Kufur dan Nifaq
.

Alhamdulillah
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in
.••

Kufur-Ust.Khalid Basalamah

Hakikat dan Definisi Kufur-Ust.Khalid Basalamah

Hal Yg Membatalkan Iman Bersifat Perbuatan- Ust.Khalid Basalamah

Hal Yg Membatalkan Iman Bersifat Perkataan- Ust.Khalid Basalamah

Pembatal Keislaman-Ust.Khalid Basalamah
https://archive.org/details/Pembatal_Keislaman_Ustadz_Khalid_Basalamah

Syarah Ushulus Sunnah Tafsir Nifaq-Ust.Rijal

Syarah Ushulus Sunnah Tafsir Nifaq-Ust.Abu Abdillah

Tanda Munafik-Ust.Badrusalam

=…

Perbedaan Munafik Masa Silam _ Akhir Zaman -Ustadz Abdurrahman Dani Hafizhahullah
https://drive.google.com/file/
d/1bUQLMMtW_56O5ba1lFOeT0dZjbp0WjkC/view?usp=drivesdk
Tafsir Surat Al-Munafiqun – Dr. Firanda Andirja, M.A.mp3
https://drive.google.com/file/d/1-
dChhVbhyWNxrG1oASgd3sKqqHxn3UMu/view?usp=drivesdk
Orang Orang Munafikun – Ustadz DR Syafiq Riza Basalamah MA 15Mb
https://app.box.com/s/pe07oy6wa0wyktpj8lrrgg24h2aoywjn
Sifat Orang Munafik-Ust.Farhan Abu Furaihan.mp3
https://app.box.com/s/n55si88nhatuqeae096ksk15dymz369o
Akhlak Orang Munafik – Ustadz Abdurrahman Thoyyib,Lc..webm
https://app.box.com/s/3a5kxnbpbirarrnpfqciu6xoauoit50x
Bahaya Kaum Munafikun– Ustadz Abdurrahman Thoyyib,Lc..webm
https://app.box.com/s/5wciyf1t0qxa1l9b13wc9r06885hfxis
.Peringatan Kepada Orang Munafiq oleh Ust Syariful Mahya, Lc.MA.webm.
https://app.box.com/s/3qq77amresep30j4rossjb8xp00owvwr
=…
Ebook
Bahaya Nifaq

Klik untuk mengakses id_Bahaya_Kemunafikan.pdf


Diantara Fenomena Kemunafikan

Klik untuk mengakses id_Diantara_fenomena_kemunafikan.pdf


Munafik Kehilangan Cahaya di Tengah Kegelapan

Klik untuk mengakses id_Orang_Munafik_Kehilangan_Cahaya_di_Tengah_Kegelapan.pdf


Iman dan Kufur

Klik untuk mengakses id_iman_dan_kufur.pdf


Ragam Dan Jenis Kekufuran

Klik untuk mengakses id_Ragam_dan_Jenis_Kekufuran.pdf


Nifaq
https://www.al-islam.org/nutshell/files/nifaq-id.pdf

=…
✅ Kufur dan Nifaq
.
Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada.Rasulullah, keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat, amma ba’du:
Berikut pembahasan tentang, semoga Allah menjadikan penyusunan risalah ini ikhlas karena-Nya dan bermanfaat,
Open Donasi,Sedekah,Waqaf,Infaq: https://bit.ly/2JIhYq3
kunjungi blog di https://bit.ly/2L0zNlR
Ebook Islam https://bit.ly/2vjhBt1
Mp3 Kajian: https://bit.ly/2Vg2wqJ
Ebook Islam 2: https://bit.ly/2UBykBM
mp3 kajian sunnah 2: https://bit.ly/2DDAn2x
Gabung Grup Kajian Sunnah dan Bimbingan Islam: https://bit.ly/2IAuxmR
.==

➡ 1.3. Kufur, Definisi dan Jenisnya
.
➡ A. Definisi Kufur
.

✅ Kufur secara bahasa berarti menutupi. Sedangkan menurut syara’, kufur adalah tidak beriman kepada Allah Subhanahu waTa’ala dan RasulNya, baik dengan mendustakannya atau tidak mendustakannya.
.
B.Jenis Kufur
.
✅ Kufur ada dua jenis: Kufur Besar dan Kufur Kecil
.
➡ ➡ KUFUR BESAR
.
✅ Kufur besar bisa mengeluarkan seorang dari agama Islam. Kufur besar ada lima macam:
.
➡ 1. Kufur karena mendustakan, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu waTa’ala ,
Artinya:”Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau mendustakan kebenaran tatkala yang haq itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam itu ada tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?” (Al-Ankabut: 68).
.

➡ 2. Kufur karena enggan dan sombong, padahal membenarkan, dalilnya firman Allah Subhanahu waTa’ala ,
Artinya:”Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, ‘Tunduklah kamu kepada Adam.’ Lalu mereka tunduk kecuali Iblis; ia enggan dan congkak dan adalah ia termasuk orang-orang kafir.” (Al-Baqarah: 34).

.
➡ 3. Kufur karena ragu, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu waTa’ala,
Artinya:”Dan ia memasuki kebunnya, sedang ia aniaya terhadap dirinya sendiri; ia berkata, ‘Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengira Hari Kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Rabbku, niscaya akan kudapati tempat kembali yang lebih baik daripada kebun-kebun itu.’ Temannya (yang mukmin) berkata kepadanya sedang dia bercakap-cakap dengannya, ‘Apakah engkau kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, kemudian Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? Tapi aku (percaya bahwa) Dialah Allah Rabbku dan aku tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun’.” (Al-Kahfi: 35-38).

.
➡ 4. Kufur karena berpaling, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu waTa’ala ,
Artinya:”Dan orang-orang kafir itu berpaling dari peringatan yang disampaikan kepada mereka.” (Al-Ahqaf: 3).
.

➡ 5. Kufur karena nifaq, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu waTa’ala ,
Artinya:”Yang demikian itu adalah karena mereka beriman (secara lahirnya, lalu kafir (secara batinnya), kemudian hati mereka dikunci mati, karena itu mereka tidak dapat mengerti.” (Al-Munafiqun:
3).
.
KUFUR KECIL
.
✅ Kufur kecil yaitu kufur yang tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, dan ia adalah kufur ‘amali. Kufur ‘amali ialah dosa-dosa yang disebutkan di dalam al-Qur’an dan as-Sunnah sebagai dosa-dosa kufur, tetapi tidak mencapai derajat kufur besar. Seperti kufur nikmat, sebagaimana yang disebutkan dalam firmanNya,
Artinya:”Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.” (An-Nahl: 83).
.

✅ Termasuk juga membunuh orang muslim, sebagaimana yang disebutkan dalam sabda Nabi shallalaahu ‘alaihi wasallam,
.
سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوْقٌ وَقِِتَالُهُ كُفْرٌ.
.

Artinya:”Mencaci orang Islam adalah suatu kefasikan dan membunuhnya adalah suatu kekufuran.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
.

✅ Dan sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam,
.
لاَ تَرْجِعُوْا بَعْدِيْ كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُم رِقَابَ بَعْضٍ.ٍ
.

Artinya: “Janganlah kalian sepeninggalku kembali lagi menjadi orang-orang kafir, sebagian kalian memenggal leher sebagian yang lain.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).
.

Termasuk juga bersumpah dengan nama selain Allah Subhanahu waTa’ala . Nabi shallalaahu ‘alaihi wasallam bersabda,
.
مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللهِ فَقَدْ كَفَرَ أَوْ أَشْرَكَ
.

Artinya:”Barangsiapa bersumpah dengan nama selain Allah, maka ia telah berbuat kufur atau syirik.” (At-Tirmidzi dan dihasankannya, serta dishahihkan oleh al-Hakim).

.
✅ Yang demikian itu karena Allah Subhanahu waTa’ala tetap menjadikan para pelaku dosa sebagai orang-orang mukmin. Allah Subhanahu waTa’ala berfirman,
Artinya:”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh.” (Al-Baqarah: 178).
.


Allah Subhanahu waTa’ala tidak mengeluarkan orang yang membunuh dari golongan orang-orang beriman, bahkan menjadikannya sebagai saudara bagi wali yang (berhak melakukan) qishash(1).

.
AllahSubhanahu waTa’ala berfirman,
Artinya:”Maka barangsiapa mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula).” (Al-Baqarah: 1
78).
.
Yang dimaksud dengan saudara dalam ayat di atas -tanpa diragukan lagi- adalah saudara seagama, berdasarkan firman Allah Subhanahu waTa’ala,
Artinya:”Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya.Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (Al-Hujurat: 9-10).(1)
.

Kesimpulan Perbedaan antara Kufur Besar dengan Kufur Kecil:
.
➡ 1. Kufur besar mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan menghapuskan (pahala) amalnya, sedangkan kufur kecil tidak menjadikan pelakunya keluar dari agama Islam, juga tidak menghapuskan (pahala) amalnya, tetapi bisa mengurangi (pahala)nya sesuai dengan kadar kekufurannya, dan pelakunya tetap dihadapkan dengan ancaman.
.
➡ 2. Kufur besar menjadikan pelakunya kekal di dalam neraka, sedangkan kufur kecil, jika pelakunya masuk neraka maka ia tidak kekal di dalamnya, dan bisa saja Allah Subhanahu waTa’ala memberikan ampunan kepada pelakunya, sehingga ia tidak masuk neraka sama sekali.
.
➡ 3. Kufur besar menjadikan halal darah dan harta pelakunya, sedangkan kufur kecil tidak demikian.
.
➡ 4. Kufur besar mengharuskan adanya permusuhan yang sesungguhnya, antara pelakunya dengan orang-orang mukmin. Orang-orang mukmin tidak boleh mencintai dan setia kepadanya, betapa pun ia adalah keluarga terdekat. Adapun kufur kecil, maka ia tidak melarang secara mutlak adanya kesetiaan, tetapi pelakunya dicintai dan diberi kesetiaan sesuai dengan kadar keimanannya, dan dibenci serta dimusuhi sesuai dengan kadar kemaksiatannya.
.

Hal yang sama juga dikatakan dalam perbedaan antara pelaku syirik besar dengan syirik kecil
=…
➡ 1.4. Nifaq, Definisi dan Jenisnya
.
➡ A. Definsi Nifaq
.

✅ Nifaq secara bahasa berasal dari kata النّافِقَاءُ (nafiqa’) yaitu salah satu lobang tempat keluarnya yarbu (hewan sejenis tikus) dari sarangnya, di mana jika ia dicari dari lobang yang satu maka akan keluar dari lobang yang lain. Dikatakan pula, ia berasal dari kata النفق (nafaq) yaitu lobang tempat bersembunyi.
Nifaq menurut syara’ yaitu menampakkan Islam dan kebaikan tetapi menyembunyikan kekufuran dan kejahatan.
.
➡ B. Jenis Nifaq
.

✅ Nifaq ada dua jenis : Nifaq I’tiqadi dan Nifaq ‘Amali.
.
Nifaq I’tiqadi (Keyakinan)
.

✅ Nifaq I’tiqadi (keyakinan) yaitu nifaq besar, di mana pelakunya menampakkan keislaman, tetapi menyembunyikan kekufuran. Jenis nifaq ini menjadikan keluar dari agama dan pelakunya berada di dalam kerak neraka. Allah Subhanahu waTa’ala menyifati para pelaku nifaq ini dengan berbagai kejahatan, seperti kekufuran, ketiadaan iman, mengolok-olok dan mencaci agama dan pemeluknya serta kecenderungan kepada musuh-musuh agama untuk bergabung dengan mereka dalam memusuhi Islam.
.
Orang-orang munafik jenis ini senantiasa ada pada setiap zaman. Lebih-lebih ketika tampak kekuatan Islam dan mereka tidak mampu membendungnya secara lahiriyah. Dalam keadaan seperti itu mereka masuk ke dalam agama Islam untuk melakukan tipu daya terhadap agama dan pemeluknya secara sembunyi-sembunyi, juga agar mereka bisa hidup bersama umat Islam dan merasa tenang dalam hal jiwa dan harta benda mereka.
.

~~°°~~°° Lanjut ke Halaman 2 ~~°°~~°°