Keajaiban Shadaqah dan Jangan Marah
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Tips² Ketika Timbul Rasa Marah-Ust.Aris Munandar

Tips² Mengontrol Marah

Aku Si Pemarah-Ust.Ahmad Zainuddin


JANGAN MARAH, ENGKAU AKAN MASUK SYURGA-Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron,Lc -Hafizhahullah-
http://bit.ly/2niQMUR
KEMULIAAN SEDEKAH – USTADZ SAHL ABU ABDILLAH ﺣﻔﻈﻪ ﺍﻟﻠﻪ
https://drive.google.com/file/d/1-X7hOpVrwTNtZV86JgHihfeMBDOAnS-M/view?usp=drivesdk
Keajaiban Sedekah-Ust.Salman Mahmud
https://drive.google.com/file/d/1pPOEYkIPQqOK6Nbf8GYpBbWkv9_aQ9BK/view?usp=drivesdk
DahsyatnyaSedekah-Ust.Ahmad Rojab
https://app.box.com/s/iauqb69urhv4lcc53fcmbihl6tenlh87


Ustadz Anas Burhanuddin MA Keajaiban dan Keutamaan Shadaqoh/Waqaf


Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja · Cinta Sedekah


Sedekah Sebagai Bukti Keimanan danPenghapus Dosa” Oleh Ustadz Mahfudz Umri Lc


Keutamaan dan Anjuran Untuk Bershadaqoh” Oleh Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron, Lc


Poin Penting sebelum Bersedekah-Ustadz Ahmad Zainuddin


Ustadz Abu Zubeir al-Hawaary / Keutamaan Sedekah Di Jalan Allah


=…
Ebook
Peredam Marah

Klik untuk mengakses Ridha%20(peredam%20kemarahan).pdf


Keajaiban Infaq dan Shadaqah-Ust.Aunur Rofiq bin Ghufron(32Hlm)
https://app.box.com/s/l6f923hvvaki5hv4ab5nzci8yml8pi5a
==…

Keajaiban Shadaqah dan Jangan Marah
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

  • Marah antara yang terpuji dan yang tercela...

.
‼ Allah telah menetapkan adanya sifat yang thobi’iy bagi manusia adanya sifat marah. Sehingga yang paling baik dari mereka yang bertakwa dan akan mewarisi surga diantaranya adalah yang mampu mengendalikan emosinya.
..
✅ Allah berfirman,

وَسَارِعُوۤا۟ إِلَىٰ مَغۡفِرَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِینَ.
ٱلَّذِینَ یُنفِقُونَ فِی ٱلسَّرَّاۤءِ وَٱلضَّرَّاۤءِ وَٱلۡكَـٰظِمِینَ ٱلۡغَیۡظَ وَٱلۡعَافِینَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ یُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِینَ
.
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan
.”[Surat Ali ‘Imran: 133 – 134]
.

‼ Karena marah itu ada dua macam,
.
➡ 1. Marah yang terpuji, yaitu marah dalam rangka membela agama Allah, sebagaimana firmannya,
.
یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ مَن یَرۡتَدَّ مِنكُمۡ عَن دِینِهِۦ فَسَوۡفَ یَأۡتِی ٱللَّهُ بِقَوۡمࣲ یُحِبُّهُمۡ وَیُحِبُّونَهُۥۤ أَذِلَّةٍ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِینَ أَعِزَّةٍ عَلَى ٱلۡكَـٰفِرِینَ یُجَـٰهِدُونَ فِی سَبِیلِ ٱللَّهِ وَلَا یَخَافُونَ لَوۡمَةَ لَاۤىِٕمࣲۚ ذَ ٰ⁠لِكَ فَضۡلُ ٱللَّهِ یُؤۡتِیهِ مَن یَشَاۤءُۚ وَٱللَّهُ وَ ٰ⁠سِعٌ عَلِیمٌ.
.
Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.”[Surat Al-Ma’idah: 54]
.
‼ Marah jenis ini lebih utama disalurkan dan ditunaikan dalam rangka tegaknya agama.
.
➡ 2. Marah yang tercela, yaitu melampiaskan emosi bukan dalam rangka kebenaran.
.
‼ Mereka yang mampu menahan emosi jenis yang kedua ini yang utama.
.
✅ Sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم, yang memberi nasehat agar ummatnya tidak mudah marah dan sebaiknya menahannya, bahkan Allah menjanjikan surga-nya untuk orang-orang yang dapat menahan amarah.
.
لا تغضب ولك الجنة
.
Jangan marah, bagimu surga.
(HR Al-Mundziry dalam At-Targhib wa At-Tarhib, 3/384 dishohihkan Al-Alba
ny).
.
✅ Dan inipula yang dinasehatkan Nabi صلى الله عليه وسلم ketika datang seseorang meminta nasehat beliau, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Huroiroh,
.
أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصِنِيْ. قَالَ (( لاَ تَغْضَبْ ) فَرَدَّدَ مِرَارًا، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ
.
Bahwasanya ada seseorang berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: ‘Berikanlah nasihat kepadaku.’ Beliau berkata: ‘Janganlah engkau marah.’ Orang itu mengulangi permintaannya beberapa kali, beliau tetap berkata: ‘Janganlah engkau marah.’”(HR. Al-Bukhari, 6116)
.

✅ Dan inilah sifat yang dimiliki oleh ‘Ibadurrohman yang mulia, sebagaimana firman Allah,
.
وَعِبَادُ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلَّذِینَ یَمۡشُونَ عَلَى ٱلۡأَرۡضِ هَوۡنࣰا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلۡجَـٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَـٰمࣰا.
.
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.”[Surat Al-Furqan: 63]
.
✅ Imam Ibnul Mubarok رحمه الله ketika diminta untuk meringkaskan nasehat dalam akhlak yang baik beliau mengatakan,
.
قيل لابن المبارك رحمه الله: اجمع لنا حسن الخلق في كلمة، قال: ترك الغضب.
(جامع العلوم والحكم، لابن رجب (1/363).
.

Pernah ditanyakan kepada Imam Ibnul Mubarok رحمه الله: Kumpulkanlah untuk kami ahklak yang baik dalam satu ucapan?!
Beliau menjawab: meninggalkan emo
si.
(Jami’ul Ulum walhikam, Imam Ibnu Rijab (1/363).
Wallahu a’lam

Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc
=…
Jangan takut miskin karena bersedekah …
.
‼ Sedekah tidak akan menjadikan seseorang jatuh miskin. Justru dengan sedekah Alloh akan membalasnya dengan yang lebih banyak dan lebih baik..
.
✅ Alloh berfirman,
.
قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ ۚوَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖوَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
.
Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.“(Saba’ : 39)
.

✅ Berkata Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar,
Wahai nabi, katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan dan menyempitkan rejeki bagi hambaNya yang dikehendaki. Dan sebagian harta yang kalian nafkahkan untuk mencari ridha Allah dan menaatiNya itu akan diganti dengan suatu pengganti di dunia dan pahala yang melimpah di akhirat. Allah adalah sebaik-baik pemberi rejeki. Maknanya Dia adalah Maha Pemberi Rejeki yang sesungguhnya. Hamba-hambanya hanya sebagai perantara”.
.
‼ Perbedaan ayat ini dan ayat sebelumnya (36) yaitu bahwa ayat ini untuk menjelaskan bahwa rejeki itu hanya dari Allah. Sedangkan ayat sebelumnya menanggapi orang yang berasumsi bahwa rejeki adalah tanda dari keridhaan Allah. Sesungguhnya kelapangan dan kesempitan di ayat ini adalah bagi satu orang dalam dua waktu dan kondisi berbeda. Sedangkan di ayat sebelumnya bagi sejumlah orang.

(Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar)
.
✅ Berkata Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili,

Katakanlah wahai Nabi Allah kepada mereka yang tertipu dengan harta-harta dan anak-anak mereka : Sesungguhnya Tuhanku yang meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendaki-Nya; Sebagai ujian dan hikmah. Kemudian Allah menasihati mereka yang sering berinfak untuk keperluan yang baik, Allah juga mengabarkan bahwa akan mengganti orang-orang yang ikhlas di dunia dengan pahala di akhirat, sebagaimana sabda Nabi ﷺ : Tidaklah berkurang sedekah dari harta. Dialah Allah yang maha memberi rezeki dan kebaikan yang diberikan
.
(Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili)
.
‼ Siapa saja yang menginfakkan hartanya dalam kebaikan –khususnya jihad fi sabilillah- dari harta yang halal dan hanya mencari ridha Allah, maka Allah akan lipat gandakan pahala dan balasan untuknya. 1 kebaikan menjadi sepuluh sampai 700 kali lipatnya. Bahkan sampai jumlah tak terbatas. Ini sesuai kondisi orang berinfak, niat dan kebutuhannya. (Tafsir As-Sa’di, Syaikh Abdurrohman As-Sa’di)
.
✅ Imam Ibnu Katsir رحمه الله berkata,
.
مهما أنفقتم من شيء فيما أمركم به وأباحه لكم، فهو يخلفه عليكم في الدنيا بالبدل، وفي الآخرة بالجزاء والثواب
.
Apapun yang kamu infakkan dalam apa yang diperintahkan kepadamu atau yang dimubahkan bagimu, maka Dia akan memberikan gantinya untukmu di dunia, dan di akhirat dengan ganjaran dan pahala.”
.
✅ Hal ini dengan sejalan dengan firman Allah di hadits Qudsi
.
أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ
.
Berinfaklah, niscaya Aku berinfak kepadamu.” (Muttafaq ‘Alaih.)
.

✅ Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,
.
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا. وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
.
Tiada hari melainkan pada pagi harinya ada dua malaikat yang turun. Lalu salah satunya berucap (berdoa): Ya Allah, berilah ganti untuk orang yang berinfaq. Sedangkan yang lain berdoa: Ya Allah timpakanlah kehancuran kepada orang yang kikir (tidak berinfaq).” (Muttafaqun ‘alaih)
.
أَنْفِقْ بِلَالًا وَلَا تَخْشَ مِنْ ذِي الْعَرْشِ إِقْلَالًا
.
Berinfakanlah wahai Bilal, jangan takut pemilik ‘Arsy (Allah) kurangi hartamu.” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dan Al-Thabrani dalam al-Kabir, dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Al-Misykat, 1885)
.

‼ Keutamaan infak atau sedekah yang langsung disebutkan Al-Qur’an, ia akan menjadi sebab bertambahnya harta dan lapangnya rizki.
.
✅ Allah berfirman,
.
مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
.
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (Al-Baqarah: 245)

.

××°°××°° Lanjut ke Halaman 2 ××°°××°°