://archive.org/download/materi-belajar/materi-belajar.pdf

=…
➡ Nasehat dan Renungan Salaf (Bag.16)
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==
➡ Nasehat dan Renungan Salaf (Bag.16)
.

  • Jalan Untuk Menjaga Islam ...

.
Islam merupakan jalan hidup yang membawa keselamatan, kebahagiaan, dan kedamaian yang hakiki di antara sesama manusia. Ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم itu mencakup hal yang amat luas, yakni memberikan dasar keyakinan yang benar dan kokoh tentang kehidupan, selalu mengedepankan keselamatan dan kedamaian, serta berorientasi untuk meraih yang terbaik dan mulia.
.
Islam mengajak semua manusia agar supaya menggali ilmu pengetahuan seluas-luasnya, membangun kualitas pribadi setinggi mungkin, merealisasikan konsep keadilan di tengah-tengah kehidupan masyarakat, memberikan tuntunan agar manusia menjalankan ritual ibadah sebagaimana dicontohkan oleh Rasul-Nya, dan dalam kegiatan apapun hendaknya dilakukan dengan pendekatan terbaik sehingga nampak cahaya Islam yang terang dan memberikan kedamaian.
.
✅ Dan jalan satu-satunya mewujudkannya adalah mengikuti arahan Allah, Sang Maha Pencipta yang paling tahu tentang kalan kebaijan itu.
.
※ Allah berfirman:
.
وَأَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَلَا تَنَٰزَعُواْ فَتَفۡشَلُواْ وَتَذۡهَبَ رِيحُكُمۡۖ وَٱصۡبِرُوٓاْۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ.
.
Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Anfal : 46)
.
Islam adalah satu-satunya agama yang hak yang diridhoi Allah. Allah memerintahkan hambanya yang beriman untuk membela agamanya. Perintah Allah untuk membela agama ini bukan berarti Allah butuh hambanya dan tidak mampu untuk membelanya, tetapi yang demikian itu Allah ingin mengetahui kesungguhan hambanya dalam melaksanakan perintahnya, dan Allah ingin mengangkat derajat dan memilih hambanya itu sebagai Wali-Nya.
.
※ Allah berfirman:
.
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُونُوٓاْ أَنصَارَ ٱللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ٱبۡنُ مَرۡيَمَ لِلۡحَوَارِيِّـۧنَ مَنۡ أَنصَارِىٓ إِلَى ٱللَّهِ‌ۖ قَالَ ٱلۡحَوَارِيُّونَ نَحۡنُ أَنصَارُ ٱللَّهِ‌ۖ فَـَٔامَنَت طَّآٮِٕفَةٌ۬ مِّنۢ بَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ وَكَفَرَت طَّآٮِٕفَةٌ۬‌ۖ فَأَيَّدۡنَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ عَلَىٰ عَدُوِّهِمۡ فَأَصۡبَحُواْ ظَـٰهِرِينَ.
.
Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana ‘Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”.(Ash-Shoff: 14)
.

✅ Jalan terbaik untuk menjaga Islam itu setelah mengamalkannya adalah mendakwahkannya.
.
※ Allah mengutus para Rasul-Nya untuk menjalankan misi ini, sebagaimana firmannya.
.
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ
.

Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allâh (saja), dan jauhilah Thaghut itu”,
maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allâh dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya.”(An-Nahl: 36)

.
✅ Lalu Allah menjadikan jalan yang ditempuh oleh para Rasul-Nya supaya diikuti pula oleh para pengikutnya.
.
※ Allah berfirman,
.
قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي ۖ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ
.

Katakanlah: “Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allâh dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allâh, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik
.” (Yusuf: 108)
.

※ Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani mengatakan,
.
لا سبيل إلى نشر الإسلام والمحافظة عليه إلا بالاستسلام لنصوص الكتاب والسنة، واتباع السلف الصالح
.
Tidak ada jalan lain untuk menyebarkan dan menjaga Islam selain dengan tunduk dan pasrah kepada nash-nash Al-Qur’an dan As-Sunnah serta mengikuti cara beragama generasi salafus shalih” (Silsilah Ahadits Adh Dha’ifah, no. 917)
.
Wallahu a’lam
Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc
=…

  • Hanya Allah yang bisa menyatukan hati manusia

.
Tidak ada sesuatu pun hal di dunia ini yang dapat menyatukan satu manusia dengan manusia lainnya selain Allah.
Adapun yang dapat menyatu dari hati manusia hanyalah hati orang-orang yang beriman.
Adapun hati manusia kafir tidak mungkin bisa dipersatukan. Demikian pula tidak mungkin bersatu antara hati seorang beriman dengan seorang kafir. Sebab orang-orang kafir memiliki tujuan hidup yang berbeda dengan orang-orang beriman.
.
※ Allah berfirman,
.
وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ.
.
Dan (Allah) Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.”(Al-Anfal: 63)
.

※ Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid menerangkan,
.
63. وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ
.
(dan Allah Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman))
.
✅ Yang dimaksud adalah kaum Aus dan Khazraj, dahulu terdapat fanatisme yang sangat kuat terhadap suku masing-masing dan terjadi banyak peperangan diantara keduanya. Kemudian Allah menyatukan hati mereka dengan keimanan kepada Rasulullah
.
‼ Pendapat lain mengatakan yang dimaksud adalah penyatuan hati antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar.
.
لَوْ أَنفَقْتَ مَا فِى الْأَرْضِ جَمِيعًا مَّآ أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ
.
(Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka)
Kerena fanatisme kelompok dan permusuhan diantara mereka telah mencapai derajat yang tidak mungkin dihindari dengan cara apapun.
.
وَلٰكِنَّ اللهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ
.
(akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka)
.
Dengan keagungan Kebesaran-Nya dan keindahan apa yang Dia lakukan serta hikmah agama-Nya yang lurus yang diberikan Allah kepada mereka.
(Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid)
.
‼ Kesatuan manusia, kaum beriman sekalipun, tidak dapat dibeli dengan harta sebanyak berapapun. Bersatunya manusia hanya dapat terwujud bila manusia-manusia tersebut saling mendekatkan dirinya kepada Yang Maha Menyatukan hati satu sama lain, yakni Allah.
.
Banyak manusia yang tertipu dengan persatuan yang semu. Mereka berjuang dengan harta dan jiwa mereka untuk menyatukan manusia dengan slogan-slogan Nasionalisme, kebangsaan, kesukuan atau slogan lainnya berupa pemikiran, seperti demokrasi, sosialisme, komunisme, kapitalisme ataupun lainnya.
.

‼ Dan semua itu akan gagal total, baik yang sudah terjadi seperti keruntuhan komunisme, nasionalisme barat ataupun timur dan yang lainnya pasti akan menyusul.
Sehingga persatuan yang abadi dan sudah teruji hanyalah persatuan yang dibangun diatas ikatan ketauhidan, ikatan yang hanya kepada Allah saja penyandarannya.
Wallahu a’lam
Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc
=…

  • Sebatas itu yang akan kamu dapatkan

.
※ Allah berfirman,
.
فَٱذۡكُرُونِیۤ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡكُرُوا۟ لِی وَلَا تَكۡفُرُونِ
.
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”(Al-Baqarah: 152)
.,

✅ Berkata Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar,
※ 1 ). Barangsiapa yang menjaga sikapnya dari kecurangan dalam jual beli dan membatalkan janji; maka dia telah diridhoi pada perkara yang agung, dan hal yang paling baik dijadikan penolong bagi siapa yang memiliki kepedulian terhadap agamanya adalah : sifat qona’ah, dan berbaik sangka kepada Allah, dan percaya kepada siapa yang menganugerahkan kepadanya rezeki, dan tekut akan hari perhitungan amalan, dan pengawasan sang Khaliq, karena sesungguhnya Dia berfirman dan firman-Nya adalah haq :
.
{ فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ }
.
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku” [ al-Baqarah : 152 ].
.

2 ). { فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ }
.
※ 2.Khalid al-ruba’ay berkata : berhentilah sejenak pada ayat ini dan janganlah kamu bergegas meninggalkannya, jika keyakinanmu akan maksud ayat ini sangat kuat dalam hati, sungguh kedua bibirmu tidak akan mengering.
.
3 ). { فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ }
.
※ 3.Tsabit al-bannani berkata : (( sesungguhnya aku mengetahui kapan tuhanku mengingatku”, maka orang-orang yang mendengarkannya terkejut! dan mereka pun berkata : bagaimana kamu mengetahui hal itu ? beliau kemudian menjawab “jika aku mengingat menyebut nama-Nya Niscaya Dia akan mengingatku ))
.
4 ). { وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ }
.
※ 4.Merupakan sebuah keangkuhan orang yang mengetahui bahwa semua kenikmatan yang ia miliki datangnya dari Allah, kemudian dia tidak malu menggunakan kenikmatan itu untuk berbuat hal yang dilarang oleh Allah!
.
5 ). { وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ }
.
※ 5.Sejumlah ulama salaf berkata : Diantara tanda seseorang mensyukuri nikmat adalah dengan meninggalkan kemaksiatan.
.

‼ kemudian sebagian mereka kembali ditanya : apa itu syukur ? kemudian dijawab : tidaklah seseorang menjadikan kenikmatan itu sebagian perantara baginya bermaksiat.
(Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar)
.
✅ Di antara ketetapan Allah yang agung di alam semesta ini adalah ketentuan yang berlaku bagi kehidupan manusia dan semua makhluk, dan keadaan akhir di tempat kembali mereka, adalah ketentuan Allah berupa,
.
الجزاء من جنس العمل
.
Balasan akan didapat sesuai dengan amal perbuatan”. Orang yang berbuat baik, akan mendapat balasan kebaikan. Dan orang yang berbuat jahat, akan mendapat balasan yang buruk.
.
‼ Inilah ketentuan ilahi. Salah satu prinsip dari banyak prinsip yang menegaskan bahwa Allah Maha Adil, Maha Bijaksana, dan Maha Mampu. Prinsip pembalasan Rabbani ini senantiasa terjadi saat di dunia dengan berdasarkan keadilan. Tidak ada keberpihakan ataupun ketimpangan kepada pribadi tertentu.
Balasan dari setiap perbuatan manusia nampak dalam firman
.
✅ Allah berikut ini,
.
مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ وَلَا يَجِدْ لَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا
.
Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah.” (An-Nisaa : 123).
.

هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ
.
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (Ar-Rahmaan: 60).
.

✅ Allah menjelaskan bahwa balasan orang-orang yang beriman dan bertakwa. Mereka akan mendapatkan kehidupan yang baik. Dibukakan untuk mereka pintu-pintu rahmat dan kebahagian. Dimudahkan urusan mereka. Diangkat bencana dan musibah yang mereka alami. Diri-diri mereka dijaga dan dicukupi. Demikian juga istri dan anak-anak mereka. Mereka ditolong dan dimuliakan. Itulah balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
.
‼ Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah dan mengikhlaskan diri kepada-Nya, maka Dia akan dijaga dari yang haram. Allah memalingkan mereka dari perbuatan buruk dan keji. Allah jadikan lisan mereka jujur.
.
كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ
.
Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang tulus.” (Yusuf : 24).
.

✅ Berkata Imam Yahya bin Muadz رحمه الله,
.
على قدر خوفك من الله يهابك الخلق ، وعلى قدر حبك لله يحبك الخلق ، وعلى قدر شغلك بالله يشتغل الخلق بأمرك.
.

Sebatas nilai takutmu kepada Allah akan segannya makhluk kepadamu, sebatas nilai cintamu karena Allah akan datangnya kecintaan makhluk kepadamu, dan seukuran kesibukanmu dalam memperhatikan Allah perhatiannya makhluk terhadap urusanmu.

(Syu’abul Iman, Al-Baihaqy bag. 11)
Wallahu a’lam
Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

=…

  • Jika Allah sudah menolong hambanya, tidak ada lagi yang mampu mengalahkannya…*

.
※ Allah berfirman,
.
إِن یَنصُرۡكُمُ ٱللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمۡۖ وَإِن یَخۡذُلۡكُمۡ فَمَن ذَا ٱلَّذِی یَنصُرُكُم مِّنۢ بَعۡدِهِۦۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡیَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ
.
Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.“[Ali ‘Imran: 160]
.

※ Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili,

Maksudnya apabila Allah membantu kalian dengan pembelaan dan pertolonganya, ”maka tidak ada orang yang dapat mengalahkanmu, ” walaupun orang yang ada di setiap penjuru berkumpul untuk mengalahkan kalian dengan segala sesuatu yang mereka miliki berupa jumlah pasukan dan perlengkapan, karena tidak ada orang yang dapat mengalahkannya. Allah telah menguasai hamba-hambaNya dan telah mengandalikan hidup mereka, dan tidaklah ada seekor hewan melatapun yang bergerak melainkan atas izin-Nya dan tidak pula diam melainkan dengan izin-Nya.
.

‼ “jika Allah membiarkanmu tidak memberi pertolongan, ” maksudnya membuat diri kalian bersandar pada diri kalian sendiri, ”maka siapakah gerangan yang dapat menolongmu dalam keadan itu, ” Maka pastilah kalian akan terlantar walaupun seluruh makhluk menolong kalian. Dalam ayat ini terkandung perintah untuk meminta pertolongan dan bergantung hanya kepada Allah, dan berlepas diri dari segala daya upaya dan kekuatan diri.
.
✅ Kerenanya Allah berfirman “dan kepada Allahlah bertawakkal orang-orang yang beriman”, didahulukan ma’mulnya sebagai Batasan bahwa hanya kepada Allah saja bertawakkal, tidak kepada selain-Nya. Karena sudah pada tahu bahwa hanya Dialah satu-satunya sang penolong, maka bergantung kepadanya adalah bukti tauhid yang dituju, dan bergantung kepada selain-Nya adalah perbuatan syirik yang tidak mendatangkan manfaat bagi pelakunya bahkan mendatang madhorot baginya.
Ayat ini mengandung perintah untuk bertawakal kepada Allah semata, dan bahwasanya sebesar kadar keimanan seoranb hamba, maka sebesar itulah kadar tawakalnya.
(Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili)

.
※ Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
.
وَاعْلَمْ أَنَّ اْلأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَوا عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ اْلأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفِ
.
Ketahuilah sesungguhnya jika seluruh umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.”(HR Ahmad dan At-Tirmidzi, 2516 dishohihkan Al-Albany).
.
✅ Sehingga yang wajib diupayakan oleh seorang hamba adalah bagaimana mendapatkan pertolongan Allah itu…?
.
※ Allah telah memberikan syarat datangnya pertongan-Nya, dalam firmannya,
.
یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوۤا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ یَنصُرۡكُمۡ وَیُثَبِّتۡ أَقۡدَامَكُمۡ
.
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.“[Muhammad : 7]
.
※ Demikian dalam ayat lain Allah menjamin akan mengokohkan hambanya jika dia beriman dan beramal sholih.
.
وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمۡ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ لَیَسۡتَخۡلِفَنَّهُمۡ فِی ٱلۡأَرۡضِ كَمَا ٱسۡتَخۡلَفَ ٱلَّذِینَ مِن قَبۡلِهِمۡ وَلَیُمَكِّنَنَّ لَهُمۡ دِینَهُمُ ٱلَّذِی ٱرۡتَضَىٰ لَهُمۡ وَلَیُبَدِّلَنَّهُم مِّنۢ بَعۡدِ خَوۡفِهِمۡ أَمۡنࣰاۚ یَعۡبُدُونَنِی لَا یُشۡرِكُونَ بِی شَیۡـࣰٔاۚ وَمَن كَفَرَ بَعۡدَ ذَ ٰ⁠لِكَ فَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ هُمُ ٱلۡفَـٰسِقُونَ
.
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah meiyadikan berkuasa orang-orang sebelum mereka, dan sungguh Dia akan meneguhkan (memberikan kemapanan) agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka.” [An-Nur: 55]
Wallahu a’lam
Abu Yusuf Masruhin Sahal,
Lc
=…

••__••__ Lanjut ke Halaman2 ••__••__